PALEMBANG – SMAN 10 Palembang resmi menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 yang berlangsung mulai tanggal 13 hingga 17 Juli 2026. Mengikuti petunjuk teknis (Juknis) resmi dari pemerintah, MPLS tahun ini mengusung tema "MPLS Ramah", yang berkomitmen menciptakan ruang berekspresi bagi siswa baru tanpa adanya unsur kekerasan.
Pembina OSIS SMAN 10 Palembang, Pebrianza, S.Pd., M.Sc., mengungkapkan bahwa tahun ini terdapat 480 siswa baru yang terbagi ke dalam 12 rombongan belajar (rombel). Meski sebagian besar siswa hadir dengan antusias, terdapat beberapa siswa yang terpaksa absen karena kondisi kesehatan, termasuk satu siswa yang mengalami insiden kecelakaan dan harus menjalani pemeriksaan rontgen.
"Sesuai dengan anjuran pemerintah, MPLS tahun ini adalah wadah untuk anak-anak berekspresi tetapi tidak boleh dibatasi dengan kekerasan. Jadi konsepnya adalah MPLS ramah," ujar Pebrianza saat memberikan keterangan.
Materi yang diberikan kepada siswa baru sepenuhnya mengacu pada Juknis pemerintah, mulai dari Wiyata Mandala agar siswa mencintai sekolahnya, program school tour "Aku dan Sekolahku", hingga materi "Aku Anak Indonesia Hebat dan Karakter Kuat". SMAN 10 Palembang juga melibatkan pihak eksternal untuk memperkaya wawasan siswa.
"Untuk pemateri hampir seluruhnya dari guru dan wali kelas. Namun, ada beberapa dari luar seperti Ruang Guru dan Densus Anti-Teror yang mengisi materi terkait Keadaban dan Keamanan Digital," tambahnya. Selain itu, siswa juga diajak melakukan aktivitas fisik yang menyenangkan seperti cek denyut jantung dan tes fleksibilitas badan.
Sejak hari pertama pembukaan yang dilaksanakan dalam upacara bendera singkat, SMAN 10 Palembang langsung menegaskan komitmennya terhadap lingkungan sekolah yang aman melalui penandatanganan integritas anti-kekerasan, anti-bullying, dan anti-narkoba.
Kepala SMAN 10 Palembang, Ibu Lili Rahmawati, S.Pd., M.M., dalam sambutannya saat pembukaan menyampaikan ucapan selamat datang yang hangat kepada seluruh siswa baru yang kini telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 10 Palembang.
"Selamat bergabung untuk seluruh siswa-siswi baru. Kami berharap masa MPLS ini menjadi momen yang membahagiakan untuk kalian semua. Jadikan sekolah ini sebagai rumah kedua untuk tumbuh dan berkembang," tutur Ibu Lili Rahmawati.
Lebih lanjut, Ibu Lili Rahmawati memberikan himbauan dan harapan besar bagi para siswa kelas 10 yang baru saja memasuki fase adaptasi di tingkat SMA. Beliau mengingatkan agar para siswa senantiasa menjaga kesehatan, rajin belajar, serta aktif berkomunikasi dengan wali kelas jika menghadapi kendala selama kegiatan berlangsung.
"Ikutilah seluruh rangkaian MPLS ini dengan baik dan gembira. Jangan ragu untuk bercerita kepada wali kelas jika ada hal yang mengganjal atau jika merasa kurang sehat. Harapan kami, melalui materi-materi berbobot yang diberikan selama MPLS, anak-anak sebagai generasi digital dapat tumbuh menjadi pribadi yang jauh lebih disiplin, tangguh, dan memiliki rasa kepemilikan serta kecintaan yang utuh terhadap sekolah ini," tegas Kepala Sekolah.
Rangkaian kegiatan MPLS 2026 ini akan ditutup pada hari kelima (Jumat) dengan agenda pengenalan budaya sekolah berbasis kekhasan lokal. Menutup masa orientasi, SMAN 10 Palembang akan menggelar unjuk karya bakat dari siswa baru serta demonstrasi dari berbagai ekstrakurikuler (ekskul) sekolah, seperti Marching Band dan ekskul lainnya di lapangan belakang, guna menarik minat dan bakat para siswa baru. (Ind)









