This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Tni & Polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tni & Polri. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Agustus 2026

Kasrem 044/Gapo Ikuti Jalan Santai, Senam Bersama dan Lomba Gembira di Pemprov Sumsel


Penrem 044/Gapo 23 Agustus 2026

Palembang – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kasrem 044/Gapo mengikuti kegiatan Jalan Santai, Senam Bersama dan Lomba Gembira yang digelar di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Sumsel tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Ribuan peserta dari kalangan ASN Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta masyarakat sekitar turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan dan kegembiraan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan diawali dengan jalan santai yang dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang. Para peserta menempuh rute yang telah ditentukan dengan suasana penuh keakraban, sebelum kembali ke halaman Kantor Gubernur Sumsel sebagai titik finish.

Usai jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang diikuti secara antusias oleh seluruh peserta. Suasana semakin meriah dengan digelarnya berbagai lomba gembira yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan.

Selain rangkaian olahraga dan perlombaan, kegiatan juga dimeriahkan dengan pameran perumahan bersubsidi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebagai bagian dari upaya memberikan informasi dan kemudahan akses kepada masyarakat. (Manda)

Share:

Ditjen Pajak dan Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pemalsuan Meterai, Potensi Kerugian Negara Capai Rp1 Triliun


​JAKARTA — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bekerja sama dengan Polda Metro Jaya berhasil membongkar sindikat pemalsuan meterai bernilai puluhan miliar rupiah. Operasi pengungkapan yang berlangsung pada 24 Juni hingga 2 Juli di lima wilayah—DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara—menetapkan 16 orang sebagai tersangka.

​Para tersangka memiliki berbagai peran, mulai dari produsen, distributor, pelaku daur ulang, hingga penjual secara langsung maupun melalui platform marketplace.

​Poin-Poin Utama Pengungkapan Kasus:

​Skala Operasi dan Barang Bukti: Selama setahun terakhir, sindikat ini diperkirakan telah menjual 4.007.334 keping meterai palsu dengan omzet mencapai Rp40,07 miliar. Dalam penggerebekan, petugas mengamankan 3.438.541 keping meterai siap edar serta mesin cetak berkapasitas 900.000 keping per 10 hari.

​Potensi Kerugian Negara: Total barang bukti fisik dan potensi produksi dari bahan baku yang ditemukan (mencapai lebih dari 33 juta keping per gulung) diperkirakan mencapai 103,4 juta keping meterai. Hal ini berpotensi merugikan negara hingga Rp1,034 triliun.

​Dampak terhadap Penerimaan Negara: Bea meterai merupakan salah satu instrumen penerimaan perpajakan yang dikenakan atas dokumen seperti surat perjanjian, akta notaris, atau dokumen transaksi di atas Rp5 juta dengan tarif Rp10.000 per dokumen. Peredaran meterai palsu secara langsung menghilangkan potensi penerimaan yang seharusnya masuk ke kas negara untuk pembiayaan infrastruktur dan program publik.

​Pemerintah terus mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk selalu membeli meterai dari saluran resmi guna menghindari penggunaan barang ilegal yang merugikan penerimaan negara. (Red)

Share:

11 Personel Subsatgas Tulung Selapan Tangani Karhutla di Lahan Gambut PT Samora


OGAN KOMERING ILIR — Polda Sumatera Selatan melalui Subsatgas Polres Ogan Komering Ilir Posko Tulung Selapan mengerahkan personel gabungan dalam Operasi Aman Nusa II untuk memadamkan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di areal PT Samora, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Pemadaman dipimpin Padal IPDA Herman Colt, S.H., bersama 11 personel Subsatgas Posko Tulung Selapan pada Minggu, 23 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB untuk menangani lahan terbakar seluas lebih kurang 2 hektare.

Petugas melakukan penyisiran dan pemadaman langsung pada satu titik api. Proses pemadaman menghadapi kendala karena lahan yang terbakar merupakan lahan gambut, sehingga api di bawah permukaan tanah sulit dipadamkan sepenuhnya.

Kasatgas Ops Aman Nusa II Polda Sumsel bersama jajaran kepolisian resort terus memantau kesiapan operasional personel di lapangan. Koordinasi lintas sektor juga diperkuat untuk mempercepat penanggulangan karhutla di tingkat kewilayahan.


Penanganan tersebut diarahkan untuk menghentikan perambatan api serta menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar. Kehadiran personel di lokasi juga menjadi bagian dari upaya penanganan titik rawan karhutla.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen institusi dalam melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. "Kami memastikan seluruh rangkaian operasi berjalan maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Nandang.

Polda Sumatera Selatan mengimbau masyarakat dan pihak korporasi meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada posko terdekat apabila menemukan tanda-tanda karhutla agar dapat ditangani dengan cepat.

Operasi penanganan karhutla terus dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran di wilayah Sumatera Selatan. (Manda)

Share:

Senin, 27 Juli 2026

Illegal Refinery Digulung, Polda Sumsel Jaga Stabilitas Keamanan dan Ketahanan Energi


PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat dukungannya terhadap program ketahanan energi nasional melalui penindakan tegas terhadap praktik illegal drilling, illegal refinery, dan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) ilegal. Upaya tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Presisi Polri dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah guna menciptakan tata kelola energi yang legal, aman, dan berkelanjutan.


Komitmen tersebut ditegaskan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di UPPKB Kertapati (Terminal Timbangan Kramasan), Kota Palembang, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan, perwakilan SKK Migas, PT Pertamina Patra Niaga, jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, para Kapolres jajaran, serta ratusan tamu undangan sebagai bentuk sinergi dalam menjaga ketahanan energi nasional.


Kapolda Sumsel menjelaskan bahwa pemberantasan mafia migas tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga bertujuan memutus mata rantai ekonomi ilegal yang selama ini merugikan negara, mengganggu distribusi energi, serta menimbulkan risiko terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.


Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan bersama Polres jajaran berhasil mengungkap 96 kasus penyalahgunaan BBM ilegal. Dari pengungkapan tersebut, penyidik menetapkan 129 orang sebagai tersangka serta mengamankan barang bukti sebanyak 1.281.864 liter minyak berbagai jenis. Selain itu, Polda Sumsel juga berhasil mengungkap 11 perkara *illegal refinery* dengan 13 tersangka dan menyita sekitar 125.320 liter minyak hasil penyulingan ilegal.


Berdasarkan data Ditreskrimsus Polda Sumsel, tingkat penyelesaian tindak pidana pada sektor *illegal drilling* sepanjang tahun 2026 mencapai 53,12 persen. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan efektivitas penegakan hukum sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan mafia migas yang selama ini memanfaatkan aktivitas pengeboran dan penyulingan minyak ilegal di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.


Keberhasilan penindakan tersebut memberikan dampak positif terhadap stabilitas distribusi energi di Sumatera Selatan. Penertiban aktivitas ilegal membantu menjaga ketersediaan pasokan BBM, mencegah penyimpangan distribusi BBM bersubsidi, mendukung iklim investasi yang sehat, serta meminimalkan potensi kerusakan lingkungan dan konflik sosial akibat aktivitas migas ilegal.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa penegakan hukum yang dilakukan Polda Sumsel juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar beralih menuju pengelolaan migas yang legal sesuai ketentuan pemerintah.


“Kami akan lebih bangga ketika pemahaman masyarakat sudah selaras dengan Polri. Masyarakat yang telah diverifikasi harus bernaung di bawah entitas legal seperti BUMN, BUMD, UMKM, maupun koperasi agar hasil produksinya menjadi bagian dari ketahanan energi nasional dan disalurkan secara sah kepada Pertamina,” ujar Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa operasi pemberantasan mafia migas merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan perekonomian masyarakat.


“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah pusat melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Sinergi dengan pemerintah daerah, SKK Migas, Pertamina, BPH Migas, serta seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Selatan,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Polda Sumatera Selatan memastikan pengawasan terhadap aktivitas migas ilegal akan terus ditingkatkan melalui koordinasi lintas sektor dan penegakan hukum yang berkelanjutan. Dengan mengedepankan pendekatan preventif, edukatif, dan represif secara proporsional, Polda Sumsel berkomitmen mendukung keberhasilan program prioritas pemerintah di bidang ketahanan energi, melindungi aset negara, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui tata kelola sumber daya alam yang legal dan berkelanjutan. (Mnd)

Share:

Jumat, 17 Juli 2026

Regenerasi Kepemimpinan Polda Sumsel, Kapolda Dorong Pejabat Baru Adaptif dan Responsif Layani Masyarakat


PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat transformasi organisasi melalui tradisi Kenal Pamit Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan yang berkesinambungan. Momentum tersebut menjadi simbol kesinambungan pengabdian Polri dalam memperkuat stabilitas keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung pelaksanaan program pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung acara Kenal Pamit yang berlangsung di Aula Lantai VII Gedung Presisi Mapolda Sumatera Selatan, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sumatera Selatan, Irwasda, Pejabat Utama Polda Sumsel, para Kapolres jajaran, Bhayangkari, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Selatan menyampaikan bahwa tradisi Kenal Pamit bukan sekadar seremoni pergantian pejabat, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi pejabat lama sekaligus momentum mempererat soliditas organisasi dalam menyambut pejabat baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan.


“Mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kinerja institusi. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdiannya selama bertugas di Polda Sumatera Selatan. Kepada pejabat yang baru, saya berharap segera beradaptasi, membangun komunikasi yang baik dengan seluruh personel dan stakeholder, serta menghadirkan inovasi pelayanan yang semakin profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.


Pada jajaran Pejabat Utama, Kombes Pol. Robertho Pardede, S.I.K., M.I.K., resmi menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan menggantikan Kombes Pol. Maesa Soegriwo, S.I.K., S.H., yang mendapat amanah sebagai Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah. Jabatan Direktur Samapta kini diemban Kombes Pol. Ridwan, S.I.K., menggantikan Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., yang dipercaya menjabat Dansatbrimob Polda Sumatera Utara.


Selanjutnya, jabatan Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan diserahterimakan kepada Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H., menggantikan Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., yang mendapat penugasan sebagai Kabag SDM Rorenminops Korbrimob Polri. Polda Sumatera Selatan juga menyambut Kombes Pol. Dr. Ferry Harahap, S.I.K., M.Si., sebagai Kepala SPN Polda Sumatera Selatan dan Kombes Pol. dr. Muhammad El Yandiko, M.M., Sp.An., M.A.R.S., QJOA., sebagai Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sumatera Selatan.


Regenerasi kepemimpinan juga berlangsung pada lima wilayah hukum Polres jajaran. Jabatan Kapolres Pagar Alam kini diemban AKBP Adam Purbantoro, S.H., S.I.K., M.Si., menggantikan AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., yang selanjutnya dipercaya menjabat Kapolres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Jabatan Kapolres Prabumulih diserahterimakan kepada AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., menggantikan AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., yang mendapat promosi sebagai Kasubbagopsnal Dittipideksus Bareskrim Polri.


Sementara itu, jabatan Kapolres Ogan Ilir kini diemban AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., menggantikan AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., yang dipercaya sebagai Wakil Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sulawesi Selatan. Jabatan Kapolres Ogan Komering Ulu diserahterimakan kepada AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., menggantikan AKBP Endro Aribowo, S.I.K., yang mendapat amanah sebagai Wakapolresta Cilacap Polda Jawa Tengah.


Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan sumber daya manusia Polri untuk menghadirkan organisasi yang semakin adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis. Melalui penyegaran kepemimpinan, Polda Sumatera Selatan terus memperkuat implementasi Polri Presisi dengan mengedepankan pelayanan publik yang cepat, transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa tradisi Kenal Pamit menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas internal sekaligus memastikan kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.


“Setiap pergantian pejabat membawa semangat baru bagi organisasi. Kami optimistis para pejabat yang menerima amanah baru akan segera beradaptasi, membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menghadirkan inovasi yang semakin memperkuat kualitas pelayanan publik. Polda Sumatera Selatan berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang profesional, responsif, dan berintegritas sebagai implementasi Polri Presisi,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Melalui tradisi Kenal Pamit ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang profesional, modern, dan adaptif dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian. Dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat, Polda Sumatera Selatan akan terus menghadirkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik guna menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Bumi Sriwijaya serta mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Mnd)

Share:

Senin, 06 Juli 2026

Ditreskrimum Polda Sumsel Bekuk Pelaku Penembakan Petani di OKI, Senjata Api Rakitan Diamankan


PALEMBANG — Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kepastian hukum melalui pengungkapan cepat kasus penembakan yang dipicu sengketa lahan di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Berkat kolaborasi lintas wilayah bersama Satreskrim Polres Indragiri Hilir Polda Riau dan Polsek Air Sugihan, tersangka berhasil diamankan hanya dalam waktu tujuh hari setelah melarikan diri ke Provinsi Riau.


Tersangka berinisial JB (60), seorang pedagang asal Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, ditangkap pada Sabtu, 4 Juli 2026. JB diduga melakukan penganiayaan berat menggunakan senjata api rakitan terhadap korban ESB (46), seorang petani warga Kecamatan Air Sugihan, pada Sabtu, 27 Juni 2026.


Peristiwa bermula ketika korban memenuhi ajakan tersangka untuk membahas sengketa lahan garapan di Desa Sungai Batang, Kecamatan Air Sugihan. Setelah sempat batal bertemu, tersangka kembali menghubungi korban dan meminta bertemu di jalan menuju lokasi. Saat korban turun dari sepeda motor dengan maksud menyalami tersangka, pelaku langsung mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan empat kali tembakan ke arah korban.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tembak pada punggung kanan atas, pinggang kanan bawah, pinggang kiri bawah, serta jempol tangan kiri. Korban segera mendapatkan pertolongan warga dan dilarikan ke Puskesmas Jalur 27 Air Sugihan untuk memperoleh penanganan medis.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit 4 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel langsung melakukan penyelidikan intensif, olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, serta pengembangan terhadap keberadaan pelaku. Hasil koordinasi lintas Polda akhirnya mengantarkan tim gabungan mengamankan tersangka di wilayah Provinsi Riau.


Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan berwarna krom yang diduga digunakan dalam penembakan, dua buah proyektil, satu helai pakaian korban yang terdapat bekas tembakan, serta dokumen yang berkaitan dengan sengketa lahan.


Dir Reskrimum Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Johannes Bangun, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi lintas wilayah dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.


“Pelaku menembak korban sebanyak empat kali kemudian melarikan diri ke Provinsi Riau. Berkat koordinasi yang solid antara Ditreskrimum Polda Sumsel, Polsek Air Sugihan, dan Satreskrim Polres Indragiri Hilir Polda Riau, tersangka berhasil diamankan hanya dalam waktu tujuh hari. Senjata api rakitan yang digunakan dalam aksi tersebut juga telah berhasil kami sita sebagai barang bukti. Setiap tindak pidana kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat akan kami ungkap secara profesional hingga tuntas,” tegas Kombes Pol Johannes Bangun, S.Sos., S.I.K., M.H.


Plt. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan AKBP Muhammad Sofwan Rosyyidi, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa penyitaan senjata api rakitan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan.


“Senjata api rakitan yang digunakan pelaku telah kami amankan bersama barang bukti lainnya. Penyidikan tidak hanya berfokus pada tindak penganiayaan berat, tetapi juga akan didalami terkait kepemilikan dan penggunaan senjata api ilegal sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” jelas AKBP Muhammad Sofwan Rosyyidi, S.I.K., M.H.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk menghindari proses hukum.


“Kolaborasi lintas Polda ini menjadi bukti bahwa setiap pelaku kejahatan akan terus kami kejar sampai berhasil diamankan. Kami juga mengimbau masyarakat agar setiap persoalan, termasuk sengketa lahan, diselesaikan melalui mekanisme hukum dan musyawarah, bukan dengan tindakan kekerasan yang dapat membahayakan keselamatan jiwa,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Polda Sumatera Selatan mengapresiasi sinergi seluruh jajaran yang terlibat dalam pengungkapan kasus ini. Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus memberikan kepastian hukum melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. (Manda)

Share:

Minggu, 05 Juli 2026

Kapolda Sumsel Cup E-Sport 2026 Resmi Ditutup, Polri Perkuat Ekosistem Digital Generasi Muda Sumatera Selatan


PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat peran sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan budaya digital melalui penyelenggaraan Turnamen E-Sport Kapolda Sumsel Cup 2026. Kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 tersebut resmi ditutup di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Minggu (5/7/2026), setelah mempertemukan 47 tim terbaik utusan 17 Polres dan Polrestabes jajaran Polda Sumsel.


Penutupan turnamen dipimpin oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mewakili Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Polisi Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Ibnu Sulistyo Pradipto, jajaran pengurus IESPA Provinsi Sumatera Selatan, Esports Indonesia (ESI) Sumatera Selatan, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumatera Selatan, para juri, caster, influencer, komunitas digital, serta seluruh peserta turnamen.


Setelah melalui pertandingan yang kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas, Polres Banyuasin berhasil meraih Juara Pertama. Posisi Juara Kedua diraih Polres Lahat, sedangkan Polrestabes Palembang 1 menempati Juara Ketiga. Seluruh pemenang memperoleh piala, piagam penghargaan, serta hadiah pembinaan dari Polda Sumsel, sekaligus dipersiapkan untuk mewakili Sumatera Selatan pada Turnamen E-Sport Kapolri Cup tingkat nasional.


Turnamen E-Sport Kapolda Sumsel Cup 2026 menjadi bagian dari implementasi Program Polri Presisi yang menempatkan generasi muda sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem digital yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Melalui kompetisi ini, Polda Sumsel menghadirkan ruang pembinaan yang tidak hanya mengasah kemampuan teknis para atlet, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama tim, kepemimpinan, sportivitas, serta etika dalam memanfaatkan teknologi digital.


Penyelenggaraan turnamen ini juga sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam penguatan ekonomi kreatif dan transformasi digital. Kehadiran Polri di tengah komunitas E-Sport diharapkan mampu memperkuat hubungan dengan Generasi Z, sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet digital yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.


Keikutsertaan 47 tim dari seluruh wilayah hukum Polda Sumsel menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda terhadap olahraga elektronik yang kini berkembang menjadi salah satu cabang olahraga prestasi. Ajang ini sekaligus menjadi media pembinaan karakter yang efektif untuk menyalurkan kreativitas, memperkuat solidaritas, dan membangun budaya kompetisi yang sehat sehingga berdampak positif terhadap ketahanan sosial dan stabilitas keamanan di Sumatera Selatan.


Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Ibnu Sulistyo Pradipto memberikan apresiasi atas penyelenggaraan turnamen yang dinilai menjadi contoh sinergi positif antara institusi kepolisian dan ekosistem olahraga digital nasional.


“Polda Sumsel telah menunjukkan bahwa E-Sport bukan hanya kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda. Model kolaborasi seperti ini layak menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun ekosistem E-Sport yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Ibnu Sulistyo Pradipto.


Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., yang membacakan sambutan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital.


“Polda Sumsel hadir untuk mendampingi Generasi Z agar mampu mengembangkan kreativitasnya melalui kegiatan yang positif dan berprestasi. Turnamen ini membuktikan bahwa Polri dan generasi muda dapat berkolaborasi membangun ekosistem digital yang sehat, berkarakter, serta mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional. Selamat kepada seluruh pemenang dan teruslah berprestasi pada Kapolri Cup,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Polda Sumatera Selatan berkomitmen menjadikan Turnamen E-Sport Kapolda Sumsel Cup sebagai agenda pembinaan yang berkelanjutan. Melalui sinergi bersama komunitas E-Sport, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan, Polda Sumsel optimistis dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, kompetitif, berintegritas, serta mampu menjadi duta Sumatera Selatan dalam berbagai ajang E-Sport tingkat nasional maupun internasional. (Red)

Share:

Jumat, 19 Juni 2026

Perkuat Kepedulian Sosial, Polda Sumsel Salurkan Bantuan Sembako dan Kebutuhan Dasar di Babat Supat


MUSI BANYUASIN — Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus diwujudkan jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga. Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Babat Supat Polres Musi Banyuasin menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada seorang anak penderita hidrosefalus di Desa Suka Maju, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, Sabtu (20/6/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Babat Supat Iptu Agum Marenra, S.Tr.K., M.H., bersama personel Polsek Babat Supat dan Bhayangkari Ranting Babat Supat. Kehadiran jajaran kepolisian di tengah keluarga penerima bantuan menjadi wujud nyata semangat pengabdian Polri yang tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang menghadapi kondisi sosial dan kesehatan yang membutuhkan dukungan bersama.


Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Babat Supat menyerahkan bantuan berupa dua karung beras, satu dus paket sembako, satu buah kasur, empat buah bantal, serta dua bingkisan khusus untuk anak penderita hidrosefalus. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap kuat menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi.


Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan serentak oleh jajaran Polri dengan mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui pendekatan humanis seperti ini, Polri terus memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.


Kapolsek Babat Supat Iptu Agum Marenra, S.Tr.K., M.H., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan empati jajaran Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.


“Kami hadir untuk berbagi dan memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang menghadapi cobaan. Semoga bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat bagi anak kita untuk terus berjuang menjalani pengobatan serta kehidupan sehari-hari,” ujar Kapolsek Babat Supat Iptu Agum Marenra, S.Tr.K., M.H.


Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan sosial seperti ini memiliki dampak yang lebih luas dibandingkan sekadar pemberian bantuan. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, kegiatan tersebut juga memperkuat ketahanan sosial, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan membangun hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa semangat Hari Bhayangkara harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


“Hari Bhayangkara bukan hanya momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir, peduli, dan siap membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Polda Sumatera Selatan akan terus mendorong seluruh jajaran untuk mengembangkan berbagai kegiatan kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, Polri berharap dapat terus memperkuat kepercayaan publik sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Selatan. (Red)

Share:

Sabtu, 06 Juni 2026

Dari Pembinaan Menuju Kemandirian, Polres OKI Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Mantan Napiter


OGAN KOMERING ILIR – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Ogan Komering Ilir (OKI) meresmikan program bedah rumah bagi mantan narapidana terorisme di Desa Bumiarjo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI, Minggu (7/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, Pejabat Utama Polres OKI, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah setempat.


Peresmian bedah rumah ini menjadi simbol keberhasilan pendekatan humanis Polri dalam mendukung proses reintegrasi sosial mantan narapidana terorisme yang telah kembali berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan berbaur secara aktif di tengah masyarakat.


Penerima program bedah rumah adalah Kiagus Muhamad Toni, yang telah menyelesaikan masa hukuman pada tahun 2015. Setelah bebas, yang bersangkutan mengikuti program pembinaan dan deradikalisasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Polres OKI bersama Densus 88 Antiteror Polri.


Selain pembinaan ideologi kebangsaan, yang bersangkutan juga mendapatkan pelatihan keterampilan servis AC dan public speaking sebagai bekal untuk membangun kehidupan yang produktif dan mandiri di tengah masyarakat.


Saat ini, berdasarkan hasil asesmen program pembinaan, Kiagus Muhamad Toni telah berada pada kategori Status Hijau, yang menunjukkan keberhasilan proses reintegrasi sosial, penerimaan terhadap nilai-nilai kebangsaan, serta kemampuan beradaptasi secara positif di lingkungan masyarakat.


Rumah yang dibangun melalui program bedah rumah tersebut memiliki luas 36 meter persegi dengan waktu pengerjaan sekitar dua minggu. Kehadiran rumah layak huni diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat sekaligus menjadi motivasi untuk terus menjalani kehidupan yang lebih baik.


Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan bahwa program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun harapan, kepercayaan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.


“Keberhasilan deradikalisasi tidak hanya diukur dari perubahan pola pikir, tetapi juga dari kemampuan seseorang untuk kembali hidup produktif, diterima masyarakat, serta memiliki kesempatan yang sama untuk membangun masa depan. Program bedah rumah ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap proses reintegrasi sosial yang berkelanjutan,” ujar AKBP Eko Rubiyanto.


Menurutnya, pendekatan kemanusiaan menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus mencegah munculnya kembali paham-paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.


Program tersebut juga sejalan dengan semangat Program Kapolda Sumsel “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini”, yang mendorong setiap personel Polri untuk menghadirkan manfaat nyata dan solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.


Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan bahwa keberhasilan deradikalisasi merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen bangsa yang harus terus dijaga dan diperkuat.


“Keamanan yang berkelanjutan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pembinaan, pemberdayaan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Ketika seseorang kembali menjadi bagian dari masyarakat dan mampu hidup produktif, maka di situlah sesungguhnya keberhasilan deradikalisasi dapat dirasakan secara nyata,” tegas Kapolda Sumsel.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa program bedah rumah tersebut merupakan gambaran nyata bagaimana Polri mengedepankan pendekatan yang humanis dalam menjaga keamanan nasional.


“Deradikalisasi bukan hanya tentang mengubah cara pandang, tetapi juga membangun harapan dan masa depan. Ketika masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pembinaan dan pemberdayaan, maka kepercayaan akan tumbuh dan stabilitas sosial akan semakin kuat. Program ini menjadi bukti bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak solusi sosial di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Kegiatan peresmian berlangsung penuh kehangatan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Kehadiran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta aparat keamanan menjadi simbol kuatnya sinergi dalam mendukung proses reintegrasi sosial yang berkelanjutan.


Melalui momentum Hari Bhayangkara Ke-80, Polres OKI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program-program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga stabilitas kamtibmas melalui pendekatan yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada masa depan bangsa.

Manda 

Share:

Minggu, 24 Mei 2026

Dukung Pembangunan Nasional, Polda Sumsel Pastikan Wilayah Bebas Begal melalui Respons Cepat 110


PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) memperkuat jaminan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui ultimatum keras terhadap para pelaku kejahatan jalanan, khususnya aksi begal yang meresahkan masyarakat. Langkah tegas ini menjadi bagian dari komitmen institusi Polri dalam menjaga rasa aman masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan pembangunan nasional dan stabilitas ekonomi daerah.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kriminalitas jalanan di wilayah hukum Polda Sumsel. Penegasan tersebut disampaikan di Palembang pada Minggu, 24 Mei 2026, sebagai respons terhadap dinamika keamanan yang berkembang di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.


Kapolda Sumsel menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polda hingga Polres dan Polsek, untuk meningkatkan patroli rutin, pengamanan titik rawan, serta melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku kejahatan yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun petugas di lapangan.


Langkah represif yang dilakukan secara profesional dan terukur tersebut merupakan implementasi kebijakan Presisi Kapolri yang selaras dengan program prioritas Presiden Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas nasional, mendukung iklim investasi, serta memastikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat berjalan aman dan lancar.


Sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik berbasis respons cepat, Polda Sumsel juga mengoptimalkan layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam tanpa dipungut biaya. Layanan ini menjadi sarana utama pelaporan cepat apabila masyarakat menemukan tindak kriminalitas, aksi begal, maupun gangguan kamtibmas lainnya.


Seluruh satuan reserse dan patroli kewilayahan kini disiagakan untuk merespons laporan masyarakat secara cepat dan presisi. Optimalisasi Call Center 110 diharapkan mampu mempercepat kehadiran aparat kepolisian di lokasi kejadian sehingga potensi eskalasi tindak kriminal dapat dicegah sedini mungkin.


Dampak dari penguatan patroli dan respons cepat kepolisian ini secara langsung memberikan perlindungan kepada masyarakat yang beraktivitas pada malam hingga dini hari. Situasi keamanan yang kondusif juga menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta mendukung kelancaran pembangunan daerah.


“Tidak ada tempat bagi pelaku begal di wilayah Sumatera Selatan. Kami menginstruksikan seluruh personel di lapangan untuk melakukan tindakan tegas terukur apabila para pelaku mencoba melawan dan mengancam keselamatan petugas maupun masyarakat,” tegas Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.


Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memastikan seluruh jajaran kepolisian telah menyiagakan personel patroli dan operator layanan Call Center 110 secara penuh di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel.


“Masyarakat tidak perlu ragu melapor melalui Call Center 110 apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan. Layanan ini beroperasi selama 24 jam sebagai bentuk respons cepat Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dengan memastikan situasi keamanan tetap aman dan kondusif,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Melalui langkah preventif, penguatan pelayanan publik, dan penegakan hukum yang tegas serta profesional, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas yang menjadi fondasi utama pembangunan nasional.

Manda Lspnews

Share:

Jumat, 15 Mei 2026

Polda Sumsel Umumkan Identitas Korban Bus ALS Hasil Pemeriksaan DNA Tim DVI Polri


PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengumumkan perkembangan signifikan dalam proses identifikasi korban kecelakaan maut Bus ALS di jalur Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), sebagai bentuk komitmen transparansi dan pelayanan kemanusiaan kepada keluarga korban.


Hingga Jumat, 15 Mei 2026, Tim Laboratorium DNA Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan Pusdokkes Polri bersama Bid Dokkes Polda Sumatera Selatan telah berhasil mengidentifikasi 11 jenazah tambahan melalui pemeriksaan DNA secara ilmiah, rigid, dan profesional.


Identifikasi dilakukan melalui pencocokan sampel DNA post mortem dari jenazah dengan sampel DNA ante mortem yang diberikan keluarga biologis korban. Seluruh proses dilakukan menggunakan standar forensik kedokteran kepolisian guna memastikan akurasi identitas sebelum diumumkan secara resmi kepada publik dan pihak keluarga.


Dengan tambahan 11 identifikasi terbaru tersebut, total korban yang telah berhasil teridentifikasi hingga saat ini mencapai 14 jenazah dari keseluruhan korban kecelakaan Bus ALS yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara, pada Rabu, 6 Mei 2026.


Berikut rincian identitas 11 jenazah korban yang berhasil diidentifikasi melalui metode DNA :


1. ALDI SULISTIAWAN BIN ANWARUDIN, laki-laki, teridentifikasi sebagai anak biologis dari Anwarudin (AM 0001).

2. HJ. SYAMSIAH BACHRI BINTI SAMAAH, perempuan, teridentifikasi sebagai ibu biologis dari Yoga Aulia Graha (AM 0006).

3. ZULPAN EFENDI BIN GUSTI, laki-laki, teridentifikasi sebagai anak biologis dari Gusti Pulungan (AM 0011).

4. AGUSTINA MAHARANI BINTI KAMBALI, perempuan, teridentifikasi melalui dua kantong jenazah PM62/C/MTR/0008 dan PM62/C/MTR/0008C sebagai anak biologis dari Kambali (AM 0002).

5. MARTONI BIN MARDANI, laki-laki, teridentifikasi sebagai ayah biologis dari Rimba Bagas Kara (AM 0005).

6. ARYANTO BIN YASIN, laki-laki, teridentifikasi sebagai ayah biologis dari Rangga Saputra (AM 0004).

7. KLINTON WARDANA MARBUN BIN DOHAR SAUT MARBUN, laki-laki, teridentifikasi sebagai anak biologis dari Juliana Sianturi (AM 0010).

8. BAHRUL ULUM, laki-laki, teridentifikasi sebagai adik kandung dari Misbah Sanjani (AM 0007).

9. SYAFRUDDIN NST, laki-laki, teridentifikasi sebagai kakak kandung dari Ahmadi Sudarta NST (AM 0012).

10. ALIF SUPRIYATIN, laki-laki, teridentifikasi sebagai anak biologis dari Kamisah (AM 0009).

11. BUDIYANTO, laki-laki, teridentifikasi sebagai ayah biologis dari Siti Junainah (AM 0014).


Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanty, DFM., Sp.FM., menjelaskan bahwa proses identifikasi masih terus berlangsung terhadap tiga jenazah lainnya yang saat ini masih berada dalam tahap analisis laboratorium lanjutan.


“Seluruh pemeriksaan dilakukan melalui tahapan ilmiah yang ketat mulai dari ekstraksi DNA, kuantifikasi, profiling, hingga rekonsiliasi data ante mortem dan post mortem untuk memastikan identitas korban benar-benar akurat,” jelas Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanty, DFM., Sp.FM.


Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan bahwa Polda Sumatera Selatan berkomitmen menyelesaikan seluruh proses identifikasi secara cepat, profesional, dan humanis demi memberikan kepastian kepada keluarga korban.


“Kami memastikan seluruh tahapan penanganan korban kecelakaan ini dilakukan secara maksimal, mulai dari evakuasi, identifikasi, hingga pendampingan administrasi pemulangan jenazah kepada keluarga masing-masing,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keterbukaan informasi kepada publik menjadi bagian penting dalam penanganan musibah berskala besar tersebut.


“Kami memastikan seluruh proses identifikasi berjalan secara transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan secara medis maupun hukum. Polda Sumsel juga terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban selama proses pemulangan jenazah berlangsung,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Polda Sumatera Selatan kembali mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam insiden kecelakaan Bus ALS agar terus berkoordinasi dengan Posko DVI di RS Bhayangkara M. Hasan Palembang untuk membantu percepatan proses identifikasi terhadap korban yang masih belum teridentifikasi.


Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, kepastian informasi, serta penanganan profesional terhadap setiap peristiwa kecelakaan menonjol di wilayah Sumatera Selatan.

Manda lspnews

Share:

Kamis, 14 Mei 2026

Kolaborasi TNI-Pemda di Muba: Permen ESDM No. 14 Tahun 2025 Jadi Motor Peningkatan PAD Sumsel

 


​KELUANG – Sebuah momentum besar bagi peningkatan ekonomi daerah terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin. Kasdam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E., M.M., bersama Gubernur Sumsel H. Herman, secara resmi mengikrarkan komitmen implementasi aturan terbaru sektor energi (Permen ESDM 14/2025) pada Rabu (13/5).


​Sinergi ini menandai babak baru dalam pengelolaan sumber daya alam yang lebih transparan dan berkelanjutan. Melalui pengawalan dari jajaran TNI dan Polri, diharapkan proses transformasi ini dapat:

  • ​Mendongkrak Pendapatan Daerah: Memastikan aliran PAD dari sektor ESDM lebih optimal dan tepat sasaran.
  • ​Menciptakan Kepastian Usaha: Memberikan rasa aman bagi para pemangku kepentingan untuk beroperasi sesuai hukum.
  • ​Kesejahteraan Lokal: Mengarahkan dampak ekonomi untuk pembangunan infrastruktur dan sosial di wilayah Muba.


​Bupati Muba, H. Toha Tohet, menyambut hangat dukungan penuh Kodam II/Sriwijaya. Dengan pendekatan yang persuasif dan humanis, diharapkan masyarakat lokal menjadi bagian utama dari kemajuan industri energi di wilayahnya sendiri.

Manda lspnews 

Share:

Implementasi Polri Presisi, Polda Sumsel Pastikan Kenyamanan Jemaat Saat Ibadah Kenaikan Yesus Kristus


PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan memperkuat pengamanan dan stabilitas keamanan wilayah dengan mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan rangkaian ibadah Hari Kenaikan Yesus Kristus yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Sumatera Selatan, Kamis, 14 Mei 2026.


Sebanyak 378 gereja yang tersebar di 17 kabupaten dan kota jajaran Polda Sumsel mendapatkan pengamanan ketat guna memastikan seluruh jemaat dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan khidmat.


Pengamanan dilakukan sebagai bentuk implementasi Polri Presisi sekaligus komitmen negara dalam menjamin kebebasan masyarakat menjalankan ibadah sesuai amanat konstitusi. Langkah ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan memperkuat harmoni antarumat beragama di Sumatera Selatan.


Dalam pelaksanaannya, Polda Sumatera Selatan mengerahkan total 2.663 personel gabungan yang terdiri dari 2.237 personel Polri, 226 personel TNI, dan 200 personel dari instansi terkait lainnya.


Pengamanan difokuskan pada gereja-gereja dengan jumlah jemaat besar, termasuk wilayah Polrestabes Palembang yang menjadi titik konsentrasi utama dengan 77 lokasi ibadah dan jumlah jemaat mencapai puluhan ribu orang.


Selain penjagaan terbuka dan tertutup, personel gabungan juga melakukan sterilisasi area gereja, pengaturan lalu lintas, patroli mobile, hingga koordinasi intensif dengan pengurus gereja dan tokoh agama guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar tanpa gangguan.


Kegiatan pengamanan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat toleransi dan menjaga persatuan nasional sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat juga menjadi bentuk nyata pelayanan negara dalam menjaga rasa aman bagi seluruh umat beragama.


Dampak positif dari pengamanan tersebut langsung dirasakan sekitar 35.109 jemaat yang melaksanakan ibadah Kenaikan Yesus Kristus di berbagai wilayah Sumatera Selatan. Situasi selama pelaksanaan ibadah berlangsung aman, tertib, dan kondusif.


Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa seluruh personel telah disiagakan dengan pola pengamanan terukur dan profesional untuk memastikan kegiatan ibadah berlangsung tanpa hambatan.


“Kami memastikan seluruh jajaran hadir di lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah. Pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap siaga terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas,” tegas Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.


“Polda Sumatera Selatan berkomitmen penuh menjaga stabilitas keamanan dan toleransi antarumat beragama. Sinergi antara TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan utama dalam memastikan seluruh kegiatan keagamaan berjalan aman, damai, dan kondusif,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dilaksanakan, situasi keamanan di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan dilaporkan tetap aman dan terkendali. Monitoring serta patroli rutin terus dilakukan guna memastikan aktivitas masyarakat pasca-ibadah berjalan normal dan produktif.

Manda lspnews 

Share:

Rabu, 06 Mei 2026

Siaga atau Terbakar! Danrem 044/Gapo Tegaskan Komitmen Hadapi Karhutla


Penrem 044/Gapo, 6 Mei 2026

Palembang – Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menghadiri Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang digelar di Griya Agung, Kota Palembang, Rabu (6/5/2026).


Apel siaga yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ini merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi musim kemarau panjang yang dipicu oleh fenomena El Nino, yang berisiko meningkatkan kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya.


Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 1.600 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), instansi pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat peduli api. Apel dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago.


Dalam arahannya, Menkopolkam menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman Karhutla. Ia menekankan bahwa penanganan harus dilakukan secara lebih dini, terpadu, serta mengutamakan langkah pencegahan dibandingkan penanggulangan.


Sementara itu, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan komitmen TNI dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan.


“TNI AD, khususnya Korem 044/Gapo siap bersinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. Upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama, melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta deteksi dini di wilayah rawan Karhutla,” ujar Brigjen TNI Khabib Mahfud.


Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka kejadian Karhutla.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Sinergi dan kepedulian bersama akan sangat menentukan keberhasilan kita dalam mencegah Karhutla,” pesannya.

Manda lspnews 

Share:

Jumat, 01 Mei 2026

Joint Operation Polda Sumsel dan Polres Empat Lawang Ungkap Bandar Besar dan Ladang Ganja


PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berhasil mengungkap jaringan besar peredaran narkotika jenis ganja lintas provinsi dengan temuan ladang ganja seluas kurang lebih 20 hektar di Kabupaten Empat Lawang.


Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Lounge Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis, 30 April 2026. Operasi ini merupakan hasil joint operation antara Ditresnarkoba Polda Sumsel dan Satresnarkoba Polres Empat Lawang.


Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Yulian Perdana, S.I.K., menjelaskan bahwa petugas berhasil mengamankan tersangka utama berinisial PD (48) alias Pinhar yang berperan sebagai pemilik lahan, pengelola pembibitan, hingga pengendali distribusi ganja lintas wilayah.


Kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di wilayah perbukitan Desa Batu Jungul, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang. Saat dilakukan penyelidikan awal, petugas sempat menghadapi perlawanan, termasuk insiden penganiayaan terhadap Kanit Intelkam Polres Empat Lawang oleh pelaku saat upaya penindakan pertama.


Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka PD di kawasan loket bus Palembang, Jalan Gubernur Hasan Bastari. Dari tangan tersangka, petugas menemukan barang bukti ganja siap edar yang kemudian mengarah pada pengungkapan jaringan yang lebih luas.


Penggeledahan lanjutan di kediaman tersangka di Desa Batu Jungul mengungkap sekitar 20 kilogram ganja kering siap edar serta empat unit sepeda motor yang diduga terkait aktivitas tindak pidana narkotika.


Berdasarkan hasil pendalaman, penyidik menemukan dokumen kepemilikan lahan dan peta yang mengindikasikan adanya ladang ganja seluas 20 hektar di wilayah perbukitan. Lahan tersebut dikelola dengan modus kerja sama dengan masyarakat setempat melalui sistem bagi hasil.


Total barang bukti yang berhasil diamankan dalam operasi ini mencapai kurang lebih 220 kilogram ganja kering siap edar. Temuan ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar dalam kategori ladang ganja di wilayah hukum Polda Sumsel.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah disesuaikan dalam ketentuan terbaru. Ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen tegas dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke akar jaringan.


“Kami memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan narkotika yang merusak generasi bangsa,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Selain penegakan hukum, Polda Sumsel juga akan melakukan langkah pemulihan sosial (social recovery) di wilayah Desa Batu Jungul dengan melibatkan tokoh masyarakat, edukasi bahaya narkoba, serta fasilitasi rehabilitasi bagi warga terdampak.


Polda Sumsel turut mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan narkotika melalui kanal resmi kepolisian. Partisipasi publik menjadi kunci dalam memutus rantai peredaran narkoba di wilayah Sumatera Selatan.


Pengungkapan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam menjaga keamanan serta melindungi masyarakat dari ancaman serius narkotika, sekaligus mendukung program nasional dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba.

Manda Lspnews 

Share:

Senin, 27 April 2026

Dukung Kebijakan Presiden, Polda Sumsel Perkuat Jaring Pengaman Sosial Melalui Aksi Religi di OKU Timur


OKU TIMUR — Polda Sumatera Selatan melalui jajaran Polres Ogan Komering Ulu Timur memperkuat jaring pengaman sosial dengan menyalurkan bantuan sosial secara masif kepada masyarakat dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.


Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 26 April 2026 ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., bersama jajaran personel dengan menyasar kelompok masyarakat kurang mampu dan lanjut usia di berbagai wilayah Kabupaten OKU Timur.


Penyaluran bantuan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan metode door to door guna memastikan bantuan tepat sasaran. Pada pelaksanaan hari tersebut, Polres OKU Timur menyalurkan tambahan 11 paket bantuan, sehingga total keseluruhan bantuan sosial yang telah disalurkan mencapai 417 paket.


Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok berupa 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, dan 1 kilogram gandum. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga daya tahan sosial di tengah dinamika ekonomi.


Program ini merupakan implementasi nyata dari kebijakan Polri Presisi yang menekankan pelayanan publik yang responsif serta dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat.


Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono menyampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam aspek kemanusiaan.


“Kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk terus hadir dan membantu masyarakat. Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat merasakan manfaat nyata dari kehadiran kami,” ujar AKBP Adik Listiyono.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak jajaran Polda Sumsel dalam mendukung program strategis nasional.


“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Bantuan sosial ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas sosial sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.


Melalui kegiatan ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Kegiatan berlangsung hingga pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari masyarakat penerima manfaat.

Editorial : Manda

Share:

Minggu, 26 April 2026

Berawal dari Penangkapan di Palembang, Ladang Ganja 20 Hektar di Batu Jungul Digulung Polisi


EMPAT LAWANG — Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Reserse Narkoba bersama Polres Empat Lawang berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja berskala besar melalui operasi gabungan pada Jumat, 24 April 2026. Operasi ini membongkar ladang ganja seluas 20 hektar di Desa Batu Jungul, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, sekaligus mengamankan 220 kilogram ganja kering siap edar.


Operasi dipimpin langsung Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana, S.I.K., bersama Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H. Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan intensif sejak Februari 2026 yang berhasil memetakan jaringan distribusi ganja lintas wilayah hingga Pulau Jawa.


Penangkapan tersangka utama berinisial PD alias Pinhar dilakukan di loket bus Jalan Gubernur H. Bastari, Palembang. Dari tangan tersangka, petugas menemukan ganja yang kemudian mengarah pada pengembangan ke lokasi utama di Desa Batu Jungul. Di lokasi tersebut, petugas menemukan ladang ganja aktif beserta barang bukti ganja kering dalam jumlah besar.


Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 220 kilogram ganja kering yang dikemas dalam 11 karung besar, empat unit sepeda motor hasil tindak pidana, serta dokumen kepemilikan lahan dan peta ladang ganja. Selain itu, petugas juga mengungkap bahwa tersangka mengelola seluruh rantai produksi mulai dari penanaman hingga distribusi.


Dari hasil penyidikan, tersangka PD diketahui mengendalikan jaringan yang telah beroperasi sejak tahun 2024 dengan distribusi mencakup wilayah Empat Lawang, Palembang, hingga Pulau Jawa. Empat orang lainnya yang terlibat dalam jaringan tersebut saat ini telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan kemungkinan pengembangan pasal sesuai hasil penyidikan lanjutan.


Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Yulian Perdana menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi kuat antara Polda dan jajaran kewilayahan.


“Sejak 2024 jaringan ini mengelola ladang ganja dan mendistribusikannya hingga ke Pulau Jawa. Hari ini seluruh rantai tersebut berhasil kami putus. Barang bukti 220 kilogram ganja tidak jadi beredar, dan pengembangan terhadap jaringan terus kami lakukan,” tegas Kombes Pol Yulian Perdana.


Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi menyampaikan bahwa pengungkapan ini menjadi langkah strategis dalam menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkotika di wilayahnya.


“Ladang ganja seluas 20 hektar telah kami bongkar dan bandar utamanya berhasil diamankan. Kami juga terus memburu para pelaku lain serta melakukan pendekatan sosial kepada masyarakat agar tidak kembali terlibat dalam aktivitas ilegal ini,” ujar AKBP Abdul Aziz Septiadi.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan salah satu capaian terbesar dalam pemberantasan narkotika di wilayah Sumatera Selatan.


“Polda Sumsel tidak hanya menindak peredaran narkoba di hilir, tetapi juga memutus sumber produksi di hulu. Ladang ganja 20 hektar dan 220 kilogram ganja yang berhasil disita merupakan bukti keseriusan kami dalam melindungi masyarakat,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.


Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengembangan kasus hingga seluruh jaringan terungkap, sekaligus mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi guna memberantas peredaran narkotika di wilayah Sumatera Selatan.

Editorial : Manda

Share:

Danrem 044/Gapo Dorong Prajurit Yon TP Kuasai Pertanian Modern di Sembawa


Penrem 044/Gapo, 26 April 2026

Sembawa – Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., meninjau secara langsung kegiatan Bimbingan Teknis Pertanian yang diikuti prajurit Yon TP jajaran Korem 044/Gapo di SMKN Pertanian Pembangunan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Minggu (26/4/2026).


Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan pimpinan terhadap peningkatan kemampuan serta keterampilan prajurit di bidang pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.


Dalam kesempatan tersebut, Danrem mengikuti jalannya proses belajar mengajar di ruang kelas. Beliau menyimak materi yang diberikan para narasumber kepada para peserta bimtek, sekaligus memberikan motivasi agar para prajurit serius mengikuti setiap tahapan pembelajaran.


“Bimbingan teknis ini sangat penting untuk menambah wawasan dan keterampilan prajurit di bidang pertanian. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh nantinya bisa diterapkan secara nyata guna mendukung ketahanan pangan di wilayah masing-masing,” ujar Brigjen TNI Khabib Mahfud.


“Sebagai prajurit, kita harus mampu menjadi contoh dan pelopor dalam berbagai bidang, termasuk sektor pertanian. Dengan sinergi bersama instansi terkait, saya yakin kita dapat berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.


Selain meninjau kegiatan teori di kelas, Danrem juga melihat secara langsung pelaksanaan praktik lapangan yang dilakukan para peserta. Kegiatan praktik tersebut meliputi penerapan teknik pertanian modern dan pengelolaan lahan secara efektif guna meningkatkan hasil produksi pertanian.


Melalui Bimtek yang digelar Korem 044/Gapo, diharapkan para prajurit Yon TP memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat diaplikasikan dalam mendukung ketahanan pangan serta memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah binaan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian, Kepala SMKN Pertanian Pembangunan Sembawa, para narasumber, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.


Usai meninjau kegiatan bimtek, Danrem beserta rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi BPTU HPT (Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak) Sembawa untuk melihat secara langsung potensi peternakan dan pengembangan pakan ternak di wilayah tersebut.

Editorial : Manda

Share:

Definition List

Unordered List

Support