This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 30 September 2025

Tak Tinggal Diam, Makelar Amal Indonesia Bersama Hj. Shella Oktaviani, S.E. (Yuk Shella) Bantu Warga Korban Kebakaran Lorong Wakaf


Palembang – Musibah kebakaran yang terjadi di Lorong Wakaf, RT 31 RW 09, Kelurahan 3/4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang menyisakan duka mendalam bagi warga. Rumah dan harta benda hangus dilalap api, meninggalkan penderitaan dan kesedihan bagi korban yang kehilangan tempat tinggal.


Di tengah kondisi sulit tersebut, Makelar Amal Indonesia bersama Hj. Shella Oktaviani S.E (Yuk Shella) tak tinggal diam. Pada Selasa (30/9/2025), mereka turun langsung ke lokasi kebakaran untuk meninjau kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan berupa beras sebagai kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan warga terdampak.


Ketua Makelar Amal Indonesia, H. Khalid, menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan hanya sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama. 


“Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir di tengah-tengah warga. Bantuan ini memang tidak seberapa, tapi semoga bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.


Sementara itu, Hj. Shella Oktaviani S.E (Yuk Shella) menyampaikan pesan penuh empati. Menurutnya, musibah kebakaran bisa menimpa siapa saja sehingga kepedulian sosial sangat dibutuhkan. 


“Kita ingin mengajak semua pihak untuk tidak menutup mata. Mari saling berbagi rezeki, karena sekecil apa pun bantuan akan sangat berarti bagi korban yang kehilangan rumah dan harta benda,” ungkapnya.


Ketua RT 31 Lorong Wakaf, Bapak Laili Rizal, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. 


“Kami mewakili warga sangat berterima kasih atas kepedulian ini. Kondisi warga saat ini memang sangat memprihatinkan, sebagian besar kehilangan tempat tinggal. Kehadiran Makelar Amal Indonesia dan Ibu Shella memberikan semangat baru bagi mereka,” katanya.


Salah seorang korban kebakaran tidak mampu menahan haru. “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan beras ini. Terima kasih banyak atas kepedulian Bapak dan Ibu, semoga Allah membalas kebaikan semuanya,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.


Penyerahan bantuan itu juga disaksikan oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat. Selain membantu secara materi, kehadiran rombongan juga menjadi penghibur di tengah suasana duka yang menyelimuti warga.


Kegiatan sosial ini menunjukkan bahwa kepedulian tidak hanya sebatas kata-kata, melainkan diwujudkan dengan aksi nyata. Kehadiran Hj. Shella Oktaviani (Yuk Shella) bersama Makelar Amal Indonesia di lokasi kebakaran menjadi simbol solidaritas sekaligus pengingat bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat.

Share:

Senin, 29 September 2025

MMK 20 Tahun: Dari Advokasi Masyarakat Miskin Kota Hingga Tradisi Berbagi Beras

 


Palembang, BP – Masyarakat Miskin Kota (MMK) memperingati anniversary ke-20 tahun berdirinya organisasi dengan menggelar acara sederhana namun penuh makna di Lapangan Kiai Cek Ming, RT 9, Kelurahan ¾ Ulu, Palembang, pada Senin (29/9/2025).


Acara bertajuk “Anniversary 2 Dekade, 20 Tahun MMK” ini dihadiri ratusan warga setempat, memperlihatkan kuatnya solidaritas komunitas dalam menghadapi tantangan ekonomi sehari-hari.


Dihadiri Berbagai Pihak


Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan PT Bukit Asam (PTBA), perwakilan Walikota Palembang, unsur TNI, dan Polri. Kehadiran berbagai pihak tersebut memperkaya suasana peringatan dengan semangat kebersamaan, gotong royong, serta dukungan sosial bagi masyarakat kecil.


Bukan Sekadar Perayaan


Ketua MMK, Aripin Kalender, menegaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar ulang tahun organisasi, melainkan juga wadah berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.


“Seperti biasa, jika melaksanakan anniversary, pihak kami menggelar kegiatan pembagian beras atau sembako kepada masyarakat Kelurahan ¾ Ulu Palembang,” ujar Aripin.


Pembagian 700 Karung Beras


Salah satu sorotan utama kegiatan ini adalah pembagian bantuan hampir 700 karung beras, masing-masing seberat 5 kilogram. Bantuan disalurkan kepada warga di 7–8 RT sekitar RW 03 Kelurahan ¾ Ulu.


Sekitar 700 warga penerima manfaat tampak gembira menerima bantuan ini. Prioritas diberikan kepada ibu rumah tangga atau “emak-emak”, yang sering menjadi tulang punggung keluarga di tengah kondisi ekonomi sulit.


“Kita terkumpul hampir 700 karung beras yang kita bagikan kepada masyarakat, khususnya warga RW 03, dan kurang lebih 700 warga yang mendapatkan bantuan beras, terutama kalangan emak-emak,” jelas Aripin Kalender dengan bangga.


Tradisi Tahunan MMK


Pembagian sembako ini telah menjadi tradisi tahunan MMK setiap peringatan anniversary. Sejak berdiri 20 tahun lalu, organisasi ini konsisten bergerak dalam bidang advokasi, bantuan sosial, dan upaya peningkatan kesejahteraan warga miskin urban di Palembang.


Menurut Aripin, aksi nyata berupa pembagian beras ini adalah bentuk kepedulian langsung yang mampu meringankan beban hidup warga, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.


Harapan ke Depan


Aripin Kalender menyampaikan doa dan harapan besar agar anniversary ke-20 ini menjadi titik balik untuk perbaikan kondisi ekonomi masyarakat.


“Kita minta pemerintah perhatikan lagi masyarakat, terutama masyarakat miskin yang ada di Sumatera Selatan. Dengan kondisi pemerintahan yang semakin membaik, semoga ekonomi rakyat bisa lebih lancar, sehingga kegiatan seperti ini tidak lagi menjadi kebutuhan mendesak,” tegasnya.


Lapangan Kiai Cek Ming Jadi Saksi Sejarah


Pemilihan lokasi di Lapangan Kiai Cek Ming juga sarat makna. Lapangan ini dinamai sesuai tokoh agama yang telah wafat, sehingga selain merayakan dua dekade MMK, acara ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan lokal yang melekat di hati warga.


Momentum Solidaritas Sosial


Peringatan anniversary MMK ke-20 ini tidak hanya merayakan eksistensi organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial. Dengan semangat gotong royong, MMK berkomitmen untuk terus hadir dalam mengatasi persoalan kemiskinan, baik di Palembang maupun Sumatera Selatan. 

Share:

Minggu, 28 September 2025

KASDIM PALEMBANG HADIRI PENUTUPAN LOMBA BIDAR PIALA PANGDAM II/SRIWIJAYA MERIAHKAN HUT KE-80 TNI DI PALEMBANG


Palembang,(28/09/2025) – Kegiatan penutupan Lomba Bidar Tradisional Piala Pangdam II/Swj dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI Tahun 2025 berlangsung meriah di Venue Dayung Rowing & Canoeing Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Minggu (28/9).


Acara dihadiri oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin selaku penutup resmi kegiatan, didampingi jajaran pejabat TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta lebih dari 500 penonton masyarakat umum. Dandim yang diwakili Kasdim 0418/Palembang Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han 


Lomba bidar kali ini diikuti 715 peserta dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat umum perwakilan setiap kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Perlombaan berlangsung sengit dan penuh sportivitas hingga menghasilkan para pemenang


Juara 1: Tim Mas Indo A (Kab. Ogan Ilir)

Juara 2: Tim Mas Indo B (Kab. Ogan Ilir)

Juara 3: Tim 9 Sakti A (Kab. Ogan Komering Ilir)

Juara 4: Tim Dewa Ruci (Prov. Jambi)


Harapan 1: Tim MJE (Palembang)

Harapan 2: Tim Membara A (Kab. Muara Enim)

Harapan 3: Tim Aligator (Kab. Ogan Ilir)

Harapan 4: Tim 9 Sakti B (Kab. Ogan Komering Ilir)



Dalam sambutannya, Kasdam II/Swj Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin menekankan bahwa lomba bidar bukan sekadar perlombaan, tetapi juga sarat makna.


 “Perahu bidar mengajarkan kita arti kekompakan, sinkronisasi, dan kerja keras. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat TNI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa. Melalui lomba ini, kita juga berupaya melestarikan tradisi budaya Sumatera Selatan agar terus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.


Kasdim 0418/Palembang Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han yang mewakili Dandim menyampaikan bahwa partisipasi Kodim 0418/Palembang dalam kegiatan ini adalah ikut memeriahkan dengan mengajak masyarakat Palembang untuk menyaksikan, juga bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.


“Melalui lomba bidar ini, kita tidak hanya menjaga warisan budaya Palembang, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Inilah wujud nyata TNI hadir di tengah rakyat,” tegasnya.


Rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga berakhir pada pukul 11.05 WIB. Lomba bidar tradisional ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan melestarikan kearifan lokal khas Palembang. (Manda) 

Share:

Korban Kebakaran di Palembang Dapat Bantuan dari Makelar Amal Indonesia dan Hj. Shella Oktaviani S.E (Yuk Shella)


Palembang – Warga korban kebakaran di Lorong Khotib, RT 25 RW 26, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, mendapat perhatian khusus dari Makelar Amal Indonesia bersama Hj. Shella Oktaviani S.E., (Yuk Shella) Pada Minggu (28/9/2025), rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Makelar Amal Indonesia, H. Khalid, yang hadir meninjau lokasi musibah sekaligus menyerahkan bantuan bagi warga terdampak.


Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, khususnya beras, yang diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang kehilangan rumah dan harta benda akibat dilalap si jago merah. Kehadiran Makelar Amal Indonesia bersama Hj. Shella Oktaviani S.E., dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.


“Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir di tengah-tengah warga. Bantuan ini memang tidak seberapa, tapi semoga bisa bermanfaat untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar H. Khalid, Ketua Makelar Amal Indonesia.


Sementara itu, Hj. Shella Oktaviani S.E (Yuk Shella) yang turut hadir menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi pihak lain untuk ikut serta peduli. “Kita ingin mengajak semua pihak untuk tidak menutup mata. Musibah seperti ini bisa terjadi pada siapa saja, jadi mari kita saling membantu dan berbagi rezeki,” ucapnya.


Ketua RT 25 setempat menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan. “Kami mewakili warga sangat berterima kasih atas bantuan ini. Kondisi warga saat ini memang sangat memprihatinkan, karena sebagian besar kehilangan tempat tinggal. Kehadiran Makelar Amal Indonesia dan Ibu Shella memberikan semangat baru bagi mereka,” katanya.


Salah satu warga terdampak mengaku sangat terbantu. “Kami tidak menyangka masih ada yang begitu peduli dengan keadaan kami. Terima kasih banyak atas bantuan ini, semoga Allah membalas kebaikan Bapak dan Ibu yang sudah datang,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.


Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan oleh beberapa tokoh masyarakat setempat. Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial sangat penting di tengah situasi bencana.


Dengan adanya dukungan ini, warga korban kebakaran di Lorong Khotib setidaknya mendapat sedikit harapan untuk bangkit kembali. Kehadiran Makelar Amal Indonesia bersama Hj. Shella Oktaviani S.E., di lokasi kebakaran bukan hanya sebatas menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap sesama.

Share:

Sabtu, 27 September 2025

SMKN 2 Palembang Ukir Prestasi Gemilang, Berkat Dukungan Komite Sekolah



Palembang – SMK Negeri 2 Palembang kembali menorehkan catatan prestasi membanggakan di tingkat kota hingga nasional. Berbagai raihan yang berhasil diraih siswa tidak lepas dari dukungan penuh komite sekolah yang selama ini konsisten memberikan support, baik moril maupun materil, demi kemajuan dunia pendidikan dan pengembangan potensi peserta didik.


Kepala SMK Negeri 2 Palembang, H. Suparman, S.Pd., M.Si., mengungkapkan rasa syukur sekaligus bangga atas capaian luar biasa yang diperoleh para siswanya. Salah satu prestasi terbaru adalah keberhasilan sekolah ini meraih juara 2 pada lomba tingkat kota, yang menjadi modal penting untuk melangkah ke seleksi tingkat provinsi pada 5 Oktober 2025 mendatang.


“Alhamdulillah, kita berhasil meraih juara 2. Selanjutnya akan ada seleksi ulang dari sembilan sekolah, baik SMA maupun SMK, untuk menentukan siapa yang berhak mewakili Sumatera Selatan ke tingkat nasional,” ujar Suparman dengan penuh rasa haru dan bangga, Jumat (26/9/2025).


Enam Siswa Masuk Kontingen Sumatera Selatan di POPNAS XVII 2025


Prestasi lain yang tak kalah membanggakan, enam siswa SMKN 2 Palembang resmi masuk sebagai bagian Kontingen Sumatera Selatan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025 di DKI Jakarta. Mereka akan berlaga di berbagai cabang olahraga:




1. Cristian Lie – Taekwondo (Kelas X TKR 1)


2. Muhammad Fikar Habsyi – Taekwondo (Kelas X TITL 1)


3. Rakka Prayuda – Panjat Tebing (Kelas XI TPM 1)


4. Aisyah Sabilla Anjani – Atletik (Kelas XII GEO)


5. Sahfa Salsabila Syailendra – Bola Basket (Kelas XI TKJ 4)


6. Bima Pelandri – Karate (Kelas XII TPM 3)


Masuknya para siswa tersebut ke kontingen provinsi menjadi bukti nyata bahwa SMKN 2 Palembang mampu mencetak generasi berprestasi yang siap bersaing di level nasional.


Dukungan Komite Sekolah Jadi Kunci


Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari peran komite sekolah SMK Negeri 2 Palembang. Dukungan yang diberikan, baik berupa fasilitas latihan, motivasi, maupun pendampingan orang tua, menjadi faktor penting dalam memacu semangat siswa untuk terus berprestasi.


“Komite sekolah selalu hadir memberi dukungan penuh, mulai dari kebutuhan sarana latihan, pembiayaan pendampingan, hingga semangat moral yang membuat siswa semakin percaya diri,” tambah Suparman.


Persiapan Matang untuk Seleksi Provinsi


Lebih lanjut, Suparman menjelaskan pihak sekolah telah menyiapkan 40 siswa terbaik untuk mengikuti proses seleksi internal. Dari jumlah tersebut akan dipilih 10 siswa unggulan yang akan mewakili sekolah pada seleksi tingkat provinsi.


“Persiapan kami lakukan secara menyeluruh, mulai dari pembekalan wawasan kebangsaan, literatur, hingga mengikutsertakan siswa dalam ajang serupa di beberapa daerah. Target kami jelas, bisa lolos hingga ke tingkat nasional,” jelasnya.


Deretan Prestasi Lain SMKN 2 Palembang




Selain sukses mengantarkan siswanya masuk kontingen POPNAS, SMKN 2 Palembang juga mengukir berbagai prestasi di bidang akademik maupun nonakademik, antara lain:


Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Wawasan Kebangsaan MPR


Juara Futsal Series Tingkat Kota Palembang


Juara Drumband


Juara Robotik di Universitas Sriwijaya (UNSRI)


Juara 2 Lomba Robotik Tingkat Sumbagsel di Politeknik Sriwijaya


Program unggulan T-TEP (Toyota Technical Education Program) untuk pengembangan kompetensi teknik mesin dan otomotif.



Dengan sederet pencapaian tersebut, SMKN 2 Palembang semakin menunjukkan jati dirinya sebagai sekolah kejuruan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keterampilan, tetapi juga dalam olahraga, seni, dan teknologi.


Harapan ke Depan


Meski belum berhasil meraih juara pertama di ajang tingkat kota, Suparman tetap optimistis. Ia yakin dengan kerja keras, semangat, dan dukungan penuh dari komite sekolah serta seluruh warga sekolah, SMKN 2 Palembang akan mampu menorehkan prestasi lebih tinggi di tingkat provinsi hingga nasional.


“Harapan kami tentu bisa tembus ke tingkat nasional dan membawa nama baik sekolah serta Kota Palembang di kancah yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Share:

"Jangan Rusak Fasilitas Umum, Itu Bukan Perjuangan!" Pesan Haekal Al-Haffafah


Palembang - Gelombang aksi mahasiswa yang berlangsung secara nasional sepanjang Agustus lalu menjadi sorotan publik. Dari Jakarta, Bandung, Makassar hingga Palembang, ribuan mahasiswa turun ke jalan menyuarakan keresahan terhadap berbagai isu, mulai dari ekonomi, kebijakan politik, hingga tuntutan transparansi pemerintah. Aksi-aksi ini menandai bahwa generasi Z semakin mengambil peran dalam ruang demokrasi.


Pengamat Politik Sumsel sekaligus Sekretaris Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah, menilai fenomena itu sebagai sesuatu yang wajar dengan postur demografi Indonesia hari ini. Menurutnya, demokrasi justru akan sehat jika kaum muda diberi ruang bersuara.


“Generasi Z terutama mahasiswa, harus kita dorong agar demokrasi terus tumbuh. Anak muda punya energi besar, punya idealisme. Tapi energi ini harus dikelola dengan cara yang konstruktif, lewat jalur-jalur yang elegan dan bertanggung jawab,” kata Haekal saat ditemui di Palembang, Selasa (24/9).


Haekal menekankan bahwa ada kesalahpahaman publik yang kerap muncul setiap kali terjadi demonstrasi mahasiswa. Tak jarang, gerakan moral yang murni dan idealis justru ikut tercampur dengan tindakan destruktif sebagian oknum. Inilah yang menurutnya perlu diluruskan.


“Gerakan moral itu bicara soal keadilan, transparansi, isu-isu yang substantif. Hal itu lahir dari idealisme yang kuat. Tapi kalau ada tindakan merusak fasilitas, itu jelas bukan bagian dari gerakan moral,” tegasnya.


Ia menambahkan, publik harus bijak dalam membedakan antara gerakan moral dan tindakan anarkis.


“Merusak fasilitas umum bukan bentuk perjuangan, tapi pelanggaran. Saatnya kita bangun ruang diskusi yang sehat dan konstruktif. Perubahan lahir dari kesadaran, bukan kemarahan,” ujarnya.


Dalam konteks ini, membiarkan perusakan fasilitas atas nama aksi justru hanya akan merusak citra gerakan mahasiswa sebagai basis gerakan moral itu sendiri. Karena itu, Haekal mengingatkan pentingnya disiplin dan kesadaran kolektif di kalangan mahasiswa. 


Lebih jauh, ia menegaskan bahwa gerakan kritik tidak boleh didasari kebencian. “Kita sepakat bahwa pelaku rusuh harus ditindak agar orang bisa berpikir bahwa gerakan moral itu berbeda dengan gerakan anarkis. Merusak fasilitas berbeda dengan gerakan yang membawa isu-isu substantif,” kata Haekal.


Menurutnya, generasi muda justru harus membangun persatuan dan menyalurkan energi positif melalui gagasan serta dialog. Terlebih di tengah derasnya arus informasi yang rawan memecah belah.


“Kita butuh mengembalikan marwah gerakan cinta tanah air, energi positif dan gagasan persatuan mestilah dibangun terutama di kalangan Gen Z. Kalau bersatu, bisa menjadi kekuatan positif untuk bangsa. Tapi kalau tidak, justru akan menguntungkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.


Haekal mendorong agar mahasiswa lebih mengedepankan disiplin organisasi, mengutamakan dialog, dan memperkuat jaringan antar kampus maupun komunitas. Dengan begitu, gerakan yang lahir bukan sekadar reaktif.


Terkait laporan adanya penyusup dalam sejumlah aksi, Haekal menyatakan dukungan terhadap langkah aparat kepolisian untuk bertindak tegas. Ia menilai keberadaan penyusup kerap menjadi biang kericuhan yang mencederai gerakan moral mahasiswa.


“Kita mendukung Polri untuk memproses siapa pun yang bukan bagian dari mahasiswa, sesuai hukum yang berlaku,” kata Haekal.


Baginya, generasi Z tidak boleh hanya dipandang sebagai massa aksi di jalanan. Lebih dari itu, mereka adalah calon pemimpin bangsa yang sedang belajar memperjuangkan idealisme.


“Anak muda adalah penjaga moral bangsa. Kalau diarahkan dengan baik, Gen Z bisa menjadi teladan demokrasi yang matang, kritis, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Share:

Jumat, 26 September 2025

Dandim 0418/Palembang Dampingi Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)


Palembang, – Dandim 0418/Palembang, Kolonel Kav Ferdiansyah, S.Sos., M.H.I, Dampingi Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menghadiri kegiatan Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlangsung di SD Kartika II-3, Jalan Senopati No.27, Talang Semut, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Jumat (26/09/2025).


Peresmian SPPG ini merupakan bagian dari Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., secara terpusat melalui video conference (vicon) dari Lanud Adi Sumarmo, Solo.


Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan bahwa pelibatan TNI dalam program MBG merupakan tanggung jawab moral sekaligus bentuk pengabdian nyata TNI kepada rakyat. Program ini fokus mengatasi permasalahan gizi anak sekolah sebagai upaya menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat, kuat, dan cerdas.


 “TNI selalu hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat. Melalui SPPG ini, kita ingin memastikan pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah. Ini adalah langkah konkret untuk masa depan bangsa,” ujar Panglima TNI.




Hingga saat ini, TNI telah mengoperasikan 113 unit Mobil Pengolah Ulang (MPU) dan akan menambah 339 unit lagi, sehingga total tersedia 452 SPPG di seluruh satuan TNI. Program ini telah menjangkau 378.745 siswa penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.


Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menegaskan komitmen mendukung penuh program ini agar berjalan efektif di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel).


Pada kesempatan tersebut, Dandim 0418/Palembang Kolonel Kav Ferdiansyah juga menyampaikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan program berjalan sesuai harapan.


 “Kami dari jajaran Kodim 0418/Palembang akan selalu mendukung penuh pelaksanaan SPPG ini. Harapan kami, anak-anak di Palembang mendapatkan gizi seimbang sehingga bisa tumbuh sehat dan cerdas. Ini adalah bagian dari kontribusi nyata TNI untuk mencetak generasi emas Indonesia,” ungkap Dandim.


Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi interaktif video conference, di mana Panglima TNI menyapa langsung para Panglima Komando Utama (Kotama) TNI di seluruh Indonesia. Momen ini sekaligus memperkuat sinergi antar satuan TNI dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia secara nasional. (Manda) 

Share:

Kodim 0418/Palembang dan PPM Patroli Bersama, Sambangi Korban Kebakaran di 35 Ilir

 


Palembang, (26/9/2025) – Kodim 0418/Palembang bersama organisasi masyarakat Pemuda Panca Marga (PPM) menggelar patroli bersama di wilayah Kota Palembang, Jumat malam. Selain menjaga kondusifitas, patroli ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa kunjungan kepada korban kebakaran di Lorong Khotib, Kelurahan 35 Ilir, Palembang.


Dalam kesempatan tersebut, personel Kodim bersama anggota PPM menyampaikan rasa empati dan memberikan semangat kepada warga yang terdampak musibah. Kehadiran mereka diterima dengan penuh haru oleh masyarakat setempat yang merasa diperhatikan.


“Kami tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk berbagi kepedulian. Semoga masyarakat yang terkena musibah tetap tabah dan bangkit kembali,” ujar perwakilan Kodim 0418/Palembang.


Sementara itu, anggota PPM menambahkan bahwa sinergi dengan TNI tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan. “Kami bangga bisa berjalan bersama TNI, menjaga kota, sekaligus hadir langsung di tengah warga yang membutuhkan dukungan,” ungkapnya.


Patroli humanis yang dipadukan dengan kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu dekat dengan rakyat, hadir menjaga keamanan sekaligus peduli pada kondisi masyarakat. (Manda) 

Share:

Kamis, 25 September 2025

Komite SMAN 9 Palembang Tegaskan Isu Pungli Hanya Hoaks, Sumbangan Bersifat Sukarela


Palembang – Isu dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret nama SMAN 9 Palembang resmi ditepis pihak komite sekolah. Sekretaris Komite SMAN 9 Palembang, Asnaini Khamsin, menegaskan bahwa pemberitaan yang beredar tidak benar dan hanya merupakan kesalahpahaman atau miskomunikasi antara wali siswa dan pihak sekolah, Kamis (25/9/2025).


Menurutnya, bukti kwitansi yang ramai diberitakan bukanlah bukti pungutan liar, melainkan kwitansi sumbangan sukarela dari wali siswa untuk kas komite. Dana tersebut dipergunakan untuk menunjang berbagai kegiatan sekolah serta kebutuhan siswa. Nominalnya pun tidak pernah dipatok, melainkan disesuaikan dengan kemampuan wali siswa masing-masing.


“Aslinya, sejak rapat awal tahun penerimaan siswa baru, komite sekolah sudah menyampaikan wacana anggaran yang diperlukan. Namun angka itu hanya estimasi, bukan angka tetap. Pada praktiknya, semua kembali kepada kemampuan wali siswa. Bahkan, bagi wali siswa yang benar-benar tidak mampu, bisa mengajukan keringanan hingga digratiskan, tentu dengan syarat melampirkan dokumen dan keterangan tidak mampu sebagai data administrasi sekolah,” jelas Asnaini.


Ia juga menegaskan bahwa sumbangan komite sama sekali tidak bersifat memaksa. Jika ada wali siswa yang tidak berkenan atau tidak mampu memberikan sumbangan, hal itu tidak menjadi masalah. “Khusus siswa yang diterima melalui jalur afirmasi, sejak awal memang tidak ada sumbangan komite yang dipungut, karena kondisi mereka sudah menjadi pertimbangan sekolah,” tambahnya.


Asnaini pun mengimbau agar wali siswa tidak serta-merta mempercayai informasi sepihak, apalagi hanya mendengar dari cerita siswa. “Kalau ada hal yang tidak jelas, lebih baik langsung datang ke sekolah untuk memastikan. Jangan hanya mendengarkan kabar yang belum tentu benar,” tegasnya.


Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa keberadaan komite sekolah memiliki dasar hukum yang jelas, yakni Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah. Dalam aturan itu disebutkan bahwa komite bertugas memberikan masukan kebijakan, membantu penggalangan dana, hingga mengawasi pelayanan pendidikan.


“Jadi, komite ini wakil dari wali siswa yang berperan menjembatani sekolah dan orang tua. Misalnya, sekolah butuh perbaikan sarana atau biaya ekstrakurikuler, komite bisa ikut membantu. Bahkan insentif pengajar ekstrakurikuler seperti marching band atau karate, itu juga bisa didukung dari sumbangan sukarela wali siswa,” paparnya.


Terkait isu liar lainnya, seperti sekolah akan menahan ijazah atau melarang siswa mengikuti ujian jika belum menyumbang komite, ia menegaskan hal itu tidak benar dan tidak berlaku di SMAN 9 Palembang.


Asnaini berharap para wali siswa lebih aktif membangun komunikasi dengan pihak sekolah maupun komite. “Kami sangat terbuka dengan aspirasi dan keluhan wali siswa. Jangan segan menyampaikan jika ada yang tidak berkenan. Justru itu akan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah maupun komite,” pungkasnya. (Indra) 

Share:

Rabu, 24 September 2025

Kodim 0418/Palembang dan FKPPI Patroli Bersama di Bukit Besar, Wujudkan Kota Aman dan Kondusif


Palembang, (25/9/2025) – Kodim 0418/Palembang bersama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) melaksanakan patroli bersama di kawasan Bukit Besar, Palembang, Kamis malam. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan kondusif, sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.


Patroli dilaksanakan dengan penuh suasana kebersamaan, di mana personel TNI AD dan FKPPI berjalan berdampingan menyusuri area pemukiman serta titik-titik strategis di sekitar Bukit Besar. Kehadiran mereka disambut baik warga yang merasa lebih aman dengan adanya patroli gabungan tersebut.


Perwakilan Kodim 0418/Palembang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi TNI bersama elemen masyarakat. “Kebersamaan ini adalah bukti bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.


Sementara itu, FKPPI juga menyatakan antusiasme mereka bisa terlibat dalam patroli. Menurut mereka, kegiatan ini tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara TNI, organisasi masyarakat, dan warga sekitar.


Dengan semangat kebersamaan, patroli malam ini diharapkan semakin memperkuat kondusifitas wilayah Kota Palembang, khususnya di kawasan Bukit Besar. (Manda) 

Share:

Selasa, 23 September 2025

MoU Diduga Cacat Hukum, Elemen Masyarakat Desak BPKAD Sumsel Lakukan Audit Internal Proses Penyewaan Lahan yang Digunakan ZTMT


Palembang, 23 September 2025 — Dugaan penyimpangan mencuat dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sewa lahan antara Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Selatan dengan seorang oknum berinisial ZTMT terkait pemanfaatan sebagian tanah milik Pemerintah Provinsi Sumsel. Lahan seluas 6.056 meter persegi, yang terletak di Jalan Gubernur H. Bastari, Kabupaten Banyuasin, disewakan untuk keperluan lahan parkir oleh ZTMT. Namun, proses dan legalitas MoU ini kini dipertanyakan oleh berbagai pihak.


MoU tersebut ditandatangani pada Kamis, 26 Juni 2024 dengan Nomor: 033/MOU/BPKAD/2024 dari pihak BPKAD dan Nomor: 203/SR/VI/2024 dari pihak ZTMT. Pihak pertama diwakili oleh Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, S.A.S, dan pihak kedua adalah ZTMT. Berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor: 361/KPTS/BPKAD/2024 tanggal 4 Juni 2024, nilai sewa lahan tersebut ditetapkan sebesar Rp289.542.000 per tahun.


Namun, di balik kesepakatan tersebut, ditemukan sejumlah kejanggalan serius yang berpotensi merugikan keuangan negara dan melanggar prinsip tata kelola aset yang baik.


Penguasaan Lahan Tanpa Izin Puluhan Tahun

Diketahui bahwa sebelum MoU ditandatangani, bangunan semi permanen milik ZTMT telah berdiri di atas lahan tersebut selama bertahun-tahun tanpa dasar hukum atau perjanjian sewa yang sah. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: ke mana seharusnya aliran dana sewa selama tahun-tahun sebelumnya? Apakah masuk ke kas daerah atau justru ke kantong pribadi?




MoU Diduga Cacat Administrasi dan Hukum

Beberapa kejanggalan administratif dalam dokumen MoU antara lain:

- Tidak terdapat Corporate Stamp (cap dinas) resmi BPKAD.

- Penandatanganan dilakukan di atas materai, namun tidak mencantumkan NIP pejabat pemerintah maupun identitas resmi ZTMT seperti NIK.

- Dokumen distempel Sekretariat, bukan lembaga resmi pengelola aset.

- Ketidaksesuaian antara hari dan tanggal, mengindikasikan proses penandatanganan dilakukan secara tergesa-gesa atau tidak sesuai prosedur.


Dugaan Pembiaran oleh BPKAD

Fakta bahwa lahan tersebut telah dikuasai selama bertahun-tahun tanpa tindakan tegas dari BPKAD memunculkan kecurigaan adanya pembiaran sistematis atau bahkan dugaan kongkalikong antara oknum di BPKAD dengan pihak ZTMT untuk memfasilitasi penguasaan lahan negara tanpa prosedur legal yang sah.


Status Kepemilikan Lahan Diduga Belum Clear and Clean

Ada dugaan bahwa lahan tersebut belum sepenuhnya dibebaskan dari masyarakat pemilik asal, namun justru telah digunakan secara sepihak oleh ZTMT. Jika benar, maka MoU ini bukan hanya cacat hukum, tetapi juga berpotensi melanggar hak atas tanah masyarakat.


Berbagai elemen masyarakat sipil dan pemerhati tata kelola aset daerah mendesak agar Gubernur Sumatera Selatan dan Bupati Banyuasin segera turun tangan untuk menelusuri kasus ini secara menyeluruh.


"Ini bukan hanya persoalan legalitas MoU, tapi menyangkut kedaulatan aset negara dan potensi kerugian negara yang tidak kecil. Pemerintah harus transparan dan bertindak cepat agar tidak ada persepsi publik bahwa pejabat terlibat pembiaran," ujar salah satu pengamat kebijakan publik dari Palembang.


Masyarakat mendesak agar BPKAD Provinsi Sumatera Selatan segera:

- Melakukan audit internal atas proses penyewaan lahan tersebut.

- Membuka data penggunaan aset daerah yang telah dikuasai pihak swasta.

- Menghentikan aktivitas penyewaan sementara waktu hingga proses klarifikasi hukum selesai.

- Membatalkan MoU jika terbukti cacat prosedur atau melanggar hukum.


Kasus MoU lahan BPKAD ini menjadi alarm keras bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan agar memperbaiki sistem pengelolaan aset daerah secara lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik koruptif. Langkah cepat dan tegas dari pimpinan daerah sangat dinantikan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan menjaga aset negara agar tidak jatuh ke tangan yang salah. (Manda) 

Share:

Kasdim 0418/Palembang Ikuti Rakor Kesiapan Upacara HUT TNI ke-80 di Makorem 044/Gapo



Palembang, – Kasdim 0418/Palembang Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Upacara HUT TNI ke-80 Tahun 2025 yang digelar di Makorem 044/Gapo

Selasa 23/9/2025 .


Kegiatan rakor ini dipimpin langsung oleh Kasi pers Kasrem Kolonel Kav Adri Nurcahyo dan diikuti jajaran TNI serta instansi terkait. Agenda utama membahas persiapan teknis, susunan acara, hingga pembagian tugas untuk memastikan pelaksanaan upacara berjalan khidmat, tertib, dan lancar.


Kasdim 0418/Palembang selaku koordinator lapangan BKB, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Kodim 0418/Palembang siap mendukung penuh demi suksesnya pelaksanaan Upacara HUT TNI ke-80.


> “Momentum HUT TNI ke-80 ini harus menjadi cerminan soliditas TNI bersama rakyat. Kami akan mendukung penuh setiap persiapan yang diarahkan oleh Korem 044/Gapo,” ujar Kasdim.



Rakor ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi antar satuan TNI dan mitra strategis, sehingga pada hari pelaksanaan nanti dapat mencerminkan kekompakan, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan. (Manda) 

Share:

KODIM 0418/PALEMBANG DAN PEMUDA PANCASILA (PP) PATROLI BERSAMA DAN DI SAMBUT HANGAT WARGA KOTA PALEMBANG



Palembang, (24/9/2025) – Babinsa Kodim 0418/Palembang bersama Ormas Pemuda Pancasila kembali melaksanakan patroli bersama di wilayah Kota Palembang, Rabu malam. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI AD dan organisasi masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan warga.


Selama patroli, personel Kodim dan Pemuda Pancasila menyusuri sejumlah titik strategis di kota. Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang merasa lebih tenang dan nyaman dengan adanya patroli malam tersebut. Suasana akrab terlihat ketika warga menyapa dengan ramah, sementara petugas menyampaikan himbauan agar selalu menjaga kondusifitas di lingkungannya.


“Kami sangat senang dengan kehadiran TNI bersama Pemuda Pancasila. Rasanya lebih aman dan dekat dengan masyarakat,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan jalannya patroli.


Kegiatan patroli humanis ini diharapkan semakin mempererat kedekatan antara TNI dan masyarakat, sekaligus memastikan Kota Palembang tetap aman, tertib, dan kondusif. (Manda) 

Share:

Shafina, Siswi SMAN 3 Palembang Sabet 7 Medali di Sulut Open Manado


Palembang — Suasana upacara bendera di SMAN 3 Palembang, Senin (23/9/2025), terasa istimewa. Salah satu siswi berprestasi, Shafina Nabila Yasmin, mendapatkan apresiasi langsung dari pihak sekolah atas capaian gemilangnya di ajang Sulut Open yang digelar di Manado, Sulawesi Utara.


Shafina berhasil membawa pulang 7 medali sekaligus, dengan rincian 5 medali perak dan 2 medali emas dari tujuh kategori yang dipertandingkan. Capaian ini disambut tepuk tangan meriah dari para guru, siswa, hingga pihak kepolisian dan instansi terkait yang turut hadir dalam upacara tersebut.


Adapun kategori yang berhasil diraih Shafina, yakni:


1. Medali perak Solo Waltz U16


2. Medali perak Solo Tango U16


3. Medali perak Solo Quickstep U16


4. Medali perak Solo Waltz Open


5. Medali perak Solo Tango Open


6. Medali emas Solo Quickstep Open


7. Medali emas Synchronized Waltz



Dalam upacara tersebut, Shafina menerima langsung piagam penghargaan yang diserahkan oleh pihak sekolah bersama Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Hari Purnomo serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Ia juga dengan bangga memperlihatkan medali yang berhasil diraihnya di hadapan seluruh peserta upacara.


Menurut Shafina, keberhasilannya ini tidak lepas dari kegigihannya menekuni dunia tari sejak kecil. Saat masih duduk di bangku SMP, ia sudah aktif mengikuti berbagai perlombaan dance. Minat tersebut kemudian semakin berkembang ketika ia dan sang ibu memutuskan untuk serius menyalurkan bakatnya melalui cabang olahraga IODI (Ikatan Olahraga Dansa Indonesia) di bawah naungan KONI Sumsel dan Dispora Sumsel.


“Alhamdulillah, saya sangat senang karena pihak sekolah memberikan apresiasi atas prestasi ini. Semoga ke depan bisa semakin berprestasi dan membawa nama baik sekolah maupun Sumatera Selatan,” ungkap Shafina dengan penuh syukur.


Pihak SMAN 3 Palembang menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Shafina, yang dinilai mampu menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan bakat di bidang masing-masing.


Dengan torehan prestasi tersebut, Shafina tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga membuktikan bahwa hobi jika diasah dengan serius bisa menjadi jalan menuju pencapaian yang membanggakan. (Manda) 

Share:

PGRI Palembang Gelar Wisuda, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan


Palembang – Universitas PGRI Palembang kembali mengukir sejarah dengan menggelar wisuda akbar selama dua hari, yang dimulai hari ini hingga besok. Sebanyak 1.500 mahasiswa resmi diwisuda melalui tiga sesi, yakni sesi pertama pada pagi hari, sesi kedua di sore hari, dan sesi ketiga pada hari berikutnya.


Acara wisuda berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Hadir dalam kesempatan tersebut, Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D., IPU selaku Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek; Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Asisten III, H. Zulkarnain, SE., MM; Wali Kota Palembang yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, H. Andrianus Amri; Ketua Umum PB PGRI yang diwakili Dr. Asep Deni, MM; Pembina BPH PB Universitas PGRI Palembang, H. Ahmad Zulinto; serta Ketua PPH, Dr. H. Melia Rosani, SH., MH.


Selain itu, acara juga dihadiri oleh Kadisdik Sumsel yang diwakili Hj. Eka Biani, S.Kom., M.Si, perwakilan Kakanwil Kemenag Sumsel, jajaran wakil rektor, dekan, wakil dekan, dosen, dan tenaga pendidik Universitas PGRI Palembang. Kehadiran para tokoh ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kiprah Universitas PGRI Palembang dalam mencetak generasi emas bangsa.


Dalam sambutannya, Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., menegaskan bahwa wisuda ini bukan hanya perayaan kelulusan, tetapi juga momentum refleksi atas berbagai kebijakan kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan.


“Kebijakan pertama yang kami jalankan adalah peningkatan potensi dosen, dari strata 2 ke strata 3. Dalam empat tahun terakhir, sebanyak 122 dosen melanjutkan studi S3, dan kini hampir 40% telah menyelesaikan studi serta kembali mengajar di kampus. Hampir semua program studi kini memiliki dosen bergelar doktor,” jelas Bukman Lian.


Sebagai bentuk dukungan, pihak universitas menanggung penuh biaya studi para dosen, bahkan memberikan subsidi 40% biaya SPP bagi penerima beasiswa pemerintah. Langkah ini diyakini mempercepat penyelesaian studi doktoral sehingga kualitas pengajar semakin meningkat.




Selain peningkatan kualitas tenaga pendidik, Universitas PGRI Palembang juga melakukan reformasi pada sistem tata kelola. Layanan akademik dipercepat agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu. Mahasiswa S2 ditargetkan bisa menyelesaikan studi dalam 3 semester, sedangkan mahasiswa S1 dapat lulus dalam 8 semester.


Kebijakan akademik ini disesuaikan dengan regulasi terbaru pemerintah. Mengacu pada Kepmen Dikti Saintec Nomor 39 Tahun 2025, beban studi S2 kini kembali ditetapkan 36 SKS dengan masa studi minimal 3 semester. Hal ini memastikan kualitas lulusan tetap sesuai standar nasional.


Rektor Bukman Lian juga mengungkapkan, Universitas PGRI Palembang saat ini memiliki 36 program studi ditambah 7 program Pendidikan Profesi Guru (PPG), sehingga total terdapat 43 program studi. Ke depan, kampus berencana membuka program magister baru untuk memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggul di Sumatera Selatan.


Selain fokus pada akademik, Universitas PGRI Palembang juga mengembangkan konsep kampus berdampak, yakni kegiatan pengabdian masyarakat yang langsung dirasakan manfaatnya. Sejak 2018, dosen dan mahasiswa rutin diterjunkan ke desa-desa hingga tingkat RT untuk mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat.


Para pejabat yang hadir dalam acara ini juga memberikan pesan kepada wisudawan agar tidak berhenti belajar, terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menjadi pelita bagi masyarakat. “Ilmu adalah alat, dan pengabdian adalah misinya,” tegas salah satu tokoh pendidikan.


Prosesi wisuda Universitas PGRI Palembang ini menjadi bukti nyata bahwa kampus tidak hanya menghasilkan lulusan cerdas secara akademik, tetapi juga lulusan yang siap mengabdi dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara. (Manda) 

Share:

MoU Diduga Cacat Hukum, Elemen Masyarakat Desak BPKAD Sumsel Lakukan Audit Internal Proses Penyewaan Lahan yang Digunakan ZTMT


Palembang, 23 September 2025 — Dugaan penyimpangan mencuat dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sewa lahan antara Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Selatan dengan seorang oknum berinisial ZTMT terkait pemanfaatan sebagian tanah milik Pemerintah Provinsi Sumsel. Lahan seluas 6.056 meter persegi, yang terletak di Jalan Gubernur H. Bastari, Kabupaten Banyuasin, disewakan untuk keperluan lahan parkir oleh ZTMT. Namun, proses dan legalitas MoU ini kini dipertanyakan oleh berbagai pihak.


MoU tersebut ditandatangani pada Kamis, 26 Juni 2024 dengan Nomor: 033/MOU/BPKAD/2024 dari pihak BPKAD dan Nomor: 203/SR/VI/2024 dari pihak ZTMT. Pihak pertama diwakili oleh Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, S.A.S, dan pihak kedua adalah ZTMT. Berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor: 361/KPTS/BPKAD/2024 tanggal 4 Juni 2024, nilai sewa lahan tersebut ditetapkan sebesar Rp289.542.000 per tahun.


Namun, di balik kesepakatan tersebut, ditemukan sejumlah kejanggalan serius yang berpotensi merugikan keuangan negara dan melanggar prinsip tata kelola aset yang baik.


Penguasaan Lahan Tanpa Izin Puluhan Tahun

Diketahui bahwa sebelum MoU ditandatangani, bangunan semi permanen milik ZTMT telah berdiri di atas lahan tersebut selama bertahun-tahun tanpa dasar hukum atau perjanjian sewa yang sah. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: ke mana seharusnya aliran dana sewa selama tahun-tahun sebelumnya? Apakah masuk ke kas daerah atau justru ke kantong pribadi?


MoU Diduga Cacat Administrasi dan Hukum

Beberapa kejanggalan administratif dalam dokumen MoU antara lain:

- Tidak terdapat Corporate Stamp (cap dinas) resmi BPKAD.

- Penandatanganan dilakukan di atas materai, namun tidak mencantumkan NIP pejabat pemerintah maupun identitas resmi ZTMT seperti NIK.

- Dokumen distempel Sekretariat, bukan lembaga resmi pengelola aset.

- Ketidaksesuaian antara hari dan tanggal, mengindikasikan proses penandatanganan dilakukan secara tergesa-gesa atau tidak sesuai prosedur.


Dugaan Pembiaran oleh BPKAD

Fakta bahwa lahan tersebut telah dikuasai selama bertahun-tahun tanpa tindakan tegas dari BPKAD memunculkan kecurigaan adanya pembiaran sistematis atau bahkan dugaan kongkalikong antara oknum di BPKAD dengan pihak ZTMT untuk memfasilitasi penguasaan lahan negara tanpa prosedur legal yang sah.


Status Kepemilikan Lahan Diduga Belum Clear and Clean

Ada dugaan bahwa lahan tersebut belum sepenuhnya dibebaskan dari masyarakat pemilik asal, namun justru telah digunakan secara sepihak oleh ZTMT. Jika benar, maka MoU ini bukan hanya cacat hukum, tetapi juga berpotensi melanggar hak atas tanah masyarakat.


Berbagai elemen masyarakat sipil dan pemerhati tata kelola aset daerah mendesak agar Gubernur Sumatera Selatan dan Bupati Banyuasin segera turun tangan untuk menelusuri kasus ini secara menyeluruh.


"Ini bukan hanya persoalan legalitas MoU, tapi menyangkut kedaulatan aset negara dan potensi kerugian negara yang tidak kecil. Pemerintah harus transparan dan bertindak cepat agar tidak ada persepsi publik bahwa pejabat terlibat pembiaran," ujar salah satu pengamat kebijakan publik dari Palembang.


Masyarakat mendesak agar BPKAD Provinsi Sumatera Selatan segera:

- Melakukan audit internal atas proses penyewaan lahan tersebut.

- Membuka data penggunaan aset daerah yang telah dikuasai pihak swasta.

- Menghentikan aktivitas penyewaan sementara waktu hingga proses klarifikasi hukum selesai.

- Membatalkan MoU jika terbukti cacat prosedur atau melanggar hukum.


Kasus MoU lahan BPKAD ini menjadi alarm keras bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan agar memperbaiki sistem pengelolaan aset daerah secara lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik koruptif. Langkah cepat dan tegas dari pimpinan daerah sangat dinantikan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan menjaga aset negara agar tidak jatuh ke tangan yang salah. (Manda) 

Share:

Senin, 22 September 2025

KODIM 0418/PALRMBANG DAN FKPPI PATROLI BERSAMA DI KAWASAN KAMBANG IWAK


Palembang, (23/9/2025) – Kodim 0418/Palembang bersama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) kembali melaksanakan patroli bersama pada Selasa malam. Kegiatan difokuskan di kawasan Kambang Iwak (KI) dan sekitarnya, yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di Kota Palembang.


Patroli ini dilaksanakan untuk menjaga keamanan lingkungan sekaligus memastikan situasi tetap kondusif. Dengan cara yang ramah dan humanis, personel TNI AD bersama anggota FKPPI menyapa warga dan memberikan himbauan agar selalu menjaga ketertiban serta menghindari aktivitas yang dapat mengganggu kenyamanan bersama.


Sinergi antara TNI AD dan FKPPI ini menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan masyarakat, sekaligus komitmen untuk terus hadir dalam menjaga suasana aman dan nyaman di Kota Palembang.


Kami dari FKPPI merasa senang kepada TNI AD khusus nya kodim palembang yang telah mengajak kami berkolaborasi Patroli bersama malam ini utk memastikan Masyarakat Kota Palembang aman dalam beraktipitas walaupun malam hari 

"Kemaanan dan Kenyamaan Masyarakat kunci Utama Perekonomian Masyafakat Meningkat kota Palembang . (Manda) 

Share:

KODIM 0418/PALEMBANG DAN PPM PATROLI BERSAMA DI BENTENG KOTO BESAK


Palembang, (22/9/2025) Kodim 0418/Palembang bersama organisasi masyarakat Pemuda Panca Marga (PPM) melaksanakan patroli humanis di kawasan Benteng Kuto Besak dan sekitarnya.


Patroli ini bertujuan menjaga keamanan sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga ketertiban dan kondusifitas di salah satu ikon kota Palembang tersebut. Dengan cara yang ramah dan komunikatif, personel TNI AD bersama PPM mengajak warga yang sedang berkumpul untuk bersama-sama menjaga kenyamanan lingkungan.


Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan organisasi masyarakat dalam menghadirkan suasana aman dan damai, serta memperkuat kedekatan dengan warga Palembang.


Salah seorang Masyarakat mengatakan bahwa dia merasa senang demgan adanya Bapak tentara dari kodim palembang melaksanakan Patroli bersama pada malam Hari ,karna kami merasa aman dan nyaman untuk berwisata di BKB . (Manda) 

Share:

Jumat, 19 September 2025

Reses Dapil IV di PT Indocement: DPRD Palembang Dorong CSR, Tenaga Lokal, dan Kesehatan Warga


Palembang – Anggota DPRD Kota Palembang Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang melaksanakan kegiatan reses hari kedua Masa Persidangan III Tahun 2025 dengan mengunjungi PT Indocement di Jalan May Zen, Lorong Musi Bahagia RT 37 RW 06, Kelurahan Sungai Lais, Kecamatan Kalidoni, Jumat (19/9/2025) sore.


Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua Reses Dapil IV, Ruspanda Karibullah ST dari Fraksi PAN. Turut hadir seluruh anggota DPRD Palembang dari Dapil IV, antara lain Dr. Syntia Rahutami ST MSi (Fraksi Demokrat), Peby Anggi Pratama SH MKn (Fraksi Golkar), Diana SPd (Fraksi NasDem), Patra Wibowo SE (Fraksi Gerindra), Zulfikar Muharrami SE (Fraksi Golkar), Agung Bahari ST MSi (Fraksi PKS), Duta Wijaya Sakti SH (Fraksi PDI Perjuangan), serta Harya Pratystha Endhie Putra SH MH (Fraksi PKB).


Dalam kesempatan itu, Ruspanda Karibullah menegaskan bahwa reses kali ini difokuskan untuk mendengar aspirasi masyarakat terkait keberadaan perusahaan di wilayah setempat, khususnya mengenai tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), kesempatan kerja untuk tenaga lokal, serta program kesehatan bagi warga sekitar.


“Kami meminta agar PT Indocement lebih intens membagikan program CSR kepada masyarakat. Kalau perusahaan mendapat keuntungan besar, tentu akan lebih baik jika sering berbagi. Namun meski keuntungan tidak besar, tetap harus ada kontribusi untuk warga,” jelas Ruspanda.


Selain itu, Ruspanda juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, hal ini sangat dibutuhkan sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.


Anggota dewan juga menekankan agar perusahaan lebih mengutamakan tenaga kerja lokal, sehingga kehadiran industri benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga.


Sementara itu, Supervisor PT Indocement, Guruh Deni Wijaya, menyampaikan apresiasi atas perhatian DPRD Kota Palembang. Ia menegaskan, perusahaan berkomitmen memberdayakan masyarakat setempat dalam sektor ketenagakerjaan.


“Saat ini hampir 95 persen karyawan PT Indocement adalah penduduk lokal, hanya lima orang yang berasal dari pusat untuk posisi mekanik dan elektrik. Hal ini sejalan dengan keinginan masyarakat agar tenaga kerja diutamakan dari wilayah sekitar,” ungkap Guruh.


Lebih lanjut, Guruh juga menjelaskan bahwa PT Indocement telah menjalankan program pemeriksaan kesehatan rutin bagi warga sekitar sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan.


“Proses penerimaan tenaga kerja dilakukan melalui vendor. Jika vendor kekurangan tenaga, informasi pertama selalu diberikan ke masyarakat sekitar sebelum dibuka lebih luas. Jadi prioritas utama memang warga setempat,” tambahnya.


Dengan adanya sinergi antara DPRD Kota Palembang, perusahaan, dan masyarakat, diharapkan keberadaan industri seperti PT Indocement tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan warga sekitar. 

Share:

Mulai Senin, Truk Besar Wajib Masuk Terminal Karya Jaya Sebelum ke Kota Palembang


Palembang – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Agus Supriyanto, ATD, MM, menegaskan pihaknya akan segera mengambil langkah konkret dalam menertibkan kendaraan truk dan angkutan berat yang masih sering parkir sembarangan di kawasan Jalan Soekarno Hatta dan Kebun Sayur Palembang.


Agus menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan Terminal Karya Jaya sebagai lokasi penampungan sementara bagi kendaraan angkutan barang sebelum diperbolehkan memasuki wilayah kota. Langkah ini diambil untuk mengurai kemacetan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat truk besar yang berhenti di badan jalan.


“Sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 26 Tahun 2019, truk besar baru diperbolehkan masuk ke dalam kota Palembang mulai pukul 21.00 WIB. Jadi, sebelum jam itu kendaraan akan diarahkan untuk parkir di Terminal Karya Jaya,” jelas Agus, Jumat (19/9/2025).


Agus menambahkan, penerapan aturan ini akan melalui tahap uji coba lebih dulu. Jika berjalan baik, kebijakan tersebut akan diterapkan secara tetap mulai Senin mendatang.


“Kami rencanakan uji coba terlebih dahulu, mudah-mudahan Senin sudah bisa tetap. Selain itu, akan dibentuk tim kecil yang bertugas mengawal implementasi Perwali 26/2019 agar lebih optimal,” tegasnya.


Selain Dishub, upaya ini juga akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pengusaha angkutan barang dan Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan Raya (ORGANDA). Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan kebijakan bisa dijalankan dengan efektif tanpa mengganggu aktivitas distribusi logistik.


“Ke depan, kami akan terus berkoordinasi dengan pengusaha angkutan maupun ORGANDA, karena mereka mitra strategis dalam mewujudkan ketertiban lalu lintas di kota Palembang,” ujarnya.


Menurut Agus, optimalisasi penggunaan Terminal Karya Jaya ini merupakan langkah sementara, sambil menunggu solusi jangka panjang terkait tata kelola transportasi angkutan barang di Palembang. Pemerintah kota ingin memastikan lalu lintas tetap lancar, terutama di ruas jalan utama.


“Tujuan kita jelas, yaitu menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. Kita ingin mengurangi titik kemacetan akibat truk parkir sembarangan,” pungkasnya.


Dishub Kota Palembang juga mengimbau sopir serta perusahaan angkutan barang untuk mematuhi aturan yang berlaku. Sosialisasi akan terus dilakukan agar kebijakan ini dipahami dan didukung oleh semua pihak.


Dengan langkah tegas ini, Pemkot Palembang berharap permasalahan truk parkir sembarangan dapat segera teratasi, sehingga arus lalu lintas di jalan utama menjadi lebih lancar dan aman. 

Share:

Kamis, 18 September 2025

Tenaga Kerja, Parkir, dan AMDAL Jadi Sorotan DPRD Saat Reses di BeeZie Hotel



Palembang - Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi Gerindra, Hari Apriansyah, mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan reses di BeeZie Hotel Palembang, pihaknya turut menyoroti sejumlah hal teknis yang dinilai penting bagi kelancaran operasional hotel serta kenyamanan masyarakat sekitar.


Menurut Hari, ada beberapa poin yang ditanyakan, di antaranya terkait jumlah tenaga kerja (karyawan) yang direkrut, kemudian soal penataan arus lalu lintas di sekitar kawasan hotel, ketersediaan kantong parkir, hingga kelengkapan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).


“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan hotel ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, baik dalam hal penyerapan tenaga kerja, maupun dalam penataan lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan,” ujar Hari Apriansyah.


Ia menambahkan, DPRD Palembang juga menekankan agar pengelola hotel serius dalam menyiapkan fasilitas parkir. Sebab, menurutnya, tanpa pengelolaan parkir yang baik, keberadaan hotel justru bisa menimbulkan masalah baru bagi lingkungan sekitar.


Selain itu, lanjut Hari, dokumen AMDAL juga harus benar-benar dipatuhi agar operasional hotel tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.


“AMDAL ini penting, supaya kita tahu bagaimana potensi dampaknya dan langkah mitigasi yang harus dilakukan. Jadi bukan hanya formalitas administrasi, tapi benar-benar dijalankan,” tegasnya.


Hari berharap, dengan adanya masukan dari DPRD, pihak BeeZie Hotel dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan, sehingga ke depan keberadaan hotel ini bisa memberi kontribusi positif, baik untuk dunia usaha maupun masyarakat Palembang. 

Share:

Aka Cholik Darlin: Kepemimpinan Walikota Prabumulih Patut Ditiru

 


Jakarta - Viral di media sosial, dugaan pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, karena menegur anak Walikota Prabumulih yang membawa mobil ke sekolah. Namun, Walikota Prabumulih, H. Arlan, langsung memberikan klarifikasi dan membantah kabar tersebut.


Klarifikasi Walikota Prabumulih


H. Arlan menegaskan bahwa Roni Ardiansyah masih menjabat sebagai Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih. Ia menjelaskan bahwa sebenarnya ada teguran kepada oknum guru yang mengirimkan pesan kurang pantas kepada siswa. Walikota Prabumulih berharap klarifikasi ini dapat meredakan kegaduhan yang terjadi di masyarakat.


Respon Positif dari Masyarakat


Klarifikasi cepat dan bijaksana dari Walikota Prabumulih mendapat respon positif dari masyarakat dan tokoh organisasi, seperti Aka Cholik Darlin, Ketua Fakar Indonesia. Ia memuji langkah Walikota Prabumulih yang cepat dan tepat dalam menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan kegaduhan lebih besar.


" Tentu saja kami memuji serta memberikan apresiasi langkah Walikota Prabumulih yang cepat dan tepat dalam menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan kegaduhan lebih besar terkait polemik Kepala sekolah SMP Negeri 1 Kota Prabumulih", kata Aka Cholik Darlin Ketua Fakar Indonesia, Kamis (18/09/2025)


Dilanjutkannya, Jelas apa yang dilakukan Prabumulih merupakan sebuah implementasi dari sebuah transparansi sebuah kepemimpinan yang baik


" Langkah Walikota Prabumulih menunjukkan komitmennya terhadap keadilan dan transparansi dalam menjalankan pemerintahan yang sangat baik", tegas Aka Cholik Darlin 


 Dengan klarifikasi ini, Aka Cholik Darlin  mengharapkan agar kedepannya masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan narasi - narasi yang belum tentu kebenanarannya


 " Pasti kami mengharapkan kepada masyarakat kedepannya lebih mudah untuk memahami situasi sebenarnya, dan semoga jangan mudah terpancing dengan narasi - narasi yang belum jelas kebenarannya", tandas Aka Cholik Darlin Ketua Fakar Indonesia. (Yanti/rilis)

Share:

Kodim 0418/Palembang Sosialisasikan Penerimaan SMA Taruna Nusantara di SMPN 17 Palembang


Palembang, 18 September 2025 – Kodim 0418/Palembang melalui Danramil 02/Pakjo, Kapten Inf D. Silitonga, melaksanakan sosialisasi penerimaan SMA Taruna Nusantara kepada siswa-siswi kelas IX di SMPN 17 Palembang, Jalan Padang Selasa, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.


Kegiatan ini dihadiri Babinsa Kelurahan Bukit Lama, Serka Windian, Sertu Brian Yunanto, dan Kopda Dedi, serta disambut oleh Kepala Sekolah SMPN 17, Ibu Ivan Julietmi, S.Ag., M.Pd., bersama para guru dan 284 siswa/i kelas IX.




Rangkaian kegiatan dimulai dengan senam pagi bersama, dilanjutkan dengan pemberian materi sosialisasi terkait profil, sistem pendidikan, serta peluang masuk ke SMA Taruna Nusantara. Acara ditutup dengan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara TNI dan civitas SMPN 17.


“Melalui sosialisasi ini, kami berharap siswa-siswi termotivasi untuk berprestasi dan memiliki semangat menggapai cita-cita, khususnya yang berminat melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara,” ujar Kapten Inf D. Silitonga.




Kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari para peserta hingga selesai pada pukul 09.55 WIB. (Manda) 

Share:

Prajurit Kodim 0418/Palembang Asah Ketangkasan Latihan Menembak Senjata Ringan Semester II di Lapangan Menembak Arhanud 12/SBP serong


Banyuasin – Suara letusan senjata memecah pagi di Lapangan Tembak Yon Arhanud 12/SBP, Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Selasa (16/9/2025). Prajurit Kodim 0418/Palembang tengah melaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Semester II Tahun 2025.


Latihan dimulai sejak pukul 06.10 WIB dengan pengamanan ketat dari Staf Intel, Unit Intel, dan Provost Kodim 0418/Palembang. Kegiatan ini menjadi ajang pengasahan kemampuan sekaligus menguji ketangkasan prajurit dalam menguasai senjata organik, baik SS1 maupun Pistol P1.


Turut hadir memantau dan ikut Menembak jalannya kegiatan Menembak 

Pasi Intel Kodim 0418/Palembang Mayor Czi Sarbanu ,Pasi Ren Mayor Inf Sudarsono ,Pasi Log Mayor Inf Zainuri ,Kaurlat Kapten Inf Iwan Junaidi ,Para Danramil jajaran Kodim 0418/Palembang ,BA/Ta Kodim 0418/Palembang


Dukungan penuh juga datang dari tim medis Denkesyah Palembang (Serka Ariyanto, Serda Rian, Koptu Anton) serta tim peralatan Bengrah Palembang (Serda Kurniawan, Pratu Tomi).



Pukul 07.00 Wib Apel pengecekan personel dipimpin Danramil 418-02/Pakjo, Kapten Inf Dasman Uli Silitong yang menekankan pentingnya tata tertib dan faktor keamanan.


Pukul 07.30 Wib Latihan menembak senjata SS1 jarak 100 meter, diikuti 10 prajurit tiap jalur dan Latihan menembak Pistol P1 jarak 15 meter


Latbakjatri merupakan program rutin Kodim 0418/Palembang untuk menjaga dan meningkatkan profesionalisme prajurit di lapangan. Dengan latihan ini, para prajurit diharapkan semakin mahir, sigap, dan disiplin dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah.


Latihan ini bukan hanya kewajiban, tapi kebutuhan untuk memastikan setiap prajurit memiliki keterampilan dasar yang mumpuni dalam penggunaan senjata,” ujar salah satu perwira pengawas. (Manda) 

Share:

Rabu, 17 September 2025

PATROLI HUMANIS TNI DAN FKKPPI HADIRKAN KEAKRABAN DAN RASA NYAMAN BAGI WARGA PALEMBANG



Palembang, (15/9/2025) – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Kodim 0418/Palembang bersama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) melaksanakan patroli bersama pada Senin malam. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, tetapi juga sebagai bentuk kedekatan TNI dengan masyarakat, menghadirkan rasa nyaman serta mempererat silaturahmi di tengah warga.


Patroli dilaksanakan dengan menyusuri beberapa titik strategis di Kota Palembang, antara lain kawasan Kambang Iwak Kecil, Kambang Iwak Besar, hingga sekitaran rumah dinas Wali Kota Palembang. Kegiatan ini dipimpin oleh Serda Bintora dengan melibatkan 6 personel TNI AD serta 4 personel FKPPI yang turut mendampingi secara aktif.


Kehadiran TNI bersama FKPPI di tengah masyarakat mendapat sambutan hangat. Salah seorang perwakilan FKPPI menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini menjadi pengalaman berharga. “Kami merasa bangga bisa berjalan bersama TNI untuk menjaga keamanan lingkungan. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga membuat kami lebih dekat dengan masyarakat,” ungkapnya dengan penuh antusias.


Dengan sinergi yang terjalin, TNI AD dan FKPPI berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya rasa aman dan nyaman di Kota Palembang, sekaligus menunjukkan bahwa TNI selalu hadir dan dekat dengan rakyat. (Manda) 

Share:

Senin, 15 September 2025

Dandim 0418/Palembang Hadiri Pembukaan Kejurnas Tenis Lapangan Piala Panglima TNI 2025


Palembang – Dandim 0418/Palembang Kolonel Kav Ferdiansyah, S.Sos., M.H.I., menghadiri pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Lapangan Piala Panglima TNI Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Tenis Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Senin (15/09/2025).


Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Rangkaian acara dimulai dengan laporan kesiapan pertandingan oleh Kabekangdam II/Sriwijaya Kolonel Cba Imam Bowo Laksono selaku Ketua Penyelenggara, pembacaan janji wasit, serta janji atlet.


Dalam sambutannya yang dibacakan Pangdam II/Sriwijaya, Panglima TNI menegaskan bahwa peringatan HUT Ke-80 TNI bukan hanya momen refleksi pengabdian, tetapi juga sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, salah satunya melalui kegiatan olahraga.


> “Hari Ulang Tahun Ke-80 TNI tidak hanya menjadi momentum refleksi, tetapi juga mempererat hubungan TNI dan rakyat. Kejurnas ini menjadi bukti nyata TNI hadir membina olahraga sekaligus membangun generasi muda yang sehat, kuat, dan berprestasi,” ungkap Pangdam II/Sriwijaya saat membacakan amanat Panglima TNI.




Turnamen ini diikuti oleh atlet-atlet tenis dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi ajang sportivitas, Kejurnas Tenis Piala Panglima TNI juga diharapkan mampu mempererat persaudaraan, menggali potensi muda, serta menanamkan nilai kebangsaan di kalangan generasi penerus.


Turut hadir dalam kegiatan ini Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Makaruf Zainnudin, Irdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Fahmi Rizal Nasution, para pejabat utama Kodam II/Sriwijaya, pejabat Forkopimda Sumsel, serta undangan lainnya.


Kehadiran Dandim 0418/Palembang Kolonel Kav Ferdiansyah, S.Sos., M.H.I. dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan terhadap pembinaan olahraga sekaligus sinergi dalam menjaga keharmonisan antara TNI dan masyarakat. (Manda) 

Share:

DPD RI Tinjau SMKN 8 Palembang, Dorong SPMB 2025/2026 Lebih Transparan dan Berkualitas


Palembang - Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Sumatera Selatan (Sumsel) dan SMK Negeri 8 Palembang, Senin (15/9/2025). Agenda ini membahas inventarisasi materi pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya terkait Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.


Kunjungan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Komite III DPD RI Erni Daryanti, Anggota Komite III DPD RI sekaligus anggota DPD RI periode 2024–2029 dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, PLT Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Hj. Mondyaboni, SE, S.Kom, M.Si, M.Pd, Kepala SMK Negeri 8 Palembang Rafli, S.Pd., M.Pd., serta para kepala SMA dan SMK lainnya.


PLT Kepala Disdik Sumsel Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd menjelaskan bahwa beberapa tahun lalu SMK Negeri 8 Palembang belum begitu dilirik masyarakat. Namun, berkat dukungan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan pembangunan infrastruktur pendidikan, sekolah ini kini berkembang pesat.


“Selain pembangunan fisik, inovasi literasi juga berkembang. Salah satunya dengan menghadirkan perpustakaan luar ruangan (outdoor library) yang sudah diterapkan di beberapa sekolah, tidak hanya di Palembang tetapi juga di sejumlah kabupaten,” jelasnya.


Mondy menekankan pentingnya mengimbangi perkembangan teknologi dengan budaya literasi. “Anak-anak sekarang lebih banyak menggunakan gawai daripada membaca buku. Karena itu, perpustakaan luar ruangan menjadi solusi agar siswa tidak bosan belajar membaca,” ujarnya.


Terkait penerimaan siswa baru, Mondy menyampaikan bahwa Sumatera Selatan sudah mengikuti aturan Permendikbud tahun 2025. “Untuk SMK seluruh sekolah sudah menyelesaikan proses penerimaan, dan untuk SMA juga berjalan sesuai aturan, meski ada beberapa kendala teknis yang akan kita bahas lebih lanjut,” katanya.


Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, DPD RI, satuan pendidikan, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan sistem pendidikan yang adil dan berkualitas.


Mondy juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat, Disdik Sumsel akan menggelar workshop Artificial Intelligence (AI) untuk guru se-Sumsel. Acara ini ditargetkan mencatatkan rekor dunia Guinness Book dengan jumlah peserta mencapai 25 ribu guru. “Antusiasme guru sangat tinggi. Dalam seminggu pendaftaran sudah penuh,” ujarnya bangga.


Wakil Ketua Komite III DPD RI Erni Daryanti menegaskan bahwa kunjungan ini untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait persoalan penerimaan murid baru.


“Harapannya, SPMB tahun ajaran 2025/2026 bisa berjalan lebih baik dan merata dibanding tahun sebelumnya,” ucapnya.


Senada, Kepala SMKN 8 Palembang Rafli, S.Pd., M.Pd. mengaku pihaknya hanya menerima siswa sesuai kuota dan aturan. “Alhamdulillah, di SMKN 8 tidak ada kendala berarti. Namun kami tetap memberi masukan agar kebijakan nasional lebih memperhatikan kondisi di lapangan,” jelasnya.


Rafli juga menegaskan pihak sekolah berkomitmen menyiapkan lulusan yang siap kerja. “Kami mendatangkan guru dari industri, memagangkan siswa dan guru ke dunia kerja, agar keterampilan mereka relevan dengan kebutuhan industri,” pungkasnya.

Share:

Minggu, 14 September 2025

Dandim 0418/Palembang Dampingi Pangdam II/Sriwijaya pada Gebyar Perbenihan dan Panen Perdana Padi Apung


Palembang – Acara Gebyar Perbenihan dan Panen Perdana Padi Apung berlangsung di kawasan Jakabaring Sport City, Jalan Gubernur H. Bastari, RT 29 RW 07, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Jumat (13/9/2025).


Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0418/Palembang Kolonel Kav Ferdiansyah, S.Sos.,M.H.I turut mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis bersama para pejabat penting lainnya.


Turut hadir di antaranya

Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Yudi Sastro, S.P., M.P

Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, S.H., M.M

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H

Kepala Dinas Pertanian Prov. Sumsel, H.R. Bambang Pramono, M.Si

Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Adri Koesdyanto

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr. Harryo Sugihartono, S.I.K., M.H

Para Bupati dan Walikota se-Provinsi Sumatera Selatan.

Dukung Inovasi Padi Apung

Gubernur Sumsel H. Herman Deru menegaskan pentingnya inovasi padi apung dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan.


> “Padi apung adalah terobosan untuk memanfaatkan lahan rawa dan banjir menjadi lahan produktif. Inovasi ini harus terus kita kembangkan demi kesejahteraan petani,” ungkap Herman Deru.


Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis juga menekankan komitmen TNI dalam mendukung program pangan pemerintah.


> “Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Program padi apung ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan,” tegas Pangdam II.


Kehadiran Dandim 0418/Palembang dalam kegiatan ini menunjukkan peran aktif TNI di wilayah Palembang dalam mendukung program pangan sekaligus menjaga sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat. (Manda) 

Share:

Definition List

Unordered List

Support