PALEMBANG – Usai mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), ratusan peserta didik baru SMA Negeri 9 Palembang Tahun Pelajaran 2026/2027 diperkenalkan dengan beragam kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) yang ada di sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter, kepemimpinan, sekaligus mengembangkan minat dan bakat siswa sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah atas.
Kegiatan perkenalan ekstrakurikuler digelar di halaman SMA Negeri 9 Palembang yang berlokasi di Jalan Mataram, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Sebanyak 24 ekstrakurikuler tampil memperkenalkan program dan keunggulan masing-masing kepada para siswa baru.
Beragam organisasi dan kegiatan ditampilkan, mulai dari Pramuka, Paskibra, PMR, berbagai cabang olahraga, hingga seni dan organisasi pendukung lainnya. Masing-masing ekskul menampilkan atraksi, demonstrasi, maupun penjelasan mengenai aktivitas yang mereka jalankan untuk menarik minat peserta didik baru.
Kepala SMA Negeri 9 Palembang, Dra. Rosmauli, M.Si, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang promosi organisasi sekolah, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun karakter peserta didik yang seimbang antara prestasi akademik dan non-akademik.
"Sekolah yang baik harus mampu memotivasi siswa untuk aktif berorganisasi tanpa melupakan kewajiban utama mereka dalam belajar. Kami ingin sejak awal anak-anak memahami bahwa keberhasilan di SMA tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari karakter, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, dan jiwa kepemimpinan yang dibangun melalui kegiatan ekstrakurikuler," ujar Dra. Rosmauli, M.Si.
Menurut Rosmauli, pendekatan yang dilakukan sekolah bersifat persuasif dengan memberikan pemahaman kepada siswa bahwa ekstrakurikuler merupakan ruang terbaik untuk menggali potensi diri sesuai minat dan bakat masing-masing. Ia menjelaskan, keberadaan 24 ekstrakurikuler di SMAN 9 Palembang memberikan banyak pilihan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di berbagai bidang.
"Kami ingin mereka berani keluar dari zona nyaman. Di bangku SMA, prestasi akademik memang penting, tetapi harus diimbangi dengan karakter yang kuat. Ekstrakurikuler merupakan laboratorium pembentukan mental, kepemimpinan, tanggung jawab, komunikasi, hingga kerja sama tim yang akan sangat bermanfaat bagi masa depan mereka," jelasnya.
Rosmauli juga mengingatkan agar para siswa tidak memilih ekstrakurikuler hanya karena mengikuti teman, melainkan berdasarkan minat, bakat, dan potensi yang dimiliki.
"Silakan pilih kegiatan yang benar-benar kalian sukai. Jadikan organisasi ini sebagai wadah untuk mengasah kemampuan, belajar berorganisasi, melatih disiplin, sekaligus memperluas pergaulan. Namun yang tidak kalah penting adalah tetap menjaga keseimbangan antara aktivitas non-akademik dan tanggung jawab sebagai pelajar," pesan Rosmauli.
Melalui kegiatan perkenalan ekstrakurikuler tersebut, pihak sekolah berharap seluruh peserta didik baru dapat menemukan wadah yang tepat untuk mengembangkan potensinya secara optimal. Dengan pembinaan yang terarah, SMAN 9 Palembang optimistis mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berjiwa kepemimpinan, kreatif, serta siap bersaing di berbagai bidang pada masa mendatang. (Ind)








