Rabu, 29 April 2026

Kepala SMAN 5 Palembang: Ajang Bujang Gadis Bukan Sekadar Adu Fisik, Tapi Adu Karakter dan Prestasi


PALEMBANG – Kepala SMA Negeri 5 (Smanli) Palembang, Tin Marlin, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Smanli ke-17. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa ajang tahunan ini menjadi barometer kualitas karakter dan talenta non-akademik siswa di lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, tahun ini terasa sangat semarak. Di usianya yang ke-17, ajang ini telah mencapai kedewasaan. Kami ingin melalui wadah ini, anak-anak tidak hanya menonjolkan kecantikan atau ketampanan fisik, melainkan karakter, attitude, kepintaran akademis, serta karya positif yang dapat menjaga marwah sekolah,” ujar Tin Marlin, Rabu (29/04/2026).

Penyelenggaraan tahun ini tercatat sebagai yang paling istimewa karena kehadiran jajaran pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan secara lengkap, termasuk Kabid SMA, Bapak Basuni, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Sumsel.

Proses Karantina dan Edukasi

Di tempat yang sama, Waka Kesiswaan SMAN 5 Palembang, Maidalena, M.Pd., memaparkan bahwa para finalis yang tampil di Grand Final adalah hasil saringan ketat dari 170 peserta. Sebelum mencapai puncak acara, 10 pasang finalis terpilih diwajibkan mengikuti masa karantina selama 8 hari.

"Selama karantina, mereka dibekali materi public speaking, catwalk, personal branding, hingga beauty & handsome class. Kami melibatkan alumni-alumni yang sudah berpengalaman di dunia pageant untuk menjadi mentor," ungkap Maidalena.

Kriteria Penilaian Berstandar Profesional

Dewan juri yang dihadirkan pun tidak sembarangan. Pihak sekolah mengundang pakar dari kedinasan, praktisi koreografi, hingga Ketua Ikatan Bujang Gadis Palembang. Hal ini dilakukan agar lulusan Bujang Gadis Smanli siap bersaing di level yang lebih tinggi.

“Kami berharap mereka tidak berhenti di sini. Jika lingkupnya sekarang masih sekolah, ke depan mereka harus mampu menembus tingkat kota, provinsi, bahkan menjadi perwakilan di ajang nasional seperti Putri Indonesia,” tambah Tin Marlin optimis.

Penghargaan Berbagai Kategori

Selain memperebutkan gelar juara utama, ajang ini juga memberikan apresiasi untuk beberapa kategori khusus, yaitu:

  • Bujang Gadis Intelijensia: Dinilai dari kecerdasan saat diskusi dan hasil Tes Potensi Akademik (TPA).

  • Bujang Gadis Persahabatan: Dinilai dari sifat supel dan sosialisasi selama masa karantina.

  • Bujang Gadis Berbakat: Menampilkan talenta khusus seperti debat bahasa Inggris, tari, hingga tahfidz Al-Qur'an.

  • Bujang Gadis Favorit: Berdasarkan dukungan di media sosial dan popularitas di lingkungan sekolah.

Acara yang berlangsung di gedung sekolah tersebut turut dihadiri oleh perwakilan duta siswa dari 20 SMA di Kota Palembang, menjadikannya ajang silaturahmi antar-pelajar yang inspiratif.


Redaksi: Manda Lspnews

Share:

0 comments:

Posting Komentar

Definition List

Unordered List

Support