This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 30 Mei 2025

Subdit Gasum Polda Sumsel Gelar Patroli KRYD di Jalur Rawan untuk Cegah Premanisme dan 3C

 


Subdit Gasum Dit Samapta Polda Sumsel melakukan kegiatan KRYD , Patroli Rutin Pencegahan premanisme dan antisipasi 3 C yang dilaksanakan pada Hari Jumat 30 MEI 2025 Pukul    23:00 WIB s.d 07.00 WIB

Untuk Lokasi (Rute) Sasaran kegiatan yaitu dijalan Sriwijaya Raya. Jln Jend Sudirman.Jln Perintis Kemerdekaan .Jln Ratu Sianum

Kegiatan sendiri dilakukan dimulai dengan Turjawali Subdit Gasum Ditsamapta Polda Sumsel melaksanakan kegiatan KRYD patroli rutin tempat rawan guna menindak lanjuti petunjuk dan arahan Dirsamapta untuk mencegah terjadinya aksi Premanisme yang mengganggu Keamanan dan ketertiban serta Stabilitas perekonomian.

Kryd dipimpin oleh  Akp Nurani (Kasi Turjawali) dan Akp Avif Pinarcoyo Dengan i 6 pers subdit Gasum dengan menggunakan  1 unit Patroli Tombak 501 Sedan dan 1 Unit Patroli Tombak 510 Double Cabin.

Akp Nuranin mengatakan bahwa tujuan KRYD adalah Memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan Masyarakat merasa aman dan nyaman atas kehadiran Polri khususnya Personil unit patroli Subdit Gasum Ditsamapta Polda Sumsel

Share:

Polres OKU melakukan kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)

 


Apel Kryd dilakukan Pada hari Jum'at 30 Mei 2025 pukul 08.00 Wib dihalaman Mako Polres OKU  Jl. Kol Wahab Uzir Kel. Batu Kuning Kec. Baturaja Barat Kab. OKU

Apel KRYD dipimpin Kabag Ops Polres OKU AKP SAHARUDIN, S.H. dan dihadiri AKP ANDI APRIADI, S.H., M.M. (Kasat Samapta Polres OKU) AKP FERRI ZULFIAN (Kasubag Dalpers Bag SDM) IPTU MUHAMMAD SOLEH, S.E (Kasat Intelkam Polres OKU) IPTU JUMADI, S.H. (Kasi Kum Polres OKU) IPTU EKO ARIS HARIANTO (KBO Sat Lantas Polres OKU)

Jumlah Personel KRYD Regu I Polres OKU sebanyak 87 personil dengan rincian sbb :

*KET*

1. Hadir : 56 personel

2. Kurang : 31 personel

Selanjutnya Kegiatan KRYD Regu I melaksanakan patroli hunting di seputaran Kota Baturaja dan Standby On Call untuk memback up tugas kepolisian baik itu melakukan kegiatan pengamanan maupun monitor apabila ada kejadian menonjol di wilayah hukum Polres OKU

Kegiatan berakhir sekira pukul 08.30 Wib, selama kegiatan berlangsung terdapat situasi kondusif dan terkendali.

Pelaksanaan kegiatan KRYD Regu I Personel Polres OKU dilaksanakan sesuai dengan perintah pimpinan dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kab. OKU.

Share:

Polres OKU melakukan kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)


Liputanseputarpalembang.com
Apel Kryd dilakukan Pada hari Jum'at 30 Mei 2025 pukul 08.00 Wib dihalaman Mako Polres OKU  Jl. Kol Wahab Uzir Kel. Batu Kuning Kec. Baturaja Barat Kab. OKU

Apel KRYD dipimpin Kabag Ops Polres OKU AKP SAHARUDIN, S.H. dan dihadiri AKP ANDI APRIADI, S.H., M.M. (Kasat Samapta Polres OKU) AKP FERRI ZULFIAN (Kasubag Dalpers Bag SDM) IPTU MUHAMMAD SOLEH, S.E (Kasat Intelkam Polres OKU) IPTU JUMADI, S.H. (Kasi Kum Polres OKU) IPTU EKO ARIS HARIANTO (KBO Sat Lantas Polres OKU)

Jumlah Personel KRYD Regu I Polres OKU sebanyak 87 personil dengan rincian sbb :

*KET*
1. Hadir : 56 personel
2. Kurang : 31 personel

Selanjutnya Kegiatan KRYD Regu I melaksanakan patroli hunting di seputaran Kota Baturaja dan Standby On Call untuk memback up tugas kepolisian baik itu melakukan kegiatan pengamanan maupun monitor apabila ada kejadian menonjol di wilayah hukum Polres OKU

Kegiatan berakhir sekira pukul 08.30 Wib, selama kegiatan berlangsung terdapat situasi kondusif dan terkendali.

Pelaksanaan kegiatan KRYD Regu I Personel Polres OKU dilaksanakan sesuai dengan perintah pimpinan dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kab. OKU. (Manda) 
Share:

Subdit Gasum Polda Sumsel Gelar Patroli KRYD di Jalur Rawan untuk Cegah Premanisme dan 3C

Liputanseputarpalembang.com
Subdit Gasum Dit Samapta Polda Sumsel melakukan kegiatan KRYD , Patroli Rutin Pencegahan premanisme dan antisipasi 3 C yang dilaksanakan pada Hari Jumat 30 MEI 2025 Pukul    23:00 WIB s.d 07.00 WIB

Untuk Lokasi (Rute) Sasaran kegiatan yaitu dijalan Sriwijaya Raya. Jln Jend Sudirman.Jln Perintis Kemerdekaan .Jln Ratu Sianum


Kegiatan sendiri dilakukan dimulai dengan Turjawali Subdit Gasum Ditsamapta Polda Sumsel melaksanakan kegiatan KRYD patroli rutin tempat rawan guna menindak lanjuti petunjuk dan arahan Dirsamapta untuk mencegah terjadinya aksi Premanisme yang mengganggu Keamanan dan ketertiban serta Stabilitas perekonomian.

Kryd dipimpin oleh  Akp Nurani (Kasi Turjawali) dan Akp Avif Pinarcoyo Dengan i 6 pers subdit Gasum dengan menggunakan  1 unit Patroli Tombak 501 Sedan dan 1 Unit Patroli Tombak 510 Double Cabin.


Akp Nuranin mengatakan bahwa tujuan KRYD adalah Memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan Masyarakat merasa aman dan nyaman atas kehadiran Polri khususnya Personil unit patroli Subdit Gasum Ditsamapta Polda Sumsel.  (Manda) 
Share:

Kamis, 29 Mei 2025

Tinjau Progres Opla, Danrem 044/Gapo : Jangan Sia-Siakan Program Pemerintah


Musi Banyuasin – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto meninjau Program Optimasi Lahan di wilayah Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (28/5/2025).

Optimasi Lahan di wilayah Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin tersebar di 12 Desa dengan luas 8.000 Ha.

Peninjauan tersebut dilakukan Danrem guna mengecek progres Optimasi Lahan, dalam meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian yang lebih produktif.




“Peninjauan Opla di Desa Mulya Agung dan Madya Mulya Kec. Lalan Kab. Muba. Progres yang telah dikerjakan sekitar 28%,” ungkap Kapenrem 044/Gapo.

“Danrem berpesan, pekerjaan Opla ini harus dikerjakan sesuai dengan RAB, jangan sampai pekerjaan terjadi masalah di kemudian hari,” ujarnya. 

Danrem menyampaikan kepada Babinsa agar dibantu pengawasan pekerjaan Opla, sehingga dapat selesai sesuai target. Bila Opla telah dikerjakan agar didokumentasikan, sehingga Danrem bisa melaporkan progresnya kepada Pangdam dan Gubernur.



“Pekerjaan ini harus dimanfaatkan oleh petani. Pemerintah telah memberikan fasilitas Opla kepada masyarakat. Dan jangan sia-siakan program dari pemerintah,” pesan Danrem. 
Share:

Tinjau Progres Opla, Danrem 044/Gapo : Jangan Sia-Siakan Program Pemerintah



Liputan seputar palembang.com
Musi Banyuasin – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto meninjau Program Optimasi Lahan di wilayah Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (28/5/2025).

Optimasi Lahan di wilayah Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin tersebar di 12 Desa dengan luas 8.000 Ha.

Peninjauan tersebut dilakukan Danrem guna mengecek progres Optimasi Lahan, dalam meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian yang lebih produktif.




“Peninjauan Opla di Desa Mulya Agung dan Madya Mulya Kec. Lalan Kab. Muba. Progres yang telah dikerjakan sekitar 28%,” ungkap Kapenrem 044/Gapo.

“Danrem berpesan, pekerjaan Opla ini harus dikerjakan sesuai dengan RAB, jangan sampai pekerjaan terjadi masalah di kemudian hari,” ujarnya. 

Danrem menyampaikan kepada Babinsa agar dibantu pengawasan pekerjaan Opla, sehingga dapat selesai sesuai target. Bila Opla telah dikerjakan agar didokumentasikan, sehingga Danrem bisa melaporkan progresnya kepada Pangdam dan Gubernur.




“Pekerjaan ini harus dimanfaatkan oleh petani. Pemerintah telah memberikan fasilitas Opla kepada masyarakat. Dan jangan sia-siakan program dari pemerintah,” pesan Danrem. (Manda) 
Share:

Rabu, 28 Mei 2025

Geruduk Kantor Waskita, FORMAT Sumsel Soroti Dugaan Penyelewengan Ganti Rugi Lahan Tol Kapal Betung



OKI Sumatera Selatan | Forum Masyarakat Anti Mafia Tanah (FORMAT) Sumatera Selatan menggelar aksi damai di kantor PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) di Desa Pedu Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, pada Rabu (28/05/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes keras atas dugaan praktik mafia tanah dan ketidakadilan dalam proses pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Jembatan Tol Kapal Betung (Musi 5), khususnya di Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Kota Palembang.

FORMAT Sumsel menuntut kejelasan atas lahan seluas 20.000 \, m^2 milik ahli waris almarhum Romdan Bin Sudin yang hingga kini belum mendapatkan ganti rugi. Padahal, lahan tersebut telah digunakan dalam proyek strategis nasional sejak tahun 2017. Mirisnya, ganti rugi justru diduga telah diberikan kepada pihak lain yang bukan pemilik sah.

Ultimatum 3 Hari untuk Waskita

Koordinator Aksi, Ramogers SH, seorang Aktivis '98, menyampaikan ultimatum tegas kepada pihak Waskita Sriwijaya Tol. Ia memberikan waktu tiga hari kepada perusahaan untuk mengambil keputusan yang adil terkait pembayaran ganti rugi lahan.

"Jika tidak ada keputusan dalam waktu yang telah disepakati, kami minta secara tegas agar pihak Waskita Sriwijaya Tol menghentikan pengerjaan dan segera mengosongkan lahan milik ahli waris," ujar Ramogers di hadapan manajemen Waskita.

Ramogers menambahkan bahwa FORMAT bersama tim gabungan, termasuk Hj. Sumiati, Nopri Macan Tutul, Mukri AS, Irwan (Bang Ambon), Azuzet Jack, dan Supeno, telah melakukan investigasi dan menemukan banyak kejanggalan serta dugaan praktik mafia tanah.

Nopri Macan tutul juga menegaskan:

"Bahwa FORMAT tidak akan mundur dalam memperjuangkan hak rakyat. “Jika perusahaan tidak bisa menunjukkan itikad baik dalam tiga hari ke depan, kami siap bergerak lebih besar, Jangan Sampai masyarakat Stres kalau stres bisa depresi kalau depresi bisa kehilangan akal,jadi Kalau kehilangan Akal Tau sendiri” tegasnya.

Dugaan Dokumen Bermasalah dan Pengalihan Dana

Mukri AS membeberkan kronologi penguasaan tanah 20.000 \, m^2 milik ahli waris almarhum Romdan Bin Sudin yang diduga dikuasai tanpa ganti rugi sejak tahun 2017. Ia memaparkan bukti kepemilikan sah berupa SKT tahun 1972 dan SKPH tahun 1976.

"Tanah itu adalah hak sah keluarga almarhum. Kami datang bukan untuk meminta, tapi menuntut keadilan," tegas Mukri AS.

FORMAT menyoroti kemunculan dokumen seperti Akta Jual Beli (AJB) No. 30 dan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 6 Tahun 1974 atas nama Hidayat Amin, yang patut diduga cacat hukum. Penelusuran melalui BPN Palembang dan aplikasi Sentuh Tanahku juga menunjukkan tidak adanya SHM atas nama pihak lain di atas tanah yang disengketakan.

Tuntutan Tegas FORMAT Sumsel

Dalam aksinya,

FORMAT Sumsel mengajukan sejumlah tuntutan krusial:

 * PT Waskita Sriwijaya Tol segera menyelesaikan pembayaran ganti rugi kepada ahli waris yang sah.

 * Usut tuntas dugaan praktik mafia tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan.

 * Hentikan segala bentuk praktik kotor dalam pembebasan lahan proyek strategis nasional.

 * Aparat penegak hukum dan pemerintah segera turun tangan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

 * Tangkap dan adili seluruh oknum mafia tanah yang terlibat dalam kasus ini.

 * Apabila tuntutan ini tidak diindahkan, massa akan menghentikan secara paksa pekerjaan pembangunan Jembatan Tol Musi 5.

Komitmen Waskita dan Ancaman Aksi Lebih Besar

Koordinator Lapangan, Azuzet Jack, menjelaskan bahwa meskipun sempat berencana mengerahkan ratusan massa, FORMAT memilih untuk berdialog langsung dengan manajemen Waskita guna memberikan kesempatan mediasi.

 "Ini kesempatan mediasi. Tapi kami tidak akan segan kembali turun dengan massa lebih besar, jika jawaban dari pihak WST tidak berpihak kepada kami, artinya hak rakyat tetap diabaikan," tegas Azuzet Jack.

Pertemuan audiensi dihadiri oleh jajaran manajemen Waskita, termasuk Divisi Lahan (Wanizar dan tim), Divisi Legal (Widya dan tim), serta Tim Kuasa Hukum. Pihak Waskita menyatakan komitmen untuk menyusun agenda penyelesaian dan akan menyampaikan keputusan resmi dalam waktu tiga hari ke depan.

"Komitmen kami dari Waskita Sriwijaya Tol, apa yang Bapak sampaikan akan kami diskusikan ke atasan kami. Apa hasilnya akan kita sampaikan, kami tidak akan potong-potong, akan kami sampaikan dalam waktu tiga hari ke depan," ujar Darul, perwakilan dari Waskita.

Aksi ini melibatkan keluarga ahli waris, masyarakat, tokoh lokal, serta para aktivis Sumsel, sebagai wujud solidaritas dalam memperjuangkan keadilan agraria dan perlindungan atas hak kepemilikan tanah di Sumatera Selatan. FORMAT Sumsel menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat, media massa, serta aparat penegak hukum untuk mendukung perjuangan ini demi tegaknya keadilan. 

Share:

Geruduk Kantor Waskita, FORMAT Sumsel Soroti Dugaan Penyelewengan Ganti Rugi Lahan Tol Kapal Betung



Liputanseputarpalembang.com
OKI Sumatera Selatan |  Forum Masyarakat Anti Mafia Tanah (FORMAT) Sumatera Selatan menggelar aksi damai di kantor PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) di Desa Pedu Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, pada Rabu (28/05/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes keras atas dugaan praktik mafia tanah dan ketidakadilan dalam proses pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Jembatan Tol Kapal Betung (Musi 5), khususnya di Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Kota Palembang.
FORMAT Sumsel menuntut kejelasan atas lahan seluas 20.000 \, m^2 milik ahli waris almarhum Romdan Bin Sudin yang hingga kini belum mendapatkan ganti rugi. Padahal, lahan tersebut telah digunakan dalam proyek strategis nasional sejak tahun 2017. Mirisnya, ganti rugi justru diduga telah diberikan kepada pihak lain yang bukan pemilik sah.


Ultimatum 3 Hari untuk Waskita

Koordinator Aksi, Ramogers SH, seorang Aktivis '98, menyampaikan ultimatum tegas kepada pihak Waskita Sriwijaya Tol. Ia memberikan waktu tiga hari kepada perusahaan untuk mengambil keputusan yang adil terkait pembayaran ganti rugi lahan.


"Jika tidak ada keputusan dalam waktu yang telah disepakati, kami minta secara tegas agar pihak Waskita Sriwijaya Tol menghentikan pengerjaan dan segera mengosongkan lahan milik ahli waris," ujar Ramogers di hadapan manajemen Waskita.


Ramogers menambahkan bahwa FORMAT bersama tim gabungan, termasuk Hj. Sumiati, Nopri Macan Tutul, Mukri AS, Irwan (Bang Ambon), Azuzet Jack, dan Supeno, telah melakukan investigasi dan menemukan banyak kejanggalan serta dugaan praktik mafia tanah.

Nopri Macan tutul juga menegaskan:

"Bahwa FORMAT tidak akan mundur dalam memperjuangkan hak rakyat. “Jika perusahaan tidak bisa menunjukkan itikad baik dalam tiga hari ke depan, kami siap bergerak lebih besar, Jangan Sampai masyarakat Stres kalau stres bisa depresi kalau depresi bisa kehilangan akal,jadi Kalau kehilangan Akal Tau sendiri” tegasnya.

Dugaan Dokumen Bermasalah dan Pengalihan Dana

Mukri AS membeberkan kronologi penguasaan tanah 20.000 \, m^2 milik ahli waris almarhum Romdan Bin Sudin yang diduga dikuasai tanpa ganti rugi sejak tahun 2017. Ia memaparkan bukti kepemilikan sah berupa SKT tahun 1972 dan SKPH tahun 1976.

"Tanah itu adalah hak sah keluarga almarhum. Kami datang bukan untuk meminta, tapi menuntut keadilan," tegas Mukri AS.


FORMAT menyoroti kemunculan dokumen seperti Akta Jual Beli (AJB) No. 30 dan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 6 Tahun 1974 atas nama Hidayat Amin, yang patut diduga cacat hukum. Penelusuran melalui BPN Palembang dan aplikasi Sentuh Tanahku juga menunjukkan tidak adanya SHM atas nama pihak lain di atas tanah yang disengketakan.


Tuntutan Tegas FORMAT Sumsel
Dalam aksinya,

FORMAT Sumsel mengajukan sejumlah tuntutan krusial:

 * PT Waskita Sriwijaya Tol segera menyelesaikan pembayaran ganti rugi kepada ahli waris yang sah.

 * Usut tuntas dugaan praktik mafia tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan.

 * Hentikan segala bentuk praktik kotor dalam pembebasan lahan proyek strategis nasional.

 * Aparat penegak hukum dan pemerintah segera turun tangan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

 * Tangkap dan adili seluruh oknum mafia tanah yang terlibat dalam kasus ini.

 * Apabila tuntutan ini tidak diindahkan, massa akan menghentikan secara paksa pekerjaan pembangunan Jembatan Tol Musi 5.

Komitmen Waskita dan Ancaman Aksi Lebih Besar
Koordinator Lapangan, Azuzet Jack, menjelaskan bahwa meskipun sempat berencana mengerahkan ratusan massa, FORMAT memilih untuk berdialog langsung dengan manajemen Waskita guna memberikan kesempatan mediasi.

 "Ini kesempatan mediasi. Tapi kami tidak akan segan kembali turun dengan massa lebih besar, jika jawaban dari pihak WST tidak berpihak kepada kami, artinya hak rakyat tetap diabaikan," tegas Azuzet Jack.

Pertemuan audiensi dihadiri oleh jajaran manajemen Waskita, termasuk Divisi Lahan (Wanizar dan tim), Divisi Legal (Widya dan tim), serta Tim Kuasa Hukum. Pihak Waskita menyatakan komitmen untuk menyusun agenda penyelesaian dan akan menyampaikan keputusan resmi dalam waktu tiga hari ke depan.

"Komitmen kami dari Waskita Sriwijaya Tol, apa yang Bapak sampaikan akan kami diskusikan ke atasan kami. Apa hasilnya akan kita sampaikan, kami tidak akan potong-potong, akan kami sampaikan dalam waktu tiga hari ke depan," ujar Darul, perwakilan dari Waskita.

Aksi ini melibatkan keluarga ahli waris, masyarakat, tokoh lokal, serta para aktivis Sumsel, sebagai wujud solidaritas dalam memperjuangkan keadilan agraria dan perlindungan atas hak kepemilikan tanah di Sumatera Selatan. FORMAT Sumsel menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat, media massa, serta aparat penegak hukum untuk mendukung perjuangan ini demi tegaknya keadilan. (Manda) 
Share:

Pagelaran Lomba Kompetensi Siswa SMK se-Sumsel Resmi Ditutup, Palembang Raih Juara Umum



Liputanseputarpalembang.com

PALEMBANG — Setelah berlangsung selama tiga hari penuh semangat dan antusiasme tinggi, pagelaran Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat SMK se-Provinsi Sumatera Selatan secara resmi ditutup pada Rabu, 28 Mei 2025, di Aula SMK Negeri 6 Palembang. Acara penutupan ini ditandai dengan sambutan penutup dari Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Andi Bobby Wahyudi, SH., M.Si., yang sekaligus mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel.

Dalam sambutannya, Andi Bobby menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan LKS yang berjalan lancar dan sukses tanpa kendala berarti. Ia menekankan pentingnya ajang ini sebagai wadah aktualisasi diri para siswa SMK se-Sumsel untuk mengenali dan mengembangkan potensi serta karakter unggul yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.

"Alhamdulillah, rangkaian kegiatan LKS tingkat provinsi ini telah kita lalui dengan lancar. Terima kasih kepada seluruh siswa, guru pendamping, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun material," ujar Andi Bobby dalam sambutannya yang penuh semangat.

Ia juga membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Kabupaten Lahat, di mana ia bertemu langsung dengan calon juri yang profesional. Hal ini, menurutnya, menjadi langkah penting agar kompetisi LKS tingkat provinsi memiliki kualitas yang mumpuni dan siap berkompetisi di tingkat nasional. Ia menekankan bahwa pembinaan keahlian siswa SMK harus diarahkan agar sejalan dengan kebutuhan dunia industri dan pembangunan nasional hingga tahun 2045 mendatang.

LKS sebagai Ajang Pembentukan Generasi Unggul

Dalam kesempatan tersebut, Andi Bobby juga menegaskan bahwa keikutsertaan siswa dalam ajang LKS bukan semata-mata soal menang atau kalah, melainkan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, penumbuhan semangat kolaboratif, dan penguatan kompetensi kejuruan. "Kalian semua adalah putra-putri terbaik Sumatera Selatan. Semangat kalian adalah inspirasi bagi kami," katanya.

Ia juga berharap para pemenang dari provinsi ini akan mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan di ajang LKS tingkat nasional yang direncanakan berlangsung pada bulan Juli 2025, baik secara daring maupun luring. "Semoga lima besar nasional bisa kita capai, dan kami harap pelaksanaan nanti bisa dilakukan secara tatap muka agar semangat kompetisi lebih terasa," ujarnya.

Daftar Juara dan Prestasi Membanggakan

LKS SMK Sumsel tahun 2025 ini mempertandingkan berbagai kategori lomba sesuai dengan jurusan dan kompetensi yang ada di SMK. Selain bidang Teknik Instalasi Kelistrikan, Robotika Mobile, dan Robotika, terdapat pula berbagai bidang lainnya yang tak kalah menarik, seperti Tata Boga, Perhotelan, Desain Grafis, Kesehatan, Multimedia, Teknik Kendaraan Ringan, Akuntansi, serta Busana.

Beberapa bidang lomba yang diminati, seperti Tata Boga dan Perhotelan, menjadi sorotan tersendiri karena menampilkan keterampilan praktis yang langsung bersinggungan dengan industri jasa. Dalam lomba Tata Boga, peserta menampilkan kreativitas dalam penyajian makanan lokal dan internasional dengan standar estetika dan rasa yang tinggi. Sementara itu, pada bidang Perhotelan, siswa diuji kemampuannya dalam pelayanan tamu, pengelolaan front office, dan hospitality management.

Teknik Instalasi Kelistrikan:

Juara 1: M. Nadhif Taufiqurrahman (SMK Negeri 2 Palembang)

Juara 2: Mario Saputra (SMK YP Gajah Mada Palembang)

Juara 3: Muhammad Syakhiron (SMK Negeri 3 OKU)


Robotika Mobile:

Juara 1: Charol Simamora dan Muhammad Zidane (SMK Negeri 2 Palembang)

Juara 2: M. Rosyid dan Sendi Mercyliando (SMK Negeri 3 OKU)

Juara 3: Dava Heraldo dan Berlin Darmenta Prayuga (SMK Negeri 3 Sekayu)


Robotika:

Juara 1: Abimanyu dan Ridwan Al-Farizi (SMK Negeri 3 Sekayu)

Juara 2: Arriza Ashiddiqi dan Muhammad Tegariansyah Putra (SMK Negeri 2 Palembang)

Juara 3: Muhammad Eka Muttaqin dan M. Haikal Pratama (SMK Negeri 1 Indralaya Selatan)

Kota Palembang Borong Medali, Raih Juara Umum

Dalam perhelatan kali ini, MKKS Kota Palembang tampil sebagai juara umum dengan perolehan medali yang sangat membanggakan, yakni 13 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu. Ketua MKKS SMK Kota Palembang, Suparman, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.

"Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil dari proses panjang. Mulai dari seleksi tingkat kota, pembinaan intensif, hingga akhirnya tampil maksimal di tingkat provinsi. Ini bukan hal yang mudah karena kompetisi melibatkan 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan," ujar Suparman.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan persiapan menuju LKS tingkat nasional, dengan harapan siswa-siswa Palembang dapat menembus lima besar nasional.

Hadirkan Kolaborasi Antarsektor

Penutupan LKS ini juga dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan vokasi di Sumatera Selatan. Turut hadir Kepala UPTD Graha Teknologi, Kasi Kurikulum SMA, Kasi Kurikulum SMK, Kasi Peserta Didik SMK, perwakilan UPTD BTKIP, Ketua MKKS Provinsi Sumsel, Ketua K3S Kota Palembang, serta perwakilan MKKS kabupaten/kota. Dari sektor industri, turut hadir Pimpinan Cabang United Tractors Palembang, Valeryan Putra Adiwinata, bersama timnya.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa pengembangan SMK di Sumsel tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan sinergi dengan dunia industri dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Penutup: SMK Bisa, SMK Hebat

Dengan berakhirnya LKS tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2025, semangat dan optimisme terus mengalir untuk membawa pendidikan vokasi ke level yang lebih tinggi. Kompetensi yang diasah, karakter yang dibentuk, dan kerja sama yang terjalin selama kegiatan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi siswa untuk melangkah lebih jauh, baik dalam dunia kerja, wirausaha, maupun pendidikan lanjutan.

SMK Bisa! SMK Hebat!. 

Pagelaran ini menegaskan bahwa SMK di Sumatera Selatan memiliki potensi besar dan terus berkembang menjadi pilar utama dalam mencetak generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. (Manda) 


Share:

Pagelaran Lomba Kompetensi Siswa SMK se-Sumsel Resmi Ditutup, Palembang Raih Juara Umum

 


PALEMBANG — Setelah berlangsung selama tiga hari penuh semangat dan antusiasme tinggi, pagelaran Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat SMK se-Provinsi Sumatera Selatan secara resmi ditutup pada Rabu, 28 Mei 2025, di Aula SMK Negeri 6 Palembang. Acara penutupan ini ditandai dengan sambutan penutup dari Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Andi Bobby Wahyudi, SH., M.Si., yang sekaligus mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel.

Dalam sambutannya, Andi Bobby menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan LKS yang berjalan lancar dan sukses tanpa kendala berarti. Ia menekankan pentingnya ajang ini sebagai wadah aktualisasi diri para siswa SMK se-Sumsel untuk mengenali dan mengembangkan potensi serta karakter unggul yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.

"Alhamdulillah, rangkaian kegiatan LKS tingkat provinsi ini telah kita lalui dengan lancar. Terima kasih kepada seluruh siswa, guru pendamping, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun material," ujar Andi Bobby dalam sambutannya yang penuh semangat.

Ia juga membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Kabupaten Lahat, di mana ia bertemu langsung dengan calon juri yang profesional. Hal ini, menurutnya, menjadi langkah penting agar kompetisi LKS tingkat provinsi memiliki kualitas yang mumpuni dan siap berkompetisi di tingkat nasional. Ia menekankan bahwa pembinaan keahlian siswa SMK harus diarahkan agar sejalan dengan kebutuhan dunia industri dan pembangunan nasional hingga tahun 2045 mendatang.

LKS sebagai Ajang Pembentukan Generasi Unggul

Dalam kesempatan tersebut, Andi Bobby juga menegaskan bahwa keikutsertaan siswa dalam ajang LKS bukan semata-mata soal menang atau kalah, melainkan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, penumbuhan semangat kolaboratif, dan penguatan kompetensi kejuruan. "Kalian semua adalah putra-putri terbaik Sumatera Selatan. Semangat kalian adalah inspirasi bagi kami," katanya.

Ia juga berharap para pemenang dari provinsi ini akan mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan di ajang LKS tingkat nasional yang direncanakan berlangsung pada bulan Juli 2025, baik secara daring maupun luring. "Semoga lima besar nasional bisa kita capai, dan kami harap pelaksanaan nanti bisa dilakukan secara tatap muka agar semangat kompetisi lebih terasa," ujarnya.

Daftar Juara dan Prestasi Membanggakan

LKS SMK Sumsel tahun 2025 ini mempertandingkan berbagai kategori lomba sesuai dengan jurusan dan kompetensi yang ada di SMK. Selain bidang Teknik Instalasi Kelistrikan, Robotika Mobile, dan Robotika, terdapat pula berbagai bidang lainnya yang tak kalah menarik, seperti Tata Boga, Perhotelan, Desain Grafis, Kesehatan, Multimedia, Teknik Kendaraan Ringan, Akuntansi, serta Busana.

Beberapa bidang lomba yang diminati, seperti Tata Boga dan Perhotelan, menjadi sorotan tersendiri karena menampilkan keterampilan praktis yang langsung bersinggungan dengan industri jasa. Dalam lomba Tata Boga, peserta menampilkan kreativitas dalam penyajian makanan lokal dan internasional dengan standar estetika dan rasa yang tinggi. Sementara itu, pada bidang Perhotelan, siswa diuji kemampuannya dalam pelayanan tamu, pengelolaan front office, dan hospitality management.

Teknik Instalasi Kelistrikan:

Juara 1: M. Nadhif Taufiqurrahman (SMK Negeri 2 Palembang)

Juara 2: Mario Saputra (SMK YP Gajah Mada Palembang)

Juara 3: Muhammad Syakhiron (SMK Negeri 3 OKU)


Robotika Mobile:

Juara 1: Charol Simamora dan Muhammad Zidane (SMK Negeri 2 Palembang)

Juara 2: M. Rosyid dan Sendi Mercyliando (SMK Negeri 3 OKU)

Juara 3: Dava Heraldo dan Berlin Darmenta Prayuga (SMK Negeri 3 Sekayu)


Robotika:

Juara 1: Abimanyu dan Ridwan Al-Farizi (SMK Negeri 3 Sekayu)

Juara 2: Arriza Ashiddiqi dan Muhammad Tegariansyah Putra (SMK Negeri 2 Palembang)

Juara 3: Muhammad Eka Muttaqin dan M. Haikal Pratama (SMK Negeri 1 Indralaya Selatan)

Kota Palembang Borong Medali, Raih Juara Umum

Dalam perhelatan kali ini, MKKS Kota Palembang tampil sebagai juara umum dengan perolehan medali yang sangat membanggakan, yakni 13 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu. Ketua MKKS SMK Kota Palembang, Suparman, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.

"Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil dari proses panjang. Mulai dari seleksi tingkat kota, pembinaan intensif, hingga akhirnya tampil maksimal di tingkat provinsi. Ini bukan hal yang mudah karena kompetisi melibatkan 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan," ujar Suparman.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan persiapan menuju LKS tingkat nasional, dengan harapan siswa-siswa Palembang dapat menembus lima besar nasional.

Hadirkan Kolaborasi Antarsektor

Penutupan LKS ini juga dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan vokasi di Sumatera Selatan. Turut hadir Kepala UPTD Graha Teknologi, Kasi Kurikulum SMA, Kasi Kurikulum SMK, Kasi Peserta Didik SMK, perwakilan UPTD BTKIP, Ketua MKKS Provinsi Sumsel, Ketua K3S Kota Palembang, serta perwakilan MKKS kabupaten/kota. Dari sektor industri, turut hadir Pimpinan Cabang United Tractors Palembang, Valeryan Putra Adiwinata, bersama timnya.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa pengembangan SMK di Sumsel tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan sinergi dengan dunia industri dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Penutup: SMK Bisa, SMK Hebat

Dengan berakhirnya LKS tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2025, semangat dan optimisme terus mengalir untuk membawa pendidikan vokasi ke level yang lebih tinggi. Kompetensi yang diasah, karakter yang dibentuk, dan kerja sama yang terjalin selama kegiatan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi siswa untuk melangkah lebih jauh, baik dalam dunia kerja, wirausaha, maupun pendidikan lanjutan.

SMK Bisa! SMK Hebat!. 

Pagelaran ini menegaskan bahwa SMK di Sumatera Selatan memiliki potensi besar dan terus berkembang menjadi pilar utama dalam mencetak generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. (Indra) 


Share:

Proses SPMB 2025 di SMAN 17 Palembang Tuntas, Sekolah Tekankan Transparansi dan Imbau Warga Waspada Isu Hoaks

Palembang – Proses Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tahun ajaran 2025 di SMAN 17 Palembang telah selesai dilaksanakan. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 17 Palembang, Erhanudin, M.Pd. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah proses SPMB tahun ini telah selesai. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran kegiatan ini,” ujar Erhanudin, Selasa (28/5).

Sebagai sekolah negeri berasrama, SMAN 17 Palembang memiliki sistem penerimaan khusus yang merujuk pada aturan dari Dinas Pendidikan. Terdapat empat jalur penerimaan siswa baru, yaitu afirmasi, mutasi, prestasi (akademik dan non-akademik), serta tes kompetensi akademik. Total daya tampung tahun ini sebanyak 360 siswa.


“Pembagian kuotanya yakni 10 persen untuk afirmasi, 5 persen mutasi, 25 persen prestasi akademik, 10 persen prestasi non-akademik, dan 50 persen melalui jalur tes kompetensi akademik. Proses seleksi dilakukan dalam dua tahap,” jelas Erhanudin.

Tahap pertama, lanjutnya, dilakukan untuk jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi. Sementara tahap kedua adalah untuk jalur tes kompetensi akademik. Seluruh peserta seleksi mengikuti proses dengan ketentuan dan pengawasan yang ketat demi menjamin transparansi.

Setelah pengumuman hasil seleksi, SMAN 17 Palembang akan mengadakan rapat komite bersama wali siswa guna menyepakati sumbangan komite. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan dan kebutuhan sekolah.

“Rapat komite adalah bagian dari keterbukaan kami kepada wali siswa. Tidak ada unsur paksaan dalam sumbangan komite, semuanya dibahas dan disepakati bersama,” ujar Erhanudin.

Erhanudin juga mengingatkan bahwa seluruh siswa yang diterima wajib mengikuti program asrama. “Sebagai sekolah berasrama, siswa baru harus menandatangani surat pernyataan persetujuan mengikuti program asrama,” katanya.

Menanggapi berbagai kabar miring di masyarakat, Erhanudin mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi. Ia menegaskan bahwa tidak ada pungutan liar atau praktik tidak sehat dalam proses SPMB di SMAN 17 Palembang.

“Banyak isu simpang siur yang menyebutkan kalau mau masuk ke SMAN 17 Palembang harus bayar. Itu tidak benar. Silakan cek langsung ke sekolah atau ke panitia resmi jika ada yang meragukan. Jangan mudah percaya kabar yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya.

Dirinya berharap, dengan berakhirnya SPMB 2025 ini, SMAN 17 Palembang bisa semakin baik dalam pelayanan dan kualitas pendidikan. Ia juga mengakui perlunya evaluasi terhadap waktu pendaftaran yang dirasa terlalu singkat.

“Ke depan, kami ingin proses ini bisa lebih ideal dari segi waktu dan pelayanan, agar masyarakat lebih terlayani dengan baik,” pungkasnya.

SMAN 17 Palembang terus berkomitmen menjaga integritas dan mutu pendidikan sebagai sekolah unggulan berasrama di Sumatera Selatan. Transparansi dan keterbukaan menjadi nilai utama dalam setiap proses penerimaan siswa baru. (Indra) 


Share:

SPMB 2025 di SMAN 17 Palembang Selesai, Sekolah Imbau Masyarakat Tak Percaya Isu Negatif




Liputanseputarpalembang.com
Palembang — Proses Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tahun 2025 di SMAN 17 Palembang telah resmi berakhir. Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 17 Palembang, Erhanudin, M.Pd, saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut Erhanudin, pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan lancar meskipun diakui masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, khususnya dalam hal durasi waktu pendaftaran yang dinilai cukup singkat. “Kami berharap ke depan waktu pendaftaran bisa lebih panjang agar pelayanan kepada masyarakat yang ingin mendaftar dapat lebih optimal,” ujarnya.

Sebagai sekolah negeri yang berstatus asrama, SMAN 17 Palembang memiliki aturan khusus yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Aturan ini berkaitan dengan jalur penerimaan siswa yang dibagi menjadi empat jalur utama, yaitu jalur afirmasi, jalur mutasi, jalur prestasi (akademik dan non-akademik), serta jalur tes kompetensi akademik.



“Dari total daya tampung 360 siswa, kuota penerimaan terbagi menjadi 10% untuk afirmasi, 5% mutasi, 25% prestasi akademik, 10% prestasi non-akademik, dan 50% sisanya melalui jalur tes kompetensi akademik,” jelas Erhanudin. Proses penerimaan sendiri dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama meliputi jalur afirmasi, mutasi, serta prestasi, baik akademik maupun non-akademik. Sementara itu, tahap kedua dilakukan melalui jalur tes kompetensi akademik.

Setelah proses seleksi selesai, SMAN 17 Palembang akan menggelar rapat komite antara pihak sekolah dengan wali siswa. Agenda utama dari rapat ini adalah menyepakati besaran sumbangan komite sekolah yang digunakan untuk menunjang berbagai kegiatan pendidikan di sekolah.

Erhanudin juga menekankan bahwa setiap siswa yang dinyatakan lulus seleksi diwajibkan untuk mengikuti program asrama. “Setiap calon siswa harus menandatangani surat pernyataan persetujuan mengikuti program asrama. Ini adalah bagian dari sistem pendidikan berbasis kedisiplinan dan karakter yang kami terapkan di sekolah,” katanya.



Terkait maraknya isu negatif yang beredar di masyarakat, Erhanudin mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya. “Ada yang mengatakan bahwa untuk masuk ke SMAN 17 Palembang harus membayar sejumlah uang. Itu tidak benar. Kami tegaskan, proses seleksi berjalan transparan dan sesuai prosedur. Jika ada keraguan, masyarakat dipersilakan melakukan pengecekan langsung ke sekolah,” tegasnya.

Ia berharap dengan selesainya proses SPMB 2025 ini, kualitas pendidikan di SMAN 17 Palembang semakin meningkat dan dapat menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik maupun karakter. “Kami terbuka untuk kritik dan saran yang membangun demi kemajuan sekolah ini,” tutup Erhanudin.

Dengan sistem penerimaan yang terus disempurnakan dan komitmen terhadap transparansi, SMAN 17 Palembang bertekad menjaga kepercayaan publik sebagai salah satu sekolah unggulan berbasis asrama di Sumatera Selatan. (Manda) 
Share:

UNSRI Terima 4.140 Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNBT 2025


PALEMBANG, 28 Mei 2025 – Universitas Sriwijaya (UNSRI) kembali menjadi pilihan utama bagi ribuan calon mahasiswa dari seluruh Indonesia. Melalui pengumuman resmi hari ini, sebanyak 4.140 peserta dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 dan diterima sebagai mahasiswa baru di kampus yang dikenal dengan julukan “kampus perjuangan” ini.

Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., menyampaikan selamat dan apresiasi kepada para peserta yang telah melewati proses seleksi ketat. “Kami bangga menyambut generasi baru yang penuh semangat. Selamat datang di UNSRI, tempat Anda akan ditempa menjadi pemimpin masa depan,” ujar Prof. Taufiq dalam keterangan tertulis.

Daya Tampung dan Antusiasme Pendaftar

Tahun ini, UNSRI menyediakan total 4.140 kursi untuk jalur SNBT, dengan rincian 3.672 untuk program Sarjana dan 310 untuk Diploma. Antusiasme terhadap UNSRI cukup tinggi, terbukti dari 27.429 peserta yang memilih UNSRI sebagai pilihan mereka pada jalur ini.

Bahkan secara keseluruhan, UNSRI termasuk dalam 20 besar perguruan tinggi negeri dengan jumlah peminat terbanyak di Indonesia, dengan total 44.070 pendaftar dari seluruh jalur seleksi nasional.

Ribuan Peserta Lolos, Ratusan Dapat KIP Kuliah

Seleksi SNBT 2025 secara nasional diikuti oleh lebih dari 705 ribu peserta, dan sebanyak 210.052 di antaranya dinyatakan lolos. Di UNSRI sendiri, dari 4.140 peserta yang diterima, sebanyak 1.147 merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Jumlah penerima KIP Kuliah secara nasional mencapai 33.539 orang, menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

Program Studi Favorit

Beberapa jurusan di UNSRI mencatatkan jumlah peminat yang sangat tinggi. Teknik Pertambangan menempati posisi teratas dengan 2.533 pendaftar, disusul Ilmu Hukum (2.232) dan Pendidikan Dokter (2.107). Jurusan-jurusan di jenjang D3 seperti Akuntansi dan Teknik Komputer juga menjadi favorit dengan masing-masing lebih dari 1.500 pendaftar.

Jadwal Penting untuk Mahasiswa Baru

Calon mahasiswa yang lulus diminta segera mengakses laman https://snbt.unsri.ac.id untuk informasi lebih lanjut. Proses registrasi online dimulai hari ini, 28 Mei, hingga 3 Juni 2025. Verifikasi UKT berlangsung 29 Mei – 4 Juni, dan pembayaran UKT dijadwalkan pada 5–15 Juni. Registrasi final mahasiswa jalur SNBT dilakukan pada 11–15 Juni 2025.

Masih Ada Kesempatan di Jalur Mandiri

Bagi yang belum berhasil di jalur SNBT, UNSRI masih membuka peluang melalui jalur seleksi mandiri. Pendaftaran dibuka mulai 28 Mei hingga 20 Juni 2025. Ujian tulis akan berlangsung pada 25–28 Juni, sementara ujian portofolio untuk program Penjaskes digelar 29 Juni–1 Juli. Hasil seleksi diumumkan pada 3 Juli, dan registrasi mahasiswa dilakukan 8–11 Juli.

Fasilitas untuk Peserta Berkebutuhan Khusus

UNSRI juga menunjukkan komitmen terhadap inklusivitas. Dalam pelaksanaan UTBK 2025, tiga peserta berkebutuhan khusus mendapatkan fasilitas khusus agar bisa mengikuti seleksi secara adil dan nyaman.

Penyesuaian Kuota SNBT 2025

Tahun ini, terdapat penyesuaian daya tampung. Jumlah kursi untuk S1 sedikit berkurang dari tahun lalu, dari 4.000 menjadi 3.672, dan D3 dari 345 menjadi 310. Namun, secara total kuota keseluruhan jalur seleksi masuk UNSRI mengalami peningkatan.

Arah Baru Pendidikan Tinggi di UNSRI

Di akhir keterangannya, Prof. Taufiq menyatakan bahwa UNSRI terus berupaya membangun lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. “Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya. (Indra) 

Share:

Pengumuman Hasil SNPMB UNSRI 2025: 4.140 Calon Mahasiswa Diterima Melalui Jalur SNBT



Liputanseputarpalembang.com
PALEMBANG, 28 Mei 2025 – Universitas Sriwijaya (UNSRI) hari ini secara resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025. Sebanyak 4.140 calon mahasiswa dinyatakan lulus dan diterima di berbagai program studi jenjang Diploma dan Sarjana di UNSRI.

Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., dalam keterangan resminya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan penuh semangat dan integritas. “Kami menyambut hangat para calon mahasiswa baru UNSRI 2025 yang telah berhasil melewati proses seleksi yang sangat kompetitif. Selamat datang di kampus perjuangan,” ujar Prof. Taufiq.

Daya Tampung dan Jumlah Pendaftar

Untuk tahun 2025, daya tampung UNSRI melalui jalur SNBT mencapai 4.140 kursi. Jumlah ini terdiri dari 3.672 kursi untuk program Sarjana (S1) dan 310 kursi untuk program Diploma (D3). Jumlah pendaftar yang memilih UNSRI melalui jalur SNBT tercatat sebanyak 27.429 orang.

UNSRI juga menjadi salah satu dari 20 perguruan tinggi negeri (PTN) dengan jumlah pendaftar terbanyak secara nasional, dengan total pendaftar mencapai 44.070 orang melalui seluruh jalur SNPMB (SNBP, SNBT, dan Mandiri).

Peserta UTBK dan Penerima KIP Kuliah

Secara nasional, jumlah peserta UTBK-SNBT 2025 mencapai 705.526 orang, dengan 682.355 peserta hadir mengikuti ujian. Dari jumlah tersebut, 210.052 peserta dinyatakan lulus, termasuk 53.421 peserta yang diterima di 136 PTN melalui SNBT.

Di UNSRI, dari 4.140 peserta yang diterima, sebanyak 1.147 di antaranya merupakan calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Secara nasional, jumlah peserta SNBT yang diterima dengan KIP Kuliah mencapai 33.539 orang.

Program Studi Favorit

Beberapa program studi dengan peminat terbanyak di UNSRI pada SNBT 2025 antara lain:

1. Teknik Pertambangan – 2.533 pendaftar


2. Ilmu Hukum – 2.232


3. Pendidikan Dokter – 2.107


4. Akuntansi (D3) – 1.562


5. Teknik Komputer (D3) – 1.554


6. Manajemen – 1.520


7. Ilmu Kesehatan Masyarakat – 1.510


8. PGSD – 1.405


9. Farmasi – 1.403


10. Akuntansi (S1) – 1.329



Agenda Registrasi Mahasiswa Baru Jalur SNBT

Calon mahasiswa UNSRI yang dinyatakan lulus SNBT 2025 dapat melihat pengumuman secara resmi melalui laman https://snbt.unsri.ac.id. Berikut agenda selanjutnya bagi para peserta yang diterima:

Registrasi online: 28 Mei – 3 Juni 2025

Verifikasi penentuan UKT: 29 Mei – 4 Juni 2025

Unduh formulir registrasi: 5 Juni 2025

Pembayaran UKT: 5 – 15 Juni 2025

Registrasi mahasiswa SNBT: 11 – 15 Juni 2025


Seleksi Mandiri UNSRI 2025

Bagi calon mahasiswa yang belum berhasil melalui jalur SNBT, UNSRI masih membuka kesempatan melalui jalur seleksi mandiri jenjang Sarjana. Jadwal seleksi mandiri sebagai berikut:

Pendaftaran: 28 Mei – 20 Juni 2025

Ujian tulis: 25 – 28 Juni 2025

Ujian portofolio (Penjaskes): 29 Juni – 1 Juli 2025

Pengumuman hasil: 3 Juli 2025

Registrasi mahasiswa: 8 – 11 Juli 2025


Kebutuhan Khusus dan Aksesibilitas

UNSRI juga memberikan perhatian kepada peserta dengan kebutuhan khusus. Dalam pelaksanaan UTBK 2025, tercatat ada tiga peserta yang mengikuti ujian dengan kebutuhan khusus, yang difasilitasi secara optimal agar dapat menjalani proses seleksi secara adil.

Penyesuaian Daya Tampung 2025

Untuk diketahui, daya tampung UNSRI tahun ini mengalami penyesuaian dari tahun sebelumnya. Pada 2024, daya tampung SNBT untuk jenjang S1 mencapai 4.000 dan jenjang D3 sebanyak 345. Sementara pada 2025, daya tampung SNBT jenjang S1 menjadi 3.672 dan D3 menurun menjadi 310. Meski begitu, daya tampung keseluruhan jalur SNPMB di UNSRI meningkat signifikan.

Prof. Taufiq berharap seluruh peserta yang telah diterima dapat segera menyesuaikan diri dan mempersiapkan langkah awal perkuliahan di kampus UNSRI. “Kami berkomitmen menciptakan ekosistem pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman,” tutupnya. (Manda) 
Share:

Selasa, 27 Mei 2025

Amankan Aset Negara, KAI Divre III Palembang Lakukan Pensertipikatan Lahan Lebih dari 2 Juta Meter Persegi

PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai salah satu BUMN memiliki kewajiban untuk menjaga dan mengamankan aset negara agar dapat dikelola dan dioptimalkan pemanfaatannya untuk kepentingan negara. Selama tahun 2024, KAI Divre III Palembang telah berhasil melakukan pensertipikatan lahan seluas 2.292.056 meter persegi dengan nilai aset sebesar Rp524.444.915.000,-. Sedangkan ditahun 2025 ini, KAI Divre III Palembang masih terus berkolaborasi bersama ATR/BPN untuk penerbitan sertipikat dengan proyeksi total lahan seluas 1.507.250 meter persegi.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan upaya pensertipikatan terhadap aset-aset lahan tersebut bertujuan untuk memastikan status kepemilikan yang sah dan mencegah sengketa terkait lahan, serta memungkinan bagi KAI untuk memanfaatkan aset lahan tersebut secara optimal untuk menunjang bisnis operasional perkeretaapian.

"Pensertipikatan aset lahan merupakan salah satu langkah penting bagi KAI untuk menjaga dan memastikan legalitas kepemilikan aset yang tercatat di kementerian BUMN," kata Aida.

Aida menambahkan, secara keseluruhan jumlah aset lahan yang dikelola oleh KAI Divre III Palembang mencapai 40.887.775 meter persegi yang tersebar di beberapa kota dan kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan, mulai dari Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lahat, Kabupaten Empat Lawang dan Kota Lubuklinggau serta Kabupaten Rejang Lebong di Provinsi Bengkulu. Total luas aset lahan tersebut terdiri dari :
- Aset RoW (Right of Way) seluas 3.928.242,56 meter persegi
- Aset Non RoW (Non Right of Way) seluas 35.695.043,99 meter persegi
- Aset yang diperoleh dari proses pembelian lahan seluas 340.552,5 meter persegi.

Dari total luasan tersebut, aset lahan di wilayah KAI Divre III Palembang yang telah bersertipikat seluas 6.690.867 meter persegi dengan total 331 buku.

Sebagai tambahan informasi, aset RoW (Right of Way) adalah aset yang berada di sepanjang jalur kereta api aktif, seperti tanah dan fasilitas pendukung operasional KA lainnya, sedangkan aset Non RoW (Non Right of Way) adalah aset yang berada di luar wilayah stasiun dan RoW, seperti rumah perusahaan serta bangunan dan lahan di jalur kereta api non aktif.

Tidak hanya lahan, KAI Divre III Palembang juga memiliki aset lainnya berupa 145 unit bangunan dinas dan 1.561 unit rumah dinas.

"KAI terus berupaya menjaga seluruh aset negara yang dikelola perusahaan agar dapat terus memberikan manfaat kepada negara dan masyarakat luas," ujar Aida.

Selain pensertipikatan, KAI Divre III Palembang juga melakukan penertiban lahan dan penandaan pada lokasi aset berupa pemasangan patok tanda batas lahan dan pemasangan plang penanda aset. 

Selama tahun 2024 lalu, KAI Divre III Palembang berhasil melakukan penertiban lahan seluas 198.638,56 meter persegi, pemasangan patok sebanyak 270 unit dan pemasangan plang sebanyak 655 unit.

Semua upaya tersebut dilakukan untuk mengamankan aset-aset perusahaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan menjaga aset yang dimiliki, KAI ikut andil dalam menjaga aset negara yang dapat digunakan untuk kepentingan bangsa.

"KAI berkomitmen terus menjaga amanah negara dalam mengelola aset, tidak hanya berupaya untuk aset-aset ini dari segala bentuk ancaman, tetapi juga secara aktif melakukan optimalisasi agar setiap nilai yang terkandung didalamnya dapat memberikan kontribusi bagi kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat," tutup Aida. (Indra)
Share:

Amankan Aset Negara, KAI Divre III Palembang Lakukan Pensertipikatan Lahan Lebih dari 2 Juta Meter Persegi



Liputanseputarpalembang.com
PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai salah satu BUMN memiliki kewajiban untuk menjaga dan mengamankan aset negara agar dapat dikelola dan dioptimalkan pemanfaatannya untuk kepentingan negara. Selama tahun 2024, KAI Divre III Palembang telah berhasil melakukan pensertipikatan lahan seluas 2.292.056 meter persegi dengan nilai aset sebesar Rp524.444.915.000,-. Sedangkan ditahun 2025 ini, KAI Divre III Palembang masih terus berkolaborasi bersama ATR/BPN untuk penerbitan sertipikat dengan proyeksi total lahan seluas 1.507.250 meter persegi.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan upaya pensertipikatan terhadap aset-aset lahan tersebut bertujuan untuk memastikan status kepemilikan yang sah dan mencegah sengketa terkait lahan, serta memungkinan bagi KAI untuk memanfaatkan aset lahan tersebut secara optimal untuk menunjang bisnis operasional perkeretaapian.

"Pensertipikatan aset lahan merupakan salah satu langkah penting bagi KAI untuk menjaga dan memastikan legalitas kepemilikan aset yang tercatat di kementerian BUMN," kata Aida.

Aida menambahkan, secara keseluruhan jumlah aset lahan yang dikelola oleh KAI Divre III Palembang mencapai 40.887.775 meter persegi yang tersebar di beberapa kota dan kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan, mulai dari Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lahat, Kabupaten Empat Lawang dan Kota Lubuklinggau serta Kabupaten Rejang Lebong di Provinsi Bengkulu. Total luas aset lahan tersebut terdiri dari :
- Aset RoW (Right of Way) seluas 3.928.242,56 meter persegi
- Aset Non RoW (Non Right of Way) seluas 35.695.043,99 meter persegi
- Aset yang diperoleh dari proses pembelian lahan seluas 340.552,5 meter persegi.



Dari total luasan tersebut, aset lahan di wilayah KAI Divre III Palembang yang telah bersertipikat seluas 6.690.867 meter persegi dengan total 331 buku.

Sebagai tambahan informasi, aset RoW (Right of Way) adalah aset yang berada di sepanjang jalur kereta api aktif, seperti tanah dan fasilitas pendukung operasional KA lainnya, sedangkan aset Non RoW (Non Right of Way) adalah aset yang berada di luar wilayah stasiun dan RoW, seperti rumah perusahaan serta bangunan dan lahan di jalur kereta api non aktif.

Tidak hanya lahan, KAI Divre III Palembang juga memiliki aset lainnya berupa 145 unit bangunan dinas dan 1.561 unit rumah dinas.

"KAI terus berupaya menjaga seluruh aset negara yang dikelola perusahaan agar dapat terus memberikan manfaat kepada negara dan masyarakat luas," ujar Aida.

Selain pensertipikatan, KAI Divre III Palembang juga melakukan penertiban lahan dan penandaan pada lokasi aset berupa pemasangan patok tanda batas lahan dan pemasangan plang penanda aset. 

Selama tahun 2024 lalu, KAI Divre III Palembang berhasil melakukan penertiban lahan seluas 198.638,56 meter persegi, pemasangan patok sebanyak 270 unit dan pemasangan plang sebanyak 655 unit.

Semua upaya tersebut dilakukan untuk mengamankan aset-aset perusahaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan menjaga aset yang dimiliki, KAI ikut andil dalam menjaga aset negara yang dapat digunakan untuk kepentingan bangsa.

"KAI berkomitmen terus menjaga amanah negara dalam mengelola aset, tidak hanya berupaya untuk aset-aset ini dari segala bentuk ancaman, tetapi juga secara aktif melakukan optimalisasi agar setiap nilai yang terkandung didalamnya dapat memberikan kontribusi bagi kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat," tutup Aida.  (Manda) 
Share:

Koperasi Merah Putih Diluncurkan di Sumsel, Herman Deru: Solusi Strategis untuk Ekonomi Desa

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru, didampingi Wakil Gubernur Cik Ujang, menghadiri peluncuran dan dialog percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih desa/kelurahan se-Sumsel, bertempat di Palembang Sport City Center (PSCC) Palembang, Selasa (27/5/2025).

Kegiatan tersebut digelar oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan bersama Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksamana Madya (Purn) Didit Herdiawan Ashaf, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, serta Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi.

Gubernur Herman Deru dalam laporannya mengatakan, pembentukan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan merupakan solusi strategis untuk mendorong pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sumsel sangat siap menjalankan misi besar ini agar perputaran ekonomi tidak hanya terjadi di kota, tetapi juga di desa. Saya sepakat jika kepala desa atau lurah menjadi ketua badan pengawas koperasi, terutama bila berasal dari putra daerah,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran koperasi ini dapat menjadi garda terdepan dalam pembangunan ekonomi kerakyatan serta soko guru perekonomian nasional.
Share:

Karyawan BUMN Diduga Tipu Tunangan Hamil 7 Minggu, Pernikahan Batal Sehari Sebelum Akad!

Palembang - Seorang wanita berinisial HY (36), warga Palembang, melaporkan tunangannya RF (34), seorang karyawan BUMN, ke Polrestabes Palembang atas dugaan penipuan. Laporan ini dilayangkan usai pembatalan sepihak pernikahan mereka yang seharusnya digelar pada 4 Mei 2025.

HY, yang kini tengah hamil 7 minggu, mengaku telah mengeluarkan biaya sebesar Rp12,5 juta untuk persiapan pernikahan. Ia menuturkan, RF membatalkan pernikahan tanpa memberikan alasan jelas, sehingga keluarganya merasa malu dan dirugikan secara materil maupun emosional.

Upaya HY untuk mendapatkan penjelasan langsung ke tempat kerja RF pun tidak membuahkan hasil. Karena itu, ia berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti kasus ini dan menegakkan keadilan.

Polrestabes Palembang membenarkan bahwa laporan telah diterima pada 3 Mei 2025 dan saat ini sedang dalam penyelidikan oleh Satuan Reserse Kriminal.


Share:

Korem 044/Gapo Gelar Latbakjatri Semester I TA. 2025



Liputanseputarpalembang.com
Penrem 044/Gapo, 28 Mei 2025
Banyuasin – Prajurit Korem 044/Gapo mengikuti Latbakjatri (Latihan Menembak Senjata Ringan) Semester I TA. 2025, bertempat di Lapangan Tembak Yon Arhanud 12/SBP Kec. Talang Kelapa Kab. Banyuasin, Rabu (28/5/2025).

Dijelaskan dalam rilis Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf Jauhari, kegiatan Latbakjatri (Latihan Menembak Senjata Ringan) Semester I TA. 2025 merupakan latihan terprogram pada tahun anggaran 2025.

“Materi yang dilaksanakan yaitu menembak Senapan (SS 1) dan menembak pistol,” tambahnya.



Tembak tepat/penilaian senapan pada jarak 100 M, dilakukan dengan 3 sikap (berdiri, duduk, tiarap tidak tersandar). Menembak Pistol dengan sikap berdiri 2 tangan.

“Kita menghadirkan Tim Asnik dari Paldam II/Swj, Tim Kesehatan dari Denkesyah 02.04.04 Palembang,” katanya.

“Program latihan menembak yang kita laksanakan selama dua hari (27-28 Mei 2025) ini, bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak prajurit Korem 044/Gapo,” ungkap Kapenrem. (Manda) 
Share:

Darurat, Ambulance Apung Polairud Pos Pangkalan Sandar Upang Evakuasi Bumil Melahirkan Bayi Sungsang



Liputanseputarpalembang.com
Palembang, -- Anggota Ditpolairud Polda Sumsel yang berada di Pos Pangkalan Sandar Upang kembali membantu seorang ibu hamil yang akan melahirkan dalam keadaan darurat ke rumah sakit di Palembang pada Selasa (27/5/2025) malam. 

Dengan menggunakan Ambulance Apung anggota Polairud menjemput bumil bernama Depan Paramita untuk dilarikan segera dilarikan ke rumah sakit. 

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Sonny Mahar Budi Aditiyawan SIK melalui Kepala Pos Pangkalan Sandar Upang Bripka Ardianto mengatakan anggota mendapat kabar dari salah satu bidan desa ada seorang ibu hamil bernama Depan yang akan melahirkan anak pertamanya dalam keadaan darurat pada Selasa malam. 

"Mendapat kabar tersebut personel langsung bergegas mendatangi rumahnya untuk dilarikan ke rumah sakit Pelabuhan Boom Baru Palembang,"kata Bripka Ardianto kepada wartawan Rabu (28/5/2025). 

Ibu tersebut dirujuk ke rumah sakit Pelabuhan Boom Baru Palembang karena di desa Upang sendiri tidak terdapat fasilitas yang memadai dalam persalinan.

"Berdasarkan keterangan keluarga bidan desa posisi bayi melintang sehingga harus di rujuk ke Rumah Sakit Palembang. Alhamdulillah setelah kami datangi dibantu keluarganya pasien sudah sampai ke Palembang dengan menggunakan Ambulance Apung,"tuturnya. 

Dikatakan Ardianto, Ambulance Apung yang sandar di Pos Pangkalan Sandar Upang dikhususkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam keadaan darurat seperti melahirkan, berobat ke rumah sakit di Palembang. 

"Kepada masyarakat khususnya masyarakat yang berada di perairan sekitar Pos Pangkalan Sandar Upang agar tidak sungkan untuk meminta bantuan kepada Personel Polairud setempat.

"Kami Polri selaku pengayom dan pelindung masyarakat dan bisa menjadi konsultan dalam setiap permasalahan masyarakat,"tandasnya. (Manda) 
Share:

Erick Thohir Sambut Hasil Drawing Piala Dunia U-17 2025: Lawan Brasil Adalah Tantangan dan Kesempatan Besar bagi Garuda Muda


JAKARTA – Ketua Umum PSSI Erick Thohir angkat bicara soal hasil drawing Piala Dunia U-17 2025 yang menempatkan Timnas Indonesia U-17 satu grup dengan raksasa sepak bola dunia, Brasil. Dalam pengundian yang berlangsung di Qatar pada Senin (26/5/2025) dini hari WIB, Garuda Muda tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia.

Erick Thohir menilai pertemuan dengan Brasil merupakan tantangan besar sekaligus kesempatan emas bagi Timnas Indonesia U-17 untuk menimba pengalaman internasional. Ia menekankan bahwa Brasil bukan lawan sembarangan, mengingat tim Samba telah empat kali menjuarai Piala Dunia U-17, dengan gelar terakhir diraih pada tahun 2019. Selain itu, Brasil juga telah mengoleksi 14 trofi CONMEBOL U-17, termasuk gelar terbaru tahun ini.

"Ini benar-benar kesempatan yang menantang, karena Brasil pernah 4 kali juara dunia U-17, terakhir tahun 2019, serta 14 kali juara CONMEBOL U-17, dengan gelar terbaru tahun ini," ujar Erick Thohir di Jakarta, Senin (26/5).


Ia menambahkan, bermain melawan negara legendaris dalam dunia sepak bola tentu akan menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda Indonesia.

"Melawan negara legenda sepak bola dunia tentunya menjadi pengalaman luar biasa bagi Garuda Muda. Mereka akan merasakan atmosfer pertandingan kelas dunia sejak dini, dan kami berharap pengalaman ini membangun mental serta kualitas permainan mereka ke level yang lebih baik," tambahnya.

Lebih lanjut, Erick meminta pelatih Timnas U-17, Nova Arianto, untuk mempersiapkan skuat sebaik mungkin menjelang kompetisi. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik demi tampil maksimal di ajang bergengsi ini.


Nova Arianto sendiri telah menetapkan target membawa Timnas Indonesia U-17 lolos dari fase grup, minimal sebagai salah satu peringkat tiga terbaik. Ia menyadari bahwa tekanan akan sangat tinggi, namun berharap para pemain bisa menunjukkan semangat juang yang kuat.

"Saya berharap pemain tetap mempunyai mental yang kuat karena selama 90 menit di sepak bola, semua bisa terjadi," ujar Nova, dikutip dari situs resmi PSSI.

Dengan hasil drawing ini, Indonesia akan menjalani ujian berat di fase grup. Namun, momentum ini juga bisa menjadi loncatan besar bagi perkembangan sepak bola usia muda di Tanah Air, terutama jika Garuda Muda mampu menunjukkan performa menjanjikan di panggung dunia.

Share:

MELETUP! MK Tolak Gugatan HBA-Henny, Joncik-Arifai Menang Mutlak dan Langsung Berpelukan Haru!

EMPAT LAWANG — Drama Pilkada Empat Lawang akhirnya mencapai klimaks! Mahkamah Konstitusi (MK) resmi menolak gugatan yang diajukan pasangan H Budi Antoni Aljufri-Henny Verawati (HBA-Henny) terkait hasil Pilkada Empat Lawang. Keputusan mengejutkan ini disambut dengan haru dan suka cita oleh pasangan Joncik Muhammad - Arifai, yang dinyatakan menang sah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang periode 2025-2030!

Tangis haru pecah di ruang nonton bareng, tempat tim pemenangan dan para pendukung menyaksikan siaran langsung putusan MK pada Senin, 26 Mei 2025. Joncik dan Arifai langsung berpelukan dengan mata berkaca-kaca, mengisyaratkan kelegaan dan syukur mendalam setelah melewati proses panjang dan melelahkan.

Tak hanya mereka, para pendukung dan relawan pun meledak dalam euforia, saling berpelukan dan meneriakkan yel-yel kemenangan. Momen ini semakin sakral dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, seperti Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Giri Ramanda Kiemas dan mantan Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana.

Melalui akun Instagram pribadinya, Joncik mengunggah rasa syukur mendalam.
"Alhamdulillah Ya Allah... terima kasih untuk nikmat dan rahmat yang Engkau berikan kepada kami. Allahuakbar," tulisnya penuh emosional.

Dalam pernyataan lanjutannya, Joncik mengakui bahwa kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras, solidaritas, dan doa seluruh tim.
"Kita berjibaku dan mendukung satu sama lain, akhirnya terbayarkan. Allah Maha Besar, Allah Maha Mengetahui, Allahlah yang mengangkat kita semua," ujarnya mantap.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Konstitusi Suhartoyo, MK menyatakan bahwa permohonan HBA-Henny tidak dapat diterima karena tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing). Selain itu, MK menegaskan tidak ada bukti pelanggaran yang bersifat Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM) dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Empat Lawang.

Dengan demikian, hasil PSU yang memenangkan pasangan Joncik-Arifai dinyatakan sah dan berkekuatan hukum tetap oleh KPU Kabupaten Empat Lawang.

Putusan ini sekaligus menutup segala spekulasi dan kontroversi yang sempat merebak pasca PSU. Empat Lawang kini bersiap menatap masa depan baru di bawah kepemimpinan Joncik-Arifai.

Selamat datang Pemimpin sah Empat Lawang 2025-2030

Share:

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1446 H Jatuh pada 6 Juni 2025

JAKARTA — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha atau 10 Dzulhijjah 1446 H akan diperingati pada Jumat, 6 Juni 2025.

Penetapan ini diumumkan langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers hasil Sidang Isbat yang digelar pada Selasa (27/5/2024) di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Sidang ini menjadi agenda tahunan penting dalam kalender keagamaan umat Islam di Indonesia.

“Maka kita bisa menyimpulkan bahwa 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025. Sehingga 10 Dzulhijjah atau Idul Adha bertepatan pada 6 Juni 2025,” kata Menag Nasaruddin Umar dalam pernyataannya.

Penentuan awal Dzulhijjah ini bukan hanya berdampak pada penetapan Hari Raya Idul Adha, tetapi juga hari-hari penting lainnya seperti puasa Arafah yang biasa dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Idul Adha.

Metode yang digunakan oleh Kemenag dalam menentukan awal bulan Hijriah adalah rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit muda. Kriteria yang dipakai adalah standar baru MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Jika hilal memenuhi kriteria dan berhasil dilihat dari titik-titik pemantauan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, maka hari berikutnya ditetapkan sebagai awal bulan baru. Jika tidak, maka bulan berjalan digenapkan menjadi 30 hari.

Sidang Isbat kali ini terdiri atas tiga rangkaian utama. Pertama, penyampaian data hisab atau posisi hilal yang dihitung secara astronomis oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag. Data ini menjadi acuan awal sebelum dilakukan pengamatan langsung.

Kedua, pengamatan hilal secara langsung atau rukyatul hilal yang dilakukan di lebih dari 100 titik pemantauan di seluruh Indonesia. Titik-titik ini tersebar dari wilayah barat hingga timur, guna memastikan hasil yang akurat dan merata.

Ketiga, sidang tertutup yang melibatkan berbagai unsur, seperti perwakilan ormas Islam, ahli astronomi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta Komisi VIII DPR RI. Sidang inilah yang menghasilkan keputusan final terkait 1 Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha.

Setelah sidang selesai, Kementerian Agama menggelar konferensi pers untuk menyampaikan hasilnya kepada masyarakat. Keputusan ini menjadi pedoman umat Islam di Indonesia dalam menjalankan ibadah Idul Adha dan puasa sunah menjelangnya.

Penetapan ini diharapkan menjadi panduan yang memperkuat kebersamaan umat dalam merayakan hari besar keagamaan secara serentak. Kemenag juga mengimbau umat Islam untuk menjadikan momen Idul Adha sebagai ajang mempererat solidaritas dan kepedulian sosial, melalui pelaksanaan ibadah kurban.

Dengan penetapan ini, masyarakat bisa mulai mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun logistik, menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H yang jatuh pada 6 Juni 2025. (Indra) 


Share:

Definition List

Unordered List

Support