PALEMBANG – Sorot lampu dan riuh tepuk tangan memenuhi aula SMAN 5 Palembang saat 10 pasang finalis Bujang Gadis Smanli (BGS) tampil memukau dalam malam Grand Final ke-17. Setelah melalui proses seleksi yang panjang dan masa karantina yang disiplin, para duta sekolah ini akhirnya menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri profesional.
Kepala SMAN 5 Palembang, Tin Marlin, S.Pd., M.Pd., menyebutkan bahwa tahun ini persaingan sangat ketat karena standar yang ditetapkan sekolah semakin tinggi. "Mereka adalah siswa pilihan. Dari 170 orang yang mendaftar, hanya 20 orang atau 10 pasang yang berhasil berdiri di panggung ini sebagai finalis," ungkapnya.
Karantina Ketat Selama 8 Hari
Keberhasilan para finalis ini tidak diraih dengan instan. Waka Kesiswaan, Maidalena, M.Pd., menjelaskan bahwa para finalis telah digembleng selama 8 hari masa karantina sejak 9 April lalu. Materi yang diberikan mencakup:
Public Speaking: Melatih kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum.
Personal Branding: Cara membangun citra diri yang positif sebagai representasi sekolah.
Catwalk & Koreografi: Dibimbing langsung oleh koreografer profesional, Bapak Andri (Pak Acuy).
Beauty & Handsome Class: Edukasi perawatan diri dan tata rias wajah (flawless look).
"Penilaian sebenarnya sudah berjalan sejak masa karantina. Kami melihat keaktifan mereka dalam tanya jawab, ketepatan waktu, hingga bagaimana mereka berinteraksi dengan sesama peserta," jelas Maidalena.
Empat Gelar Predikat Khusus
Selain memperebutkan gelar Juara Utama (The Winner), Wakil 1, dan Wakil 2, panitia juga menyediakan empat gelar predikat untuk mengapresiasi keunikan bakat siswa:
- Bujang Gadis Persahabatan: Diberikan kepada peserta yang paling supel dan memiliki jiwa sosial tinggi.
- Bujang Gadis Intelijensia: Diberikan kepada siswa dengan nilai Tes Potensi Akademik (TPA) tertinggi dan kemampuan diskusi yang tajam.
- Bujang Gadis Berbakat: Menampilkan bakat-bakat luar biasa seperti seni tari, debat bahasa Inggris, hingga kemampuan Tahfidz Al-Qur'an.
- Bujang Gadis Favorit: Berdasarkan dukungan tertinggi melalui media sosial dan penilaian tim panitia.
Harapan Menuju Tingkat Nasional
Sekolah berharap Ikatan Bujang Gadis Smanli ini menjadi langkah awal bagi para siswa untuk terjun ke ajang yang lebih besar. Partisipasi aktif dari juri pejen tingkat provinsi dan keterlibatan alumni seperti Berkah (Putra Sriwijaya) diharapkan dapat memberikan motivasi lebih bagi para pemenang.
"Harapan kami, mereka bisa menjaga marwah sekolah dan nantinya mampu bersaing di tingkat Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, bahkan hingga ajang nasional seperti Putra Putri Indonesia," tutup Tin Marlin.
Penulis: indra Media Grup






