PALEMBANG, 13 Juli 2026 – Mengawali Tahun Ajaran Baru 2026/2027, SMA Negeri 4 Palembang secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah pada Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 360 orang siswa baru yang akan menempuh pendidikan selama tiga tahun ke depan di salah satu sekolah unggulan di Kota Palembang ini.
Upacara bendera sekaligus pembukaan MPLS ini dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 4 Palembang, Sutami Hamdani, M.Pd., yang bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya di hadapan seluruh siswa, guru, dan staf administrasi, Kepala Sekolah menekankan pentingnya esensi pelaksanaan MPLS Ramah.
Membangun Sinergi, Mengenal Lingkungan Baru, dan Menjadikan Sekolah "Rumah Kedua"
Kepala SMAN 4 Palembang, Sutami Hamdani, M.Pd., menyampaikan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan sebuah perjalanan awal yang krusial bagi siswa kelas 10 untuk beradaptasi.
"Kami menanamkan pemahaman dan motivasi agar masa transisi ini dimanfaatkan sebaik mungkin. Di sini mereka akan menemukan teman baru dari berbagai latar belakang sekolah yang berbeda. Kami juga menekankan pentingnya membangun hubungan harmonis (timbal balik) penuh kasih sayang dan rasa hormat dengan kakak tingkat kelas 11 dan 12," ujar Sutami.
Lebih lanjut, beliau berpesan agar seluruh warga sekolah—baik guru maupun staf pegawai—bahu-membahu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif. Dengan kenyamanan tersebut, diharapkan SMAN 4 Palembang dapat dirasakan sebagai "rumah kedua" bagi para siswa.
"Faktanya, dari pagi hingga sore hari, waktu produktif siswa lebih banyak dihabiskan di sekolah. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan yang bersih, sejuk, ramah, dan memfasilitasi kebutuhan kurikuler, kokurikuler, hingga ekstrakurikuler adalah prioritas kami. Jika mereka sudah menganggap sekolah ini rumah kedua, maka akan tumbuh rasa memiliki (*sense of belonging*) untuk menjaga kebersihan dan hubungan baik sesama warga sekolah," tambahnya.
Rangkaian Kegiatan dan Penerapan "Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat"
Kegiatan MPLS Ramah SMAN 4 Palembang berlangsung selama lima hari dengan jadwal yang terstruktur rapi dan berfokus pada pembentukan karakter. SMAN 4 Palembang juga secara nyata mempraktikkan gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di dalam lingkungan sekolah.
Setiap pagi, kegiatan dimulai pukul 06.30 hingga 07.00 WIB dengan tadarus Al-Qur'an/baca kitab suci bersama. Setelah istirahat singkat, siswa diajak mempraktikkan kebiasaan sehat dan disiplin melalui:
- Senam kebugaran jasmani
- Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya
- Doa bersama
- Ibadah salat zuhur berjamaah di sekolah
- Makan makanan bergizi (Makan Bergizi Gratis / MPG)
Adapun materi yang disajikan selama MPLS mencakup:
- Wawasan Wiyata Mandala (pengenalan visi-misi, sejarah sekolah, serta Mars SMAN 4 Palembang untuk memupuk kecintaan siswa).
- Pengenalan fasilitas fisik dan lingkungan sosial sekolah.
- Sosialisasi tata tertib dan metode belajar efektif.
- 4. Pencegahan isu-isu krusial, termasuk bahaya NAPZA (bekerja sama dengan kepolisian/BNN) serta pencegahan judi online.
Kesiapan SDM Profesional dan Unjuk Bakat Siswa
Keseriusan SMAN 4 Palembang dalam menyambut siswa baru telah dipersiapkan matang sebelum ajaran baru dimulai. Pada Sabtu, 11 Juli 2026, pihak manajemen sekolah telah menyelenggarakan rapat koordinasi khusus untuk menyamakan persepsi serta memastikan seluruh guru dan panitia bekerja secara profesional, cerdas, dan ikhlas demi kesuksesan MPLS ini.
Sisi menarik dari MPLS SMAN 4 Palembang adalah adanya ruang bagi siswa untuk berekspresi. Pada hari Kamis, para peserta kelas 10 akan diberikan panggung untuk menunjukkan unjuk bakat (talent show) perwakilan kelas/gugus di bidang seni maupun kemampuan lainnya.
Sementara itu, pada hari Jumat menjelang penutupan, giliran kakak kelas (kelas 11 dan 12) yang akan mendemonstrasikan berbagai ekstrakurikuler unggulan (Demo Ekskul) untuk menarik minat adik-adik kelas mereka. Menariknya, demi memberikan penampilan terbaik, para siswa kelas 11 dan 12 tersebut rela tetap datang berlatih ke sekolah selama masa libur mereka.
Peletakan Batu Pertama Menuju Gerbang Perguruan Tinggi 2029
Menutup penjelasannya, Sutami Hamdani, M.Pd. menegaskan visi jangka panjang sekolah bagi angkatan baru ini. Sejak hari pertama, sekolah telah mengajak siswa kelas 10 berpikir jauh ke depan, yaitu kelulusan mereka di tahun 2029.
"MPLS ini kami ilustrasikan sebagai peletakan batu pertama untuk membangun kedisiplinan, karakter yang baik, iman, takwa, serta daya saing yang kuat. Kultur SMAN 4 Palembang adalah kultur berprestasi dan kompetitif secara sehat. Harapan kami, bekal karakter dan adaptasi cepat selama 5 hari MPLS ini mampu mempersiapkan mereka menjadi calon pemimpin masa depan yang diandalkan, serta siap menggapai tiket Perguruan Tinggi Negeri impian mereka pada Maret-April 2029 mendatang," pungkasnya optimis.
Setelah rangkaian MPLS usai, SMAN 4 Palembang akan fokus pada efektivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) serta menjadwalkan agenda silaturahmi dengan orang tua/wali siswa baru guna membangun sinergi dan komunikasi dua arah yang intensif demi mengawal tumbuh kembang prestasi anak didik. (Ind)









