PALEMBANG — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Sumatera Selatan resmi mengukuhkan kepengurusannya melalui kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) dan pelantikan yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik, Minggu (27/9/2026). Sebanyak 30 pengurus baru dilantik untuk mengemban amanah organisasi dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat.
Ketua DPD ARUN Sumsel yang baru dilantik, Febri Zulian S., menyampaikan komitmennya agar kepengurusan ini langsung bergerak dan berkolaborasi dengan berbagai elemen. Ia menegaskan bahwa kehadiran ARUN di Sumatera Selatan tidak berhenti pada euforia seremonial semata, melainkan siap menghadirkan advokasi kerakyatan yang nyata demi kesejahteraan masyarakat.
“Insyaallah kami DPD ARUN Sumatera Selatan siap berkolaborasi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memberikan advokasi-advokasi kerakyatan kepada masyarakat,” ujar Febri.
Pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus pusat ARUN yang memberikan sejumlah arahan strategis. Ketua Umum DPP ARUN, Dr. Bob Hasan, mengingatkan kembali bahwa organisasi yang berdiri sejak 2014 ini berakar dari perjuangan panjang persoalan agraria. Ia berpesan agar para pengurus senantiasa murni menghibahkan diri untuk membantu masyarakat.
Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si., menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran ARUN Sumsel. Menurutnya, pemerintah kota membuka ruang sinergi seluas-luasnya bagi organisasi kemasyarakatan yang memiliki komitmen membangun daerah. Ratu Dewa berharap ARUN dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif sekaligus mitra strategis dalam mengedepankan solusi konstruktif berlandaskan hukum.
Dari aspek pengawalan kebijakan daerah, Sekretaris Jenderal DPP ARUN, Bungas F. Fernando Duling, mendorong agar DPD ARUN Sumsel aktif memetakan dan mengawal potensi strategis seperti sektor sawit, batu bara, serta hilirisasi energi—khususnya di wilayah Palembang, Muara Enim, dan Lahat. Ia juga menekankan bahwa cakupan advokasi ARUN bersifat luas, mencakup dimensi sosial, politik, budaya, hingga pertahanan.
Semangat kebangkitan dan kecintaan terhadap daerah turut diperkuat oleh Dewan Pembina DPP ARUN, Irjen Pol (Purn) Drs. H. Erwin Charara Rusmana, yang mengajak kader meneladani kejayaan peradaban Sriwijaya sebagai motivasi membangun potensi lokal. Sementara itu, Dewan Penasihat ARUN, Kolonel TNI (Purn) Dr. Parlin Rumahorbo, mengingatkan pentingnya kepekaan kader dalam membaca isu strategis daerah dan nasional.
Sebagai penutup, Dewan Pakar DPP ARUN, Prof. Dr. Pujiono Suardi, menegaskan prinsip fundamental organisasi melalui filosofi non supra populum, sed inter populum—bahwa ARUN tidak berada di atas rakyat, melainkan selalu berdiri di tengah-tengah rakyat untuk mendengar, merasakan, dan membersamai setiap perjuangan masyarakat kecil, termasuk dalam sektor reforma agraria.
Dengan dilantiknya 30 pengurus baru ini, DPD ARUN Sumsel siap menerjemahkan seluruh arahan tersebut ke dalam program kerja nyata demi mewujudkan keadilan sosial di Sumatera Selatan.
Editor : Manda
