This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 31 Juli 2024

Diulang Tahun ke -25 PP Polri tahun 2024, Kapolda Sumsel Ajak Keluarga Besar Dukung Program Polri Presisi

PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen A. Rachmad Wibowo, SIK yang menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) PP Polri ke 25 Tahun 2024 digedung Harmoni Convention Center Polygon Palembang Selasa (30/7/2024) mengajak keluarga besar purnawirawan turut mensupport Polri dalam menjaga legitimasi organisasi dan komitmen serta konsistensi diri, menjaga netralitas pemilihan kepala daerah.

Diawal sambutan Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo menyampaikan pesan menggugah dari Mc Arthur, seorang jenderal Amerika yang terkenal pada perang dunia kedua yang mengatakan ‘Old solidiers never die, they just fade away’ yang berarti bahwa tentara tua, polisi tua tidak akan pernah mati jiwa pengabdiannya kepada bangsa dan negara, mereka tetap hidup seperti saat masih muda.

Acara yang mengusung tema ‘Tegakkan Komitmen dan Perkokoh Sikap Konsistensi PP Polri dalam Mendukung Semangat Pengabdian Polri dalam Mensukseskan Proses Alih Kepemimpinan di Tingkat Nasional’ Irjen Rachmad Wibowo menyampaikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada senior para purnawirawan Polri dan keluarga atas pengabdian serta jasa jasa yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.

“Selaku generasi penerus Polri, kami menyampaikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada senior para purnawirawan Polri dan keluarga atas pengabdian serta jasa jasa yang telah diberikan kepada bangsa dan negara. Kami memohon petunjuk dan arahan dari pada senior yang sudah banyak pengalaman atau memakan asam garam kehidupan di Republik Indonesia yang kita cintai ini,” ujarnya.

Kapolda mengajak para sesepuh pada moment ulang tahun ke 25 tidak seremonial semata, namun juga sebagai ajang silatirahmi diantara para purnawirawan serta keluarga besar Polri,

“Semoga bukan sekedar seremonial saja, tapi juga sebagai wadah pentingnya silaturahmi, tetap menjaga hubungan baik karena kita masih satu ikatan utuh yakni keluarga besar Polri,” tuturnya.

Dirinya berharap kepada seluruh anggota PP Polri Sumatera Selatan dapat meningkatkan sinergitas dalam mendukung program Kapolri untuk mewujudkan Polri yang Presisi, menjaga nama baik Polri serta mendukung semua upaya kepolisian dalam menjalankan program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat. 

“Semoga ini dapat mempererat persatuan dan kesatuan, serta silaturahmi dan kebersamaan dengan anggota PP Polri, serta memperkuat komitmen untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara. Dan sebagai wujud hormat kepada senior, kami mengharapkan dukungan dan kerjasama para purnawirawan Polri dalam menciptakan situasi kondusif khususnya di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan,” ujarnya.

Mantan Kapolda Jambi tersebut mengajak segenap keluarga besar PP Polri untuk bersama sama menjaga kokohnya soliditas, meningkatkan sinergitas dengan seluruh komponen bangsa agar citra organisasi PP Polri, tetap diperhitungkan.

“Saya mengajak untuk mari bersama sama berkomitmen dalam menjaga legitimasi organisasi. Komitmen dan konsisten menjaga netralitas ditahun politik pilkada 2024 pemilihan kepala daerah (Gubernur dan Bupati/Walikota) agar terbebas dari kepentingan kelompok, maupun pengaruh oknum yang secara sengaja ingin merusak nama baik institusi Polri,” pungkasnya.

Hadir diacara tersebut Pj Gubernur Sumsel diwakili Kaban Kesbangpol Dr HM Alfajri Zabidi S Pd M Pd MM, Pangdam II Sriwijaya diwakili Kapoksahli Brigjen TNI Norman Saito, Walikota Palembang diwakili Asisten 2 H Rudi Indawan SH M Kn, Ketua PP Polri Daerah Sumsel Kombes purn Drs H Abu Sofah Ibrahim SH, Ketua PP dan Warakauwuri TNI/Polri Mayjen TNI Purn H Syahrial B P Peliung, Irwasda Kombes Feri Handoko Soenarso SH Sik, Karolog Kombes Budi Santosa Sik Msi, Kabidpropam Dadan Wahyudi, Sik SH MCrim, Kabidhumas Kombes Sunarto, Kayanma AKBP Dwi Martono S Sos, Karo SDM diwakili Kabag Watper AKBP Facruddin Jaya Sik.(Manda)
Share:

Selasa, 30 Juli 2024

APRESIASI PARA JURNALIS TERHADAP KEGIATAN FGD BERSAMA DIT INTELKAM DALAM MENCIPTAKAN PILKADA DAMAI THN 2024



*Palembang* - Pada tanggal 30-31 Juli 2024, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan diskusi kelompok terarah atau *focus group discussion* (FGD) dengan tema "Antisipasi Penyebaran Hoax dan Netralitas Jurnalis Guna Mendukung serta Menyukseskan Pilkada Damai Tahun 2024 di Provinsi Sumsel". 

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Airish Palembang ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta, khususnya dari kalangan jurnalis dan media.

AKBP Dudi Novery, S.E, Kasubdit V Kamsus Dit Intelkam Polda Sumsel mewakili Direktur Dit Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Hadi Wiyono, SIK., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kerja sama yang erat antara kepolisian dan media. "Dengan penuh suka cita kita melaksanakan kegiatan bersama teman-teman media wartawan sebagai mitra dalam mencari informasi dan mempublikasikan serta antisipasi penyebaran hoax," ujarnya. 

Diskusi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pihak kepolisian dan media dalam menghadapi tantangan informasi di masa Pilkada.

Dalam diskusi tersebut, diharapkan semua pihak dapat bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif, khususnya di wilayah Sumatera Selatan. 

AKBP Dudi Novery juga mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap situasi sekitar dan turut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada berlangsung. "Bersama-sama mari menciptakan situasi kondusif di Polda Sumsel," tambahnya.

Selain itu, Polda Sumsel juga berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat terkait dengan keamanan dan kriminalitas di wilayah tersebut selama proses Pilkada berlangsung. Hal ini penting untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak benar atau hoax.

Polda Sumsel berharap melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi dan ikut serta dalam menjaga kedamaian dan ketertiban selama Pilkada 2024. 

Dukungan dari semua pihak, terutama media, sangat penting dalam menciptakan Pilkada yang damai dan lancar di Sumatera Selatan.
Share:

MPLS SMAN 22 Palembang: Membangun Disiplin dan Karakter Siswa


**Palembang, 17 Juli 2024** - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 22 Palembang berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 15 hingga 17 Juli 2024. Waka Kesiswaan, Sutrisno, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun disiplin dan karakter siswa sejak dini. Pada hari ketiga MPLS, siswa diajarkan baris berbaris oleh guru olahraga selama 15-20 menit. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kerjasama antar siswa.

Selain itu, materi MPLS juga mencakup berbagai topik penting seperti anti bullying, tata tertib sekolah, karakter siswa, tata krama, dan konsep sekolah ramah anak. Materi-materi tersebut disampaikan oleh para guru SMAN 22 Palembang dengan harapan dapat membentuk siswa yang berintegritas dan beretika.

Siswa baru juga diajak untuk mengenal lingkungan sekolah lebih dekat. Mereka diajak berkeliling oleh guru-guru dan anggota OSIS, mengenalkan berbagai fasilitas dan area penting di sekolah. Hal ini dilakukan agar siswa baru merasa nyaman dan lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan baru mereka.

Pada hari terakhir MPLS, para siswa diperkenalkan dengan berbagai ekstrakurikuler yang ada di SMAN 22 Palembang. Ekstrakurikuler tersebut meliputi paskibra, karate, taekwondo, sepak bola, dan masih banyak lagi. Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 12 siang dan mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para siswa baru.

Setelah peragaan ekstrakurikuler, siswa baru diberi kesempatan untuk mendaftar ke ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Sutrisno menyebutkan bahwa ini merupakan langkah awal yang baik untuk mengembangkan potensi siswa di luar kegiatan akademik. "Kami berharap siswa dapat mengembangkan minat dan bakat mereka melalui kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah," ujar Sutrisno.

SMAN 22 Palembang menerima siswa baru sebanyak 12 rombongan belajar, dengan masing-masing rombel terdiri dari 36 siswa. Total rombongan belajar di sekolah ini mencapai 39 rombel. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap sekolah ini.

Kegiatan MPLS di SMAN 22 Palembang tidak hanya fokus pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa. Dengan berbagai program yang telah dirancang, diharapkan siswa dapat meraih prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Sutrisno berharap bahwa dengan pelaksanaan MPLS yang baik, siswa baru dapat merasa lebih siap dan percaya diri untuk memulai tahun ajaran baru. "Kami berkomitmen untuk mendukung perkembangan setiap siswa, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan karakter," tambahnya.

MPLS di SMAN 22 Palembang diakhiri dengan rasa optimisme dari para siswa dan guru. Semangat untuk belajar dan berkontribusi di sekolah semakin meningkat, menciptakan atmosfer yang positif untuk tahun ajaran baru.
Share:

MPLS SMPN 52 Palembang: Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Deklarasi Anti Bullying

Palembang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 52 Palembang telah dimulai pada tanggal 8 Juli 2024 dan berlangsung hingga 12 Juli 2024. Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Eva Zulfadilah, S.Pd., MM, menjelaskan bahwa materi yang disampaikan selama MPLS meliputi pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib sekolah, kepramukaan, wawasan wiyata mandala, pendidikan karakter, belajar efektif, kesadaran berbangsa dan bernegara, tata krama siswa, dan profil Pancasila. 

Pada hari pertama MPLS, yaitu tanggal 8 Juli 2024, dilakukan sosialisasi pembagian kelompok kepada siswa baru serta sosialisasi kepada orang tua siswa baru mengenai berbagai aspek sekolah. Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas kepada orang tua dan siswa tentang lingkungan dan budaya sekolah yang akan dihadapi. 

Selama MPLS, kegiatan berlangsung di dua tempat, yaitu lapangan dan kelas. Siswa diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas yang dirancang untuk memperkenalkan mereka pada lingkungan sekolah serta tata tertib yang berlaku. Aktivitas tersebut mencakup pengenalan aturan-aturan sekolah, etika bersekolah, serta penguatan karakter melalui materi pendidikan karakter.

Kegiatan MPLS diakhiri pada tanggal 12 Juli 2024 dengan peragaan ekstrakurikuler yang diadakan di SMPN 52 Palembang. Berbagai ekstrakurikuler seperti pramuka, rohis (rohani Islam), PMR (Palang Merah Remaja), seni tari, seni suara, pencak silat, karate, futsal, dan atletik dipamerkan kepada siswa baru. Para siswa terlihat antusias mengikuti peragaan ini, yang diharapkan dapat membantu mereka memilih ekstrakurikuler yang diminati.

Pada acara sosialisasi yang diadakan untuk orang tua siswa, sekolah juga menyampaikan Deklarasi Anti Bullying, Anti Narkoba, dan Anti Kekerasan. Deklarasi ini mendapat dukungan penuh dari para orang tua, yang merasa bahwa langkah ini penting untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan anak-anak mereka di sekolah. Deklarasi ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan positif.

Materi MPLS disampaikan oleh empat Wakil Kepala Sekolah, masing-masing bertanggung jawab di bidang kesiswaan, kurikulum, sarana, dan humas. Mereka dibantu oleh beberapa guru Bimbingan Konseling, guru agama, serta guru-guru lainnya. Hal ini memastikan bahwa materi yang disampaikan komprehensif dan mencakup semua aspek penting dalam kehidupan sekolah.

SMPN 52 Palembang menerima sepuluh rombongan belajar baru untuk tahun ajaran 2024. Dengan jumlah siswa yang bertambah, diharapkan sekolah dapat terus memberikan pendidikan yang berkualitas dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan akademik dan non-akademik siswa.

Kepada seluruh siswa baru, diingatkan untuk selalu mematuhi aturan tata tertib yang berlaku, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Diharapkan siswa SMPN 52 Palembang dapat berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik, serta menjadi pribadi yang unggul dan berkarakter.

Dengan rangkaian kegiatan MPLS ini, diharapkan siswa baru dapat lebih siap menghadapi masa belajar di SMPN 52 Palembang dan turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang positif dan inspiratif.
Share:

Polda Sumsel Ajak Jurnalis Jaga Netralitas dan Tangkal Hoax Jelang Pilkada 2024

 


*Palembang* - Menjelang Pilkada Serentak 2024, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Direktorat Intelkam mengadakan Fokus Group Discussion (FGD) dengan tema "Antisipasi Penyebaran Hoax dan Netralitas Jurnalis Guna Mendukung serta Menyukseskan Pilkada Damai Tahun 2024 di Provinsi Sumsel". Acara ini berlangsung pada 30-31 Juli 2024 di Hall Hotel Airish, Jalan Sukabangun 1, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami.

Kabag Analis Dit Intelkam Polda Sumsel, AKBP M Suropati, SE, MH, mewakili Direktur Dit Intelkam, Kombes Pol Hadi Wiyono, SIK, menyampaikan bahwa peran jurnalis sangat penting dalam menjaga kondusivitas Pilkada. Menurutnya, penyebaran hoax berpotensi merusak tatanan demokrasi dan harus diantisipasi dengan serius.

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari perwakilan media, organisasi media, dan elemen mahasiswa. Diskusi tersebut juga menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang, termasuk Bawaslu Sumsel, PWI Sumsel, Diskominfo Sumsel, dan pengamat politik Drs. Bagindo Togar Butar Butar.

Dalam paparannya, Suropati menyebutkan bahwa era globalisasi membawa tantangan berupa maraknya "sampah politik" dalam bentuk hoax yang digunakan untuk mendiskreditkan pihak tertentu. "Penyebaran hoax ini berpotensi memicu konflik dan harus dicegah demi Pilkada yang damai," ujarnya.

Dwi Carolita, SE, M.Si dari Diskominfo Sumsel, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya peran media sosial sebagai medium penyebaran informasi yang cepat. Namun, ia juga mengingatkan bahwa media sosial rentan terhadap penyalahgunaan, termasuk dalam penyebaran berita hoax.

Dwi menyoroti perlunya peningkatan literasi digital di masyarakat untuk mencegah hoax. "Sebelum menyebarkan informasi, masyarakat harus memastikan kebenaran berita tersebut. Ini penting untuk menghindari penyebaran berita yang bisa merugikan pihak lain," jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Diskominfo Sumsel berencana mengadakan program edukasi literasi digital yang melibatkan berbagai stakeholder, termasuk media dan organisasi masyarakat. Dwi menambahkan, "Ini adalah upaya bersama untuk membangun ekosistem informasi yang sehat dan terpercaya."

Drs. Bagindo Togar Butar Butar, pengamat politik, menegaskan bahwa jurnalis harus menjaga netralitas dan tidak memihak dalam pemberitaan terkait Pilkada. "Netralitas ini penting agar informasi yang disampaikan tetap obyektif dan akurat," katanya.

Lebih lanjut, Bagindo mengingatkan para jurnalis untuk selalu berpegang pada kode etik jurnalistik. Dengan demikian, jurnalis dapat berperan aktif dalam mencegah penyebaran hoax dan memastikan informasi yang disebarkan tidak menyesatkan publik.

Melalui FGD ini, Polda Sumsel berharap agar para jurnalis lebih memahami tanggung jawab mereka dalam menciptakan suasana Pilkada yang damai dan adil. Kolaborasi antara media, masyarakat, dan aparat penegak hukum dianggap krusial dalam menangkal hoax dan menjaga integritas pemilu di Sumatera Selatan.

Share:

Sabtu, 27 Juli 2024

Deklarasi Calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode 2024-2029 Yudha Pratomo Mahyuddin dan Baharudin, Optimis Bisa Menaikan Elektabilitas



Palembang - Deklarasi Calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode 2024-2029 Yudha Pratomo Mahyuddin, MSc, PhD dan Ir. H.Baharudin,MM dengan tagline Era Baru ,Palembang Maju dilaksanakan di Panggung Seni Bawah Jembatan Ampera, Sabtu 27 Juli 2024. 

Yudha Pratomo Mahyuddin, MSc, PhD mengatakan, hari ini adalah deklarasi Paslon Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode 2024-2029 Yudha Pratomo Mahyudin dan Baharuddin yang diusung oleh partai Demokrat dan PKS.

"Jadi hari ini tepat 1 bulan sebelum pendaftaran di KPU Palembang. Jadi nanti kita akan mendaftar di KPU tanggal 27 Agustus. Rencananya di hari pertama mendaftar di KPU karena dukungannya sudah cukup B1 KWK sudah cukup dari partai Demokrat dan Partai PKS," ujarnya. 

"Alhamdulillah, seperti yang disampaikan dari perwakilan DPP dan DPW PKS bahwa satu-satunya pasang calon yang berkompetisi di Palembang yang sudah memiliki SK rekomendasi dalam format B1 KWK ini adalah pasangan Yudha dan Bahar," tambahnya.

Yudha menuturkan, program kerja baik dari YPM pribadi dan dari partai Demokrat serta dari Pak Bahar dan Partai PKS itu banyak yang sama seperti program yang sifat sosial seperti pelayanan sunat gratis, berobat gratis ada senam dan lain sebagainya. 

"Saya rasa untuk sinkronisasi program antara Yudha dan Bahar dan Partai Demokrat dan PKS itu sejalan. Karena dari kami pribadi mempunyai satu chemistri, kami senang melakukan kegiatan sosial pada masyarakat," katanya. 

Selanjutnya,sambung Yudha, karena sudah deklarasi berpasangan jadi keunggulan mereka adalah bisa memasang baleho berdua.

"Katakanlah popularitas dan elektabilitas kita masih kalah dengan yang paling tinggi, dan dengan waktu yang duluan ini kami yakin bisa mengejar karena sudah duluan. Kami kerja punya waktu 2 bulan untuk mengejar sampai penetapan. Jadi ini merupakan suatu keunggulan buat kami makanya kami ingin cepat-cepat deklarasi. Setelah ini kami ingin kerja dan konsolidasikan seluruh struktur Partai Demokrat dan Partai PKS untuk memenangkan pasangan Yudha dan Bahar. Taadi disampaikan tidak ada satu rumah pun di kota Palembang ini yang tidak dikunjungi oleh kader Demokrat dan kader PKS untuk memperkenalkan Yudha dan Bahar," terangnya.

Ketika ditanya awak media terkait sosialisasi KPU larangan money politik, Yudha menuturkan, terkait money politik itu bukan sesuatu yang baik.

"Artinya kita ingin orang yang memilih dalam pilkada ini terutama yang memilih kami Yudha dan Bahar itu memilih atas dasar rasionalitas. Program kami bagus dan kami memang ingin bekerja untuk masyarakat. Dan kami tidak akan mengkorupsi satu rupiah pun APBD, itu sudah saya sampaikan. Maju di Pilkada ini tujuannya bukan jadi walikota atau wakil walikotanya tapi bagaimana kita bisa menegakkan kebenaran,kebaikan dan keadilan yang ujung-ujungnya itu kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat kota Palembang," paparnya. 

"Kami meminta masyarakat itu memilih secara rasional. Artinya silahkan merespon itu akan tetapi pilihlah dengan rasionalitas," tandasnya.

Sementara itu, Baharudin mengatakan, deklarasi ini adalah bagian dari konsolidasi pemenangan.

"Insya Allah kita bersatu dan kita berkolaborasi saling menguatkan. Insya Allah apa yang kita inginkan bisa tercapai. Kita akan mensosialisasikan sampai ke lorong-lorong ke ganggang dari pintu ke pintu," tuturnya. 

"Kita dari sekarang sampai ke sebulan kedepan kita akan menaikkan elektabilitas kita," tambahnya. 

Ditempat yang sama, sambutan DPW PKS Sumsel, M.Toha mengatakan, PKS di Pilwako Palembang mengusung Yudha dan Bahar. "Kita harus memenangkan pasangan ini, kader PKS siap memenangkan Yudha dan Bahar," ucapnya.

Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, sudah banyak hal yang sudah dilakukan oleh Yudha untuk masyarakat Palembang. "Yudha memiliki latar belakang pendidikan yang sangat bagus, dan sudah terbukti telah banyak membantu masyarakat Palembang. Ini saatnya masyarakat Palembang untuk memilih Yudha menjadi Walikota Palembang," pungkasnya. 

Dalam deklarasi tersebut juga dilakukan pelantikan 47 relawan Yudha-Bahar.


Share:

Kamis, 25 Juli 2024

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMAN 7 Palembang: Menggali Potensi dan Karakter Siswa Baru

 

**Palembang** - SMAN 7 Palembang mengadakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 13 Juli 2024. Kepala Sekolah, Dra. Nurdwin Indriyanti menyampaikan bahwa MPLS ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa baru, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik, agar dapat berprestasi di masa depan.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Hari Susanti, S.Pd, menjelaskan bahwa tujuan utama MPLS adalah agar siswa dapat beradaptasi dan mengetahui apa yang ingin mereka capai selama belajar di SMAN 7.

Pada hari pertama, siswa baru diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, mulai dari profil, visi dan misi, hingga kurikulum dan fasilitas yang ada. Pengenalan ini penting agar siswa memahami dan mencintai karakter serta budaya SMAN 7 Palembang. 

Hari kedua MPLS diisi dengan materi anti kekerasan dan penyalahgunaan narkoba yang disampaikan oleh pihak kepolisian. Langkah ini diambil sebagai respon terhadap maraknya aksi tawuran yang terjadi di masyarakat. Pihak kepolisian memberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum yang akan dihadapi jika terlibat dalam tindakan kekerasan atau penyalahgunaan narkoba. Sebagai bentuk komitmen, diadakan pula deklarasi anti kekerasan yang ditandatangani oleh seluruh siswa baru.

Pada hari ketiga, siswa diajak untuk mengikuti gerakan sekolah sehat. Mereka diberikan edukasi tentang pentingnya pola makan sehat, kegiatan fisik seperti senam bersama, dan lingkungan yang bersih. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk pola hidup sehat dan gembira di sekolah.

Hari terakhir MPLS diisi dengan pengenalan berbagai ekstrakurikuler yang ada di SMAN 7. Ekstrakurikuler favorit di antaranya adalah Paskibra, Karya Ilmiah Remaja (KIR), Jurnalis, Tahfidz, Rohis, dan Marching Band. Pengenalan ini bertujuan untuk menarik minat siswa baru agar aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan bakat dan minat mereka. Partisipasi dalam ekstrakurikuler diharapkan dapat mengembangkan potensi diri siswa di luar kegiatan akademik.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024 di SMAN 7 Palembang mengalami sedikit penurunan jumlah pendaftar dibandingkan tahun sebelumnya, dengan sekitar 600 siswa yang mendaftar. Penurunan ini disebabkan oleh kesadaran masyarakat akan peraturan PPDB baru yang mengharuskan calon siswa memilih jalur zonasi, afirmasi, atau prestasi. Dari jumlah pendaftar tersebut, SMAN 7 menerima 250 siswa baru yang terbagi dalam tujuh rombongan belajar.

MPLS di SMAN 7 Palembang berjalan sesuai dengan petunjuk teknis yang dikeluarkan pemerintah, dengan fokus pada pengenalan sekolah, anti kekerasan, dan sekolah sehat. Diharapkan, melalui kegiatan ini, siswa baru dapat beradaptasi dengan baik dan memiliki komitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai positif selama menempuh pendidikan di SMAN 7 Palembang.

Dengan berbagai kegiatan yang telah disiapkan, SMAN 7 Palembang berusaha memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan dan berkesan bagi siswa baru. Harapannya, para siswa dapat tumbuh menjadi individu yang berprestasi dan memiliki karakter yang baik.

Share:

SDN 57 Palembang Sambut Siswa Baru dengan MPLS, Ajarkan Nilai Moral dan Kemandirian

 

Foto : Kegiatan MPLS di SDN 57 palembang 

Palembang, 25 Juli 2024 - Kepala SDN 57 Palembang, Yuniastuti, S.Pd, menyampaikan harapannya agar siswa baru yang diterima di sekolah tersebut dapat merasa senang dan nyaman dalam menjalani kegiatan belajar mengajar. Yuniastuti mengimbau kepada orang tua siswa untuk mempercayakan anak-anak mereka kepada guru-guru di SDN 57 Palembang, tanpa harus menunggu anak-anak di lingkungan sekolah selama jam pelajaran berlangsung. Orang tua yang ingin menunggu disarankan untuk menunggu di luar lingkungan sekolah agar anak-anak dapat belajar dengan tenang.



Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nurmalina, S.Pd., M.Pd, menjelaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 57 Palembang berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 8 hingga 10 Juli 2024. Pada masa ini, siswa diajak untuk mengenal lingkungan sekolah dengan suasana yang menyenangkan, layaknya suasana di PAUD atau TK. Para siswa diperkenalkan dengan berbagai fasilitas sekolah sambil didampingi oleh orang tua mereka.

Komunikasi yang baik antara orang tua siswa dan guru kelas diharapkan dapat terjalin untuk mendukung perkembangan anak. Pada hari pertama MPLS, kegiatan dimulai dengan upacara dan sambutan dari Kepala Sekolah, diikuti dengan perkenalan dengan guru mata pelajaran, guru agama, guru olahraga, dan wali kelas. Anak-anak kemudian diajak berkeliling sekolah dan menonton video singkat tentang anti kekerasan di sekolah untuk menanamkan pengetahuan tentang pentingnya menghindari tindakan kekerasan baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Selain ilmu pengetahuan, anak-anak di SDN 57 Palembang juga diajarkan nilai-nilai sopan santun, moral, dan karakter guna menghindari perilaku kekerasan terhadap orang lain. Peran guru agama sangat penting dalam mengajarkan adab sopan santun dan kasih sayang terhadap teman, sehingga anak-anak dapat menjalin pertemanan yang baik dengan siswa lainnya.

Pada hari kedua, guru-guru meminta orang tua siswa untuk mempercayakan anak-anak mereka kepada para guru di SDN 57 Palembang, sehingga anak-anak diajarkan untuk menjadi mandiri tanpa didampingi orang tua. Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, SDN 57 menerima siswa baru sebanyak tiga kelas, masing-masing kelas terdiri dari 28 siswa.

Diharapkan siswa yang telah diterima di SDN 57 Palembang dapat menjadi anak-anak yang cerdas, berakhlak, dan berkarakter, serta memiliki sopan santun yang baik sehingga dapat berkembang menjadi pribadi yang sukses di dunia dan akhirat. Kepada orang tua siswa yang telah mempercayakan anaknya ke SDN 57 Palembang, Yuniastuti menyampaikan bahwa guru-guru di sekolah tersebut akan menjalankan tugas dengan penuh amanah, membimbing anak-anak untuk menjadi anak yang baik, cerdas, dan berakhlak.

Seluruh kegiatan MPLS di SDN 57 Palembang dilakukan oleh guru penggerak, di antaranya adalah Pak Rek dan Ibu Ria, yang turut serta dalam mendukung suksesnya program ini. Dengan bimbingan dari para guru yang berkompeten, diharapkan siswa-siswa baru di SDN 57 Palembang dapat meraih prestasi yang gemilang dan menjadi generasi penerus yang berintegritas.

Share:

Rabu, 24 Juli 2024

Semangat Baru di SMKN 3 Palembang: MPLS dengan Berbagai Kegiatan Positif untuk Siswa Baru


Foto : Kegiatan MPLS 2024 di SMKN 3 Palembang

Palembang, 17 Juli 2024 - Kepala SMKN 3 Palembang, Rusminah, S.H., M.Si, mengungkapkan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 3 Palembang dilaksanakan sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan pada tanggal 15-17 Juli 2024. MPLS kali ini dirancang untuk menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi para siswa baru, dengan tujuan membangkitkan gairah dan semangat mereka dalam memulai tahun ajaran baru. Sekolah ini berkomitmen untuk menciptakan suasana belajar yang inklusif, beragam, dan aman bagi semua siswa, termasuk menghindari tindakan bullying di sekolah

Kegiatan MPLS di SMKN 3 Palembang melibatkan berbagai aktivitas menarik, salah satunya adalah pemutaran film pendek yang diikuti oleh seluruh siswa. Selain itu, siswa juga diajak berpartisipasi dalam permainan "Mitos atau Fakta" yang bertujuan untuk mengembangkan pemahaman mereka tentang berbagai isu yang relevan. Kegiatan lain yang tak kalah penting adalah pemasangan poster edukasi anti-bullying dan deklarasi anti-bullying, yang merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menciptakan lingkungan yang positif dan aman bagi semua siswa.

Tidak hanya itu, MPLS juga menyertakan kegiatan pelatihan mental dan fisik yang dibimbing oleh pihak kepolisian. Pelatihan baris-berbaris juga menjadi bagian dari kegiatan ini, yang diikuti oleh 15 rombongan belajar dengan total 540 siswa dari lima kompetensi keahlian. Kompetensi keahlian tersebut meliputi Akuntansi Keuangan Lembaga, Manajemen Perkantoran, Usaha Layanan Pariwisata, Perhotelan, dan Bisnis Daring serta Pemasaran. Di antara jurusan-jurusan tersebut, Perhotelan menjadi salah satu jurusan favorit dengan jumlah peminat yang terus meningkat setiap tahunnya.

Namun, meskipun jurusan Perhotelan sangat diminati, SMKN 3 hanya mampu membuka tiga kelas untuk jurusan ini karena keterbatasan fasilitas. Meskipun begitu, industri perhotelan di Palembang yang semakin berkembang memberikan kesempatan luas bagi siswa untuk menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di berbagai tempat. Kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) juga turut meningkatkan kenyamanan siswa dalam menambah ilmu di luar sekolah selama PKL.

Pada hari penutupan MPLS, siswa SMKN 3 Palembang mempersembahkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah tersebut. Dengan total 15 ekstrakurikuler, beberapa di antaranya seperti Drumband Pramuka, Paskibra, Palang Merah Remaja (PMR), Silat, Karate, dan Rohis telah menorehkan prestasi yang membanggakan, termasuk Drumband Pramuka yang sering meraih juara 1 dalam berbagai kompetisi.

Rusminah berharap agar siswa tetap semangat belajar di SMKN 3, meskipun saat ini persaingan antar sekolah cukup ketat. Ia mengingatkan siswa untuk mensyukuri kesempatan belajar di SMKN 3, karena banyak orang yang tidak memiliki kesempatan yang sama. Ia juga menekankan pentingnya menemukan passion atau minat dan bakat masing-masing siswa selama belajar di sekolah ini.

SMKN 3 Palembang tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu, tetapi juga tempat untuk mengembangkan keterampilan yang berguna untuk memasuki dunia usaha dan industri. Melalui program PKL, siswa dapat mempersiapkan diri untuk karir masa depan, baik sebagai karyawan maupun sebagai wirausahawan yang menciptakan lapangan kerja baru dan berkontribusi mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Untuk mencapai keberhasilan ini, siswa diimbau untuk rajin belajar dan menikmati proses pendidikan di SMKN 3. Setiap tantangan yang dihadapi dianggap sebagai awal dari kesuksesan. Siswa juga diharapkan untuk mengembangkan karakter yang dibutuhkan oleh DUDI. Sebagai SMK Pusat Keunggulan, SMKN 3 Palembang menyediakan kesempatan bagi siswa untuk menjalani PKL selama enam bulan, yang merupakan kesempatan berharga untuk menggali potensi dan menambah ilmu pengetahuan di luar lingkungan sekolah. Dengan prestasi yang baik, siswa diharapkan dapat meraih berbagai peluang kerja yang ditawarkan oleh DUDI di masa depan. 


Share:

MPLS di SDN 176 Palembang Berjalan Lancar, Dorong Kemandirian dan Pembelajaran Berbasis Nilai Pancasila

Foto : Kegiatan MPLS di SDN 176 Palembang

Palembang, 24 Juli 2024 - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 176 Palembang berjalan dengan sukses dan lancar. Kepala sekolah, Risnayanti, S. Pd, menyampaikan bahwa kegiatan MPLS ini diisi dengan berbagai materi yang bertujuan untuk mengenalkan siswa pada lingkungan sekolah serta nilai-nilai Pancasila. 

Pada hari pertama MPLS, siswa diperkenalkan dengan berbagai aspek sekolah, termasuk profil Pancasila, lingkungan sekolah, dan warga sekolah. Kegiatan ini juga mencakup ice breaking, pembagian kelas, dan pengenalan guru kelas masing-masing. "Kami ingin memastikan siswa baru merasa nyaman dan mengenal lingkungan sekolah dengan baik," ujar Risnayanti.

Selama MPLS, juga diadakan kesepakatan antara guru dan orang tua mengenai waktu menunggu di sekolah. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung kemandirian siswa, dengan disepakati bahwa orang tua hanya akan menunggu selama minggu pertama MPLS. "Kami ingin anak-anak belajar mandiri sejak dini," tambahnya.



Pada hari kedua, siswa mulai masuk kelas dan dibantu oleh guru kelas serta guru mata pelajaran agama dan PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan). Guru agama memberikan pelajaran tentang budi pekerti dan tata tertib di sekolah, sementara PJOK memperkenalkan lingkungan sekolah melalui aktivitas olahraga ringan. 

Hari ketiga diisi dengan pembagian jadwal piket siswa, pembuatan kesepakatan bersama, ice breaking, dan deklarasi anti-bullying. "Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa," tegas Risnayanti.

SDN 176 Palembang menawarkan berbagai ekstrakurikuler, termasuk Pramuka, pencak silat, futsal, badminton, Rohis, dan tahfidz Al-Quran. Kegiatan ekstrakurikuler ini diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan bakat dan minat mereka di luar kegiatan akademis.

Setiap hari sebelum pembelajaran dimulai, sekolah juga mengadakan pembiasaan membaca doa dan Juz Amma. Selain itu, setiap minggu diadakan pembacaan beberapa surat pendek dari Al-Quran, serta pembiasaan shalat dhuha selama tiga hari per minggu, yaitu pada hari Selasa hingga Kamis, sesuai jadwal per kelas.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SDN 176 Palembang tahun ini membuka empat kelas dengan kapasitas masing-masing 28 siswa. Karena tingginya minat calon siswa, sekolah ini hanya menerima siswa dari zonasi di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Kalidoni dan Kelurahan Srimulya.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, diharapkan siswa dapat bersemangat dalam mengikuti pelajaran dan mengembangkan diri mereka. "Kami berharap siswa bisa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam belajar dan berpartisipasi dalam kegiatan sekolah," tutup Risnayanti.

Share:

Job Fair 2024 di SMKN 4 Palembang: Meningkatkan Peluang Kerja dan Wirausaha untuk Alumni SMK

 

Foto : Kegiatan Job Fair di SMKN 4 Palembang

Palembang, 24 Juli 2024 - SMKN 4 Palembang menggelar Job Fair 2024, sebuah ajang untuk mempertemukan dunia industri dengan alumni SMK, khususnya SMKN 4 Palembang. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 24 hingga 25 Juli 2024, dan diikuti oleh lebih dari seribu pelamar kerja yang memperebutkan lebih dari 100 lowongan pekerjaan yang ditawarkan oleh 35 perusahaan dari berbagai industri.


Kasi Kurikulum Bidang SMK dan Ketua Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Provinsi Sumsel Lisparida, ST. MM mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari program SMK Pusat Keunggulan. Program ini bertujuan untuk mengembangkan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu dan meningkatkan kualitas serta kinerja melalui kemitraan dengan dunia usaha dan industri. "Job fair ini sangat membantu menurunkan tingkat pengangguran lulusan SMK," tambahnya.


Program SMK Pusat Keunggulan di Sumsel sendiri melibatkan 32 SMK yang terpilih, termasuk SMKN 4 Palembang. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan pelatihan untuk menciptakan tenaga kerja yang siap bekerja atau berwirausaha, sesuai dengan tantangan era Revolusi Industri 4.0.


Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) Provinsi Sumsel juga memainkan peran penting dalam mengurangi angka pengangguran di kalangan lulusan SMK. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel menunjukkan bahwa tingkat pengangguran lulusan SMK turun sebesar 4,45 poin, dari 12,8% menjadi 7,3% sejak pengukuhan Forum BKK oleh Gubernur Sumatera Selatan pada Mei lalu.


Tujuan utama dari job fair ini adalah untuk mengetahui jumlah lowongan kerja yang tersedia dan jumlah penempatan kerja yang berhasil dicapai. Hal ini penting untuk memberikan informasi kepada alumni SMKN 4 Palembang yang sedang mencari pekerjaan. "Kami berharap program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi solusi bagi pengangguran di kalangan lulusan SMK," kata Ibu Lisparida



Camat Kemuning, Dr. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada SMKN 4 Palembang atas penyelenggaraan job fair ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat membuka wawasan dan pengetahuan para siswa, serta mempersiapkan mereka untuk terjun ke dunia kerja. "Sekolah adalah batu loncatan untuk masuk dan bersaing di dunia kerja. Saya berharap SMKN 4 Palembang terus maju dan memberikan ruang bagi anak-anak di Kecamatan Kemuning untuk mengembangkan keterampilan mereka," ujarnya.


Dr. Amiruddin Sandy menambahkan, kegiatan job fair ini juga memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk menemukan calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka. "Ini adalah wadah untuk mempertemukan tamatan SMK dengan perusahaan, sehingga mempermudah proses rekrutmen dan penempatan. Jika pelamar tidak terserap bekerja, mereka dapat menjadi wirausaha yang menciptakan lapangan pekerjaan baru," jelasnya.


Job Fair 2024 juga menjadi momen penting bagi siswa dan alumni SMKN 4 Palembang untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan mereka. "Jangan berputus asa, tetap semangat. Semoga banyak peserta job fair yang dinyatakan lulus dan diterima bekerja," pesan Dr. Amiruddin Sandy kepada para peserta.


Kepala SMKN 4 Palembang, Sumin Eksan, S.Pd., M.M., menyatakan bahwa job fair ini merupakan langkah penting dalam mempertemukan lulusan SMK dengan dunia industri. "Job fair ini bukan hanya sebagai ajang rekrutmen, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun sinergi antara SMK dan dunia kerja, guna menciptakan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri," ujarnya.


Para perusahaan yang berpartisipasi dalam job fair ini juga mendapatkan apresiasi atas komitmen mereka dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia di daerah. "Partisipasi Anda dalam acara ini adalah kontribusi yang berarti bagi komunitas kita," ungkap Sumin Eksan.


Sebagai bagian dari pendidikan vokasi, SMKN 4 Palembang juga mengajarkan mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan, yang bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan berwirausaha. Dengan demikian, lulusan SMK tidak hanya dipersiapkan untuk dunia kerja, tetapi juga untuk menjadi pengusaha yang dapat menciptakan lapangan kerja baru.


Saat ini, di Palembang terdapat 9 SMK negeri dan 70 SMK swasta. Dengan meningkatnya kepuasan industri terhadap lulusan SMK, diharapkan kualitas lulusan SMK dapat terus dijaga dan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan industri. "Kami bangga dengan prestasi yang telah dicapai, dan berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas," tutup Sumin Eksan.



Share:

Selasa, 23 Juli 2024

Pembukaan Pekan Imunisasi Nasional di Palembang: Mewujudkan Cakupan Imunisasi 100%

 

Foto : Kegiatan Pekan Imunisasi Nasional di Palembang

Palembang – Kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Palembang resmi dibuka pada tanggal 23 Juli 2024. Acara ini akan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung dari 23 hingga 29 Juli 2024 di Kelurahan 19 ilir, 22 ilir, 26 ilir  dan Talang semut, kecamatan bukit kecil kota palembang, sedangkan tahap kedua akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2024.


Pj Walikota Palembang, Abdul Rauf Damenta, bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Ibu Fenty Aprina, memimpin acara pembukaan yang dihadiri oleh berbagai tamu undangan. Para camat dan kepala puskesmas dari seluruh kota Palembang turut serta dalam acara ini, menunjukkan dukungan penuh terhadap program imunisasi yang vital ini.


Dr. Friska Dorenda Putri, penanggung jawab imunisasi dan dokter umum poli dewasa, menekankan pentingnya imunisasi polio dalam melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat menyebabkan kelumpuhan ini. "Kami menargetkan capaian imunisasi sebesar minimal 96% di setiap puskesmas dalam 2 hari, dan kami berharap dapat mencapai 100% setelah selesai pekan imunisasi," ujarnya.


Meskipun antusiasme terhadap program ini tinggi, terdapat beberapa kendala yang dihadapi di lapangan. Beberapa orang tua merasa cemas terhadap efek samping vaksin pada anak-anak mereka. Dr. Friska menjelaskan bahwa reaksi vaksin biasanya ringan dan sementara, serta tidak sebanding dengan manfaat perlindungan jangka panjang yang diberikan vaksin.


Dalam pelaksanaan imunisasi ini, sebanyak delapan petugas medis dilibatkan. Mereka terdiri dari tiga dokter gigi dan lima dokter umum yang siap melayani anak-anak yang datang untuk imunisasi. "Kami memastikan bahwa seluruh petugas telah mendapatkan pelatihan yang memadai untuk menangani proses imunisasi ini dengan baik," kata Dr. Friska.


Pj Walikota Abdul Rauf Damenta menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras tim kesehatan dan partisipasi masyarakat dalam mendukung program ini. "Imunisasi adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan generasi mendatang. Saya berharap seluruh masyarakat Palembang mendukung penuh kegiatan ini," ucapnya.


Ibu Fenty Aprina, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, juga mengingatkan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mencapai target imunisasi. "Dukungan dari camat, kepala puskesmas, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk kesuksesan program ini," katanya.


Bagi orang tua yang masih ragu, Dr. Friska menyarankan untuk berkonsultasi dengan petugas kesehatan di puskesmas terdekat. "Kami siap memberikan informasi dan menjawab segala pertanyaan terkait imunisasi untuk mengurangi kekhawatiran orang tua," tambahnya.


PIN Polio ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberantas polio di Indonesia. Dengan pelaksanaan yang baik dan partisipasi masyarakat yang tinggi, diharapkan penyakit polio dapat segera diberantas dan anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan bebas dari ancaman penyakit ini.


Kegiatan imunisasi akan terus dipantau dan dievaluasi untuk memastikan bahwa target cakupan imunisasi tercapai. "Kami akan melakukan evaluasi berkala dan menyesuaikan strategi jika diperlukan agar semua anak di Palembang mendapatkan vaksin polio," tutup Dr. Friska.


Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat, diharapkan Pekan Imunisasi Nasional ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan anak-anak di Kota Palembang dan seluruh Indonesia.

Share:

Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi 2024 di Palembang: Langkah Menuju Profesionalisme

Foto : Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi 2024 di Palembang

Palembang, Selasa (23/7/2024) – Pemerintah Kota Palembang, melalui program pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi, kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme di bidang konstruksi. Pj Walikota Palembang, Abdul Rauf Damenta, menyatakan pentingnya sertifikasi bagi tenaga kerja agar lebih profesional dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

"Setiap tahun, kami terus melakukan sertifikasi tenaga kerja. Hal ini penting untuk memastikan bahwa tenaga kerja konstruksi di Palembang memiliki kompetensi dan kemampuan yang memadai," ujar Abdul Rauf Damenta dalam sambutannya.

Pada tahun ini, sebanyak 300 peserta telah mengikuti sertifikasi pada hari ini, Selasa (23/7/2024). Sertifikasi ini mencakup berbagai keterampilan seperti pengecatan, pemasangan ubin, dan plumbing. "Tujuan kami adalah agar semua tenaga kerja terampil dapat berkompetisi dan membanggakan Kota Palembang," tambahnya.

Program sertifikasi ini bukan hanya berhenti di tingkat kota. Hasil dari sertifikasi ini akan dilanjutkan ke kompetisi tingkat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Kompetisi ini diharapkan dapat menyeleksi tenaga kerja terbaik yang akan mewakili Palembang di tingkat yang lebih tinggi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Ir. H.A. Bastari Yusak, menekankan pentingnya kualitas dalam konstruksi. "Kami sedang berupaya membangun konstruksi yang berkualitas dengan syarat pekerja yang totalitas dan bahan berkualitas. Pekerja yang totalitas ini bisa didapat dari sertifikasi tenaga kerja konstruksi," jelas Bastari Yusak.

Ia juga menambahkan bahwa sertifikasi dapat meningkatkan nilai dari tenaga kerja konstruksi itu sendiri. "Dengan sertifikasi, tenaga kerja dapat meningkatkan value mereka, sehingga lebih dihargai dan dipercaya oleh pengguna jasa konstruksi," katanya.

Dari 300 peserta yang mengikuti sertifikasi kali ini, mereka terdiri dari berbagai jenis keterampilan seperti tukang batu bata, tukang kayu, tukang keramik, tukang cat, dan tukang baja ringan. Hal ini menunjukkan beragamnya keterampilan yang dibutuhkan dalam bidang konstruksi.

Bastari Yusak juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menggunakan tenaga kerja yang telah bersertifikasi. "Gunakanlah tukang yang sudah sertifikasi agar kualitas bangunan terjamin sesuai standar kerja konstruksi," pungkasnya.

Program sertifikasi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palembang dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi. Dengan adanya sertifikasi, tenaga kerja tidak hanya memiliki keterampilan yang terstandarisasi tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk bersaing di dunia kerja.

Pada akhirnya, pelatihan dan sertifikasi ini akan memberikan dampak positif bagi pembangunan di Kota Palembang. Kualitas konstruksi yang lebih baik akan tercapai, dan tenaga kerja yang lebih profesional akan mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah ini.

Inisiatif ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan profesionalisme tenaga kerja konstruksi. Dengan demikian, sektor konstruksi di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan nasional.

Share:

Jumat, 19 Juli 2024

SMKN 6 Palembang: Membentuk Generasi Unggul melalui MPLS 2024

Foto : Kegiatan MPLS di SMKN 6 Palembang

Palembang, - SMK Negeri 6 Palembang kembali menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tahun ajaran 2024. Kepala Sekolah Seriyani, S.Pd menyatakan bahwa kegiatan pra-MPLS telah dimulai dengan membagi kelompok siswa serta menginformasikan kebutuhan selama pelaksanaan MPLS, seperti perlengkapan salat dan Al-Quran/Iqro masing-masing. Siswa diwajibkan untuk menyelesaikan bacaan Al-Quran atau Iqro dalam waktu tiga bulan pertama.

Pembelajaran di SMKN 6 Palembang dimulai pukul 06.30 pagi, dengan satu guru membimbing 14 siswa. Harapan dari program ini adalah agar siswa mampu membaca dan menulis Al-Quran dengan baik setelah lulus dari sekolah.

Tahun ini, sebanyak 540 siswa mengikuti MPLS, yang tersebar dalam kelas-kelas dengan masing-masing 34 siswa. Jurusan yang tersedia di SMKN 6 Palembang meliputi Desain Komunikasi Visual (DKV), Kuliner, Desain Teknologi, Kecantikan, dan Perhotelan. Program membaca dan menulis Al-Quran selama tiga bulan pertama mengharuskan siswa untuk melakukan setoran hafalan Al-Quran setiap hari.

Selain itu, selama MPLS juga dilakukan perkenalan dengan para guru, pengenalan materi pelajaran, pengenalan ekstrakurikuler, dan kegiatan kebersihan lingkungan. Tahun ini, narasumber dari Kemenkumham, BNN, Puskesmas, dan dunia usaha turut serta untuk memberikan komitmen terhadap pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah. Seriyani menekankan bahwa kecil kemungkinan terjadinya kasus kekerasan di SMKN 6 Palembang.

"Siswa SMKN 6 Palembang diharapkan mempunyai mimpi besar yang diimplementasikan melalui apa yang dipelajari di sekolah. Selama MPLS, kita akan membuat siswa merasa gembira, happy, tidak takut dengan lingkungan sekolah, dan menjadikan sekolah ramah anak," ungkap Seriyani.

Ekstrakurikuler di SMKN 6 Palembang beragam, termasuk drumband dan marching band yang tahun lalu meraih lima emas pada kejuaraan di Bandung, serta emas dalam kejuaraan Dinas Pendidikan Kota Palembang. Selain itu, terdapat olahraga seperti taekwondo, karate, Palang Merah Remaja (PMR), basket, seni tari, paduan suara, dan lainnya.

Jurusan Perhotelan di SMKN 6 Palembang menerapkan 50 jam pembelajaran praktek langsung yang telah bekerjasama dengan beberapa hotel ternama di Kota Palembang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam dunia perhotelan.

Menanggapi berita tentang SMK sebagai penyumbang pengangguran terbanyak, pihak SMKN 6 Palembang sangat menyayangkan stigma tersebut. Mereka meyakini bahwa SMK juga berperan penting dalam mendidik anak-anak menjadi wirausaha yang handal. "Kami mendidik siswa tidak hanya untuk siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan," tegas Seriyani.

Dengan berbagai program dan kegiatan yang telah dirancang, SMKN 6 Palembang berkomitmen untuk terus mencetak generasi unggul yang siap bersaing di dunia kerja maupun menjadi wirausaha yang sukses.

Share:

Kamis, 18 Juli 2024

Silaturahmi Humas Polda Dengan Wartawan, Harap Terjalin Sinergisitas

Palembang-Guna memperat hubungan dengan insan pers mitra bidang humas polda Sumsel gelar pertemuan. Pertemuan atau silaturahmi di laksanakan kamis,(18/07) di Gun,s Cafe Kambang Iwak Palembang.

Mewakili kabid humas Kombes Sunarno pertemuan di pimpin AKBP Suparlan dan Kompol Menang.

Pertemuan di hadiri puluhan pers mitra polda Sumsel yang biasa meliput kegiatan di mapolda baik.media televisi, koran maupun olline termasuk radio.

AKBP Suparlan mengatakan pertemuan dengan insan pers merupakan agenda rutin yang di lakukan Bidang humas polda Sumatera Selatan dengan mitranya khusus pers.

Kepolisian tidak bisa di pisahkan dengan insan pers khususnya media karena merupakan mitra strategis guna memberitakan kegiatan di polda dan jajaran.

Ada tiga agenda penting yang di sampaikan kapolda Sumsel lrjen A.Rachmad Wibowo melalui kabid humas terkait kegiatan sekarang dan akan datang.

“Sekarang polda sumsel sedang menggelar operasi Patuh Musi terkait tertib berlalu lintas, kedua tentang kahutla yang menjadi perhatian serius jangan membakar hutan, “ujar Suparlan.

Terakhir terkait pilkada serentak akhir November di Sumsel, kapolda mengharapkan partisifasi semua pihak agar menyukseskannya

“Khusus pers AKBP Suparlan menyampaikan pesan kabid humas agar membuat beritq yang menyejukan guna mengedukasi masyarakat," pungkasnya. (Manda)

Share:

MPLS di SMAN 8 Palembang Berjalan Lancar, Fokus Pada Anti Kekerasan dan Lingkungan Aman

Foto : Kegiatan MPLS di SMAN 8 Palembang 

Palembang, 18 Juli 2024 - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 8 Palembang telah berlangsung selama tiga hari, mulai dari 15 hingga 17 Juli 2024. Kegiatan tersebut berjalan lancar dan sesuai dengan panduan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Wakil Kesiswaan SMAN 8 Palembang, Novriansyah, menyampaikan bahwa MPLS kali ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang eksklusif, aman, dan nyaman bagi para peserta didik baru.

Dalam MPLS ini, berbagai materi disampaikan dengan fokus utama pada anti kekerasan di sekolah dan pengenalan terhadap lingkungan sekolah. Narasumber yang diundang untuk memberikan materi tidak hanya berasal dari pihak sekolah, tetapi juga melibatkan psikolog, ustadz, serta Badan Narkotika Nasional (BNN). Hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para siswa tentang pentingnya menciptakan dan menjaga lingkungan sekolah yang kondusif.

Salah satu materi yang diberikan adalah tentang kurikulum Merdeka yang diterapkan di SMAN 8 Palembang. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan kebebasan kepada siswa dalam mengeksplorasi minat dan bakat mereka melalui berbagai kegiatan belajar yang inovatif dan kreatif. Selain itu, para siswa juga dikenalkan dengan ekstrakurikuler, organisasi, tata tertib, dan peraturan yang berlaku di sekolah.

SMAN 8 Palembang memiliki 12 ekstrakurikuler yang beragam, antara lain Kelompok Ilmiah Remaja (KIR), sanggar seni, pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), dan pasukan pengibar bendera (Paskibra). Dari berbagai ekstrakurikuler tersebut, Paskibra menjadi yang paling favorit di kalangan siswa. Hal ini dikarenakan Paskibra tidak hanya mengajarkan kedisiplinan dan tanggung jawab, tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi dalam berbagai upacara resmi di tingkat sekolah maupun kota.

Selain itu, kegiatan MPLS juga memperkenalkan para siswa baru dengan tata tertib dan peraturan yang harus dipatuhi selama mereka menempuh pendidikan di SMAN 8 Palembang. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua siswa dapat belajar dan beraktivitas dengan aman dan nyaman, serta meminimalisir terjadinya pelanggaran di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Novriansyah juga mengharapkan kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan orangtua murid. “Kami berharap orangtua dapat berkolaborasi dengan sekolah dalam memberikan edukasi, baik di rumah maupun di sekolah. Dengan demikian, kita bisa bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, para narasumber juga memberikan motivasi kepada siswa untuk aktif terlibat dalam kegiatan sekolah dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada untuk mengembangkan diri. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan siswa dapat meraih prestasi yang membanggakan dan menjadi generasi yang berintegritas serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

MPLS di SMAN 8 Palembang ditutup dengan kegiatan refleksi dan evaluasi, di mana para siswa baru diajak untuk merefleksikan pengalaman mereka selama tiga hari tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mereka lebih siap menghadapi tahun ajaran baru dan menjalani kehidupan sekolah dengan semangat dan motivasi yang tinggi.

Secara keseluruhan, MPLS di SMAN 8 Palembang tahun ini telah berjalan dengan sukses. Melalui berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, diharapkan para siswa baru dapat lebih mengenal lingkungan sekolah dan merasa lebih nyaman serta aman untuk belajar dan beraktivitas di SMAN 8 Palembang.

Share:

SMAN 4 Palembang Sambut Siswa Baru: Harapan dan Panduan Orang Tua di Tahun Ajaran 2024-2025

 

Foto : Kegiatan MPLS di SMAN 4 Palembang

**Palembang** – Sutami Hamdani, M.Pd, Kepala Sekolah SMAN 4 Palembang, mengucapkan selamat kepada orang tua murid atas diterimanya anak-anak mereka di SMAN 4 Palembang untuk tahun pelajaran 2024-2025. Beliau berharap para orang tua dapat bekerja sama dengan pihak sekolah dalam mengawal putra-putrinya, mengingat tanggung jawab orang tua tidak hanya berhenti pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), tetapi juga setelah anak-anak diterima di sekolah. “Orang tua harus tetap memantau perkembangan anak-anak mereka, baik dalam aktivitas belajar di rumah maupun dalam hal kedisiplinan. Kami berharap orang tua lebih aktif memantau informasi dari sekolah terkait perkembangan anak-anak kepada wali kelas,” ujarnya.

Kepala sekolah menaruh harapan besar kepada siswa-siswi yang telah diterima di SMAN 4 Palembang. Beliau berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar di sekolah ini untuk meningkatkan berbagai aspek, seperti disiplin, kemampuan intelektual, kepribadian, dan sosial. “Kami berharap mereka memiliki jiwa kompetitif untuk mengembangkan diri dan berprestasi, sehingga setelah lulus mereka bisa melanjutkan ke perguruan tinggi negeri tanpa tes dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” tambahnya.

Ibu Deli Mulianti, S.Sn., M.Si, Wakil Kesiswaan SMAN 4 Palembang, menambahkan bahwa materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 4 Palembang berfokus pada pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan sekolah. “Di sini, terdapat beberapa guru penggerak yang dilibatkan untuk memberikan materi saat MPLS,” ungkapnya. Selama sesi materi, siswa juga dipersilakan untuk mengajukan pertanyaan, menciptakan suasana interaktif dan penuh keterlibatan.

Jumlah total murid yang mengikuti kegiatan MPLS di SMAN 4 Palembang adalah sebanyak 360 siswa, yang dibagi menjadi 10 rombongan belajar. Selain itu, SMAN 4 Palembang menawarkan 11 ekstrakurikuler, di antaranya pramuka, paskibra, Palang Merah Remaja (PMR), seni, Rohis, olahraga, sains, English Club, jurnalistik, dan tata bahasa. Dari semua ekstrakurikuler tersebut, pramuka, paskibra, dan seni menjadi favorit di kalangan siswa.

Untuk mendukung kegiatan MPLS, sejumlah pihak eksternal turut diundang untuk menyampaikan materi, seperti dari Polsek Plaju dan Koramil 03 Plaju. “Pada saat MPLS, telah dibacakan deklarasi anti-bullying dan anti-kekerasan di sekolah yang disepakati oleh seluruh warga SMAN 4 Palembang. Kami ingin semua siswa menganggap teman-temannya sebagai keluarga,” jelas Deli Mulianti.

Selama MPLS berlangsung, Ketua OSIS dan anggota OSIS SMAN 4 Palembang juga menunjukkan kepada siswa baru berbagai prestasi yang telah diraih sekolah. Hal ini diharapkan dapat memotivasi siswa baru untuk turut berprestasi di masa mendatang.

Sementara itu, Kasi Peserta Didik SMA Dinas Pendidikan Sumsel, Anang Purnomo Kurniawan, ST, menyebutkan bahwa MPLS dilaksanakan mulai 15-17 Juli 2024 sesuai edaran Kepala Dinas Pendidikan yang berpedoman pada Permendikbud No. 18 Tahun 2016 dan Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023 tentang pencegahan dan penanggulangan kekerasan di satuan pendidikan. Materi MPLS juga mencakup pencegahan kekerasan, gaya hidup berkelanjutan, pola hidup bersih dan sehat, serta materi lainnya yang relevan.

Anang mengimbau kepada semua pihak pendidik maupun peserta didik baru tahun 2024 yang telah disahkan dan dilaporkan ke Dinas Pendidikan agar segera memulai kegiatan belajar dengan tetap memperhatikan standar kurikulum dan standar pendidikan lainnya. “Diharapkan semua siswa dapat mengejar prestasi, baik akademik maupun non-akademik, berdasarkan minat dan bakat masing-masing di sekolah,” tuturnya.

"Mudah-mudahan semua siswa yang telah mengikuti MPLS dan disahkan dapat mengikuti pembelajaran dengan baik," pungkas Anang. Dengan kerjasama antara pihak sekolah dan orang tua, diharapkan semua siswa dapat mencapai potensi terbaiknya selama belajar di SMAN 4 Palembang.



Share:

Rabu, 17 Juli 2024

MPLS di SMK Negeri 2 Palembang, Kepsek Harapkan Karakter Siswa Terbentuk dan Prestasi Siswa Tercapai

 

Foto : Kegiatan MPLS di SMKN 2 Palembang

Palembang - SMK Negeri 2 Palembang menggelar masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) selama tiga hari yakni 15-17 Juli 2024. 

Kepala SMK Negeri 2 Palembang H. Suparman, S.Pd., M.Si mengatakan, jumlah siswa baru kelas X tahun ini sekitar 880 an terdiri dari 24 rombel.

"Jadi kita mulai MPLS dari tanggal 15 sampai tanggal 17 Juli 2024. Pada pertama itu pembinaan karakter kita libatkan semua guru. Kemudian wawasan kebangsaan kita libatkan dari TNI dan polri," ujarnya saat diwawancarai diruang kerjanya, Rabu (17/7/2024).

Kemudian, sambung Suparman, untuk masalah bullying, masalah kekerasan itu pihaknya libatkan dari guru BK.

"Alhamdulillah pelaksanaan 3 hari ini MPLS ini tidak ada kendala. Semua berjalan lancar sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh diknas pendidikan provinsi Sumsel melalui bidang SMK," tuturnya. 

"Sebagai daya tarik untuk adik-adiknya untuk mengikuti ekstrakulikuler ada penampilan dari kakak kelasnya. Kita ada intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler. Untuk intrakurikuler itu yang berhubungan dengan bidang akademik dan kokulikuler itu berhubungan dengan etika. Sedangkan ekstrakurikuler itu berhubungan dengan talenta talenta yang dimiliki anak-anak seperti talenta di bidang olahraga, seni dan mungkin di bidang rohis itu di ekstrakurikuler," bebernya.

"Untuk ekstrakurikuler kita ada 15 bidang. Di setiap ekstrakurikuler mereka menampilkan persembahan saat MPLS, tunjuk tampil kepada adik-adik kelasnya agar adik-adiknya itu tertarik mengikuti ekstrakurikuler. Itu sudah dilaksanakan," tambahnya. 

Lebih lanjut Suparman menuturkan, pada MPLS ini pihaknya juga melakukan penyuluhan di bidang agama. "Semoga ini menjadi budaya SMK negeri 2 Palembang. Tema MPLS ini untuk pembudayaan karakter dan anti bullying. Jadi pengenalan lingkungan penekanan kepada karakter anak. Untuk wawasan kebangsaan kita libatkan seperti dari angkatan darat TNI kemudian untuk lalu lintas dari kepolisian. Mereka datang sebagai narasumber," ucapnya 

"Dengan adanya MPLS ini, kita sudah kenalkan apa yang ada di SMK ini. Kemudian jangan sampai anak-anak itu seolah-olah salah jurusan, karena semua jurusan yang ada SMK ini semuanya bagus, sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing. Semua jurusan itu ada peluang kerjanya," tutur Suparman. (Manda)

Share:

SMA Negeri 17 Palembang Melaksanakan Kegiatan MPLS, Diharapkan Siswa Dapat Menjaga Kedisiplinan dan Meraih Prestasi

  

Foto : Kegiatan MPLS di SMAN 17 Palembang

Palembang - Kegiatan MPLS SMA Negeri 17 Palembang berlangsung meriah. Siswa kelas X sangat antusias mengikuti MPLS tersebut. 

MPLS merupakan program orientasi yang biasanya diadakan pada awal tahun ajaran baru untuk siswa-siswi baru di sekolah. Karena tujuan dari MPLS adalah membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru, mengenal aturan dan budaya sekolah, serta membangun hubungan sosial dengan sesama siswa dan staf sekolah. 

Dra Purwiastuti Kusumastiwi M.M Kepala Sekolah SMA Negeri 17 Palembang dalam hal diwakilkan oleh Drs Redi Wijaya M. Erg mengatakan bahwa, MPLS ini masa perkenalan masa lingkungan sekolah di SMA Negeri 17 Palembang. Dan dilaksanakan secara terus menerus selama 4 hari mulai dari hari Senin. 

"Untuk MPLS materinya yang berisi tentang pengenalan terhadap sekolah dari perbidang kesiswaan atau pekerjaannya, personalnya siapa saja, kemudian kurikulum, "katanya.

"MPLS ini untuk narasumber dari kegiatan ini dari kepala sekolah, wakilnya yang memaparkan mengenai program kerja mereka pada masing masing bidang dan ini sudah terjadwal. Dan yang memaparkan materinya selain dari pada itu, dipaparkan materi-materi lain. 

Redi menambahkan, pihaknya juga mengundang pihak pihak luar misalnya BNN yang terkait penyalahan Narkoba dan dari kepolisian, dan juga MPLS ini adalah intinya mengenalkan hal-hal yang berhubungan tingkah laku dan lain sebagainya yang kelak nanti mencirikan propil pelajar di SMA Negeri 17 yang baik. Jumlah siswa-siswi yang mengikuti MPLS ini sebanyak lebih kurang 386 orang yang terdiri dari sebelas kelas dalam sekelas 36 siswa. 

"Motonya SMA Negeri 17 Palembang adalah tetap berprestasi, berinovasi yang berkarakter. Pesan kami kepada siswa-siswi baru SMA Negeri 17 Palembang selamat bergabung dengan keluarga SMA Negeri 17 Palembang, perlu diingat selalu untuk tetap menjaga kedisiplinan sebagai siswa-siswi SMA Negeri 17 Palembang tetap menjaga attitude, "tandasnya. (Manda)

Share:

Definition List

Unordered List

Support