This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 31 Januari 2026

Kabid Humas Polda Sumsel Sampaikan Duka Mendalam Atas Kecelakaan di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane


PALEMBANG – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memastikan akan menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan personel kepolisian secara transparan, profesional, dan prosedural. Hal ini ditegaskan dalam konferensi pers yang digelar di Mako Polrestabes Palembang pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Insiden kecelakaan tersebut melibatkan mobil dinas Toyota Avanza dengan nomor polisi V4145-30 yang dikemudikan oleh seorang anggota Polri berinisial Aipda ES (47). Kendaraan dinas tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Fillano yang dikendarai oleh seorang pria berinisial AT (36).

Peristiwa nahas ini terjadi pada Jumat malam, 30 Januari 2026, sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, tepatnya di putaran Puskesmas Karyajaya, Kota Palembang. Akibat kejadian tersebut, korban AT meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Permata.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengawali rilis dengan menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam dari Kapolda Sumsel, Irjen Pol Shandi Nugroho, S.I.K., M.Hum., kepada keluarga korban.

"Kapolda Sumsel telah memerintahkan Kapolrestabes Palembang untuk menangani kasus kecelakaan lalu lintas ini secara terbuka, transparan, profesional, dan prosedural," ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa jika hasil penyelidikan memenuhi unsur pidana, maka personel yang terlibat akan ditindak sesuai hukum yang berlaku, termasuk proses kode etik. Setiap progres penyidikan juga akan disampaikan secara terbuka kepada media dan publik.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian anggotanya yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Ia menjelaskan saat kejadian kondisi jalanan dalam keadaan licin pasca-hujan.

Kapolrestabes menyatakan telah memerintahkan Kasi Propam Polrestabes Palembang untuk memeriksa Aipda ES. Selain penegakan hukum, pihak kepolisian akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) kegiatan patroli dan manuver kendaraan di jalan raya.

Langkah ini diambil guna memastikan kegiatan kepolisian di masa mendatang tidak membahayakan pengguna jalan lain. Saat ini, barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan satu unit mobil dinas telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. (Mn)

Share:

Dukung Ketahanan Pangan, Danrem 044/Gapo Dampingi Itjen Kementan Tinjau Cetak Sawah 2026

 


Penrem 044/Gapo, 30 Januari 2026

OKI - Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Adri Koesdyanto mendampingi Inspektur Jenderal I Kementerian Pertanian RI, Bapak Andi Asmara, beserta rombongan dalam kunjungan kerja peninjauan Rencana Program Akselerasi Tanam dan Areal (RPATA) Cetak Sawah Tahun 2026 di Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pangkalan Lampam, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Jumat (30/01/2026).


Peninjauan dilakukan pada wilayah Cetak Sawah Rakyat di Kecamatan Pangkalan Lampam yang meliputi Desa Keman Baru, Desa Sepang Ulak Pianggu, Desa Ulak Kemang, Desa Ulak Kemang Baru, Desa Deling, Desa Pangkalan Lampam, dan Desa Sungai Bungin.


Dalam peninjauan tersebut, rombongan meninjau Desa Deling yang memiliki potensi lahan seluas 664 hektare dengan kondisi kedalaman air sekitar 3,5 meter. Di wilayah ini belum terdapat aliran sungai besar, sehingga diperlukan pembuatan saluran air sebagai penunjang cetak sawah. Selain itu, wilayah ini kerap mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau. Dengan terealisasinya program cetak sawah, diharapkan dapat mengurangi potensi karhutla sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui aktivitas pertanian padi.


Sementara itu, di Desa Pangkalan Lampam dan Desa Sungai Bungin terdapat potensi lahan seluas 2.332 hektare yang saat ini masih dalam kondisi terendam air.


Terkait pelaksanaan pekerjaan cetak sawah, disampaikan bahwa saat ini kondisi muka air masih tinggi sehingga menjadi kendala di lapangan. Namun berdasarkan data BMKG, pada bulan Februari air diperkirakan mulai surut. Oleh karena itu, pekerjaan akan dikejar dan dimaksimalkan pada saat kondisi air memungkinkan.


Danrem 044/Gapo bersama rombongan berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah dan perusahaan di sekitar lokasi untuk membantu mengalirkan air yang menggenangi lahan ke sungai, sehingga proses pengerjaan cetak sawah dapat berjalan lancar tanpa hambatan.


“Babinsa dan perangkat yang terlibat dalam pengawasan di lapangan merupakan mitra yang selalu semangat dan memiliki jiwa petarung,” ujar Danrem 044/Gapo.


Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui percepatan cetak sawah rakyat. (Mn)

Share:

Perkuat Lini Pelayanan, Kakanwil Kemenag Sumsel Lantik Pejabat Manajerial, Non-Manajerial, dan PPPK


Palembang - Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah Pejabat Manajerial, Pejabat Non-Manajerial, serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel, Kamis (29/1/2026). Acara yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Sumsel ini menjadi momentum penting dalam upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas layanan publik keagamaan di Bumi Sriwijaya.

Dalam arahannya, Kakanwil menekankan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan hal lumrah dalam sebuah organisasi untuk menjaga ritme kerja yang sehat. Syafitri berpesan agar para pejabat yang baru dilantik segera melakukan akselerasi program.

“Jabatan adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada atasan, tapi juga kepada Tuhan dan masyarakat. Saya minta seluruh pejabat dan PPPK yang dilantik hari ini untuk bekerja dengan penuh integritas dan profesional,” pesan Kakanwil.

Para pejabat manajerial yang dilantik adalah Anang Zailani sebagai Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Muh. Sobari sebagai Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sofiyan sebagai Kepala Urusan Tata Usaha MTsN 1 Palembang, dan Fandrin Firdaus sebagai Kepala Urusan Tata Usaha MAN 2 Palembang.

Adapun PPPK yang dilantik adalah Reni sebagai Penyuluh Agama Ahli Pertama Penyelenggara Kristen Kantor Kemenag OKU Timur, M. Naufal Ogta Putra sebagai Pengadministrasi Perkantoran KUA Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih, Lismawati sebagai Pengelola Umum Operasional MTsN 1 Pagaralam, Puji Ayu Puspasari sebagai Pengadministrasi Perkantoran KUA Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin, Reli Sulyani sebagai Penata Layanan Operasional KUA Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, dan Pitriana sebagai Pengadministrasi Perkantoran Subbag Tata Usaha Kantor Kemenag Kabupaten Musi Banyuasin.

Hadir pada acara pelantikan antara lain Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel Taufiq, para Kepala Bidang dan Pembimas Kanwil, Kakankemenag Kabupaten/Kota, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sumsel, serta Ketua Tim Kerja Kanwil Kemenag Sumsel. (Mn)

Share:

Jumat, 30 Januari 2026

Persaingan Ketat, SMKN 1 Palembang Umumkan 10 Besar Jawara Akademik 2025


PALEMBANG – SMK Negeri 1 Palembang kembali membuktikan kualitas pendidikannya melalui pengumuman hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025. Dari daftar yang dirilis, terlihat persaingan skor yang sangat kompetitif di antara para siswa terbaik sekolah tersebut.

Olivia Anandita mengukuhkan posisinya sebagai yang terbaik dengan meraih total nilai 329.99. Di posisi kedua dan ketiga, Msy. Alfina Alvionita (325.37) dan Rada Sisilia (325.18) saling berkejaran dengan selisih poin yang sangat tipis, menunjukkan standar akademik yang tinggi di lingkungan SMKn 1 Palembang.

Kepala SMKn 1 Palembang, Susi Febrianti, M.Kom., menyampaikan bahwa hasil ini bukan sekadar angka, melainkan indikator kesiapan siswa dalam menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan di masa depan. Beliau menekankan bahwa konsistensi nilai di atas angka 300 bagi sepuluh siswa terbaik ini adalah pencapaian yang patut dibanggakan.

Berikut adalah jajaran 10 besar peraih nilai TKA 2025 SMKn 1 Palembang:

 * Olivia Anandita (329.99)

 * Msy. Alfina Alvionita (325.37)

 * Rada Sisilia (325.18)

 * Chelsea Khirania Putri Ramadhanu (322.41)

 * Zahratul Syifa (317.89)

 * Chantyka Evalia Putri (311.64)

 * Nisa Meidina (310.45)

 * Nyimas Kayla Ameera (310.43)

 * Zahra Ramadani (307.45)

 * Novira Anggraini (307.14)

Keberhasilan para siswa ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik dalam bidang akademik maupun kejuruan. (Mn) 

Share:

Dilantik Kapolri,Irjen Sandi Nugroho Resmi Jabat Kapolda Sumsel


PALEMBANG,- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melantik Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pelantikan tersebut menyusul rotasi jabatan yang tertuang dalam ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 dan ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tanggal 22 Januari 2026.


"Hari ini langsung dipimpin oleh Bapak Kapolri untuk serah terima jabatan beberapa pejabat utama maupun Kapolda di seluruh jajaran," ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya ,SIK,, di Gedung Utama Presisi Palembang Jumat (30/1/2026) sore


Nandang Mu'min wijaya mengungkapkan pejabat yang dilantik tersebut terdiri dari Kadiv Humas Polri Irjen Jhonny Edison Isir. Kemudian, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho.


Selanjutnya, Kepala Lemdiklat (Kalemdiklat) Polri Irjen Achmad Kartiko, lalu Irjen Polisi Andi Rian sebagai Wakil Kepala Lemdiklat Polri.


"Kemudian, Brigjen Polisi Alfred Papare yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah telah diserahterimakan menjadi Kapolda Papua Barat. Kemudian, juga ada Komisaris Besar Polisi Jeremias Rontini, sebelumnya sebagai Irwasda Polda Papua yang kemudian menjadi Kapolda Papua Tengah," kata dia.


Nandang mu'min wijaya memastikan, sertijab ini merupakan bagian penyegaran serta wujud komitmen Polri untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Dengan adanya penyegaran di lingkup Polri, kata Alumni Akpol 97, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan Polri secara optimal.


"Tentunya juga baik itu tour of area maupun tour of duty ini merupakan langkah-langkah strategis untuk memberikan suatu peningkatan dalam organisasi, khususnya juga penyegaran yang nantinya kembali kepada tagline Polri bahwasanya Polri untuk Masyarakat," ungkap dia. (Mn) 

Share:

Gubernur Sumsel Herman Deru Dukung Penuh Polri Tetap di Bawah Presiden


Jakarta, - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyatakan dukungan penuhnya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah naungan Presiden. Ia menilai sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah berjalan sangat baik selama ini.


Sinergitas yang Baik dengan Pemerintah Daerah

Herman Deru mengungkapkan pengalamannya dalam menjalin kerja sama dengan institusi Polri. “Saya Herman Deru Gubernur Sumatera Selatan merasakan selama ini begitu baiknya sinergitas antara institusi Polri dengan pemerintah daerah, baik itu provinsi maupun kabupaten kota sampai dengan tingkat kecamatan dan Bhabinkamtibmas. Tentu ini tidak lepas dari pembinaan dari institusi Polri sendiri terhadap jajarannya,” kata Herman Deru dalam keterangan video pada Jumat (30/1/2026).


Ia berharap kedudukan Polri tidak mengalami penyesuaian ulang di daerah. “Maka kami ingin institusi Polri lembaganya tetap seperti ini, tetap di bawah presiden, jadi sehingga tidak harus diadakannya penyesuaian-penyesuaian kembali di daerah,” ujar Herman Deru.


“Saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya sepakat, saya mendukung, Polri tetap langsung di bawah presiden,” tegasnya.


Penolakan Wacana Polri di Bawah Kementerian

Dukungan Herman Deru ini sejalan dengan sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian khusus. Dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI, Kapolri menyatakan bahwa wacana tersebut dapat melemahkan negara, presiden, dan Polri itu sendiri.



“Oleh karena itu, saya anggap meletakkan Polri di bawah kementerian sama saja melemahkan institusi Polri, melemahkan negara, dan melemahkan presiden. Oleh karena itu, apabila ada pilihan apakah polisi tetap di bawah presiden atau polisi tetap di bawah presiden namun ada menteri kepolisian, Kapolri tetap memimpin, saya memilih Kapolri saja yang dicopot,” ujar Sigit kala itu.


Keputusan DPR RI

Hasil rapat antara Komisi III DPR dan Kapolri kemudian dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (27/1). Paripurna tersebut menetapkan keputusan mengenai Polri yang tetap berada di bawah Presiden sebagai keputusan yang mengikat antara DPR dan Pemerintah.


Poin penting yang ditetapkan DPR adalah:


Komisi III DPR RI menegaskan bahwa kedudukan Polri berada di bawah Presiden langsung.

Polri tidak berbentuk kementerian.

Posisi Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR RI, sesuai Pasal 7 Tap MPR RI Nomor VII/MPR/2000 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Mn) 

Share:

Kamis, 29 Januari 2026

Sinergi TNI-Polri: Wakil Panglima TNI dan Gubernur Akpol Tinjau Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang


​ACEH TAMIANG – Sinergitas TNI dan Polri dalam penanganan pascabencana kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja tingkat tinggi di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (28/1). Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol), para Gubernur Akademi Angkatan, serta Pejabat Utama (PJU) Akpol turun langsung meninjau lokasi sasaran fisik pembersihan sisa banjir yang dikerjakan oleh para Taruna.


​Kunjungan ini difokuskan pada dua fasilitas publik vital, yakni SD Tualang Cut 1 dan Puskesmas Manyak Payed. Kehadiran para pimpinan tertinggi lintas angkatan ini bertujuan untuk memastikan proses normalisasi lingkungan berjalan optimal agar layanan pendidikan dan kesehatan masyarakat segera pulih.


​Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peninjauan teknis, melainkan representasi kuat dari hadirnya negara di tengah kesulitan masyarakat.


​"Kunjungan kerja Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akpol dan para Gubernur Akademi Angkatan ini bertujuan meninjau langsung proses sasaran fisik pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir yang dilaksanakan oleh Taruna Akpol. Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan dan kesehatan dapat segera digunakan kembali oleh warga," ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Kamis (29/1).


​Selain memantau pengerjaan fisik, rombongan juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga setempat dan menyerahkan bantuan sosial. Langkah ini dilakukan untuk membangkitkan semangat masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang beberapa waktu lalu.


Trunoyudo menambahkan bahwa interaksi antara pimpinan, Taruna, dan masyarakat memiliki nilai edukasi dan empati yang mendalam bagi para calon perwira.


​"Selain peninjauan, rombongan juga menyerahkan bantuan serta berinteraksi dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian terhadap pemulihan pascabencana. Ini merupakan bagian dari pembentukan karakter Taruna agar senantiasa peka terhadap kesulitan rakyat," pungkasnya.


​Hingga saat ini, kolaborasi antara personel TNI, Polri, dan masyarakat di Aceh Tamiang terus berlanjut guna mempercepat pembersihan sisa-sisa material banjir sehingga roda kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan normal. (Mn) 

Share:

TMMD ke-127 Tahun 2026, Korem 044/Gapo Siap Bangun Desa Untuk Masyarakat Sejahtera

 


Penrem 044/Gapo, 29 Januari 2026

Palembang – Kepala Staf Korem 044/Garuda Dempo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, secara Vidcon mengikuti Rakornis TNI Manunggal Membangun Desa ke-127 Tahun 2026. Kegiatan Rakornis tersebut dipimpin langsung oleh Waaster Kasad Bidang Binter, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, Kamis (29/1/2026).


TMMD ke-127 Tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, sebagai wujud komitmen TNI AD dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Program TMMD ke-127 Tahun 2026 akan dilaksanakan secara serentak di 48 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Diharapkan melalui program ini, TMMD dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta semakin memperkokoh sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.


Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri menyampaikan bahwa TMMD merupakan program strategis TNI AD yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.


“Melalui TMMD ke-127 Tahun 2026 ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata yang berkelanjutan,” ujar Kolonel Inf Andi Gus Wulandri.


Di wilayah jajaran Korem 044/Gapo, TMMD ke-127 Tahun 2026 akan dilaksanakan oleh Kodim 0430/Banyuasin. Sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi pembukaan badan jalan Desa Wonosari, pembuatan galian selokan drainase dan saluran air, pembangunan gorong-gorong beton bertulang, serta peningkatan infrastruktur pendukung lainnya.


Lebih lanjut, Kasrem menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak terlepas dari dukungan semua pihak.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan TMMD ke-127. Sinergi dan gotong royong menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan dari desa,” tambahnya.


Selain sasaran fisik, TMMD ke-127 juga melaksanakan sasaran nonfisik, antara lain penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Kerukunan Antar Umat Beragama, penyuluhan kesehatan meliputi pencegahan stunting, Posyandu, Protokol Kesehatan dan Posbindu, penyuluhan kedisiplinan dan tertib hukum, penyuluhan bahaya narkoba, serta penyuluhan di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.


Tidak hanya itu, pada TMMD ke-127 ini, terdapat sasaran fisik tambahan melalui program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat, antara lain penyediaan air bersih berupa 5 titik sumur bor, 1 unit MCK dan 1 tandon air, program Bersatu Dengan Alam melalui penanaman pohon, pembersihan saluran air dan pasar, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 2 unit, serta rehabilitasi 10 unit jembatan besi.


Melalui pelaksanaan TMMD ke-127 Tahun 2026 ini, diharapkan terwujud pembangunan yang merata dari desa serta semakin kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat demi kesejahteraan masyarakat. (Mn) 

Share:

Polda Sumsel Sikat Mafia Pupuk Subsidi, Amankan 14 Ton Barang Bukti Demi Lindungi Hak Petani


PALEMBANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan mengambil tindakan tegas terhadap praktik curang yang menyengsarakan petani. Sebanyak 14 ton pupuk subsidi berhasil disita dari dua jaringan berbeda, sementara delapan orang tersangka kini harus mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Langkah ini diambil menyusul keresahan petani terkait kelangkaan dan tingginya harga pupuk di pasaran. Kapolda Sumsel melalui jajaran Ditreskrimsus memastikan tidak ada ruang bagi mafia yang mencoba bermain-main dengan hak rakyat.

Penangkapan di Dua Wilayah

Operasi pertama dilakukan pada Senin (19/1) di Desa Batin Mulya, Ogan Ilir. Polisi meringkus tujuh orang (T.I.N, SR, AH, JI, H, AS, dan AA) yang kedapatan menjual pupuk subsidi jenis Phonska dan Urea dengan harga "cekik leher". Pupuk yang seharusnya dijual seharga Rp90.000 per karung, dilepas ke petani hingga lebih dari Rp200.000.

“Mereka ini bukan bagian dari kelompok tani dan tidak punya legalitas resmi sebagai pengecer. Ini murni praktik spekulan yang memanfaatkan kebutuhan petani demi keuntungan pribadi,” ujar Dirreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring.

Tak berhenti di situ, pada Selasa (27/1), polisi kembali mencegat upaya penyelundupan 9 ton pupuk subsidi lintas provinsi di Jalan Mayjen Ryacudu, Palembang. Tersangka H (36) diketahui membawa pupuk tersebut dari Lampung dengan tujuan Jambi, yang mengindikasikan adanya jaringan distribusi ilegal skala besar.

Melindungi Hak Petani dan Stabilitas Pangan

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

"Pupuk subsidi adalah hak mutlak petani. Setiap butir yang diselewengkan berdampak langsung pada kesejahteraan mereka dan ketahanan pangan kita. Kami tegaskan, ini adalah langkah nyata untuk memastikan subsidi pemerintah benar-benar sampai ke tangan yang berhak," tegas Kombes Nandang.


Ancaman 5 Tahun Penjara dan Denda Rp5 Miliar

Para pelaku kini dijerat dengan Pasal 110 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan Jo Pasal 2 KUHP. Mereka terancam hukuman penjara hingga 5 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar. Selain itu, penyidik juga menerapkan UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP untuk mendalami keterlibatan jaringan lintas wilayah dalam kasus kedua.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat, khususnya para petani, untuk segera melapor jika menemukan praktik serupa agar distribusi pupuk subsidi dapat dikawal secara maksimal. (Mn) 


Share:

Rabu, 28 Januari 2026

Kasdam II/Sriwijaya Ikuti Rapat Evaluasi KDKMP. Wapang TNI : “Penguatan Ekonomi Kerakyatan Merupakan Fondasi Utama Ketahanan Bangsa”


Palembang - Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E., M.M., mengikuti Rapat Evaluasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari Ruang Puskodalopsdam II/Sriwijaya, Palembang, Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara Video Conference (vicon) yang dipimpin oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta diikuti oleh jajaran Satuan Kewilayahan di seluruh Indonesia._


Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI menyampaikan bahwa capaian progres yang telah diraih sejauh ini patut disyukuri, namun tidak untuk membuat seluruh jajaran berpuas diri. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kinerja guna mencapai target yang telah ditetapkan.


Lebih lanjut disampaikan bahwa penguatan ekonomi kerakyatan merupakan fondasi utama ketahanan bangsa. Oleh karena itu, pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa menjadi sangat penting dan strategis.


Dalam rapat tersebut juga dipaparkan laporan perkembangan dari berbagai daerah yang menunjukkan progres pembangunan koperasi yang bervariasi. Beberapa wilayah telah mencapai penyelesaian pembangunan hingga 100 persen, sementara wilayah lainnya masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan konektivitas, pendanaan, legalitas lahan, serta kondisi geografis.


Meski demikian, upaya koordinasi dan sinergi terus dilakukan dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta para pemilik lahan guna mengatasi berbagai hambatan tersebut.


Secara umum, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menunjukkan arah yang positif. Pembangunan koperasi beserta fasilitas pendukung di desa-desa menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, memberdayakan UMKM, serta menciptakan ruang ekonomi dan sosial yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat.


Melalui evaluasi yang berkelanjutan, koordinasi yang solid, serta semangat kebersamaan seluruh pihak, diharapkan program ini dapat berjalan semakin optimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat paling bawah. (Mn) 

Share:

Dokter Lansia Dijerat hingga Tewas dan Dibakar, Tiga Pelaku Pembunuhan Berencana Diciduk Polda Sumsel


Palembang – Kasus pembunuhan sadis terhadap seorang dokter lansia di Kota Palembang akhirnya terungkap. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan berhasil membongkar aksi pembunuhan berencana yang disertai pencurian dengan kekerasan dan menangkap tiga orang pelaku.


Korban diketahui bernama Dr. Khiristina, yang ditemukan tewas mengenaskan setelah dijerat hingga meninggal dunia. Tidak berhenti di situ, jasad korban kemudian dibuang dan dibakar di area kebun sawit guna menghilangkan jejak kejahatan.


Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing Yunas Gusworo (60), Suswanto (57), dan Jhoni Iskandar (46). Dua di antaranya merupakan warga Jalan Tribrata, Kecamatan Kemuning, Palembang, sementara satu tersangka lainnya berasal dari Kabupaten Banyuasin. Yunas Gusworo diduga kuat sebagai otak dari pembunuhan tersebut.


Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu, 15 Januari 2026. Berdasarkan hasil penyelidikan, korban dipancing datang ke rumah pelaku dengan modus tertentu. Setibanya di lokasi, korban langsung dieksekusi dengan cara dijerat menggunakan tali tambang yang telah disiapkan sebelumnya.


Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Johanes Bangun, mengatakan pembunuhan tersebut dilakukan secara terencana. “Korban dijerat di bagian leher hingga meninggal dunia di tempat. Setelah itu jasadnya dibuang dan dibakar untuk menghilangkan barang bukti,” ujarnya.


Selain menghilangkan nyawa korban, para pelaku juga menguasai harta benda milik korban. Mobil korban dijual seharga Rp53 juta, sementara telepon seluler korban turut dikuasai dan dijual melalui penadah.


Fakta lain yang terungkap, korban dan para pelaku ternyata saling mengenal dan bertetangga. Motif pembunuhan dipicu oleh faktor ekonomi, di mana para pelaku nekat menghabisi nyawa korban demi menguasai harta bendanya.


Usai melakukan aksinya, tersangka utama melarikan diri lintas daerah, mulai dari Palembang, Jakarta, Lampung, hingga akhirnya berhasil ditangkap di Tulungagung, Jawa Timur. Polisi kemudian mengembangkan kasus tersebut hingga menangkap dua pelaku lainnya.


Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa mobil korban, telepon seluler, uang tunai Rp53 juta, rekaman CCTV, pakaian korban, BPKB kendaraan, payung, serta korek api yang digunakan pelaku.


Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan sebagaimana diatur dalam KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup. (Mn) 

Share:

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Korem 044/Gapo Perkuat Karakter Prajurit Berakhlak Mulia

 


Penrem 044/Gapo, 28 Januari 2026

Palembang – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H / 2026 M, Korem 044/Gapo menggelar kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan serta membentuk karakter prajurit yang berakhlak mulia dan berdisiplin tinggi, Rabu (28/1/2026).


Sambutan Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto yang dibacakan oleh Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa luar biasa yang menunjukkan kebesaran Allah SWT sekaligus kemuliaan Nabi Muhammad SAW.


“Dari peristiwa Isra Mi’raj inilah Allah SWT mewajibkan shalat lima waktu, yang menjadi tiang agama dan fondasi utama dalam membentuk pribadi yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, serta bertanggung jawab,” ungkapnya.


Lebih lanjut disampaikan bahwa bagi prajurit TNI Angkatan Darat, nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj memiliki makna yang sangat dalam. Shalat tidak hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan waktu, ketaatan kepada perintah Allah SWT, serta keteguhan hati dalam menjalankan amanah tugas.

Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun ini, yakni “Dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Mewujudkan Indonesia Maju.”


Melalui momentum peringatan Isra Mi’raj ini, Danrem 044/Gapo mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar TNI untuk menjadikan shalat sebagai sumber kekuatan rohani, terus memperbaiki kualitas ibadah, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kedinasan, kehidupan keluarga, maupun di tengah masyarakat.


Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz H. Andi Julyadhi Saputra, yang menekankan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.


Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan mampu memberikan pencerahan rohani serta memperkokoh semangat pengabdian prajurit TNI AD dalam menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan. (Mn) 

Share:

Selasa, 27 Januari 2026

Polrestabes Palembang Dukung Swasembada Pangan, Siapkan Lahan Jagung di Talang Jambe


Palembang – Polrestabes Palembang Polda Sumatera Selatan melakukan pengecekan dan koordinasi lahan pertanian dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan pemerintah, Selasa (20/1/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan milik warga seluas sekitar 1.500 meter persegi yang berlokasi di Jalan Mataram II, sekitar Masjid Ma’rifattullah, RT 23 RW 06, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.


Dalam kegiatan itu, personel Polrestabes Palembang berkoordinasi dengan Ketua RT dan pengelola lahan. Hasil koordinasi menyepakati lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk penanaman jagung manis yang direncanakan pada awal hingga pertengahan Februari 2026.



Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi A. menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan produktif bersama masyarakat merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan pemerintah.


“Kami mendorong pemanfaatan lahan produktif bersama warga guna mendukung swasembada pangan,” ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif. Polrestabes Palembang berkomitmen terus mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. (Tim) 

Share:

Tak Hanya Jago Vokasi, Siswa SMKN 2 Palembang Sukses Panen Cabai dan Terong di Lahan Sekolah.


Palembang — Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional serta upaya menumbuhkan kemandirian dan kepedulian siswa terhadap lingkungan, SMK Negeri 2 Palembang melaksanakan kegiatan ketahanan pangan sekolah melalui pemanfaatan lahan kosong di lingkungan sekolah untuk budidaya tanaman hortikultura.


Program ini sejalan dengan semangat Profil Pelajar Pancasila serta kebijakan penguatan ketahanan pangan di tingkat nasional maupun daerah. Melalui kegiatan ini, SMKN 2 Palembang tidak hanya menanamkan nilai akademik, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan hidup yang bermanfaat.


Kegiatan ketahanan pangan diwujudkan melalui penanaman berbagai komoditas strategis, seperti cabai, terong, tomat, serta sayur-mayur berupa sawi, kangkung, dan bayam. Seluruh proses mulai dari persiapan lahan, pengolahan media tanam, hingga penyemaian bibit melibatkan guru dan siswa secara langsung.


Melalui praktik lapangan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman nyata dalam proses budidaya tanaman pangan, mulai dari teknik penanaman, penyiraman, pemupukan, pengendalian hama, hingga pemanenan yang ramah lingkungan.


Penanaman cabai dan terong dipilih karena merupakan komoditas pangan strategis yang banyak dibutuhkan masyarakat, sementara sayur-mayur ditanam untuk mendukung kebutuhan pangan sehat dan bergizi di lingkungan sekolah.


Pada kegiatan tersebut, SMKN 2 Palembang juga melaksanakan panen perdana hasil ketahanan pangan sekolah. Salah satu guru pembina menyampaikan rasa syukur atas hasil yang telah dicapai. Menurutnya, panen perdana ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pimpinan sekolah untuk memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak terpakai agar lebih produktif.


“Alhamdulillah, kami bersyukur karena lahan kosong yang ada bisa dimanfaatkan menjadi lahan tanaman rumah tangga seperti cabai, terong, dan tomat. Setelah dibersihkan, dibuat galangan, dipupuk, kemudian ditanami bibit yang disediakan sekolah, hasilnya sudah bisa kita panen,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa waktu yang dibutuhkan hingga panen berkisar antara dua hingga tiga bulan, dengan perawatan rutin yang melibatkan siswa setiap hari. Antusiasme siswa terlihat tinggi dalam proses perawatan tanaman, mulai dari menyiram hingga membersihkan area tanam.


“Hasil panen ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh sekolah, dibagikan kepada warga sekolah, dan bahkan dikembangkan dalam program pendukung seperti MBG atau pembelajaran kewirausahaan sederhana,” tambahnya.


Sementara itu, pihak sekolah menilai kegiatan ketahanan pangan ini sangat relevan dengan kondisi Sumatera Selatan sebagai daerah agraris yang memiliki potensi besar di bidang pertanian. Meski SMK berorientasi pada pendidikan vokasi dan teknologi, potensi alam tetap perlu dikenalkan dan dikembangkan kepada peserta didik.


Ke depan, SMKN 2 Palembang juga berencana mengembangkan jenis tanaman lain, termasuk tanaman buah yang memiliki ketahanan tinggi terhadap cuaca, seperti nanas dan tanaman produktif lainnya yang mudah dibudidayakan.


Melalui program ketahanan pangan ini, SMKN 2 Palembang berkomitmen menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam pendidikan vokasi, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, serta pembentukan karakter siswa yang mandiri, bertanggung jawab, dan berjiwa kewirausahaan.


Program ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata bahwa SMKN 2 Palembang mampu berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan sejak dari lingkungan pendidikan. (Mn)

Share:

Senin, 26 Januari 2026

Tinjau Progres Pembangunan KDKMP, Danrem 044/Gapo : Wadah Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa


Penrem 044/Gapo, 26 Januari 2026

Banyuasin – Bertempat di Desa Tabala Jaya Kecamatan Karang Agung Ilir Kabupaten Banyuasin, Komandan Korem 044/Garuda Dempo beserta rombongan melaksanakan pengecekan progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Senin (26/1/2026).


Pembangunan KDKMP di Desa Tabala Jaya saat ini telah mencapai kurang lebih 18 persen. Pihak terkait menargetkan pembangunan tersebut dapat diselesaikan pada akhir Maret mendatang agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.


Danrem 044/Gapo menyampaikan harapannya agar pembangunan KDKMP ini berjalan sesuai rencana dan benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat desa.


“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini diharapkan menjadi wadah penguatan ekonomi masyarakat desa, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong kemandirian ekonomi rakyat. Kami berharap koperasi ini nantinya dikelola dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” ujar Danrem.


Sementara itu, Kepala Desa Tabala Jaya menyambut baik pembangunan KDKMP tersebut. Ia berharap keberadaan koperasi dapat membantu perekonomian warga.


“Kami berharap KDKMP ini bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tabala Jaya yang memang sangat memerlukan koperasi,” ucapnya.


Di tempat yang sama, Camat Karang Agung Ilir, Rakiman, menjelaskan bahwa pembangunan KDKMP di wilayah Kecamatan Karang Agung Ilir ditargetkan sebanyak tujuh koperasi yang tersebar di tujuh desa. Program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


Dengan adanya dukungan dari TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat, pembangunan KDKMP diharapkan dapat selesai tepat waktu dan menjadi sarana penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Banyuasin


Terlihat turut mendampingi, Kasi Intel Kasrem 044/Gapo Kolonel Kav Harto Wibowo, Kasi Ter Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Yoppy Chandra Atmaja Hutasoit, Dandim 0430/Banyuasin Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf Jauhari, serta Danramil 430-02/Sungsang Kapten Inf Kusnandar. (Mn) 

Share:

Minggu, 25 Januari 2026

Kasdim Palembang Hadiri Syukuran Hari Bhakti Imigrasi ke-76 di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang


Palembang – Kasdim 0418/Palembang Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M.,M.Han mewakili Dandim 0418/Palembang menghadiri kegiatan Syukuran Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026 yang digelar di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Jalan Pangeran Ratu RT 58 RW 10 Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Senin (26/1/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Imigrasi Kelas I TPI Palembang Khairul Mirza, unsur Forkopimda, perwakilan Polrestabes Palembang, Lanal, Kejati, Disdukcapil, BKN, BPKPSDM, KPPN, perbankan, serta unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan. Rangkaian acara diawali ramah tamah bersama Forkopimda, dilanjutkan pembagian bunga kepada pemohon paspor sebagai bentuk pelayanan humanis, serta Zoom Meeting bersama Menteri Imigrasi.


Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0418/Palembang Letkol Arh Erik Novianto, S.Sos melalui Kasdim menyampaikan bahwa momentum Hari Bhakti Imigrasi ke-76 menjadi penguat sinergi antarinstansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Melalui Hari Bhakti Imigrasi ini, kami berharap sinergitas TNI, Polri, dan seluruh unsur pemerintahan semakin solid dalam mendukung pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas.


Pelayanan yang humanis akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi negara,” ujar Kasdim.


Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76 ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat pelayanan keimigrasian yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Mn) 

Share:

ORADO Sumsel Resmi Dilantik, Danrem 044/Gapo Dorong Domino Jadi Olahraga Prestasi Penrem 044/Gapo, 25 Januari 2026 Palembang – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto menghadiri Acara Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Cabang ORADO 17 Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan Periode 2026–2030, yang diselenggarakan di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Jalan Kapten A. Rivai No. 1, Kota Palembang, Sabtu (24/01/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan struktur organisasi ORADO di tingkat daerah sekaligus upaya mentransformasi olahraga domino menjadi cabang olahraga prestasi yang profesional dan berdaya saing. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Umum Pengprov ORADO Sumsel, Ari Maulana, selaku Ketua Pelaksana, menyampaikan laporan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa ORADO Sumatera Selatan telah melaksanakan pembukaan Training Referee pertama di Provinsi Sumatera Selatan yang diikuti oleh perwakilan dari 17 kabupaten/kota dengan lisensi B dan C, yang dilaksanakan selama dua hari. Selain itu, dilakukan pula pelantikan pengurus ORADO di 17 kabupaten/kota, dengan target pembentukan klub domino di 200 kecamatan se-Sumatera Selatan. Dalam sambutannya, Ketua Pengprov ORADO Sumatera Selatan, M. Reza Farisyi, menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya mengembangkan olahraga domino dengan memperkenalkan dan memasyarakatkan domino sebagai cabang olahraga resmi yang berprestasi. Ia juga mengajak membangun komunitas, dengan merangkul seluruh komunitas domino di Sumatera Selatan untuk bergabung dan berkontribusi aktif dalam organisasi, dengan tujuan meningkatkan prestasi, melalui penyelenggaraan turnamen dan kompetisi guna mencetak atlet domino yang handal, baik di tingkat lokal maupun nasional. Sementara itu, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto, selaku Ketua Dewan Pembina Pengprov ORADO Sumatera Selatan, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar olahraga ORADO juga dapat direncanakan dan dilaksanakan melalui berbagai kompetisi di lingkungan Korem 044/Gapo. “Saya berharap olahraga domino dapat berkembang secara luas di seluruh tanah air sebagai sarana edukatif yang mampu mencerdaskan bangsa,” kata Danrem. Danrem 044/Gapo turut mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Ketua Dewan Pembina ORADO Provinsi Sumatera Selatan. Ia mendorong penyelenggaraan turnamen Gaple/ORADO di 17 kabupaten/kota, serta mengajak seluruh pengurus ORADO kabupaten/kota untuk menjalin kerja sama dengan satuan Kodim di wilayah masing-masing. Pengukuhan struktur organisasi serta pelantikan pengurus cabang di 17 kabupaten/kota bertujuan untuk memastikan legalitas dan pergerakan organisasi yang terstruktur di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi dan transformasi domino dari sekadar permainan rekreasi menjadi olahraga prestasi yang profesional, berkelas, dan bermental kompetisi, sekaligus sebagai upaya penjaringan atlet domino daerah melalui proses seleksi.

 


Penrem 044/Gapo, 25 Januari 2026

Palembang – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto menghadiri Acara Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Cabang ORADO 17 Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan Periode 2026–2030, yang diselenggarakan di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Jalan Kapten A. Rivai No. 1, Kota Palembang, Sabtu (24/01/2026).


Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan struktur organisasi ORADO di tingkat daerah sekaligus upaya mentransformasi olahraga domino menjadi cabang olahraga prestasi yang profesional dan berdaya saing.


Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Umum Pengprov ORADO Sumsel, Ari Maulana, selaku Ketua Pelaksana, menyampaikan laporan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa ORADO Sumatera Selatan telah melaksanakan pembukaan Training Referee pertama di Provinsi Sumatera Selatan yang diikuti oleh perwakilan dari 17 kabupaten/kota dengan lisensi B dan C, yang dilaksanakan selama dua hari. Selain itu, dilakukan pula pelantikan pengurus ORADO di 17 kabupaten/kota, dengan target pembentukan klub domino di 200 kecamatan se-Sumatera Selatan.


Dalam sambutannya, Ketua Pengprov ORADO Sumatera Selatan, M. Reza Farisyi, menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya mengembangkan olahraga domino dengan memperkenalkan dan memasyarakatkan domino sebagai cabang olahraga resmi yang berprestasi.


Ia juga mengajak membangun komunitas, dengan merangkul seluruh komunitas domino di Sumatera Selatan untuk bergabung dan berkontribusi aktif dalam organisasi, dengan tujuan meningkatkan prestasi, melalui penyelenggaraan turnamen dan kompetisi guna mencetak atlet domino yang handal, baik di tingkat lokal maupun nasional.


Sementara itu, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto, selaku Ketua Dewan Pembina Pengprov ORADO Sumatera Selatan, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar olahraga ORADO juga dapat direncanakan dan dilaksanakan melalui berbagai kompetisi di lingkungan Korem 044/Gapo. 


“Saya berharap olahraga domino dapat berkembang secara luas di seluruh tanah air sebagai sarana edukatif yang mampu mencerdaskan bangsa,” kata Danrem.


Danrem 044/Gapo turut mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Ketua Dewan Pembina ORADO Provinsi Sumatera Selatan. Ia mendorong penyelenggaraan turnamen Gaple/ORADO di 17 kabupaten/kota, serta mengajak seluruh pengurus ORADO kabupaten/kota untuk menjalin kerja sama dengan satuan Kodim di wilayah masing-masing.


Pengukuhan struktur organisasi serta pelantikan pengurus cabang di 17 kabupaten/kota bertujuan untuk memastikan legalitas dan pergerakan organisasi yang terstruktur di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi dan transformasi domino dari sekadar permainan rekreasi menjadi olahraga prestasi yang profesional, berkelas, dan bermental kompetisi, sekaligus sebagai upaya penjaringan atlet domino daerah melalui proses seleksi. (Mn)

Share:

Sabtu, 24 Januari 2026

Cegah Perundungan, SMKN 3 Palembang Jadikan Momentum Isra Mi’raj untuk Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

 


PALEMBANG – Keluarga besar SMK Negeri 3 Palembang menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan khidmat pada Jumat (23/1/2026). Bertempat di aula sekolah, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi ribuan siswa untuk meneladani akhlak Rasulullah sekaligus memperkuat komitmen lingkungan sekolah yang aman dan harmonis.

Acara diawali dengan laporan dari Ketua Pelaksana, Ferdi Marettha. Dalam sambutannya, Ferdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Ia berharap peringatan Isra Mi’raj menjadi sarana bagi siswa untuk mempertebal iman dan takwa di tengah rutinitas belajar.

Kepala SMKN 3 Palembang, Masni Dewi, S.Pd., M.Pd., dalam pengarahannya memberikan penekanan khusus terkait karakter siswa. Beliau menegaskan bahwa sejalan dengan nilai-nilai agama, sekolah berkomitmen penuh dalam implementasi regulasi Sekolah Ramah Anak.

"Melalui momentum suci ini, saya tegaskan kembali bahwa perundungan (bullying) maupun kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dibenarkan dan melanggar undang-undang. Saya ingin anak-anakku mengambil hikmah dari tausiyah hari ini dan menerapkannya dalam perilaku sehari-hari," tegas Masni Dewi di hadapan para siswa.

Meskipun aula dipadati oleh sekitar 1.000 siswa—sementara 500 siswa lainnya tengah menjalani praktik magang—suasana tetap berjalan kondusif. Kepala Sekolah memuji kedisiplinan siswa yang mampu menjaga ketenangan selama acara berlangsung meskipun dalam keterbatasan ruang.

Puncak acara diisi dengan tausiyah mendalam oleh Ust. M. Rafiq Wildan, S.Ag., M.Pd. Al-Hafiz. Sebagai bentuk tindak lanjut akademis, para siswa diminta merangkum intisari ceramah untuk dikumpulkan kepada guru pendidikan agama masing-masing sebagai bahan evaluasi karakter.

Melalui kegiatan ini, SMKN 3 Palembang berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang kejuruan, tetapi juga memiliki mentalitas yang kuat dan berakhlak mulia. (Mn)

Share:

Perkuat Stabilitas Nasional, Polri Tunjuk Irjen Sandi Nugroho Jadi Kapolda Sumsel

 


JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan langkah strategis dalam peta keamanan nasional dengan menunjuk Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Penunjukan ini dinilai sebagai bagian dari konsolidasi kekuatan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah yang memiliki posisi vital secara politik, ekonomi, dan sosial.


Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/62/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026, yang mengatur rotasi sejumlah perwira tinggi dan menengah Polri. Irjen Pol Sandi Nugroho menggantikan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi yang dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Wakalemdiklat Polri.


Sumatera Selatan dikenal sebagai salah satu provinsi strategis di kawasan barat Indonesia, dengan karakteristik wilayah yang kompleks—mulai dari jalur logistik nasional, kawasan industri dan energi, hingga dinamika sosial dan politik yang membutuhkan pengelolaan keamanan secara presisi. Dalam konteks ini, penempatan figur Kapolda menjadi bagian penting dari arsitektur keamanan nasional.


Irjen Pol Sandi Nugroho sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Humas Polri, posisi yang berperan sentral dalam pengelolaan informasi publik, komunikasi krisis, serta penguatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Latar belakang tersebut dinilai relevan dengan tantangan keamanan modern yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyangkut persepsi publik, stabilitas sosial, dan legitimasi negara.


Sementara itu, Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi yang selama ini memimpin Polda Sumsel kini menempati posisi strategis di bidang pendidikan dan pelatihan Polri. Penugasan ini menegaskan fokus institusi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi jangka panjang keamanan nasional.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari strategi organisasi Polri dalam menjawab dinamika keamanan yang terus berkembang.


“Rotasi ini dilakukan secara terencana dan objektif untuk memastikan Polri selalu siap menghadapi tantangan kamtibmas, baik dalam skala regional maupun nasional,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).


Menurutnya, pergantian Kapolda bukan sekadar pergantian personal, melainkan langkah institusional untuk memperkuat sinergi lintas sektor dan menjaga stabilitas keamanan daerah sebagai bagian dari stabilitas nasional.


“Sumatera Selatan memiliki peran penting dalam konteks keamanan nasional. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan pengelolaan kamtibmas dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan negara serta masyarakat,” tegas Nandang.


Penunjukan Irjen Pol Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumsel menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keseimbangan antara penegakan hukum, stabilitas politik, dan keamanan nasional di tengah dinamika global dan domestik yang terus berubah. (Mn)

Share:

Jumat, 23 Januari 2026

Kasus Hilangnya Pensiunan Guru di Palembang Terungkap, Polda Sumsel Amankan Tiga Tersangka


PALEMBANG – Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) yang menimpa seorang pensiunan guru berinisial C (80). Pengungkapan ini bermula dari laporan orang hilang yang dilaporkan pihak keluarga pada pertengahan Januari 2026.

Peristiwa ini diketahui terjadi pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 04.47 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang. Korban C (80) dilaporkan hilang setelah berpamitan pergi dari rumah menggunakan mobil Mitsubishi Mirage berwarna merah metalik untuk berobat ke RS Bhayangkara.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengonfirmasi bahwa setelah melakukan penyelidikan intensif, pihak kepolisian menemukan adanya dugaan tindak pidana dalam hilangnya korban. Kecurigaan muncul setelah pihak keluarga mendapatkan rekaman CCTV dan keterangan saksi mengenai adanya pria tak dikenal yang membawa keluar mobil korban dari rumahnya.
"Berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti-bukti di lapangan, tim Jatanras Polda Sumsel bergerak cepat melakukan pengejaran. Kami telah mengamankan tiga orang tersangka yang memiliki peran berbeda dalam kasus ini," ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya dalam keterangan resminya.

Tersangka utama berinisial YG (61) berhasil diamankan di wilayah hukum Polres Tulungagung, Jawa Timur, setelah sebelumnya sempat melarikan diri ke Jakarta dan Lampung. Selain YG, polisi juga mengamankan tersangka JI (46) yang berperan menyimpan barang milik korban dan S (57) yang diduga membantu menjual mobil milik korban.
Dari tangan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Mitsubishi Mirage milik korban, satu unit telepon genggam merk Oppo, satu buah payung, pakaian yang digunakan saat beraksi, serta uang tunai sebesar Rp53.000.000.

Saat ini, personel Jatanras Polda Sumsel tengah melakukan penjemputan terhadap tersangka utama YG dari Jawa Timur untuk dibawa ke Mapolda Sumsel guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Kepolisian juga masih terus melakukan pencarian terhadap keberadaan fisik korban serta melengkapi administrasi penyidikan.

"Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini secara transparan dan profesional. Personel saat ini juga fokus melakukan pencarian terhadap keberadaan korban serta melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU)," pungkas Kombes Pol Nandang.

Para tersangka terancam dijerat dengan Pasal 479 KUHP UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pencurian dengan Kekerasan. (Mn)

Share:

Pemugaran Masjid Mafaatihul Huda: Haji Amrullah dan Alumni Bersinergi dalam Amal Jariyah

 


Palembang - Keteladanan seorang warga Plaju Ulu, Haji Amrullah, patut menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat luas. Dengan penuh keikhlasan, ia menyumbangkan 1.000 sak semen untuk pemugaran Masjid Mafaatihul Huda di lingkungan SMA Negeri 4 Palembang, tanpa adanya permintaan ataupun unsur apa pun dari pihak sekolah.

Haji Amrullah menegaskan bahwa sumbangan tersebut murni dilandasi niat ibadah dan harapan akan pahala amal jariyah. Menurutnya, harta yang disedekahkan untuk pembangunan masjid merupakan bekal terbaik yang akan dibawa hingga akhirat.

“Apa yang kita sumbangkan untuk masjid itulah harta kita yang sebenarnya. Ini murni keikhlasan, semata-mata untuk amal ibadah,” ujar Haji Amrullah.

Masjid Mafaatihul Huda yang tengah dipugar memiliki luas 25,5 x 19 meter persegi. Masjid ini tidak hanya diperuntukkan bagi siswa SMAN 4 Palembang yang jumlahnya hampir mencapai seribu orang, tetapi juga bagi warga sekitar yang selama ini harus beribadah ke masjid di lingkungan RT lain.

Haji Amrullah mengaku tergerak membantu setelah melihat langsung kondisi masjid lama yang sudah tidak lagi memadai. Ia menilai pemugaran masjid sangat dibutuhkan agar kegiatan ibadah dapat berjalan dengan lebih nyaman dan khusyuk, baik bagi siswa maupun masyarakat.

Sumbangan 1.000 sak semen tersebut diberikan seluruhnya dalam bentuk material dan akan dikirimkan secara bertahap hingga jumlah yang dijanjikan terpenuhi. Langkah ini diambil untuk memastikan proses pembangunan dapat terus berjalan tanpa kendala material utama.

Kepala SMAN 4 Palembang, Sutami Hamdani, M.Pd., mengapresiasi kepedulian Haji Amrullah. Ia mengatakan bahwa sejak dimulainya revitalisasi masjid, kegiatan salat sementara dialihkan ke aula utama sekolah karena keterbatasan tempat.

“Keinginan kami, seluruh kegiatan keagamaan dapat dilakukan di satu tempat yang sama. Karena itu kami membutuhkan masjid yang lebih luas dan nyaman,” jelas Sutami Hamdani.

Selain Haji Amrullah, dukungan juga datang dari alumni SMAN 4 Palembang. Salah satunya Letnan Jenderal TNI (Purn) Muhammad Thamrin Marzuki, alumni tahun 1980, yang turut menyumbangkan hartanya untuk membantu pemugaran masjid.

Panitia pembangunan Masjid Mafaatihul Huda berharap keteladanan Haji Amrullah dapat menjadi pemantik semangat bagi warga, alumni, dan masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi. Sumbangan sekecil apa pun dinilai sangat berarti dan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Masyarakat yang ingin beramal dapat menyumbangkan sebagian kecil hartanya melalui rekening donasi yang telah disediakan oleh panitia pemugaran Masjid Mafaatihul Huda. Dengan kebersamaan dan keikhlasan, diharapkan masjid ini dapat segera rampung dan menjadi pusat ibadah serta kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi generasi muda dan warga sekitar.  (Mn)

Share:

Selesaikan Miskomunikasi Lewat Dialog, SMKN 4 Palembang dan Wartawan Tim 7 Sepakat Jalin Hubungan Harmonis


Palembang — Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan memfasilitasi proses mediasi antara Kepala SMKN 4 Palembang dan wartawan Tim 7 terkait pemberitaan yang sempat beredar di publik. Hasil mediasi tersebut menyatakan bahwa persoalan pemberitaan dinyatakan selesai dan disimpulkan sebagai murni kesalahpahaman atau miskomunikasi.


Kepala SMKN 4 Palembang, Sumin Eksan, menegaskan bahwa tidak terdapat praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan SMKN 4 Palembang. Ia menjelaskan bahwa seluruh bentuk pembayaran dan pengelolaan dana sekolah dilakukan secara transparan dan diketahui oleh komite sekolah.


Menurutnya, setiap penggunaan dana terlebih dahulu diajukan oleh pihak sekolah kepada ketua dan bendahara komite untuk dipertimbangkan. Komite sekolah memiliki kewenangan untuk menyetujui ataupun menolak pengajuan penggunaan dana tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.


Pengelolaan pendanaan pendidikan di SMKN 4 Palembang mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.



“Kami bekerja sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada pungli dan tidak ada pungutan di luar ketentuan. Semua melalui mekanisme komite sekolah,” tegas Sumin Eksan.


Mediasi tersebut dilaksanakan pada Kamis malam (22/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIB bertempat di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., didampingi Kabid SMK, Kabid GTK, serta jajaran staf Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel.


Turut hadir dalam mediasi tersebut Nursyamsu M.A.H. Iding, salah satu tokoh organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kota Palembang, bersama pihak SMKN 4 Palembang dan wartawan Tim 7.


Melalui dialog yang berlangsung secara terbuka dan kondusif, masing-masing pihak telah menyampaikan klarifikasi dan penjelasan. Dengan tercapainya kesepahaman bersama, persoalan pemberitaan terkait SMKN 4 Palembang dinyatakan resmi berakhir.


Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan berharap hasil mediasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif dan kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan, khususnya di SMK Negeri 4 Palembang. (Mn)

Share:

Dukung Ketahanan Pangan, Jenderal Bintang Dua Tinjau Satuan Pelayanan Gizi Polda Sumsel


PALEMBANG – Dalam upaya memperkuat strategi nasional dan transformasi institusi, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menerima kunjungan kerja dari Tim Staf Ahli (Sahli) Kapolri pada Kamis, 22 Januari 2026. Kunjungan ini difokuskan pada pengumpulan data serta evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan program Ketahanan Pangan dan Quick Wins Transformasi Polri.

Rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 08.45 WIB ini berpusat di Mapolda Sumsel dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang berlokasi di Komplek Paakri, Palembang.

Evaluasi Strategis Transformasi Polri Presisi

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh dua petinggi Polri, yakni:

1. Irjen Pol. Kumbul Kusdwijanto Sudjadi, S.I.K., S.H., M.M., M.H. (Sahli Sosial Budaya Kapolri)
2. Irjen Pol. Drs. Ruslan Efendi, M.Si. (Sahli Sosial Politik Kapolri)

Kedatangan tim disambut hangat oleh Kapolda Sumsel yang diwakili oleh Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol. Fery Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel.

 "Tujuan utama kunjungan ini adalah memperoleh data faktual di lapangan. Hasil evaluasi ini akan menjadi bahan kajian dan rekomendasi strategis bagi Kapolri untuk meningkatkan efektivitas program ketahanan pangan serta percepatan transformasi Polri yang Presisi," ujar Kombes Pol. Fery Handoko.

Peninjauan Command Center dan Pelayanan Publik

Selama berada di Mapolda Sumsel, Tim Sahli Kapolri melakukan serangkaian inspeksi mendadak dan terstruktur, di antaranya:

Posko Command Center: Meninjau langsung implementasi pengawasan operasional dan monitoring program Quick Wins.

Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT): Mengecek kualitas pelayanan publik guna memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang responsif dan humanis.

Dukungan Penuh Terhadap Ketahanan Pangan Nasional

Salah satu agenda krusial dalam kunjungan ini adalah peninjauan ke **Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sumsel** di Komplek Paakri. Fasilitas ini merupakan bukti nyata komitmen Polda Sumsel dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan personel dan masyarakat sekitar.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh:

* Karo SDM Polda Sumsel.
* Operator Quick Wins dari berbagai satuan kerja.
* Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari.
* Staf ahli dan pengelola SPPG Polda Sumsel.

Harapan dan Komitmen ke Depan

Melalui evaluasi ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan program kerja dengan kebijakan Kapolri. Langkah ini diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai keberhasilan program di wilayah Sumsel, sekaligus menjadi acuan untuk meningkatkan kinerja Polri yang lebih profesional dan dicintai masyarakat.

Dengan adanya pengumpulan data ini, Polri optimis dapat terus menjaga stabilitas keamanan sambil berkontribusi aktif dalam agenda strategis nasional seperti ketahanan pangan. (Mn)

Share:

Penyerahan Simbolis Kendaraan Bus untuk Mendukung Operasional Persit KCK PD II/Sriwijaya


Penrem 044/Gapo, 23 Januari 2026

Palembang – Bertempat di Mapaldam II/Swj, Jalan Ki Ranggo Wirosantiko, Kota Palembang, digelar kegiatan Penyerahan Secara Simbolis Kendaraan Bus guna mendukung operasional Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah II/Sriwijaya, Jumat (23/1/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danrem 044/Gapo yang diwakili oleh Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, serta para pejabat jajaran Kodam II/Sriwijaya dan pengurus Persit KCK PD II/Swj.


Rangkaian kegiatan diawali dengan menyaksikan tayangan profil unit kendaraan bus yang akan diserahkan sebagai sarana pendukung operasional Persit KCK PD II/Sriwijaya. Selanjutnya, Kapaldam II/Swj menyerahkan kendaraan bus secara simbolis kepada Pangdam II/Swj, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kendaraan bus dari Pangdam II/Swj kepada Ibu Ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya.


Dalam kesempatan tersebut, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri menyampaikan bahwa penyerahan kendaraan bus ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pimpinan TNI AD terhadap keberlangsungan kegiatan Persit.


“Penyerahan kendaraan bus ini diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional Persit KCK PD II/Sriwijaya, sehingga seluruh kegiatan organisasi dapat berjalan lebih efektif, aman, dan terkoordinasi dengan baik,” ujar Kasrem.


Lebih lanjut, Kasrem menambahkan bahwa Persit memiliki peran strategis dalam mendukung tugas pokok TNI AD, khususnya dalam pembinaan keluarga prajurit.


“Persit berperan mendukung kesejahteraan dalam keluarga prajurit. Oleh karena itu, dukungan sarana dan prasarana seperti kendaraan operasional ini sangat diperlukan,” tambahnya.


Penyerahan kendaraan bus secara simbolis yang ditandai dengan penyerahan kunci kendaraan bertujuan untuk menandai peralihan tanggung jawab, amanah pelayanan, serta hak pengelolaan aset secara resmi dari pihak pemberi kepada penerima. Kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme serah terima barang milik negara dan wujud komitmen pimpinan dalam mendukung sarana dan prasarana penunjang kegiatan organisasi.


Dengan adanya kendaraan bus tersebut, diharapkan dapat meningkatkan mobilitas, efektivitas, serta kelancaran operasional Persit KCK PD II/Sriwijaya dalam melaksanakan berbagai kegiatan organisasi, sosial, dan pembinaan keluarga besar TNI AD. (Mn)

Share:

Rabu, 21 Januari 2026

Sinergi Tekan Angka Perceraian, Kakanwil Kemenag Sumsel dan PTA Palembang Gagas Kerja Sama Strategis

 


Palembang - Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menerima kunjungan silaturahim dari Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang Anang Permana, Kamis (22/1/2026) pagi. Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Kakanwil ini menjadi momentum penting bagi kedua instansi untuk memperkuat kolaborasi dalam merespons tingginya angka perceraian dan pernikahan dini di wilayah Sumatera Selatan.

Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang perkenalan pejabat, melainkan forum diskusi mengenai isu-isu krusial di bidang hukum keluarga dan ketahanan umat. Kedua belah pihak sepakat bahwa diperlukan langkah konkret dan terintegrasi untuk memberikan perlindungan hukum serta edukasi yang lebih masif kepada masyarakat.

Wakil Ketua PTA Palembang Anang Permana menyampaikan, kolaborasi antara Kemenag dan Pengadilan Tinggi Agama sangat penting. Apalagi secara historis sebelum adanya kebijakan One Roof System (Satu Atap) di bawah Mahkamah Agung pada tahun 2004, peradilan agama berada di bawah naungan Departemen Agama (sekarang Kementerian Agama). 

“Saya kira ada beberapa hal pokok yang bisa dikolaborasikan. Pertama adalah upaya mencegah banyaknya perceraian. Kedua menanggulangi terjadinya pernikahan di bawah umur sesuai UU Nomor 16 Tahun 2019, di mana saat ini masih banyak anak di bawah usia 19 tahun melakukan pernikahan. Ketiga adalah pengawasan pasca perceraian terhadap kelompok rentan terutama anak dan perempuan. Seandainya kita lepas tangan, kita khawatir anak korban perceraian akan menjadi anak salah, bukan anak soleh,” beber Anang. 

Selain tiga hal pokok itu, lanjut Anang, ada beberapa kerja sama lain yang bisa dilakukan seperti penguatan SDM untuk kegiatan hisab rukyat dan pengukuran angka kiblat. Juga memberikan wawasan kepada siswa-siswa Madrasah Aliyah yang hampir lulus dalam rangka mencegah terjadinya pernikahan dini. 

Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menyambut baik kunjungan silaturahim dan rencana kerjasama ini. Menurut Kakanwil, sinergi antara Kemenag Sumsel dan PTA Palembang untuk membangun keluarga tangguh dan berkualitas selaras dengan Asta Protas Kementerian Agama. 

“Silaturahim ini adalah langkah awal yang sangat positif dan penting. Kita ingin membangun keluarga-keluarga di Sumsel yang tangguh dan berkualitas. Bapak Menteri Agama KH. Nasaruddin Umar sejak awal memimpin Kementerian Agama menyoroti secara serius tingginya angka perceraian. Beliau meminta agar seluruh Kakanwil mengambil langkah-langkah brilian untuk menekan angka perceraian di wilayah masing-masing,” jelas Syafitri. 

 “Semoga kejasama ini nantinya semakin meningkatkan kualitas layanan kita kepada masyarakat serta mengurangi tingginya angka perceraian di Sumsel,” pungkasnya. (Mn) 

Share:

Selasa, 20 Januari 2026

4.091 PPPK Paruh Waktu Terima SK Gubernur, Pemprov Sumsel Perkuat Layanan Pendidikan

 


PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Gubernur, surat perintah penugasan, serta melakukan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula SMKN 2 Palembang, Selasa (20/1/2025).


Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., mengatakan bahwa penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel telah rampung sepenuhnya.


“Hari ini merupakan penutup rangkaian penyerahan SK PPPK Paruh Waktu dan surat penugasan. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi, sebagian telah dilaksanakan pada pekan sebelumnya, dan hari ini diselesaikan seluruhnya,” ujar Mondyaboni dalam sambutannya.


Ia menjelaskan, total sebanyak 4.091 PPPK Paruh Waktu menerima SK dan surat penugasan. Para penerima berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Selatan, yang terdiri dari tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan.


Menurut Mondyaboni, penyerahan SK dan penandatanganan perjanjian kerja ini menandai dimulainya secara resmi pelaksanaan tugas para PPPK Paruh Waktu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


“Dengan diterimanya SK dan ditandatanganinya Surat Perjanjian Kerja, maka Bapak dan Ibu PPPK Paruh Waktu telah resmi menjalankan tugas. Kami berharap seluruhnya dapat melaksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta menjunjung tinggi profesionalisme,” tegasnya.


Ia juga menekankan pentingnya peran PPPK Paruh Waktu dalam mendukung kelancaran proses pendidikan di Sumatera Selatan, baik di satuan pendidikan maupun di lingkungan administrasi pendidikan.


Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat kualitas pelayanan pendidikan serta meningkatkan kinerja sumber daya manusia di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel.


Melalui langkah ini, Pemprov Sumsel berharap tercipta sistem pendidikan yang lebih efektif, berdaya saing, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan. (Mn) 

Share:

Korem 044/Gapo Gelar Upacara Bendera 17-an, Jadilah Prajurit Prima


Penrem 044/Gapo, 19 Januari 2026

Palembang – Korem 044/Garuda Dempo menggelar Upacara Bendera 17-an Bulan Januari 2026 yang berlangsung khidmat di Makorem 044/Gapo. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS TNI Korem 044/Gapo, Senin (19/1/2026).


Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto.


Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh prajurit dan PNS TNI di manapun berada dan bertugas. Momentum pergantian tahun diharapkan dapat dijadikan sebagai awal yang baik untuk meningkatkan nilai ibadah serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh semangat, tulus, dan ikhlas.


Panglima TNI juga menyinggung berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang penghujung Tahun 2025, di antaranya bencana alam yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia serta ketegangan geopolitik global. Kondisi tersebut menuntut TNI untuk senantiasa bertindak prima, profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.


Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya turut disampaikan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ditunjukkan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.


Lebih lanjut ditegaskan bahwa keberhasilan dalam menghadapi tantangan ke depan sangat bergantung pada kesiapan fisik, mental, serta moralitas prajurit dan PNS TNI. Oleh karena itu, seluruh personel diminta untuk terus meningkatkan profesionalisme, baik kemampuan teknis, fisik, mental, maupun disiplin, serta menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, baik tradisional maupun non-tradisional.


Panglima TNI juga menekankan pentingnya memperkuat soliditas dan kebersamaan, baik di internal TNI maupun dengan masyarakat, serta menjaga sinergitas dan kerja sama dengan Polri dan instansi terkait lainnya. Selain itu, seluruh prajurit diminta untuk peduli terhadap perkembangan lingkungan strategis guna memahami dinamika geopolitik internasional dan kesiapan Indonesia menghadapi percepatan perubahan situasi global.


Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara pelepasan purna tugas kepada Kapten Inf (Purn) Tupon dan Kapten Inf (Purn) Margi Suharso.


Pada kesempatan tersebut, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri berpesan agar prajurit purna tugas nantinya dapat berperan sebagai jembatan antara lingkungan militer dan masyarakat sipil, sekaligus menjadi contoh bagi generasi muda dalam mencintai bangsa dan negara.


“Pengabdian memang tidak lagi dalam bentuk dinas keprajuritan, namun tetap dapat diwujudkan melalui peran sosial, kemasyarakatan, dan kebangsaan,” ungkapnya.


Melalui tradisi purna tugas ini, Korem 044/Gapo tidak hanya melepas secara kedinasan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar Korem 044/Garuda Dempo.


Di akhir sambutannya, Kasrem 044/Gapo mengucapkan selamat memasuki masa purna tugas kepada Kapten Inf (Purn) Tupon dan Kapten Inf (Purn) Margi Suharso, seraya mendoakan agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan selanjutnya bersama keluarga. (Mn) 

Share:

Korem 044/Gapo Gelar Bimtek Satgas Jembatan TNI AD, “Tidak Ada Toleransi Terhadap Pelaksanaan Yang Asal-Asalan”


Penrem 044/Gapo, 20 Januari 2026

Palembang – Korem 044/Gapo menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Jembatan Satgas Jembatan TNI Angkatan Darat sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil.


Bertempat di Aula Makorem 044/Gapo, kegiatan Bimtek tersebut secara resmi dibuka oleh Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, dan diikuti oleh personel Kodim jajaran Korem 044/Gapo yang tergabung dalam Satgas Jembatan TNI AD, Selasa (20/1/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Kasrem 044/Gapo membacakan sambutan tertulis Danrem 044/Gapo yang menegaskan bahwa kegiatan Bimtek ini memiliki peran yang sangat penting dan strategis.


“Saya ingin menegaskan bahwa kegiatan Bimtek ini bukan kegiatan seremonial, melainkan kegiatan inti yang menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas Satgas Jembatan TNI AD di lapangan. Oleh karena itu, seluruh peserta wajib mengikuti kegiatan ini secara disiplin, fokus, dan bertanggung jawab, karena hasil dari Bimtek ini akan langsung diimplementasikan dalam operasi pembangunan jembatan perintis di wilayah tugas masing-masing,” ucapnya.


Lebih lanjut disampaikan bahwa Program Satgas Jembatan TNI AD merupakan bentuk dukungan nyata TNI Angkatan Darat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di daerah yang sulit dijangkau, terisolir, serta memiliki keterbatasan akses menuju sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, dan layanan publik lainnya.


Danrem 044/Gapo juga menekankan bahwa jembatan yang dibangun merupakan objek vital bagi masyarakat, sehingga aspek perencanaan, kualitas konstruksi, dan faktor keamanan tidak dapat ditawar.


“Jembatan yang kita bangun adalah objek vital masyarakat. Oleh karena itu, setiap personel Satgas harus memahami secara teknis tahapan survei dan penentuan lokasi jembatan, perhitungan kebutuhan material dan alat, teknik pemasangan konstruksi sesuai spesifikasi, manajemen risiko keselamatan kerja, hingga proses evaluasi dan pemeliharaan pasca pembangunan,” lanjutnya.


Ditekankan pula bahwa kesalahan dalam perencanaan maupun pelaksanaan tidak hanya berpotensi menyebabkan kegagalan konstruksi, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan personel dan masyarakat.


“Tidak ada toleransi terhadap pelaksanaan yang asal-asalan,” tegasnya.


Melalui kegiatan Bimtek ini, Danrem 044/Gapo berharap seluruh peserta mampu menjadikannya sebagai bekal utama dalam melaksanakan tugas Satgas Jembatan TNI AD secara profesional, militan, dan bertanggung jawab.


Kegiatan Bimtek turut menghadirkan narasumber dari Zeni Daerah Militer (Zidam) II/Sriwijaya, yang memberikan materi teknis terkait pembangunan jembatan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku. (Mn) 

Share:

Senin, 19 Januari 2026

Peringati Isra Mikraj, Kanwil Kemenag Sumsel Ajak ASN Perkuat Iman dan Peduli Lingkungan

 


Palembang  - Kanwil Kemenag Sumsel menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M di Aula Kanwil Kemenag Sumsel, Senin (09/01/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini mengusung misi penting yaitu meningkatkan kualitas iman dan ibadah sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga alam.

Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan dalam arahannya menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan sejarah biasa, melainkan momentum bagi ASN Kemenag untuk melakukan refleksi diri dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat dan hamba Allah. Kakanwil menuturkan, inti dari peristiwa Isra Mikraj adalah perintah salat lima waktu. Menurutnya, salat yang terjaga akan membentuk karakter pegawai yang disiplin dan berintegritas.

“Salat itu bukan sekadar kewajiban, tapi sarana kita untuk meringankan beban pikiran dan memperkuat iman. Jika salat kita benar, kinerja kita sebagai ASN pasti akan lurus, jujur, dan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Peringatan Isra Mikraj ini diisi dengan tausiyah agama dan do’a bersama oleh Kepala Bagian Tata Usaha H. Taufiq. Dalam tausiyahnya, Taufiq menceritakan secara runut perjalanan Isra Mikraj yang dialami Nabi Muhammad SAW. Termasuk para rasul yang ditemui Nabi Muhammad dalam perjalanan menemui Allah untuk menerima perintah salat. 

Berbicara tentang perintah salat, Taufiq menjelaskan bahwa salat memiliki keistimewaan karena perintah ini diterima langsung Nabi Muhammad dari Allah. Sedangkan perintah-perintah lain seperti puasa, zakat, dan haji disampaikan melalui perantaraan Malaikat Jibril dalam bentuk wahyu Alquran. Salat juga menjadi amalan yang pertama kali dihisab di hari akhir nanti. Bila baik salat seorang hamba, seluruh amal kebaikan lainnya diterima Allah SWT. 

Tak hanya itu, menurut Taufiq, seorang hamba yang menjalankan salat dengan baik dan benar, maka perilaku atau akhlaknya akan benar. Baik dalam hubungan dengan Tuhan atau Hablum Minallah, hubungan dengan manusia atau Hablum Minannas, maupun dengan alam semesta atau Hablum Minal Bi’ah. 

“Iman kita tidak hanya diuji lewat hubungan dengan Tuhan (Hablum Minallah), tapi juga bagaimana kita memperlakukan lingkungan sekitar (Hablum Minal Bi’ah). Inilah ekoteologi. Menjaga kebersihan, menghemat air, dan mengurangi sampah plastik di lingkungan kantor adalah bagian dari pengamalan nilai-nilai Isra Mikraj. Menjaga kelestarian lingkungan adalah salah satu bentuk syukur kita atas ciptaan Allah SWT,” pesan Taufiq.  (Mn) 

Share:

Definition List

Unordered List

Support