Rabu, 28 Mei 2025

Proses SPMB 2025 di SMAN 17 Palembang Tuntas, Sekolah Tekankan Transparansi dan Imbau Warga Waspada Isu Hoaks

Palembang – Proses Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tahun ajaran 2025 di SMAN 17 Palembang telah selesai dilaksanakan. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 17 Palembang, Erhanudin, M.Pd. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah proses SPMB tahun ini telah selesai. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran kegiatan ini,” ujar Erhanudin, Selasa (28/5).

Sebagai sekolah negeri berasrama, SMAN 17 Palembang memiliki sistem penerimaan khusus yang merujuk pada aturan dari Dinas Pendidikan. Terdapat empat jalur penerimaan siswa baru, yaitu afirmasi, mutasi, prestasi (akademik dan non-akademik), serta tes kompetensi akademik. Total daya tampung tahun ini sebanyak 360 siswa.


“Pembagian kuotanya yakni 10 persen untuk afirmasi, 5 persen mutasi, 25 persen prestasi akademik, 10 persen prestasi non-akademik, dan 50 persen melalui jalur tes kompetensi akademik. Proses seleksi dilakukan dalam dua tahap,” jelas Erhanudin.

Tahap pertama, lanjutnya, dilakukan untuk jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi. Sementara tahap kedua adalah untuk jalur tes kompetensi akademik. Seluruh peserta seleksi mengikuti proses dengan ketentuan dan pengawasan yang ketat demi menjamin transparansi.

Setelah pengumuman hasil seleksi, SMAN 17 Palembang akan mengadakan rapat komite bersama wali siswa guna menyepakati sumbangan komite. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan dan kebutuhan sekolah.

“Rapat komite adalah bagian dari keterbukaan kami kepada wali siswa. Tidak ada unsur paksaan dalam sumbangan komite, semuanya dibahas dan disepakati bersama,” ujar Erhanudin.

Erhanudin juga mengingatkan bahwa seluruh siswa yang diterima wajib mengikuti program asrama. “Sebagai sekolah berasrama, siswa baru harus menandatangani surat pernyataan persetujuan mengikuti program asrama,” katanya.

Menanggapi berbagai kabar miring di masyarakat, Erhanudin mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi. Ia menegaskan bahwa tidak ada pungutan liar atau praktik tidak sehat dalam proses SPMB di SMAN 17 Palembang.

“Banyak isu simpang siur yang menyebutkan kalau mau masuk ke SMAN 17 Palembang harus bayar. Itu tidak benar. Silakan cek langsung ke sekolah atau ke panitia resmi jika ada yang meragukan. Jangan mudah percaya kabar yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya.

Dirinya berharap, dengan berakhirnya SPMB 2025 ini, SMAN 17 Palembang bisa semakin baik dalam pelayanan dan kualitas pendidikan. Ia juga mengakui perlunya evaluasi terhadap waktu pendaftaran yang dirasa terlalu singkat.

“Ke depan, kami ingin proses ini bisa lebih ideal dari segi waktu dan pelayanan, agar masyarakat lebih terlayani dengan baik,” pungkasnya.

SMAN 17 Palembang terus berkomitmen menjaga integritas dan mutu pendidikan sebagai sekolah unggulan berasrama di Sumatera Selatan. Transparansi dan keterbukaan menjadi nilai utama dalam setiap proses penerimaan siswa baru. (Indra) 


Share:

0 comments:

Posting Komentar

Definition List

Unordered List

Support