PALEMBANG, 23 JUNI 2026 – Sebanyak 254 atlet pelajar terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan resmi memulai perjuangan mereka dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Menengah (Dikmen) tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2026. Kompetisi bergengsi ini resmi dibuka di Aula SMK Negeri 3 Palembang pada Senin (22/6/2026) dan akan berlangsung hingga 24 Juni 2026.
Mengusung tema "Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter dan Hebat Melalui Olahraga", O2SN tahun ini menjadi panggung pembuktian bagi integrasi prestasi siswa SMA dan SMK di Bumi Sriwijaya.
Optimisme Sumsel Juara di Tingkat Nasional
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, SE, S.Kom., M.Si., M.Pd., menyatakan bahwa penggabungan jenjang SMA dan SMK dalam satu wadah kompetisi yang memasuki tahun kedua ini terbukti efektif dalam menyatukan potensi atlet pelajar.
“Harapan kita melalui ajang ini dapat menemukan bibit-bibit atlet terbaik yang nantinya akan mewakili Sumatera Selatan di tingkat nasional dan mampu meraih prestasi terbaik. Kita yakin dan optimistis, kita bisa menjadi juara,” ujar Mondyaboni dengan nada optimis.
Ia menambahkan, potensi olahraga yang dimiliki pelajar Sumsel sangat masif, sehingga pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi kunci utama untuk bersaing di level nasional.
Peta Persaingan 5 Cabang Olahraga
Untuk memastikan kompetisi berjalan standar turnamen nasional, Disdik Sumsel membagi venue pertandingan ke dalam tiga lokasi strategis di Kota Palembang. Didampingi oleh 33 official, para atlet akan memperebutkan medali di 5 cabang olahraga (cabor) utama:
- Jakabaring Sport City (JSC): Pusat laga untuk cabor Atletik, Renang, dan Panjat Tebing.
- SMK Negeri 3 Palembang: Menjadi arena pertempuran taktik dan fisik cabor Pencak Silat.
- PB Cempaka Palembang: Menjadi saksi persaingan sengit di cabor Bulu Tangkis.
Target Tembus 10 Besar dan Persiapan Training Center
Kepala Bidang SMK Disdik Sumsel, **Mitrisno, S.Pd., M.Pd.**, menegaskan bahwa O2SN Provinsi bukan sekadar turnamen seremonial, melainkan fase seleksi ketat untuk menyaring atlet yang siap mental dan fisik di level nasional. Target besar pun telah dicanangkan.
“Ajang ini menjadi sarana seleksi atlet pelajar terbaik Sumatera Selatan untuk mengikuti O2SN tingkat nasional. Target kita adalah mampu menembus 10 besar nasional,” jelas Mitrisno.
Sebagai langkah nyata mencapai target tersebut, Mitrisno memastikan para peraih medali emas tingkat provinsi tidak bisa bersantai. Mereka akan langsung diterjunkan ke dalam program pemusatan latihan (*training center*) intensif sebagai persiapan menghadapi iklim kompetisi nasional yang lebih ketat.
Melalui O2SN 2026, Disdik Sumsel berkomitmen tidak hanya mencetak juara di podium, tetapi juga melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, memegang teguh nilai sportivitas, serta mampu membawa nama baik Sumatera Selatan ke puncak prestasi. (Red)









