PALEMBANG — SMA Negeri 12 Palembang resmi menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. Mengusung konsep MPLS Ramah Anak, kegiatan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan tanpa adanya praktik perpeloncoan.
Sebanyak 240 siswa baru yang terbagi dalam 6 gugus (masing-masing 40 siswa per gugus) antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lima hari penuh, mulai dari hari Senin hingga Jumat.
Sinergi Sekolah dan Orang Tua Sejak Hari Pertama
Inovasi baru pada MPLS tahun ini ditandai dengan dibukanya kegiatan pra-MPLS yang melibatkan para orang tua murid. Waka Kesiswaan SMA Negeri 12 Palembang, Kgs. H. M. Andriansyah, S.Pd.I., Gr., menjelaskan bahwa sosialisasi bersama orang tua menjadi langkah krusial untuk membangun rasa aman dan saling percaya.
"Kami mengundang orang tua murid agar mereka memahami konsep MPLS ramah ini. Kami ingin memastikan saat orang tua mengantarkan anaknya di hari pertama, mereka tahu bahwa SMA Negeri 12 Palembang adalah rumah kedua yang nyaman. Tidak ada lagi ketakutan akan perpeloncoan atau tugas-tugas aneh seperti jaman dulu," ujar Kgs. H. M. Andriansyah, S.Pd.I., Gr. selaku Waka Kesiswaan SMAN 12 Palembang.
Selain menekankan kenyamanan, pihak sekolah juga memperkenalkan visi-misi lembaga serta menggembleng kedisiplinan siswa sejak awal pembukaan.
Pembentukan Karakter: Jurnal "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" & Filosofi Kimia
Selama lima hari pelaksanaan, peserta didik dibekali materi wajib pembentukan karakter, salah satunya melalui penanaman 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Untuk memastikan kebiasaan baik ini benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekolah menyiapkan lembar proyek berupa Jurnal Laporan Kegiatan Harian. Melalui jurnal ini, perkembangan dan pola hidup mandiri siswa dipantau secara mendalam mulai dari hal-hal mendasar:
- Jam bangun pagi dan kemandirian merapikan tempat tidur.
- Pelaksanaan ibadah dan doa harian.
- Pola hidup sehat (seperti jumlah asupan air minum per hari).
- Sikap dan interaksi sosial di tengah masyarakat.
Menariknya, kepengurusan OSIS dan MPK turut menyuntikkan pendekatan kreatif dalam pengenalan jati diri siswa. Belinda Mutiara (Ketua OSIS SMAN 12 Palembang) yang bertindak sebagai Ketua Pelaksana MPLS, bersama Pandji Oksya Purnama (Ketua MPK SMAN 12 Palembang) sebagai Penanggung Jawab Penjelajahan, mengungkapkan adanya kolaborasi materi sains dengan pengembangan diri.
"Kami mengombinasikan konsep pengenalan jati diri dengan pelajaran Kimia mengenai proses asam-basa. Kami analogikan, jika siswa menanamkan perbuatan baik, maka output-nya akan positif, begitupun sebaliknya. Ini cara unik agar adik-adik kelas 10 lebih mudah memahami sebab-akibat dari setiap tindakan mereka,"* terang Belinda Mutiara.
Edukasi Hukum & Bahaya Narkoba Bersama BNN dan Kepolisian
Menjawab tantangan era digital dan dinamika lingkungan remaja, SMAN 12 Palembang turut menggandeng instansi luar seperti **BNN (Badan Narkotika Nasional) dan pihak Kepolisian.
Siswa mendapatkan sosialisasi mendalam terkait pemahaman bahaya Narkoba, Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya (NAPZA), pencegahan kenakalan remaja, hingga pemahaman hukum. Siswa diajarkan cara menyaring informasi di media sosial (Instagram, TikTok, X/Twitter) serta menyikapi pengaruh lingkungan secara bijak dan santun tanpa harus berkonflik.
Ajang Unjuk Bakat: Promosi dan Demo Ekstrakurikuler
Guna memfasilitasi minat dan bakat siswa baru, rangkaian MPLS juga dimeriahkan dengan agenda pengenalan ekstrakurikuler yang terbagi dalam dua tahap:
1. Rabu & Kamis: Penayangan video kreatif promosi dari masing-masing ekstrakurikuler.
2. Jumat: Pelaksanaan Demo Ekstrakurikuler secara langsung di lapangan sekolah.
Seluruh ekstrakurikuler di SMAN 12 Palembang menunjukkan keunggulannya. Namun, pada MPLS kali ini, beberapa ekskul yang paling mencuri perhatian dan diminati peserta didik baru antara lain Paskibra, Publisistik/Ekskul Seni (Sabuk Gersmi), dan Olahraga/Bela Diri.
Menginspirasi Lewat Prestasi Siswa
Pelaksanaan MPLS ini juga menjadi momentum untuk memotivasi siswa baru melalui deretan prestasi membanggakan yang diraih oleh para seniornya. Di antaranya keberhasilan siswa SMAN 12 Palembang di ajang Putra Putri Kebudayaan Indonesia (PPKI) Sumatra Selatan serta ajang seni tingkat daerah.
Salah satu apresiasi khusus diberikan kepada Andika Yuda Pratama (siswa kelas 12-6), yang berhasil terpilih masuk dalam daftar 100 Penari Terbaik Kota Palembang / Sumatra Selatan dalam peringatan Hari Tari Nasional.
Melalui seluruh rangkaian MPLS Ramah ini, SMAN 12 Palembang berharap para siswa baru kelas 10 dapat melangkah ke jenjang SMA dengan semangat tinggi, berkarakter unggul, taat hukum, serta aktif mengeksplorasi potensi diri melalui wadah yang telah disediakan sekolah. (Ind)









