PALEMBANG, 16 Agustus 2026 — Kota Palembang mencatatkan sejarah baru dalam penguatan pendidikan keagamaan inklusif melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Roudhotul Ashom Nusantara khusus Teman Tuli. Acara ini berlangsung di Kompleks Perumahan Privilege Palembang, Jalan Masjid Az-Zikra, Kecamatan Gandus, dan diresmikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan.
Pendirian fasilitas ini menjadi tonggak penting sebagai sarana tahfidz khusus Tuli pertama di Pulau Sumatera sekaligus yang kedua di Indonesia. Hadirnya Rumah Tahfidz Roudhotul Ashom Nusantara menjadi solusi nyata atas kebutuhan tempat belajar Al-Qur'an yang permanen, ramah, dan memadai bagi komunitas Teman Tuli.
Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi tinggi atas gagasan ini. Ia menekankan bahwa pengajaran Al-Qur'an untuk disabilitas pendengaran membutuhkan metode khusus yang berfokus pada isyarat dan visualisasi.
> "Ini adalah langkah yang sangat istimewa. Jika sahabat tunanetra mengandalkan Braille, maka Teman Tuli menggunakan bahasa isyarat. Tentu dibutuhkan kesabaran dan metode khusus. Kehadiran tempat ini mempertegas Sumatera Selatan sebagai daerah yang tidak hanya religius, tetapi juga menjunjung kesetaraan hak pendidikan bagi seluruh warga," ujar Gubernur.
>
Pembangunan rumah tahfidz ini diprakarsai oleh Penggagas Privilege Palembang, Ryoga Nugraha, yang tergerak melihat kondisi Teman Tuli yang sebelumnya harus berpindah-pindah lokasi untuk belajar. Tempat belajar baru ini dirancang agar dapat dimanfaatkan secara gratis dan nyaman tanpa kendala fasilitas.
Program pengajaran di rumah tahfidz ini melanjutkan dedikasi Ustaz Akbar yang telah mendampingi Teman Tuli belajar Al-Qur'an secara sukarela selama lebih dari empat tahun. Proses pembelajaran disusun secara bertahap—mulai dari huruf hijaiyah, merangkai kata, membaca, hingga tahap kitabah (menuliskan hafalan).
Untuk menjaga mutu keilmuan, metode pembelajaran di Rumah Tahfidz Roudhotul Ashom Nusantara juga diperkuat dengan pengambilan sanad Al-Qur'an di Yogyakarta yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Rumah Tahfidz Roudhotul Ashom Nusantara diharapkan menjadi pusat dakwah inklusif dan ruang pemberdayaan yang melahirkan generasi Qur’ani dari kalangan Teman Tuli. (Idp)











0 comments:
Posting Komentar