This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 30 Maret 2026

Berhasil Bongkar Kasus 4 Kg Sabu, Delapan Personel Satres Narkoba Polrestabes Palembang Terima Apresiasi DPRD Kota Palembang


Palembang – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kepala Satres Narkoba Kompol Faisal F. Manalu, S.I.K., M.Si., bersama tujuh personel lainnya menerima penghargaan dari DPRD Kota Palembang atas keberhasilan mengungkap kasus narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 4 kilogram.


Penghargaan tersebut diberikan di ruang rapat paripurna DPRD Kota Palembang pada Senin (30/3/2026), usai pelaksanaan rapat paripurna. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi aparat kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat dari ancaman peredaran narkotika di wilayah Kota Palembang.


Saat diwawancarai, Kompol Faisal F. Manalu menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Palembang atas penghargaan yang diberikan kepada dirinya dan jajaran.


“Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika,” ujarnya.


Dalam pengungkapan kasus tersebut, pihaknya berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisial F. Tersangka diamankan di salah satu bank milik negara di kawasan KM 5 Palembang.


“Kami telah mengamankan satu tersangka berinisial F di salah satu bank negeri di KM 5 Palembang. Dari tangan tersangka, kami menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat kurang lebih 4 kilogram,” ungkapnya.


Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari wilayah Musi Banyuasin melalui seseorang berinisial S. Barang tersebut rencananya akan disimpan di kediaman tersangka.


Sehubungan dengan hal tersebut, Kasat Narkoba Polrestabes Palembang mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pemberantasan peredaran narkotika.


Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika, sekecil apa pun informasi tersebut.


Faisal berharap Kota Palembang dapat terbebas dari peredaran narkotika, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.

Editor : Manda

Share:

Paripurna DPRD Palembang: NasDem Kritik Kinerja OPD, Gerindra Dorong Penanganan Banjir dan Kriminalitas


Palembang - Fraksi-Fraksi Partai DPRD Kota Palembang menyampaikan sejumlah catatan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Palembang Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan II, Senin (30/3/2026).


Rapat yang mengagendakan pemandangan umum fraksi-fraksi tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Palembang, Ali Subri. 


Asli Subri menegaskan bahwa pembahasan LKPJ merupakan momentum strategis bagi legislatif untuk mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus memberikan masukan kepada pemerintah kota.


“Pembahasan LKPJ ini menjadi ruang bagi DPRD untuk menilai kinerja OPD. Mana yang masih kurang akan kita beri masukan, dan yang sudah baik akan kita dorong agar lebih maksimal lagi ke depan. Legislatif dan eksekutif harus berjalan sejalan,” ujarnya.


Ali Subri juga menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat, seperti kerusakan jalan, penerangan jalan umum, hingga pengelolaan sampah.


“Kerusakan jalan akan kita sampaikan kepada Wali Kota. Program lampu jalan juga terus berjalan, kita harapkan Palembang semakin terang. Untuk pengelolaan sampah, kinerjanya sudah cukup baik dan akan terus ditingkatkan,” tambahnya.


Sementara itu, Fraksi Partai NasDem melalui juru bicaranya, Arris Al Kautsar, menyampaikan apresiasi atas penyampaian LKPJ oleh Wali Kota Palembang. Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa laporan tersebut harus benar-benar mencerminkan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar capaian administratif.


Menurut Arris, sektor infrastruktur dan pendidikan masih membutuhkan perhatian serius. Ia menilai masih banyak ruas jalan di Kota Palembang yang mengalami kerusakan, serta fasilitas pendidikan di sejumlah sekolah yang belum memadai.


“Pemerintah kota perlu segera melakukan perbaikan jalan serta mengevaluasi sarana dan prasarana pendidikan agar sesuai dengan standar pelayanan,” tegasnya.


Di bidang ekonomi, Fraksi NasDem juga menyoroti penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2025. Pemerintah didorong untuk menghadirkan inovasi dan terobosan guna meningkatkan pendapatan pada tahun 2026.


Selain itu, sektor kesehatan dan sosial turut menjadi perhatian. Fraksi NasDem meminta agar pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan serta program-program yang dijalankan benar-benar merata dan tepat sasaran.


Terkait kinerja OPD, Fraksi NasDem mengapresiasi capaian secara kuantitatif, namun menilai dampaknya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh dinilai perlu dilakukan agar kinerja OPD lebih berorientasi pada hasil nyata.


Fraksi NasDem juga menyoroti pentingnya evaluasi masa transisi pemerintahan. Setelah satu tahun kepemimpinan Wali Kota, perencanaan pembangunan lima tahun ke depan diharapkan lebih adaptif dan mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat.


Tak hanya itu, penertiban jabatan Pelaksana Tugas (Plt) dan Pelaksana Harian (Plh) yang telah melewati batas waktu juga menjadi perhatian. Hal ini dinilai penting untuk menjaga tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, transparan, dan berbasis sistem merit.


Di sisi lain, Fraksi NasDem turut mengkritisi kinerja Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dinilai masih memiliki kelemahan dalam perencanaan anggaran, terutama yang belum sepenuhnya berbasis kebutuhan masyarakat serta kurangnya sinkronisasi antarprogram.


Untuk itu, Pemerintah Kota Palembang didorong memastikan TAPD diisi oleh sumber daya yang profesional dan kompeten guna menghindari kesalahan dalam penyusunan APBD, khususnya APBD Induk Tahun 2026.


Melalui berbagai catatan tersebut, Fraksi NasDem berharap LKPJ tidak hanya menjadi laporan formal, tetapi benar-benar menjadi instrumen evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat Kota Palembang.


Sementara itu, Fraksi Partai Gerindra melalui juru bicaranya, Patra Wibowo, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota Palembang selama tahun anggaran 2025.


“Secara prinsip, LKPJ kepala daerah merupakan evaluasi atas pelaksanaan program dan realisasi anggaran yang telah berjalan. Kami mengapresiasi capaian yang telah diraih pemerintah kota,” ujarnya.


Meski demikian, Fraksi Gerindra memberikan sejumlah catatan penting yang perlu ditindaklanjuti. Salah satunya terkait persoalan banjir yang dinilai masih menjadi kendala utama di Kota Palembang.


“Kami berharap pemerintah kota segera menjalankan program penanggulangan banjir secara lebih maksimal,” kata Patra.


Selain itu, Fraksi Gerindra juga menyoroti bangunan liar yang belum memiliki izin lengkap. Pemerintah diminta untuk bertindak tegas guna mencegah pelanggaran serupa di masa mendatang.


Dalam hal keamanan, Fraksi Gerindra mendorong Pemerintah Kota Palembang untuk lebih aktif berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna menekan angka kriminalitas.


Terkait penerangan jalan, pihaknya juga menyoroti keluhan masyarakat dan berharap program “Palembang Terang” dapat segera direalisasikan secara optimal.


“Dengan penerangan yang baik, kami yakin tingkat kriminalitas dapat ditekan,” tambahnya.


Fraksi Gerindra juga menyoroti persoalan kemacetan, khususnya di ruas Jalan Kolonel H. Burlian yang dinilai memiliki banyak titik putar balik. Pemerintah diminta untuk melakukan evaluasi guna meningkatkan kelancaran lalu lintas.


Pada akhirnya, Fraksi Gerindra menyatakan persetujuannya terhadap LKPJ Wali Kota Palembang Tahun 2025 untuk dibahas lebih lanjut pada tingkat komisi bersama mitra kerja terkait. 

Editor : Manda

Share:

Momentum Idul Fitri, Disdik Sumsel Pererat Silaturahmi dan Sinergi Pendidikan


Palembang - Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan menggelar kegiatan Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung di Aula Handayani, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Harmonisasi, Menjalin Sinergi, dan Kolaborasi dalam Memajukan Pendidikan di Sumatera Selatan.”


Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat penting, di antaranya Analis Fungsional Utama H. Riza Falevi, M.M., anggota TGUPP Yudha Pratomo Mahyuddin, S.T., M.Sc., Ph.D, Ketua Dewan Pendidikan H. Supadmi Kohar, serta perwakilan dari BPMP, BGTK, dan Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan. Turut hadir pula Ketua Komisi Pendidikan Budi, Ketua Forum Komite Suparman Roman, Direktur Rumah Sakit Mata dr. Ledy, para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Disdik Sumsel, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sri Mulyani Misral beserta jajaran, serta para kepala sekolah, pengawas, dan tenaga kependidikan se-Sumatera Selatan.


Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa Halal Bi Halal menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.


“Alhamdulillah, pagi ini kita dapat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan. Setelah satu bulan menjalankan ibadah puasa, momen Halal Bi Halal ini menjadi sarana untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat hubungan antarpegawai dan seluruh insan pendidikan,” ujarnya.

Mondyaboni menegaskan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana dunia pendidikan membutuhkan kekompakan dan kerja sama dari seluruh elemen.

“Memperkuat harmonisasi berarti kita harus menjaga kerukunan, baik antarpegawai di lingkungan dinas maupun di sekolah. Rukun antara kepala bidang, kasi, staf, kepala sekolah, guru, hingga peserta didik. Semangat kebersamaan ini menjadi kunci dalam memajukan pendidikan di Sumatera Selatan,” jelasnya.


Ia juga menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi harus terus dibangun, tidak hanya di internal dinas, tetapi juga dengan seluruh satuan pendidikan.


“Sinergi dan kolaborasi adalah bagaimana seluruh jajaran, baik di dinas maupun di sekolah, dapat bekerja bersama, saling mendukung, dan memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” tambahnya.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Misral, S.Sn., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Ramadan di lingkungan Disdik Sumsel telah berjalan dengan baik.


“Selama bulan Ramadan, kami menggelar berbagai kegiatan seperti tausiyah di setiap bidang hingga di sekolah-sekolah. Halal Bi Halal ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan tersebut,” ungkapnya.


Ia berharap, kegiatan serupa di tahun mendatang dapat diselenggarakan lebih meriah dan memberikan manfaat yang lebih luas.


“Kami berharap kegiatan Ramadan dan Idul Fitri ke depan dapat terus ditingkatkan, baik dari segi partisipasi maupun kualitas kegiatan, sehingga semakin mempererat silaturahmi dan persaudaraan di lingkungan pendidikan,” pungkasnya.

Editor : Manda 

Share:

TNI DAN WARGA BERSATU, JEMBATAN GARUDA MERAH PUTIH JADI BUKTI KEMANUNGGALAN


PALEMBANG — Warga Sungai Putat Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni, bersama Babinsa Kodim 0418/Palembang bergotong royong membangun jembatan bailey guna memperlancar akses aktivitas sehari-hari.


Pembangunan ini menjadi solusi atas keterbatasan akses warga, sekaligus mendukung kegiatan bertani, sekolah, hingga distribusi hasil kebun. 

Kebersamaan Babinsa dan masyarakat terlihat solid meski bekerja di bawah terik matahari.


Komandan Kodim 0418/Palembang, Erik Novianto,S.sos mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Gotong royong ini memperkuat kebersamaan. TNI akan selalu hadir membantu kesulitan masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur,” ujarnya.


Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga setempat.


Melalui Program yamg di Canang kan Bapak Presiden Republik Indonesia ini ,Jembatan Garuda di Sungai Putat akan segera terealisasi dan selesai sesuai dengan waktu yang suda di Tentukan,ujar Dandim.

Editor : Manda

Share:

Kapolres OKU Selatan Pimpin Langsung Penyaluran Ratusan Kilogram Sembako untuk Korban Bencana di BPR Ranau Tengah


PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Polres Ogan Komering Ulu Selatan bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Dusun Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten OKU Selatan.


Kapolres OKU Selatan, I Made Redi Hartana, memimpin langsung kegiatan penyaluran bantuan yang dilaksanakan pada Senin (30/3/2026) di Posko Dapur Umum Dinas Sosial Dusun Manduriang. Kehadiran personel Polres bersama Bhayangkari menunjukkan komitmen nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan yang tanggap dan humanis di tengah masyarakat yang terdampak bencana.


Penyaluran bantuan dilakukan dalam dua skema utama. Pertama, bantuan difokuskan pada Posko Dapur Umum sebagai pusat layanan kebutuhan pangan kolektif bagi para warga terdampak. Bantuan yang disalurkan meliputi ratusan kilogram beras, mi instan, minyak goreng, tepung terigu, telur, serta kebutuhan pangan lainnya.


Kedua, bantuan diberikan langsung kepada tujuh kepala keluarga yang mengalami dampak paling berat akibat bencana. Setiap keluarga menerima paket bantuan terpadu berupa bahan pangan, perlengkapan sandang, obat-obatan, serta kebutuhan kebersihan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar secara menyeluruh.


“Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak. Kami ingin memastikan bahwa warga tidak menghadapi situasi ini sendirian,” tegas Kapolres OKU Selatan.


Selain bantuan fisik, jajaran Polres OKU Selatan juga memberikan pendampingan moril kepada para korban melalui komunikasi langsung di lapangan. Kehadiran pimpinan dan personel menjadi bagian dari upaya awal pemulihan psikologis (trauma healing) bagi masyarakat terdampak.


Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib, serta personel tetap disiagakan di lokasi bencana untuk mendukung proses penanganan lanjutan bersama instansi terkait.


Langkah cepat ini memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai institusi yang hadir dalam setiap situasi, termasuk saat bencana.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.


“Ketika bencana terjadi, Polri harus hadir lebih dulu untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Ini bukan hanya tugas, tetapi juga bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan,” ujarnya.


Melalui sinergi antara Polres OKU Selatan, Bhayangkari, dan instansi terkait, upaya penanganan pascabencana terus dilakukan secara berkelanjutan guna mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak.


Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh jajaran tetap siaga dan terus mengawal proses pemulihan pascabencana hingga kondisi masyarakat kembali aman, tertib, dan pulih secara menyeluruh.

Editor : Manda

Share:

Minggu, 29 Maret 2026

Polres OKU Selatan dan Pemkab Gerak Cepat Tangani Bencana di Simpang Sender Utara


OKU SELATAN — Bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor menerjang Dusun 6 dan Dusun 8 Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sabtu (28/3/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang warga mengalami luka ringan, tujuh unit rumah rusak berat, serta sedikitnya 32 kepala keluarga terdampak.


Bencana dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Sekira pukul 18.30 WIB, terjadi longsor yang disertai suara gemuruh dari belakang permukiman warga. Material tanah dan pepohonan menimpa rumah warga, menyebabkan kerusakan berat serta menimbun sebagian bangunan dan kendaraan milik warga.


Satu korban mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan dan telah mendapatkan penanganan medis. Selain itu, beberapa rumah warga mengalami kerusakan parah, termasuk satu unit rumah yang tertimbun longsor dan sebagian bangunan lain yang terdampak banjir bandang.


Sekira pukul 20.00 WIB, banjir bandang menyusul menerjang kawasan tersebut dan memperparah kondisi permukiman. Arus air yang cukup deras menyebabkan sebagian bangunan terseret serta menambah jumlah kerugian material warga.


Mendapat laporan kejadian, jajaran Polres OKU Selatan melalui Polsek Banding Agung langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, evakuasi korban, serta pendataan dampak bencana. Personel juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, BPBD, serta instansi terkait untuk penanganan darurat.


Kapolres OKU Selatan bersama Pemerintah Kabupaten turut turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan berjalan optimal serta menyerahkan bantuan kepada warga terdampak. Selain itu, aparat bersama masyarakat melakukan gotong royong guna membantu proses evakuasi dan pembersihan material longsor.


Sebagai langkah lanjutan, Polres OKU Selatan bersama pemerintah daerah dan unsur TNI menyiapkan posko terpadu serta dapur umum guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan. Pembersihan area terdampak juga akan dilakukan secara bertahap untuk mempercepat normalisasi lingkungan.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan bencana ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi darurat.


“Polres OKU Selatan bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait telah bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menangani dampak bencana ini. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi kembali pulih,” ujar Nandang.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.


“Kami mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan longsor maupun bantaran sungai agar segera melapor apabila melihat tanda-tanda potensi bencana. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.


Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh penanganan bencana, bantuan terhadap masyarakat terdampak, serta langkah pemulihan akan terus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan guna menjamin keselamatan dan keamanan warga di wilayah Sumsel.

Editor : Manda 

Share:

Sabtu, 28 Maret 2026

Danrem 044/Gapo: Jangan Ragu, Kami Siap Bantu Sukseskan Cetak Sawah 2025

 


Penrem 044/Gapo, 28 Maret 2026

Palembang – Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka Percepatan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan Cetak Sawah (RPATA) Tahun 2025 yang dilaksanakan di Ruang Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH), Jalan Sungai Pangeran, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (27/3/2026).


Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program cetak sawah tahun 2025 guna mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.


Dalam arahannya, Staf Ahli Bidang Perairan Kementerian Pertanian RI, Bapak Ali Jamil, menyampaikan bahwa target kontrak fisik cetak sawah di Sumatera Selatan mencapai 37.000 hektare. Ia juga menekankan pentingnya percepatan tanam sesuai arahan Menteri Pertanian.


“Bapak Gubernur Sumatera Selatan agar dapat mengirimkan surat kepada para Bupati, sehingga lahan yang sudah dilakukan pengolahan tanah dapat segera ditanami. Sesuai pesan Bapak Menteri, pertengahan bulan April ini harus segera dilakukan penanaman karena saya diperintahkan untuk percepatan tanam,” ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, Brigjen TNI Khabib Mahfud mengungkapkan bahwa dirinya baru sekitar tiga minggu menjabat sebagai Danrem 044/Gapo dan telah mendapat tugas untuk melakukan pengawasan terhadap program cetak sawah.


“Saya mendapat tugas untuk mengawasi meskipun tidak masuk dalam kontrak. Beberapa hari lalu saya telah berkoordinasi dengan Bapak Staf Ahli dan menemukan sejumlah evaluasi. Untuk pelaksanaan cetak sawah 2025, yang ditargetkan selesai sekitar bulan September atau Oktober, terdapat beberapa kendala di lapangan, seperti adanya lahan kuburan serta kondisi lahan di Musi Banyuasin yang belum surut sehingga menyulitkan pelaksanaan,” jelasnya.


Lebih lanjut, Danrem menegaskan bahwa Korem 044/Gapo akan melakukan langkah-langkah konkret guna memastikan keberhasilan program tersebut.


“Kami akan melakukan verifikasi lahan dan menugaskan para Danramil serta Babinsa untuk turun langsung mengecek kondisi lahan agar hasilnya maksimal. Kami juga akan lebih selektif dalam menentukan lahan yang akan digunakan,” tegasnya.


Di akhir pernyataannya, Danrem menegaskan komitmen penuh jajaran Korem 044/Gapo dalam mendukung program Kementerian Pertanian.


“Kami siap mendukung program Kementerian Pertanian. Jangan ragu untuk berkoordinasi, silakan langsung hubungi saya, dan saya akan segera mengarahkan Dandim untuk membantu menyelesaikan permasalahan di lapangan,” pungkasnya.

Editor : Manda

Share:

Jumat, 27 Maret 2026

KEJATI SUMSEL TETAPKAN 8 TERSANGKA BARU DALAM KASUS DUGAAN KORUPSI KREDIT PERBANKAN PT BSS DAN PT SAL


PALEMBANG – Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) kembali melakukan tindakan tegas dalam penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait pemberian fasilitas pinjaman/kredit dari salah satu Bank Pemerintah kepada PT. BSS dan PT. SAL.


Pada hari Jumat, 27 Maret 2026, berdasarkan kecukupan alat bukti sebagaimana diatur dalam Pasal 235 ayat (1) KUHAP (UU No. 20 Tahun 2025), Tim Penyidik resmi menetapkan 8 (delapan) orang tersangka yang merupakan mantan pejabat di Kantor Pusat Bank Pemerintah tersebut.


Daftar Inisial dan Jabatan Tersangka:

Penyidik menetapkan status tersangka terhadap jajaran divisi teknis periode 2008–2017 sebagai berikut:

 * KW – Kepala Divisi Agribisnis (2010-2014)

 * SL – Kepala Divisi Analisis Resiko Kredit / ARK (2010-2015)

 * WH – Wakil Kepala Divisi Agribisnis (2013-2017)

 * IJ – Kepala Divisi Agribisnis (2011-2013)

 * LS – Wakil Kepala Divisi ARK (2010-2016)

 * AC – Group Head Divisi ARK (2008-2014)

 * KA – Group Head Divisi Agribisnis (2010-2012)

 * TP – Group Head Divisi Agribisnis (2012-2017)


Perkembangan Penyidikan

Hingga saat ini, Tim Penyidik telah memeriksa sebanyak 115 orang saksi. Kedelapan tersangka di atas sebelumnya telah diperiksa sebagai saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, ditemukan bukti permulaan yang cukup mengenai keterlibatan mereka, sehingga status hukum mereka ditingkatkan menjadi tersangka pada hari ini.


Modus Operandi

Dugaan tindak pidana ini bermula pada tahun 2011 dan 2013 saat PT BSS dan PT SAL (di bawah manajemen tersangka WS) mengajukan kredit investasi pembangunan kebun kelapa sawit serta pabrik dengan rincian:

 * PT BSS: Total Plafond Rp900.666.000.000,-

 * PT SAL: Total Plafond Rp862.250.000.000,-


Penyimpangan yang ditemukan:

 * Tim penilai pada Divisi Agribisnis dan Divisi ARK diduga memasukkan fakta serta data yang tidak benar ke dalam Memorandum Analisa Kredit (MAK).

 * Syarat agunan, realisasi pencairan plasma, dan pembangunan kebun tidak sesuai dengan tujuan pemberian kredit.

 * Akibat penyimpangan tersebut, fasilitas kredit pada kedua perusahaan saat ini berstatus Kolektabilitas 5 (Macet), yang berpotensi merugikan keuangan negara dalam jumlah signifikan.


Pasal yang Disangkakan

Para tersangka dijerat dengan dakwaan berlapis:

 * Primair: Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 UU No. 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001 jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 jo. Pasal 64 KUHP jo. Pasal 603 & Pasal 20 Huruf a, c UU No. 1/2023 jo. UU No. 1/2026.


 * Subsidair: Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No. 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001 jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 jo. Pasal 64 KUHP jo. Pasal 604 & Pasal 20 Huruf a, c UU No. 1/2023 jo. UU No. 1/2026.

Editor : Manda

Share:

Tanam Padi Serentak di Lahan CSR, Danrem 044/Gapo : Langkah Nyata Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional


Penrem 044/Gapo, 26 Maret 2026

Banyuasin – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, dilaksanakan kegiatan tanam padi serentak di lokasi cetak sawah yang bertempat di Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.


Kegiatan ini dihadiri oleh Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M beserta rombongan, Kamis (26/3/2026). Turut hadir Sahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur Bapak Dr. Ir. Ali Jamil Harahap, Staf Khusus Menteri Pertanian Bapak Dr. Ir. Sam Herudian, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan Dr. Ir. H. R. Bambang Pramono, M.Si, Kasi Ter Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Yoppy Candra Atmaja Hutasoit, S.E, serta Dandim 0430/BA, Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, S.E., M.H.I., M.Han.


Dalam sambutannya, Danrem 044/Gapo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui program cetak sawah rakyat, tidak hanya membuka lahan pertanian baru, tetapi juga memberikan harapan dan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui sektor pertanian.


“Korem 044/Garuda Dempo berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak swasta, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang pertanian. Ketahanan pangan adalah bagian penting dari ketahanan nasional, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Danrem.


Lebih lanjut, beliau juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya program ini, khususnya para mitra CSR yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat. Diharapkan kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang berkesinambungan.


Kepada para petani dan masyarakat Desa Merah Mata, Danrem berpesan agar lahan yang telah dicetak dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya, dengan memanfaatkan teknologi pertanian yang tepat, menjaga kebersamaan, serta terus meningkatkan semangat dalam meningkatkan produktivitas.


Kegiatan tanam padi serentak ini dilaksanakan di atas lahan seluas 17 hektare dengan menggunakan varietas padi Inpari. Diharapkan hasil panen ke depan mampu meningkatkan produksi pangan di wilayah Kabupaten Banyuasin dan sekitarnya, serta turut mendukung kemandirian pangan nasional.

Editor ; Manda

Share:

Kamis, 26 Maret 2026

Dandim 0418/Palembang Hadiri Vicon Bersama Wakil Panglima TNI di KDKMP Talang Jambe

 


PALEMBANG - Komandan Kodim 0418/Palembang, Letkol Arh Erik Novianto, S.Sos, menghadiri kegiatan video conference (vicon) secara daring bersama Wakil Panglima TNI Jendral TNI Tandyo Budi Revita  yang berlangsung di KDKMP Talang Jambe, Kota Palembang.


Kegiatan vicon ini merupakan bagian dari koordinasi dan komunikasi strategis jajaran TNI dalam rangka menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing.


Dandim 0418/Palembang mengikuti arahan langsung dari Wakil Panglima TNI terkait berbagai program dan kebijakan strategis, termasuk penguatan peran aparat kewilayahan dalam mendukung Program Pemerintah Pusat Melalui KDKMP(koperasi desa kecamatan merah putih).


Letkol Arh Erik Novianto,S.sos menyampaikan bahwa kegiatan Vicon menjadi sarana penting untuk memastikan seluruh jajaran tetap terhubung dan memahami arah kebijakan pimpinan secara langsung.


“Melalui Vicon ini, kami dapat menerima arahan secara langsung dan memastikan implementasinya di Wilayah berjalan optimal,” ujarnya.


Dengan adanya komunikasi yang terjalin secara intensif melalui Vicon, diharapkan seluruh jajaran TNI dapat menjalankan tugas secara terarah, terukur, dan profesional sesuai yang di inginkan Pimpinan.

Editor ; Manda

Share:

Ditreskrimum Polda Sumsel Ringkus Pelaku Curas Sajam di Ilir Barat I, Korban Sempat Terluka


PALEMBANG — Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan melalui Unit 1 Subdit 3 Jatanras berhasil mengungkap dan menangkap tersangka tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) menggunakan senjata tajam yang telah menjadi target penyelidikan selama hampir sembilan bulan.


Tersangka berinisial DR (19), warga Kota Palembang, diamankan pada Kamis (26/3/2026), setelah sebelumnya melakukan aksi kejahatan pada Senin malam, 2 Juni 2025, di Jalan Ogan, Simpang Lampu Merah Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang.


Dalam peristiwa tersebut, korban MRS (19) mengalami luka robek pada telapak dan jari tangan kiri akibat menangkis serangan senjata tajam, serta kehilangan satu unit telepon genggam iPhone XR.


Peristiwa bermula saat korban sedang menunggu temannya di lokasi kejadian. Tersangka datang dari arah belakang dan langsung mengancam menggunakan senjata tajam. Saat korban berupaya menangkis, tersangka melukai tangan korban, kemudian mengambil ponsel yang terjatuh dan melarikan diri.


Kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Ilir Barat I Polrestabes Palembang dan selanjutnya ditangani oleh Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.


Selama hampir sembilan bulan, penyidik melakukan serangkaian penyelidikan intensif, mulai dari pengumpulan keterangan, pelacakan, hingga penguatan alat bukti, hingga akhirnya tersangka berhasil diamankan.


Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit iPhone XR milik korban, pakaian yang digunakan tersangka saat beraksi berupa jaket hoodie warna oranye dan celana training hitam bergaris putih, serta satu unit handphone milik tersangka.


Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Johannes Bangun, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti komitmen penyidik dalam menuntaskan setiap kasus kejahatan.


“Penyelidikan ini membutuhkan waktu dan ketekunan. Namun kami pastikan setiap pelaku kejahatan akan tetap kami kejar hingga tertangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa keberhasilan ini menunjukkan konsistensi Polda Sumsel dalam memberikan keadilan kepada korban.


“Kami menegaskan bahwa tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan. Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti hingga tuntas, tanpa terpengaruh lamanya waktu penyelidikan,” ujarnya.


Saat ini, tersangka dijerat dengan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut untuk pelimpahan berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum.


Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan masyarakat serta menindak tegas setiap bentuk kejahatan jalanan di wilayah hukum Sumatera Selatan.

Editor : Manda

Share:

Rabu, 25 Maret 2026

Rekap Final Polda Sumsel: ETLE Mobile Naik 658 Persen, Penegakan Hukum Digital Dominan


PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan merampungkan pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 dengan mencatat peningkatan pada berbagai indikator pengamanan dan pelayanan dibandingkan tahun 2025.


Selama periode 13 hingga 25 Maret 2026, total kegiatan preemtif dan preventif mencapai 30.956 kegiatan, meningkat 12,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


Peningkatan signifikan terjadi pada kegiatan preventif yang naik 30,4 persen, menunjukkan penguatan kehadiran personel di lapangan dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas.


Di bidang penegakan hukum, Polda Sumsel mencatat transformasi berbasis teknologi melalui penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).


Penindakan melalui ETLE mobile meningkat 658 persen, sementara tilang manual turun drastis hingga 98,9 persen, menandakan pergeseran menuju penegakan hukum yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.


Dari sisi transportasi, seluruh moda mengalami pertumbuhan.


Penumpang bandar udara meningkat 38 persen menjadi 178.522 orang, sementara terminal bus tumbuh 43 persen menjadi 70.301 penumpang.


Moda kereta api juga meningkat 17,4 persen, menunjukkan tren positif kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik.


Sementara itu, arus kendaraan di jalan tol mencapai 459.476 kendaraan, dengan pertumbuhan pada sejumlah ruas strategis seperti Tol Terpeka dan Indralaya–Prabumulih.


Namun demikian, peningkatan mobilitas masyarakat juga berdampak pada naiknya angka kecelakaan lalu lintas.


Jumlah kejadian kecelakaan tercatat meningkat dari 80 menjadi 129 kasus, yang menjadi perhatian serius untuk evaluasi ke depan.


Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel selama operasi berlangsung.


“Selama 13 hari, seluruh personel bekerja tanpa henti. Capaian ini adalah hasil dedikasi bersama, namun peningkatan angka kecelakaan menjadi perhatian yang harus kami jawab dengan langkah yang lebih baik ke depan,” tegasnya.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa transparansi data ini merupakan bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.


“Kami menyampaikan data ini secara terbuka. Ada capaian yang meningkat dan ada yang menjadi evaluasi. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.


Keberhasilan Operasi Ketupat Musi 2026 juga didukung sinergi lintas sektor dengan melibatkan ribuan personel gabungan dari TNI, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait.


Polda Sumsel mengimbau masyarakat yang masih dalam perjalanan arus balik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan layanan kepolisian melalui Call Center 110.


Saat ini, Operasi Ketupat Musi 2026 telah resmi berakhir dalam kondisi aman dan kondusif.


Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat pada setiap operasi kepolisian ke depan.

Editor : Manda

Share:

Irjen Pol Sandi Nugroho Apresiasi Pengamanan Idul Fitri dan Nyepi, Tekankan Evaluasi Kinerja Berdampak Nyata


PALEMBANG — Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho memimpin apel pagi sekaligus halal bihalal bersama jajaran di Halaman Mapolda Sumsel, Rabu (25/3/2026) pukul 07.00 WIB.


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta seluruh Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sumsel.


Momentum ini menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas kedinasan sekaligus ajang konsolidasi internal untuk menyelaraskan arah kebijakan Polda Sumsel pascalebaran.


Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan, Idul Fitri, hingga Hari Raya Nyepi.


Menurut Kapolda, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, ASN, serta seluruh elemen masyarakat.


“Keberhasilan pengamanan ini adalah hasil kerja bersama. Ini menjadi modal kepercayaan publik yang harus kita jaga dan tingkatkan,” tegas Kapolda.


Kapolda menegaskan bahwa meskipun telah memasuki masa kerja normal, Operasi Ketupat 2026 belum resmi berakhir dan masih berlangsung hingga pukul 24.00 WIB.


Seluruh personel diminta tetap siaga penuh, khususnya dalam memantau dinamika arus balik dan situasi kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.


Instruksi ini menegaskan komitmen Polda Sumsel untuk menutup rangkaian operasi dengan standar pengamanan tertinggi.


Selain pengamanan arus balik, Kapolda juga menyoroti potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebagai ancaman yang harus diantisipasi sejak dini.


Berdasarkan data dan prediksi BMKG, musim kemarau tahun 2026 diperkirakan datang lebih awal dan cenderung lebih kering dibandingkan tahun sebelumnya, dengan puncak terjadi pada Juli hingga Agustus.


Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan titik panas (hotspot) yang dapat berkembang menjadi kebakaran.


Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera memperkuat langkah mitigasi, termasuk:

* Sinergi lintas instansi

* Pemetaan wilayah rawan

* Edukasi kepada masyarakat

* Pencegahan praktik pembakaran lahan


“Karhutla tidak bisa ditangani secara sektoral. Kita harus bergerak bersama dan lakukan pencegahan sejak dini,” tegas Kapolda.


Kapolda juga memberikan penekanan tegas kepada seluruh Satuan Kerja (Satker) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja dan penyerapan anggaran tahun 2026.


Ia menegaskan bahwa kinerja institusi tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Program kerja tidak boleh hanya selesai di atas kertas. Harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.


Apel pagi dilanjutkan dengan kegiatan halal bihalal yang diwarnai saling bersalaman antar personel.


Momentum ini menjadi simbol penguatan soliditas internal sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan kepemimpinan yang responsif dan terarah.


“Kapolda tidak hanya mengapresiasi capaian, tetapi juga langsung memetakan tantangan ke depan. Ini menunjukkan Polda Sumsel selalu siap menghadapi dinamika yang berkembang,” ujarnya.


Apel perdana dan halal bihalal Idul Fitri 1447 H ini menegaskan bahwa Polda Sumatera Selatan tidak berhenti pada momen seremonial, melainkan langsung bergerak menghadapi tantangan ke depan.


Di bawah kepemimpinan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, seluruh jajaran berkomitmen untuk Menuntaskan Operasi Ketupat 2026 dengan optimal, Mengantisipasi Karhutla secara proaktif serta Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Polda Sumsel hadir sebagai institusi yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Editor : Manda

Share:

Kasdim 0418/Palembang Hadiri Pelepasan Arus Balik Mudik Gratis di Terminal Alang-Alang Lebar

 


PALEMBANG - Kepala Staf Kodim 0418/Palembang Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han hadir mewakili Dandim pada kegiatan pelepasan arus balik mudik gratis angkutan Lebaran tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan RI di Terminal Tipe A Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Rabu (25/3/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 08.35 WIB tersebut dihadiri sejumlah pejabat pusat dan daerah, di antaranya Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Ir. Mohamad Risal Wasal, Kadishub Provinsi Sumsel, Asisten-II Kota Palembang, jajaran Kementerian Perhubungan, TNI-Polri, hingga instansi terkait lainnya di wilayah Sumatera Selatan.


Dalam sambutannya, Dirjen Integrasi Transportasi dan Multimoda menyampaikan bahwa pemerintah kembali memberangkatkan sekitar 180 pemudik menuju Jakarta melalui program mudik gratis. Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya dalam rangka meminimalisir kemacetan serta meringankan beban ekonomi pasca Hari Raya Idul Fitri.


Menambahkan hal tersebut, Dandim 0418/Palembang Letkol Arh Erik Novianto , S.Sos melalui Kasdim menegaskan dukungan penuh TNI terhadap kelancaran arus balik Lebaran.


“Kami dari TNI, khususnya Kodim 0418/Palembang, siap mendukung penuh setiap program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat. Mudik gratis ini sangat bermanfaat, tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga meningkatkan keselamatan pemudik dengan transportasi yang lebih terjamin,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait akan terus diperkuat guna memastikan keamanan serta kelancaran arus balik di wilayah Palembang dan sekitarnya.


“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi aturan lalu lintas demi kelancaran bersama,” tambahnya.


Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan, pembacaan doa, hingga prosesi pelepasan arus balik secara simbolis. Kegiatan berakhir pada pukul 09.13 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas.


Secara umum, kegiatan ini menjadi representasi kehadiran negara dalam memberikan pelayanan publik yang optimal, sekaligus mendukung aspek keselamatan, ketertiban, dan sosial di tengah mobilitas masyarakat selama arus balik Lebaran 1447 Hijriah.


Editor : Manda

Share:

Usai Dinas Cuti Lebaran, Korem 044/Gapo Awali dengan Apel Pengecekan dan Silaturahmi

 


Penrem 044/Gapo, 25 Maret 2026

Palembang – Komando Resort Militer 044/Gapo menggelar apel pengecekan personel yang kembali dari dinas cuti Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, bertempat di lapangan apel Makorem 044/Gapo. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M, Rabu (25/3/2026).


Apel pengecekan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan memastikan seluruh prajurit serta PNS Korem 044/Gapo telah kembali dari cuti dalam keadaan aman, sehat, dan siap melaksanakan tugas kedinasan seperti biasa.


Dalam pelaksanaannya, cuti Lebaran dibagi menjadi dua gelombang guna menjaga kesiapsiagaan satuan. Gelombang pertama berlangsung pada tanggal 18 hingga 21 Maret 2026, sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada tanggal 21 hingga 24 Maret 2026.


Danrem 044/Gapo dalam arahannya menegaskan pentingnya disiplin dan tanggung jawab setiap personel dalam mematuhi jadwal cuti yang telah ditentukan. Selain itu, beliau juga mengingatkan agar seluruh anggota segera menyesuaikan kembali ritme kerja setelah menjalani cuti Lebaran.


“Apel pengecekan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan personel dalam melanjutkan tugas-tugas satuan. Saya harapkan seluruh prajurit tetap menjaga semangat, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” tegasnya.


Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan acara halal bihalal yang berlangsung penuh kehangatan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat kebersamaan antar prajurit dan PNS di lingkungan Korem 044/Gapo.


Editor : Manda

Share:

Selasa, 17 Maret 2026

KAPOLDA SUMSEL DAN BHAYANGKARI CEK POS PENGAMANAN OPS KETUPAT 2026, BAGIKAN TALI ASIH HINGGA TAKJIL DI POS PELAYANAN SIMPANG 5 DPRD


PALEMBANG - Semangat pelayanan tanpa batas ditunjukkan jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan pada Selasa (17/3/2026). Di bawah komando langsung Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, Polda Sumsel melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam), pemberian tali asih, dan pembagian takjil secara serentak di berbagai titik strategis.


Berpusat di Pos Simpang 5 DPRD Provinsi, Jalan Kapten A. Rivai, kegiatan ini menjadi komando pusat bagi pergerakan serupa yang dilakukan oleh seluruh satuan wilayah di Sumatera Selatan guna memastikan kesiapsiagaan penuh.


Komitmen Keserbagunaan dan Gerak Serentak

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa kegiatan yang melibatkan 39 personel gabungan di titik tersebut (Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Dinkes, dan Senkom) adalah representasi dari pengamanan terpadu. Fokus utama adalah memastikan quick response dan kelayakan sarana prasarana patroli di seluruh lini.


Dalam arahannya, Irjen Pol Sandi Nugroho menekankan pentingnya keseragaman aksi di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel.


"Hari ini kita bergerak secara serentak di seluruh jajaran untuk memastikan tidak ada celah dalam pengamanan masyarakat. Pengecekan pos ini adalah bukti bahwa seluruh personel, mulai dari administrasi hingga armada patroli, berada dalam kondisi siap tempur untuk memberikan respons cepat di setiap sudut Sumatera Selatan," tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.


Sinergi Humanis: Ketegasan Berbalut Empati

Kehadiran Ketua dan Pengurus Bhayangkari mendampingi para Pejabat Utama (PJU) memberikan warna tersendiri. Ketegasan operasional di lapangan disempurnakan oleh sentuhan empati melalui pembagian tali asih kepada personel yang bertugas, sebagai wujud lead by example dari pimpinan.


Selain itu, pembagian takjil kepada pengguna jalan dilakukan sebagai strategi Cooling System untuk mendinginkan suasana sekaligus mengedukasi masyarakat tentang tertib berlalu lintas dengan cara yang persuasif.


"Kegiatan serentak ini juga membawa misi kemanusiaan. Kami ingin menunjukkan bahwa di balik seragam ini, Polri tetap mengedepankan nilai kekeluargaan. Pembagian takjil serentak ini adalah cara kami menyapa masyarakat secara humanis, sekaligus mendinginkan suasana (cooling system) agar situasi Kamtibmas tetap kondusif dan hangat," tambah Kapolda.


Aksi serentak ini membuktikan bahwa Polda Sumsel tidak hanya kuat secara manajerial, tetapi juga solid dalam menjaga semangat personel di lapangan melalui apresiasi nyata dan kedekatan dengan masyarakat. (Manda)

Share:

Polda Sumsel Laksanakan 227 Khataman Al-Qur’an, Perkuat Polri yang Humanis dan Berakhlak


PALEMBANG - Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan khataman Al-Qur’an sebanyak 227 kali dalam rangka pembinaan rohani personel di bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Assaadah Mapolda Sumsel dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Selasa (17/3/2026).


Capaian 227 kali khataman ini merupakan hasil partisipasi aktif seluruh jajaran Polda Sumsel, yang secara kolektif melaksanakan pembacaan Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan Polri. Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan moral institusi dalam membentuk karakter personel yang berintegritas dan berakhlak.


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel. Turut hadir pula tokoh-tokoh agama dan pimpinan lembaga keagamaan di Sumatera Selatan, di antaranya Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumsel, Ketua MUI Sumsel, pimpinan organisasi Islam, akademisi, serta para ulama.


Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan 227 kali khataman Al-Qur’an oleh Polda Sumsel mendapat dukungan luas sebagai bagian dari gerakan bersama dalam memperkuat nilai-nilai moral dan keagamaan.


Kapolda Sumsel dalam arahannya menegaskan bahwa capaian 227 kali khataman Al-Qur’an harus dimaknai lebih dari sekadar angka, melainkan menjadi landasan dalam membentuk perilaku dan etika personel Polri.


“Capaian 227 kali khataman ini adalah wujud komitmen kita bersama. Nilai-nilai Al-Qur’an harus tercermin dalam sikap, integritas, dan pelayanan kita kepada masyarakat,” tegas Kapolda.


Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an perlu diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas, baik dalam pengambilan keputusan, penegakan hukum, maupun dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan arah kebijakan pembinaan sumber daya manusia Polri yang tidak hanya berorientasi pada profesionalisme, tetapi juga pada kekuatan moral dan spiritual. Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan integritas, disiplin, serta empati personel dalam menjalankan tugas.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel juga memberikan apresiasi kepada para hafidz dan hafidzah, termasuk personel Polri yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an, sebagai bentuk motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik secara profesional maupun spiritual.


Selain khataman Al-Qur’an, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian bantuan sosial, kultum Ramadhan, serta buka puasa bersama, yang semakin memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Polda Sumsel.


Pelaksanaan 227 kali khataman Al-Qur’an ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Sumsel dalam membangun institusi Polri yang tidak hanya kuat dalam penegakan hukum, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai moral dan spiritual, guna mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat. (Manda)

Share:

Senin, 16 Maret 2026

Melalui Upacara 17-an, Danrem 044/Gapo Sampaikan Arahan Strategis Pangdam II/Swj


Penrem 044/Gapo, 17 Maret 2026

Palembang – Komandan Korem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, bertindak selaku Inspektur Upacara dalam pelaksanaan Upacara Bendera 17-an bulan Maret yang berlangsung dengan khidmat di Makorem 044/Gapo, Selasa (17/3/2026).


Upacara yang diikuti oleh para prajurit dan Pegawai Negeri Sipil jajaran Korem 044/Gapo tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tanggal 17 sebagai sarana memupuk jiwa nasionalisme, kedisiplinan, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.


Pada kesempatan tersebut, Danrem 044/Gapo membacakan amanat Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis. Dalam amanatnya, Pangdam II/Swj menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam II/Swj atas dedikasi serta kerja keras dalam menyelesaikan program kerja dan anggaran tahun 2025.


“Keberhasilan yang telah dicapai merupakan hasil dari profesionalisme, loyalitas, dan kerja sama kita semua. Kendala yang muncul harus menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja di tahun 2026,” kutip Danrem membacakan amanat Pangdam.


Lebih lanjut disampaikan bahwa berbagai kebijakan telah ditetapkan pada Tahun Anggaran 2026 melalui forum Rapim TNI, Rapim TNI AD, serta Rapim Kodam II/Swj. Dalam forum tersebut disampaikan berbagai arahan strategis yang harus segera diimplementasikan di seluruh jajaran Kodam II/Swj, salah satunya terkait peningkatan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran serta pencapaian kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI.


“Citra positif Kodam II/Swj di mata masyarakat selama ini tetap terjaga dengan baik, terlebih dengan adanya kepercayaan dari pemerintah kepada TNI dalam membantu penanggulangan bencana di berbagai daerah. Hal tersebut merupakan hasil kerja keras bersama dan wujud komitmen seluruh prajurit serta PNS untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ucap Danrem.


Selain itu, Pangdam II/Swj juga menyoroti dinamika global yang terjadi saat ini, khususnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang semakin mengkhawatirkan. Dampak dari konflik tersebut dinilai tidak hanya dirasakan di kawasan Timur Tengah, tetapi juga berpotensi mempengaruhi situasi global termasuk Indonesia.


Sebelum mengakhiri amanatnya, Pangdam II/Swj memberikan beberapa penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodam II/Swj, yaitu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, melaksanakan setiap tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab serta menghindari segala bentuk pelanggaran.


“Pelihara kemampuan dasar keprajuritan yang tanggap, tanggon, dan trengginas. Tingkatkan kesiapsiagaan operasional serta kewaspadaan di satuan masing-masing, serta membina keluarga dengan baik dan menyiapkan pendidikan anak sejak dini, khususnya bagi yang bercita-cita menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia,” pesannya. (Mn) 

Share:

Kapolda Sumsel, Gubernur Herman Deru, dan Pangdam Sriwijaya Perkuat Sinergi Jelang Idul Fitri 3


PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. bersama Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M. dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menghadiri kegiatan penutupan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Senin malam (16/3/2026).


Kehadiran tiga pimpinan utama daerah tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran berbagai agenda strategis daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri.


Kegiatan yang berlangsung di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun Palembang, menjadi forum silaturahmi sekaligus konsolidasi lintas institusi yang dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi vertikal di Sumatera Selatan.


Kapolda Sumsel hadir didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sumatera Selatan, di antaranya Karo Ops Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, Dir Resnarkoba Kombes Pol Yulian Perdana, Dir Lantas Kombes Pol Maesa Soegriwo, dan Dir Samapta Kombes Pol M. Rendra Salipu.


Selain itu, kegiatan juga dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang, Ketua DPRD Sumatera Selatan Andie Dinialdie, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra, Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, serta para pimpinan instansi vertikal dan tokoh agama di wilayah Sumatera Selatan.


Rangkaian acara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, diawali dengan shalat Isya berjamaah, dilanjutkan tausiyah Ramadhan, shalat Tarawih dan Witir berjamaah, serta penutupan resmi Safari Ramadhan oleh Gubernur Sumatera Selatan.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan dan stabilitas daerah hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat.


Menurut Gubernur, sinergi lintas institusi menjadi kunci dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah Sumatera Selatan, terutama menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri.


Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa momentum Ramadhan menjadi kesempatan penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan daerah.


“Ramadhan adalah momentum untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat sinergi. Polda Sumsel bersama seluruh Forkopimda berkomitmen menjaga stabilitas keamanan daerah agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolda Sumsel.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kebersamaan pimpinan daerah dalam forum Forkopimda menunjukkan soliditas yang kuat dalam menjaga stabilitas Sumatera Selatan.


Menurutnya, koordinasi yang baik antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah akan menjadi fondasi penting dalam memastikan seluruh agenda pengamanan, termasuk Operasi Ketupat dan arus mudik Lebaran, dapat berjalan dengan aman dan lancar.


Polda Sumsel menegaskan kesiapan penuh untuk terus bersinergi dengan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan wilayah serta memastikan masyarakat Sumatera Selatan dapat merayakan Idul Fitri 1447 H dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. (Manda)

Share:

Jalur Jambi–Palembang Ditutup Sementara, Polisi Siapkan Jalur Alternatif Mudik


PALEMBANG — Kepolisian memberlakukan penutupan sementara Jalur Lintas Timur Sumatera arah Jambi menuju Palembang bagi kendaraan pemudik menyusul meningkatnya kepadatan arus lalu lintas di jalur tersebut.


Kebijakan ini merupakan hasil koordinasi antara Polda Jambi dan Polda Sumatera Selatan guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama arus mudik Lebaran.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan dari wilayah Sumatera bagian utara menuju Palembang maupun Pulau Jawa agar mengikuti jalur pengalihan yang telah ditentukan.


“Untuk menghindari kemacetan panjang di Jalur Lintas Timur, para pemudik kami arahkan menggunakan jalur alternatif melalui Lubuk Linggau. Kami mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” ujar Kapolda Sumsel.


Dalam skema pengalihan tersebut, kendaraan pemudik dari arah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau diarahkan menuju jalur alternatif melalui Sarolangun dan Lubuk Linggau sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah Sumatera Selatan.


Jalur Alternatif Melalui Tol


Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang.


Dari Prabumulih, pemudik dapat memanfaatkan jalan tol Prabumulih–Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju Kota Palembang.


Jalur Alternatif Non-Tol


Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang.


Untuk mendukung kelancaran pengalihan arus tersebut, jajaran Polda Sumatera Selatan telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis, khususnya di wilayah Lubuk Linggau, Musi Rawas, hingga Banyuasin yang menjadi jalur utama pengalihan arus mudik.


Petugas juga ditempatkan di sejumlah persimpangan penting guna memberikan petunjuk arah kepada para pengendara agar tidak terjebak kemacetan di jalur yang ditutup.


Selain itu, Kapolda Sumsel juga mengingatkan pengemudi kendaraan besar, khususnya truk dengan sumbu tiga atau lebih, agar mematuhi aturan pembatasan operasional selama periode arus mudik.


“Kendaraan besar diminta mematuhi pembatasan operasional yang telah ditetapkan agar tidak mengganggu kelancaran arus mudik dan meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas,” tegas Kapolda.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan dan tidak memaksakan diri berkendara apabila kondisi tubuh sudah lelah.


“Masyarakat kami imbau mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti petunjuk petugas, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.


Polda Sumsel juga mengingatkan masyarakat agar terus memantau informasi lalu lintas terkini melalui kanal resmi kepolisian guna menghindari kepadatan di jalur utama mudik. (Mn)

Share:

Kapolda Sumsel Soroti 17 Laka Lantas di Hari Keempat Mudik, Truk Sumbu Tiga Diminta Patuhi Aturan


PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menyoroti data kecelakaan lalu lintas pada hari keempat pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang mencatat 17 kejadian kecelakaan di berbagai jalur mudik Sumatera Selatan.


Berdasarkan laporan harian yang dirilis jajaran Polda Sumatera Selatan pada Senin (16/3/2026), kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, tujuh orang luka berat, dan 18 orang luka ringan, dengan total kerugian material mencapai sekitar Rp579.500.000.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa data tersebut menjadi perhatian serius seluruh jajaran kepolisian yang terlibat dalam pengamanan arus mudik Lebaran.


“Setiap kejadian kecelakaan harus menjadi bahan evaluasi bersama. Saya meminta seluruh Kapolres dan satgas meningkatkan patroli di jalur rawan kecelakaan serta memastikan pengamanan jalur mudik berjalan maksimal,” tegas Kapolda Sumsel.


Selain peningkatan patroli, Kapolda juga memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan kendaraan besar bersumbu tiga atau lebih yang berpotensi mengganggu kelancaran arus mudik di jalur utama Sumatera Selatan.


Menurut Kapolda, kendaraan angkutan barang berskala besar harus mematuhi kebijakan pembatasan operasional yang telah ditetapkan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.


“Kendaraan besar seperti truk bersumbu tiga harus mematuhi aturan pembatasan operasional yang berlaku. Kebijakan ini bertujuan menjaga keselamatan pemudik serta mencegah kemacetan dan kecelakaan di jalur utama,” ujar Kapolda.


Operasi Ketupat Musi 2026 yang dilaksanakan oleh Polda Sumatera Selatan merupakan bagian dari operasi kepolisian terpusat dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H.


Dalam laporan harian tersebut, seluruh satuan tugas operasi tercatat telah menjalankan 822 kegiatan melalui sistem Early Warning System (EWS) serta 2.972 kegiatan preemtif dan preventif di lapangan.


Kegiatan tersebut meliputi patroli lalu lintas, pengaturan arus kendaraan, pengamanan simpul transportasi, hingga edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.


Selain itu, data transportasi juga menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan pada hari keempat operasi.


Tercatat 5.064 penumpang melalui terminal, 4.360 penumpang melalui stasiun kereta api, 37.334 penumpang melalui jalur penyeberangan, serta 24.717 penumpang melalui bandara di wilayah Sumatera Selatan.


Sementara itu, lima ruas jalan tol di Sumatera Selatan juga mencatat pergerakan kendaraan yang cukup tinggi selama periode arus mudik.


Melihat kondisi tersebut, Kapolda Sumsel mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara.


“Pastikan kondisi tubuh pengemudi dalam keadaan prima, kendaraan laik jalan, serta jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah. Manfaatkan rest area apabila membutuhkan istirahat,” ujar Kapolda.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa keterbukaan data harian merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam menjalankan Operasi Ketupat Musi 2026 secara transparan dan akuntabel.


“Polda Sumsel menyampaikan data operasi secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengamanan pada hari-hari berikutnya,” ujarnya.


Polda Sumsel menegaskan bahwa pengamanan jalur mudik akan terus diperkuat melalui patroli intensif, pengawasan kendaraan besar, serta koordinasi lintas instansi hingga berakhirnya Operasi Ketupat Musi 2026. (Mn)

Share:

Satu Operasi Lima Tersangka: Polisi Bongkar Jaringan Sabu di Camp Pekerja Sawit Musi Rawas


MUSI RAWAS — Jajaran Polres Musi Rawas melalui Tim Tindak Elang Musi berhasil membongkar peredaran narkotika di kawasan camp pekerja perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Muara Lakitan.


Dalam operasi yang berlangsung hanya 10 menit, polisi berhasil membekuk lima tersangka sekaligus di kawasan camp barak Pabrik Kelapa Sawit milik PT Bina Sains Cemerlang (BSC), Desa Sungai Pinang, Minggu malam (15/3/2026).


Kelima tersangka yang diamankan yakni D (45), S (40), NS (30), IH (22), dan MP (29), seluruhnya warga Desa Anyar, Kecamatan Muara Lakitan.


Dari hasil pemeriksaan awal, dua tersangka yakni D dan S diduga berperan sebagai pengedar sabu, sementara NS, IH, dan MP berstatus sebagai pemilik atau penyedia narkotika.


Polisi menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya 17 paket sabu seberat bruto 10,15 gram, satu pirex kaca berisi sisa sabu seberat 1,47 gram, satu timbangan digital, serta alat hisap sabu.


Selain itu, dari tiga tersangka lainnya juga ditemukan paket sabu dengan berat masing-masing 0,28 gram, 0,29 gram, dan 0,34 gram.


Secara keseluruhan, total sabu yang berhasil diamankan dari operasi tersebut mencapai 12,53 gram.


Kasat Res Narkoba Polres Musi Rawas Iptu Jemmy Amin Gumayel menjelaskan bahwa operasi tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkotika di kawasan camp pekerja perkebunan.


Setelah dilakukan penyelidikan dan pemetaan lokasi, Tim Elang Musi kemudian bergerak melakukan penangkapan secara terencana.


“Lima tersangka diamankan dari satu lokasi dalam waktu sekitar 10 menit. Seluruhnya juga positif metamfetamina berdasarkan hasil tes urine,” ujarnya.


Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di kawasan perkebunan yang rawan dimanfaatkan sebagai lokasi peredaran narkotika.


“Kawasan perkebunan bukan tempat aman bagi pelaku narkoba. Kami akan terus melakukan operasi untuk memastikan wilayah Musi Rawas bersih dari peredaran narkotika,” tegasnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyatakan bahwa keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam memberantas jaringan narkotika hingga ke wilayah pedalaman.


“Polda Sumsel mendukung penuh setiap operasi yang dilakukan jajaran Polres dalam membongkar jaringan narkoba hingga ke kawasan perkebunan,” ujarnya.


Saat ini penyidik Satresnarkoba Polres Musi Rawas masih melakukan pengembangan untuk menelusuri jaringan pemasok narkotika yang memasok sabu ke kawasan Muara Lakitan. (Mn)

Share:

Danrem 044/Gapo Hadiri Peresmian Revitalisasi Bundaran Air Mancur Cempako Telok Palembang Darussalam

 


Penrem 044/Gapo, 15 Maret 2026

Palembang – Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M menghadiri peresmian revitalisasi Tugu Bundaran Air Mancur Cempako Telok Palembang Darussalam yang dilaksanakan di titik 0 Kota Palembang, Minggu (15/3/2026).


Peresmian oleh Wali Kota Ratu Dewa tersebut, dihadiri pula berbagai unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat serta ribuan warga yang turut menyaksikan momentum bersejarah bagi wajah baru kota Palembang.


Dalam sambutannya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan bahwa Bundaran Air Mancur yang diresmikan bukan hanya sekadar sebuah infrastruktur kota, melainkan bagian dari estetika perkotaan yang memiliki makna simbolis bagi masyarakat Palembang.


“Bundaran air mancur yang hari ini kita resmikan bukan sekadar sebuah infrastruktur kota, akan tetapi merupakan estetika perkotaan dan lebih dari itu menjadi simbol peradaban, simbol identitas, serta mencerminkan kualitas masyarakat Kota Palembang. Air mancur ini berdiri dengan desain utama berbentuk bunga yang memiliki makna mendalam dalam budaya Melayu Palembang, melambangkan keharuman akhlak,” ujar Ratu Dewa.


“Sebagai kota tertua di Indonesia, kita berharap Bundaran Air Mancur Tugu Cempako Telok Palembang Darussalam dapat menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan, khususnya warga Palembang,” tambahnya.


Acara peresmian juga dihadiri Ustadz Abdul Somad, menambah suasana semakin religius, serta menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir menyaksikan peresmian tersebut.


Sementara itu, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan apresiasinya terhadap revitalisasi Bundaran Air Mancur yang dinilai mampu memperkuat identitas kota sekaligus menjadi ruang publik yang membanggakan bagi masyarakat.


“Revitalisasi Bundaran Air Mancur Cempako Telok ini merupakan langkah positif dalam memperindah wajah Kota Palembang sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Kami berharap ikon baru Palembang Darussalam ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat, mempererat kebersamaan, serta menjadi destinasi wisata yang memberikan dampak positif bagi perkembangan kota,” ucapnya. (Mn)

Share:

Minggu, 15 Maret 2026

Bus Masuk Jurang di Lahat, Laporan Warga ke 110 Picu Evakuasi Cepat Polisi


LAHAT — Sebuah laporan warga melalui layanan darurat 110 memicu respons cepat polisi dalam menangani kecelakaan bus penumpang yang masuk jurang di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.


Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Desa Tanjung Periuk, Kecamatan Gumay Talang, pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.


Bus penumpang PO Anugerah dilaporkan terperosok ke jurang di jalur lintas tersebut.


Informasi pertama mengenai kecelakaan diterima oleh petugas melalui layanan darurat 110 milik Kepolisian Negara Republik Indonesia setelah seorang warga melaporkan kejadian tersebut kepada operator.


Laporan tersebut langsung diteruskan kepada personel di lapangan.


Tidak lama setelah laporan diterima, anggota dari Polres Lahat bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan kendaraan bus yang masuk ke jurang.


Proses evakuasi dilakukan dalam kondisi malam hari di kawasan perbukitan yang memiliki kontur jalan menurun dan berkelok.


Petugas berupaya memastikan seluruh penumpang dapat dievakuasi dari lokasi kejadian dengan aman.


Saat ini polisi masih melakukan pendataan jumlah korban serta identitas penumpang yang berada di dalam bus tersebut.


Penyebab kecelakaan juga masih dalam proses penyelidikan oleh unit lalu lintas.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan laporan cepat dari masyarakat menjadi faktor penting dalam penanganan kejadian tersebut.


“Laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 sangat membantu kami merespons kejadian ini dengan cepat. Begitu laporan masuk, petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan cepat dari kepolisian.


Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki keluarga yang diperkirakan berada dalam perjalanan menggunakan bus tersebut agar segera menghubungi Polres Lahat atau layanan darurat 110 untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi korban. (Mn)

Share:

Ops Ketupat Musi 2026: Polda Sumsel Kantongi Truk di Perbatasan Jambi, Tim Urai Macet Siaga



PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan memperkuat pengamanan arus mudik Lebaran melalui sejumlah langkah strategis pada hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, Sabtu (14/3/2026).


Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di jalur mudik wilayah Sumatera Selatan.


Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah kebijakan pengantongan kendaraan bersumbu tiga ke atas di Pos Lantas Sumarlin KM 225, kawasan perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.


Kebijakan ini bertujuan memisahkan kendaraan logistik bermuatan besar dari kendaraan pribadi para pemudik.


Dengan pemisahan tersebut, potensi kemacetan serta risiko kecelakaan lalu lintas di jalur lintas Sumatera dapat diminimalisir.


Selain itu, Polda Sumsel juga mengaktifkan Tim Urai Macet yang terdiri dari personel gabungan Direktorat Lalu Lintas dan Direktorat Samapta.


Tim ini ditempatkan di kawasan Timbangan KM 12 Banyuasin untuk melakukan patroli bergerak serta rekayasa lalu lintas secara cepat apabila terjadi peningkatan volume kendaraan.


Keberadaan tim ini menjadi bagian penting dari strategi respons cepat kepolisian dalam menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode mudik.


Pengamanan juga diperkuat di wilayah Lubuk Linggau melalui optimalisasi empat pos strategis, yaitu : Pos Pelayanan Stasiun, Pos Terpadu Lippo, Pos Pengamanan Simpang Periuk dan Pos Pengamanan Petanang


Keempat pos tersebut menjadi titik pemantauan utama untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama arus mudik berlangsung.


Di tingkat Polda, Satgas Operasi Ketupat Musi secara rutin melakukan analisis dan evaluasi terhadap perkembangan situasi di lapangan.


Langkah ini bertujuan memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perjalanan mudik.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa koordinasi lintas satuan menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan arus mudik tahun ini.


“Pengantongan kendaraan berat di perbatasan, pengaktifan Tim Urai Macet, serta pemantauan di seluruh pos merupakan langkah strategis agar perjalanan pemudik tetap aman dan lancar,” ujarnya.


Melalui strategi tersebut, Polda Sumsel berkomitmen memastikan arus mudik Lebaran di wilayah Sumatera Selatan berlangsung aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman hingga tiba di tujuan. (MN)

Share:

Jumat, 13 Maret 2026

SMKN 5 Palembang Tutup Pesantren Ramadan dengan Nuzulul Qur'an dan Santunan Panti Asuhan


PALEMBANG – Berakhir sudah rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan di SMK Negeri 5 Palembang untuk tahun pelajaran 2025-2026. Kegiatan yang berlangsung sejak Senin (9/3) hingga Jumat (13/3) ini resmi ditutup dengan peringatan Nuzulul Qur’an serta aksi sosial pembagian santunan kepada siswa kurang mampu dan panti asuhan.

Kepala SMKN 5 Palembang, Bambang Riadi, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme siswa selama lima hari pelaksanaan.

"Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Materi yang diberikan meliputi penggali isi Al-Qur'an, manfaat Al-Qur'an, serta ilmu praktis seperti thaharah dan tata cara sholat. Kami juga menghadirkan narasumber dari luar untuk memperkaya wawasan keagamaan siswa," ujar Bambang, Jumat (13/3).

Kegiatan ini tidak hanya terpaku pada teori di kelas. Implementasi nyata dilakukan melalui aksi berbagi takjil dan baksos yang diinisiasi oleh kolaborasi ekskul Rohis, Teater, dan OSIS. Sebanyak 27 paket santunan diberikan kepada siswa internal yang membutuhkan, dan 29 paket lainnya disalurkan ke panti asuhan.

"Ini murni inisiatif siswa kami dengan dukungan penuh dari Komite Sekolah. Tujuannya agar mereka terbiasa berbagi kasih," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Neli Edi, S.Ag., menekankan bahwa fokus utama pesantren tahun ini adalah perbaikan akhlak dan kemantapan ibadah harian. Dengan tema “Meningkatkan Keimanan dan Ketangguhan Siswa Terhadap Allah SWT”, para siswa digembleng mengenai adab dan tata cara sholat berjamaah, terutama bagi makmum masbuq.

"Harapan kami, ilmu yang didapat tidak hanya diterapkan saat Ramadan saja, tapi diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin akhlak anak-anak menjadi lebih baik ke depannya," tegas Neli Edi.

Acara penutupan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama seluruh keluarga besar SMKN 5 Palembang. (Mn)

Share:

Definition List

Unordered List

Support