PALEMBANG, 30 April 2026 – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan melalui Bidang SMK secara resmi mulai mensosialisasikan Petunjuk Teknis (Juknis) Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri tahun ajaran 2026/2027. Langkah ini diambil untuk menjamin proses penerimaan yang transparan, objektif, dan selaras dengan potensi calon peserta didik di wilayah Sumatera Selatan.
Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Mitrisno menyampaikan bahwa skema pendaftaran tahun ini telah dirancang secara komprehensif untuk merangkul berbagai latar belakang siswa, mulai dari dukungan bagi keluarga prasejahtera hingga apresiasi terhadap capaian prestasi.
"Kami telah menetapkan jadwal dan mekanisme yang terstruktur. Fokus utama kami adalah memberikan akses yang adil bagi seluruh calon siswa, termasuk kuota minimal 15% bagi jalur afirmasi dan perhatian khusus pada tes bakat minat untuk memastikan siswa memilih jurusan yang tepat," ujar Mitrisno.
Empat Jalur Utama Pendaftaran
Penerimaan tahun ini terbagi ke dalam empat kategori jalur masuk untuk mengakomodasi kebutuhan calon siswa:
- Jalur Afirmasi : Prioritas bagi siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas.
- Jalur Domisili Terdekat : Berdasarkan radius jarak antara tempat tinggal dengan sekolah atau wilayah administrasi.
- Jalur Prestasi: Ditujukan bagi siswa dengan capaian akademik maupun non-akademik yang unggul.
- Jalur Tes Bakat Minat: Memberikan kesempatan bagi siswa untuk masuk ke satuan pendidikan sesuai dengan bidang keahlian yang diminati.
Agenda dan Jadwal Penting
Dinas Pendidikan Sumsel mengimbau orang tua dan calon peserta didik untuk memperhatikan dua tahapan utama seleksi agar tidak terlewat:
Tahap I (Afirmasi, Domisili, dan Prestasi):
Pendaftaran & Verifikasi: 27 Mei – 03 Juni 2026
Pengumuman Kelulusan: 06 Juni 2026
Daftar Ulang: 08 – 12 Juni 2026
Tahap II (Tes Bakat Minat):
Pendaftaran & Verifikasi: 15 – 18 Juni 2026
Pelaksanaan Tes: 22 – 23 Juni 2026
Pengumuman & Daftar Ulang: 25 – 30 Juni 2026
Keterlibatan Industri dan Tes Khusus
Guna meningkatkan kualitas lulusan yang siap kerja, seleksi pada Tahap II akan melibatkan pihak eksternal secara aktif. "Khusus untuk Tes Bakat Minat, kriteria ditetapkan oleh satuan pendidikan masing-masing dengan melibatkan dunia usaha, dunia industri, serta asosiasi profesi. Ini penting agar lulusan SMK nantinya benar-benar kompeten di bidangnya," tambahnya.
Selain itu, untuk beberapa program keahlian spesifik, sekolah tetap akan memberlakukan persyaratan khusus seperti tes buta warna. Hal ini bertujuan untuk memastikan calon siswa memenuhi kualifikasi standar yang dibutuhkan oleh industri saat mereka lulus nantinya.
Indra Media Grup






